Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Tipologi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Diatesis dalam Bahasa Tidung (Kajian Tipologi Sintaksis)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RISKI 2025. Diatesis dalam Bahasa Tidung (Kajian Sintaksis) (dibimbing oleh Siti Fathonah,M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk klausa dasar dan bentuk diatesis dalam bahasa Tidung dengan menggunakan pendekatan tipologi sintaksis. Bahasa Tidung, sebagai salah satu bahasa daerah di Kalimantan Utara, memiliki struktur sintaksis yang menarik untuk dikaji karena belum banyak penelitian yang mengungkapkan sistem diatesisnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, simak, catat, baca, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari penutur asli bahasa Tidung yang memenuhi kriteria linguistik sebagai sumber data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Tidung memiliki beberapa pola klausa dasar yang meliputi pola Nomina + Verba, Nomina + Nomina, Nomina + Adjektiva, Nomina + Numeralia, dan Nomina + Adverbia. Selain itu, diatesis dalam bahasa Tidung terbagi menjadi dua bentuk utama, yaitu diatesis aktif dan diatesis pasif. Diatesis aktif ditandai dengan verba berafiks seperti ngem-, meng-, dan nge-, sedangkan diatesis pasif ditandai dengan adanya bentuk seperti ne-, te-, ke-an, serta konstruksi tanpa afiks yang menunjukkan makna pasif. Analisis menunjukkan bahwa struktur aktif lebih dominan digunakan dalam tuturan sehari-hari, sementara bentuk pasif muncul pada konstruksi yang menonjolkan objek sebagai fokus. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi dokumentasi dan pelestarian bahasa Tidung, serta menjadi rujukan bagi penelitian linguistik lanjutan, khususnya dalam bidang sintaksis dan tipologi bahasa daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONSTRUKSI VERBA BERUNTUN DALAM BAHASA TIDUNG (KAJIAN TIPOLOGI SINTAKSIS)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung (kajian tipologi sintaksis). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam kalimat ini berupa hasil rekaman suara dan wawancara yang dapat menghasilkan data kalimat. Sumber data dari penelitian konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung ini masyarakat asli Suku Tidung yang berada di kota Tarakan. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah tehnik pancing, tehnik rekam, tehnik catat. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Agih kebalikan dari metode padan yang berdasarkan alat penentunya. Hasil dari penelitian yang dilakukan maka terdapat 25 data Bahasa Tidung dari 8 karakteristik pembeda antara VB dari kontruksi verba biasa atau kontruksi lain. Dari 25 data maka terdapat fungsi dari sintaksis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN TAHUN 2019-2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Pajak daerah yang diteliti meliputi seluruh jenis pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan kontribusi, serta analisis Tipologi Klassen untuk melihat posisi kinerja masing-masing jenis pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah Kota Tarakan selama tahun 2019–2024 sebesar 96,12% yang termasuk dalam kriteria efektif. Sementara itu, rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap PAD pada tahun 2019- 2024 sebesar 9,10% yang termasuk dalam kriteria sangat kurang. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Restoran, dan BPHTB masuk Kuadran I (efektif dan kontribusi tinggi); Reklame, Parkir, dan Air Tanah di Kuadran II (efektif namun kontribusi rendah); Hiburan, Sarang Burung Walet, dan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kuadran III (tidak efektif dan kontribusi rendah); serta Penerangan Jalan dan PBB-P2 di Kuadran IV (tidak efektif namun kontribusi tinggi).Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian dengan periode yang lebih panjang dan memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi nyata di daerah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERILAKU ARGUMEN INTI BAHASA BUGIS BONE DI KECAMATAN NUNUKAN KABUPATEN NUNUKAN (KAJIAN TIPOLOGI SINTAKSIS)

2025•

Penelitian ini mengkaji struktur argumen inti bahasa Bugis Bone, dengan fokus pada bentuk klausa dasar serta pola argumen inti pada tatanan Bahasa Bugis Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis tipologi sintaksis. Data yang digunakan berupa tuturan dari penutur asli bahasa Bugis Bone, dikumpulkan melalui teknik rekam, simak, dan catat. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara tidak berstruktur serta alat rekam sebagai dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode distribusional, dilengkapi dengan teknik bagi unsur langsung dan teknik penyisipan sebagai langkah lanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis mengenai tatanan bahasa Bugis Bone, peneliti mendapatkan dua kategori utama, yaitu klausa nonverbal sebanyak 6 data yang ditemukan dan klausa verbal sebanyak 22 data yang ditemukan. Struktur klausa nonverbal mencakup: (1) Klausa nomina sebanyak 3 data (2) Klausa adjektiva sebanyak 2 data (3) Klausa numeralia sebanyak 1 data. Sedangkan struktur klausa verbal terdiri dari (1). Klausa verbal intransitif sebanyak 11 data (2). Klausa verbal aktif sebanyak 7 data, dan (4) Klausa verbal pasif sebanyak 4 data. Berdasarkan hasil analisis bentuk pola argumen inti dalam tatanan bahasa Bugis Bone, ditemukan 12 pola bentuk argumen, yaitu: S-P-O-Ket terdapat 5 contoh kalimat , S-P-O terdapat 5 contoh, S-P-Ket terdapat 3 contoh kalimat, P-O-S-Ket terdapat 2 contoh kalimat, S-O-P terdapat 1 contoh kalimat, S-P terdapat 1 contoh kalimat, P-O-S terdapat 1 contoh kalimat, P-S terdapat 1 contoh kalimat, S-P-O-Ket-Pel terdapat 1 contoh kalimat, S-Pel-P-Ket terdapat 1 contoh kalimat, jika dijumlahkan tedapat sebanyak 21 contoh data yang dianalis dan didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konstruksi Verba Serial Bahasa Bugis Bone (Kajian Tipologi Sintaksis)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada penelitian ini membahasa mengenai konstruksi verba serial bahasa Bugis Bone dengan menggunakan kajian tipologi sintaksis. Kosntruksi verba serial merupakan sebuah kalimat yang dibangun dengan terdapat dua verba atau lebih. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian yang didapatkan yaitu verba serial dalam bahasa Bugis dan verba serial dalam bahasa Indonesia pada umumnya memiliki kesamaan pada bagian subjek dari kalimat selalu berada didepan, walaupun dari segi bahasa jelas terlihat sangat berbeda antara bahasa Bugis dan Bahasa Indonesia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Alat Uji Subjek dalam Bahasa Bugis Bone di Tarakan (Teori Tipologi)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas alat uji subjek dalam bahasa Bugis Bone dengan pendekatan teori tipologi. Bahasa Bugis Bone, sebagai salah satu dialek bahasa Bugis yang digunakan di Kabupaten Bone dan beberapa wilayah lainnya, memiliki struktur sintaksis yang menarik untuk dikaji, terutama dalam menentukan kesubjekan dalam klausa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk kalimat dasar serta fungsi alat uji subjek dalam bahasa Bugis Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Beberapa alat uji subjek yang digunakan meliputi struktur kanonis, perelatifan, kontrol, penyisipan adverbial, dan penaikan (raising). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dalam bahasa Bugis Bone selalu berada di awal klausa sebelum predikat, serta dapat diuji melalui beberapa mekanisme linguistik yang menunjukkan bahwa bahasa ini memiliki kesamaan dengan struktur subjek dalam bahasa Indonesia. Selain itu, ditemukan bahwa bahasa Bugis Bone menggunakan afiks tertentu dalam membentuk konstruksi pasif yang berkontribusi pada mekanisme penaikan subjek dalam klausa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian sintaksis bahasa daerah di Indonesia serta menjadi referensi dalam pelestarian bahasa Bugis Bone. Temuan ini juga dapat digunakan dalam kajian lebih lanjut mengenai tipologi sintaksis bahasa daerah lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi dan Strategi Pengembangan Sektor Ekonomi Di Pulau Penghasil Tambang (Lima Provinsi di Pulau Kalimantan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sektor ekonomi apa saja yang menjadi sektor basis dan non basis di lima provinsi pulau Kalimantan (2) mengetahui pergeseran sektor perekonomian di lima provinsi pulau Kalimantan, serta (3) mengetahui klasifikasi sektor-sektor ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data PDRB dan laju pertumbuhan ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan dan Indonesia dari tahun 2013-2022 berdasarkan harga konstan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ), shift share dan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis Location Quotient (LQ) sektor yang termasuk sektor basis dengan nilai LQ terbesar di lima provinsi pulau Kalimantan adalah sektor pertambangan dan penggalian kecuali di provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis shift share dari 17 sektor ada 9 sektor yang tergolong maju atau cepat pertumbuhannya di kelima provinsi di pulau Kalimantan yaitu sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang; kontruksi; transportasi dan pergudangan; informasi dan komunikasi; jasa keuangan; perusahaan jasa;jasa kesehatan dan kegiatan sosial; jasa lainya. Analisis tipologi klassen lima provinsi di pulau Kalimantan menunjukkan sektor yang termasuk kedalam sektor maju dan tumbuh pesat (Kuadran 1) dari empat provinsi yaitu sektor pertambangan dan penggalian kecuali provinsi Kalimantan Barat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN DAYA SAING SEKTOR EKONOMI INDONESIA

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan, pergeseran struktur ekonomi, dan klasifikasi ekonomi di Indonesia yang diukur menggunakan analisis Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder 2000, 2005, 2010, 2015, dan 2020. Penelitian ini dilakukan di Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan riset kepustakaan dengan cara mengumpulkan data-data dari publikasi laman resmi instansi/lembaga terkait dan menggunakan data deret berkala. Hasil penelitian analisis Location Quotient dan Shift Share menunjukkan bahwa yang termasuk dalam kategori sektor unggulan yaitu, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Konstruksi, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Jasa Keuangan dan Asuransi, Real Estate, dan Jasa Pendidikan, serta pergeseran struktur ekonomi Indonesia bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri kemudian sektor jasa. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis Tipologi Klassen yang dilakukan menggambarkan klasifikasi sektor-sektor ekonomi di Indonesia yang beragam terbagi menjadi 4 klasifikasi sesuai dengan hasil dari tipologi klassen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

tipologi mangrove dan epifauna serta kaitannya dengan kondisi lingkungan di desa setabu kecamatan sebatik barat kabupaten nunukan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tipologi mangrove merupakan jenis–jenis vegetasi mangrove yang menyusun ekosistem mangrove dan habitat biota termasuk epifauna di Kawasan konservasi mangrove di Desa Setabu. Tujuan untuk mengetahui tipologi mangrove dan epifauna serta kaitannya dengan kondisi lingkungan di Desa Setabu. Penelitian dilaksanakan bulan Juni-Juli 2022 di Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian di lakukan di 3 lokasi yaitu kawasan konservasi mangrove, wisata temunung pagun dan pemukiman warga. Pengambilan sampel sebanyak 3 plot dengan 3 kali ulangan. Data primer diambil secara in-situ yaitu identifikasi jenis spesies mangrove, banyaknya jumlah jenis spesies mangrove, klasifikasi biota epifauna dan jumlah biota spesies epifauna. Faktor kondisi lingkungan mangrove di Desa Setabu dilakukan pengukuran Kepadatan jenis dan indek keanekaragaman epifauna, dan Parameter fisika kimia perairan. Pengumpulan data dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kerapatan jenis mangrove yang mendominasi yaitu Avecennia alba dengan kerapatan rata – rata 2,87% ind/m2 hasil penelitian mengenai frekuensi jenis yang tergolong baik. Dominansi jenis mangrove Desa Setabu masuk dalam kategori Rendah, kemudian Indeks Nilai Penting (INP) yang didapatkan masuk dalam Kategori baik. Pada indeks Keanekaragaman dan Indeks Keseragaman Desa Setabu tergolong dalam Kategori Sedang dan seragam. Epifauna yang terdapat pada ekosistem mangrove Desa Setabu memiliki beragam jenis dan kondisi Perairan Desa Setabu masih masuk dalam kategori normal, karena suhu, salinitas dan pH masih masuk dalam standar baku mutu suatu perairan. Kondisi lingkungan Desa Setabu masih dalam kisaran untuk pertumbuhan optimum mangrove.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Daya Saing Sektoral Perekonomian Berdasarkan Periodisasi Kepemimpinan Pemerinntah Daerah Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS DAYA SAING SEKTORAL PEREKONOMIAN BERDASARKAN PERIODISASI KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN ANNISA MUFIDAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor yang berdaya saing, sektor basis berdasarkan pemerintahan Bupati dua periode yaitu Bupati Budiman Arifin (2011-2015) dan Bupati Sudjati (2016-2020) dengan cara menganalisis sektor-sektor tersebut dan mengklasifikasikan sektor-sektor ekonomi di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara, atas dasar harga konstan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil penelitian berdasarkan alat Location Quotient (LQ) pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin dan Bupati Sudjati, menunjukkan hasil yang sama bahwa perekonomian Kabupaten Bulungan didominasi delapan sektor basis, yang mempunyai nilai tertinggi adalah sektor jasa pendidikan. Alat analisis Tipologi Klassen menunjukkan pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin sektor yang masuk dalam sektor maju dan tumbuh pesat adalah sektor Real Estate dan jasa pendidikan. Sedangkan pada pemerintahan Bupati Sudjati sektor yang masuk dalam sektor maju dan tumbuh pesat adalah sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor real estate, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dan sektor jasa lainnya. Alat analisis Shift Share menunjukkan pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin dan Bupat Sudjati menunjukkan terjadinya perubahan struktur ekonomi yang dipengaruhi pertumbuhan ekonomi dan keunggulan kompetitif Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan wilayah merupakan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengembangan wilayah. Salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengembangan wilayah khususnya di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yaitu subsektor tanaman perkebunan. Melihat potensi dan luas lahan yang besar di Kabupaten Bulungan dan memiliki nilai ekonomis dan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya menjadikan tanaman perkebunan sangat familiar dan banyak dibudidayakan masyarakat petani di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi atas keinginan menjawab dua pertanyaan terkait komoditas unggulan dan prioritas komoditas unggulan, pertama komoditas tanaman perkebunan apa yang menjadi komoditas unggulan dan kedua menentukan urutan prioritas komoditas perkebunan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan pemilihan lokasi ini dilakukansecara sengaja (purposive) menggunakan data primer dan data sekunder penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisisLocation Quotient, Metode Perbandingan Eksponensial,dan Tipologi Klassen. Hasil dari penelitian ini pertama komoditas basis tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan urutan 1 Kelapa, 2 Karet, 3 Kopi, 4 Kakao dan komoditas Prioritas tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan 1 Karet, 2 Kelapa,3 Kopi, 4 Kakao. Kedua, mengklasifikasian komoditi perkebunan yang berdasarkan Matriks Tipologi Klassen terdiri dari empat klasifikasi yaitu komoditi prima, komoditi potensial, komoditi berkembang dan komoditi terbelakang.Komoditi berkembang 1 Karet, 2 Kelapa, 3 Kopi, 4 Kakao.Komoditi terbelakang: 1 Kelapa sawit.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POTENSI SEKTORAL PEREKONOMIAN DAN PEMETAAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA (TAHUN 2010-2019)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor-sektor basis Kabupaten/Kota di masing-masing Provinsi Kalimantan Utara berdasarkan konstribusi dan laju pertumbuhan ekonomi sektoral atas dasar harga konstan dengan klasifikasi tipologi wilayah objek penelitian dalam kurun waktu sepuluh tahun yaitu dari 2010-2019. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode location quotient, shift share, tipologi klassen dan (SIG). Dari hasil penelitian Location Quotien (LQ) diperoleh yaitu Kabupaten Malinau dengan lima sektor basis. Kabupaten Bulungan yaitu dengan sembilan sektor basis. Kabupaten Tana Tidung yaitu dengan empat sektor basis. Kabupaten Nunukan dengan dua sektor basis. Kota Tarakan yaitu dengan empat belas sektor basis. Berdasarkan hasil penelitian Shift Share bahwa sektor-sektor yang memiliki keunggulan spesialisasi dan kompetitif Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara adalah sektor listrik, sektor perdagangan besar, sektor real estate, sektor akomodasi; sektor real estate, sektor administrasi pemerintahan, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar, sektor transportasi, sektor informasi, sektor kesehatan; dan jasa lainnya. Berdasarkan hasil penelitian Tipologi Klassen yaitu kuadran 1 daerah cepat maju dan tumbuh tidak terdapat kabupaten/kota, kuadran 2 daerah maju tapi tertekan yaitu Kabupaten Tana Tidung, kuadran 3 daerah maju dan berkembang terdiri dari Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kota Tarakan, dan kuadran 4 yakni daerah daerah tertinggal yaitu Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Inflasi dan Jumlah Penduduk Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Utara

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan mengetahui pola spasial keterkaitan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder triwulan 2012-2019. Sedangkan pola spasial menggunakan data pada tahun 2012, 2015 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda, interpolasi untuk memperoleh data triwulan dan analisis tipologi klassen. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan seluruh variabel bebas berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Nilai koefisien determinasi sebesar sebesar 0.96,1 atau 96,1% menunjukkan seluruh variabel independen simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Sedangan sisanya adalah 3,1% di luar variabel yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil analisis pola spasial tahun 2012 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif), pada tahun 2015 terbagi menjadi tiga kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) III (rendah tidak produktif) dan IV (tinggi tidak produktif), dan pada tahun 2019 klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail