Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

161 hasil
Subjek: MPE
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI UKURAN IKAN JANGKI TOMPEL (Lutjanus russellii) HASIL TANGKAPAN BUBU MODIFIKASI BERBAHAN POLY VINYL CHLORIDE (PVC) DI PERAIRAN BUNYU KALIMANTAN UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SIZE COMPOSITION OF JANKI TOMPEL FISH (Lutjanus russellii) CAUGHT IN MODIFIED POLY VINLY CHLORIDE (PVC) TRAPS IN BUNYU WATER, NORTH KALIMANTAN Abstract Bunyu Island fisherman use fishing in the form of traps for generation because they have high economic value catcher. This study aimed to determine the composition of the size Jangki Tompel fish (Lutjanus russellii) caught by modified traps and to examine the effect of the cath on the parameters of water quality, temperature, brightness, salinity, and dissolved oxygen. This research was conducted from September to October 2020 in the waters of Bunyu Island. The research results showed that the composition of the size of tompel jangki fish (Lutjanus russellii) formed 6 size classes in the size of total length (PT), standard length (PS) and total weight (BT) with one size group. The results of testing water quality parameters of the number of catches showed a significance value > 0.05 meaning that the water quality parameters that were measured did not have a positive effect on the number of catches. Keywords: Modified Bubu, Bunyu Waters, Janki Tompel Fish, Water Quality Parameters

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Stabilitas Frekuensi Generator melalui Desain Kompensator Berbasis Tempat Kedudukan Akar pada PLTMG PT. Siantar Tara Sejati

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perubahan beban pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara daya mekanik penggerak dan kebutuhan daya listrik sehingga menimbulkan deviasi frekuensi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem kendali frekuensi generator MWM TCG 2032 V16 serta merancang kompensator berbasis Analisis Tempat Kedudukan Akar untuk meningkatkan karakteristik respon transient sistem. Model dinamik dibangun berdasarkan struktur Reciprocating Engine Generator (REG) yang terdiri dari governor, actuator, engine, dan rotating mass dengan pendekatan model linear orde satu. Parameter model mengacu pada equivalent dynamic model kelas G2 berdasarkan standar ISO 8528 dan disimulasikan menggunakan MATLAB/Simulink dengan gangguan perubahan beban. Hasil simulasi sistem sebelum kompensasi menunjukkan nilai Maximum Transient Frequency Deviation (MTFD) sebesar 0,012 pu, peak time 1,91 detik, damping ratio 0,051, dan settling time 97,7 detik. Setelah pemasangan kompensator lead berbasis Root Locus, nilai MTFD menurun menjadi 0,0035 pu, peak time menjadi 0,5 detik, damping ratio meningkat menjadi 0,499, dan settling time menjadi 2 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensator yang dirancang mampu meningkatkan redaman, mempercepat respon transient, dan meningkatkan stabilitas frekuensi generator PLTMG.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain Kompensator Berbasis Analisa Root Locus Sebagai Pengendali Frekuensi Sistem Pembangkit Tenaga Listrik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak: Kestabilan frekuensi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas dan keandalan sistem tenaga listrik. Perubahan beban pada sistem pembangkit dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan frekuensi dari nilai nominal, sehingga diperlukan sistem pengendalian yang mampu memberikan respons cepat dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sisi mekanik sistem pembangkit serta merancang kompensator berbasis metode Root Locus sebagai pengendali frekuensi pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati PT. Indo Pusaka Berau. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data frekuensi operasi bulan Agustus 2023 serta parameter sistem yang diperoleh dari referensi dan data teknis. Pemodelan sistem dilakukan dengan merepresentasikan komponen governor, turbin, dan generator dalam bentuk fungsi alih dan diagram blok sistem kendali tertutup. Selanjutnya, analisis kestabilan dilakukan menggunakan metode Root Locus untuk menentukan karakteristik pole sistem dan merancang kompensator Lead. Hasil perancangan diperoleh kompensator Lead dengan gain sebesar 5,37198, zero pada -2,199 dan pole pada - 7,27. Berdasarkan hasil simulasi, penambahan kompensator Lead mampu memperbaiki karakteristik respons sistem. Nilai Rise Time menurun dari 0,65654 detik menjadi 0,33297 detik, Peak Time dari 1,5185 detik menjadi 0,75849 detik, dan Settling Time dari 3,2668 detik menjadi 1,718 detik. Steady-State Error juga mengalami penurunan dari 0,038462 menjadi 0,024026. Meskipun terjadi sedikit peningkatan Overshoot dari 16,929% menjadi 17,893%, sistem dengan kompensator Lead menunjukkan respons yang lebih cepat dan mampu mencapai kondisi tunak dalam waktu yang lebih singkat. Dengan demikian, desain kompensator Lead berbasis Root Locus dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam meningkatkan karakteristik pengendalian frekuensi pada model sistem pembangkit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain Kompensator Berbasis Analisa Root Locus Sebagai Pengendali Tegangan Sistem Pembangkit Tenaga Listrik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research discusses the design of a compesator based on Root Locus Analysis as a voltage controller in the power generation system. The research aims to model the electrical side of the generator system in the form of a block diagram and design a compensator to increase the response characteristics of the generator voltage regulation system. The research method used is qualitative and experimental by doing mathematical modeling and simulation using MATLAB/Simulink. The modeled system consists of an amplifier, exciter, and a synchronous generator that are presented in the form of expert functions. The analysis is carried out by observing the system response characteristics through the parameters of Delay Time, Rise Time, Peak Team, Settling Team, Maxium Overshoot, Steady-State Value, and Steady-State Eroor. The research results show that after the implementation of the Lead compensator designed using the Root Locus method, there is an increase in the response character of the system. Rise Time Value from 0.22466 seconds to 0,19496 seconds, Peak Time decreased from 0,60501 seconds to 0,46823 seconds, Settling Time decreased from 2,9534 seconds to 1,0935 seconds, and Maximum Overshoot decreased from 46,979% to 23,815%. The results show that the Lead compensator can improve the transient response and increase the stability of the generator voltage regulation system.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun alat ukur suhu berbasis arduino dengan sensor ds18b20 pada alat uji sederhana perpindahan panas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETEKSI BAKTERI Salmonella sp., Escherichia Coli dan PENGUJIAN ALT (Angka Lempeng Total) PADA SOTONG (Sepia sp.) dan CUMI-CUMI (Loligo sp.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sotong (Sepia sp.) dan Cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan komoditas hasil perikanan yang bernilai ekonomi tinggi serta sangat diminati masyarakat Kota Tarakan, namun risiko kontaminasi mikrobiologis dapat meningkat akibat kondisi sanitasi dan penanganan pascapanen di pasar tradisional yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi serta menganalisis tingkat cemaran mikrobiologis yang meliputi Angka Lempeng Total (ALT), keberadaan bakteri Escherichia coli, dan Salmonella sp. pada sotong dan cumi-cumi yang dipasarkan di Pasar Tenguyun, Pasar Beringin, dan Pasar Guser Kota Tarakan, serta mengevaluasi kesesuainnya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 7388:2009 dan SNI 01-4103-1996). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengujian ALT menggunakan media Plate Count Agar (PCA), identifikasi E. coli mengacu pada metode Most Probable Number (MPN) menggunakan LTB dan EC Broth, serta identifikasi Salmonella sp. melalui tahap isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia konfirmasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi komprehensif mengenai tingkat keamanan mikrobiologis produk sotong dan cumi-cumi, sekaligus menjadi referensi bagi masyarakat, pedagang, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi produk perikanan di pasar tradisional Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP/MTs Di Pulau Sebatik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Literasi sains merupakan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep sains, menggunakan pengetahuan ilmiah, serta mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Karena pentingnya literasi sains maka diperlukan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP/MTs di Pulau Sebatik. Pada penelitian ini kemampuan literasi sains siswa diukur pada dimensi kompetensi sains. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Terdapat 480 peserta didik kelas VIII yang berasal dari enam SMP/MTs di Pulau Sebatik yang dipilih secara random. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen literasi yang memiliki 25 butir soal. Soal ini mengacu pada kerangka Programme for International Student Assesment (PISA) dan meliputi tiga indikator kompetensi sains, yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta menafsirkan data dan bukti secara ilmia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peserta didik hanya mampu menjawab kurang dari 50% jumlah soal literasi sains yang diberikan. Ditinjau dari indikator kompetensi sains, kemampuan siswa dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah menunjukkan capaian yang lebih baik dibandingkan dengan kemampuan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menafsirkan data dan bukti ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang kontekstual, berbasis penyelidikan, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan ilmiah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Determinasi Produktivitas Tenaga Kerja Perempuan Pada Industri Tempe Di Karang Anyar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Industri tempe skala rumah tangga di Kelurahan Karang Anyar merupakan salah satu sentra usaha mikro yang menyerap banyak tenaga kerja perempuan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah tenaga kerja perempuan (X1) dan pengalaman kerja perempuan (X2) terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja perempuan (Y) pada industri tempe tersebut, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 56 tenaga kerja perempuan yang tersebar pada 14 unit usaha tahu dan tempe, dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 29. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 6,358 + 0,295X1 + 0,345X2. Secara parsial, upah tenaga kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (t hitung 2,387 > t tabel 1,674 sig. 0,021 0,05), demikian pula pengalaman kerja perempuan (t hitung 3,182 > t tabel 1,674 sig. 0,002 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (F hitung 17,703 > F tabel 3,17 sig. 0,000 0,05), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,378, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan 37,8 persen variasi produktivitas tenaga kerja perempuan, sedangkan sisanya 62,2 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan upah dan akumulasi pengalaman kerja merupakan dua faktor penting yang mendorong produktivitas tenaga kerja perempuan pada industri tempe di Kelurahan Karang Anyar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Laju Aliran Udara Terhadap Kinerja Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aliran udara terhadap temperatur nyala api dan warna api, mengevaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi termal pembakaran, serta menentukan laju aliran udara yang paling optimal dalam meningkatkan kinerja kompor berbahan bakar oli bekas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan pengujian langsung pada kompor menggunakan variasi laju aliran udara sebesar 1,5 m/s, 2 m/s, dan 2,5 m/s. Parameter yang diamati meliputi temperatur nyala api, warna api, efisiensi termal, dan waktu pendidihan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi laju aliran udara berpengaruh signifikan terhadap karakteristik nyala api dan performa pembakaran kompor. Peningkatan laju aliran udara mampu meningkatkan suplai oksigen sehingga proses pembakaran menjadi lebih stabil dan lebih mendekati pembakaran sempurna yang ditandai dengan perubahan warna api dan peningkatan temperatur pembakaran. Rata-rata temperatur maksimal yang diperoleh sebesar 662,7°C. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s sebesar 6,3%, sedangkan waktu pendidihan air tercepat diperoleh dengan rata-rata waktu 592 detik. Berdasarkan hasil penelitian, laju aliran udara 2,5 m/s merupakan kondisi paling optimal dalam meningkatkan kinerja pembakaran kompor berbahan bakar oli bekas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PETANI PADA PENYULUHAN DI DESA TANJUNG ARU KECAMATAN SEBATIK TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan penyuluhan pertanian yang ditandai dengan rendahnya intensitas kunjungan penyuluh, kurangnya komunikasi, dan materi penyuluhan yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan petani. Kondisi tersebut diduga memengaruhi tingkat kepuasan petani terhadap layanan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui penyuluhan pertanian di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur (2) Menganalisis tingkat kepuasan petani serta (3) Menganalisis pengaruh motivasi penyuluh, kompetensi penyuluh, kinerja penyuluh, dan dukungan kelembagaan terhadap tingkat kepuasan petani. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 63 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penyuluhan pertanian dilaksanakan oleh BPP Sebatik dengan 10 orang PPL, menggunakan metode demplot dan sekolah lapang. Kelembagaan berupa Gapoktan dan poktan (2) Tingkat kepuasan petani terhadap penyuluhan pertanian berada pada kategori cukup puas, dengan 65,08% (3)Secara simultan, motivasi penyuluh, kompetensi penyuluh, kinerja penyuluh, dan dukungan kelembagaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petani dengan nilai Fhitung sebesar 13,805 > Ftabel 2,530 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Secara parsial, kompetensi penyuluh (sig. = 0,000), kinerja penyuluh (sig. = 0,005), dan dukungan kelembagaan (sig. = 0,019) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petani, sedangkan motivasi penyuluh tidak berpengaruh signifikan (sig. = 0,519). Variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan petani adalah kompetensi penyuluh dengan nilai sig 0,000.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis keunggulan kompetitif pt. telkom akses tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat penetrasi fixed broadband di Indonesia baru mencapai 27,40% pada 2023, sementara Kalimantan Utara tertinggal pada angka 66,69% di tahun 2024, kondisi yang memicu persaingan ketat di pasar infrastruktur serat optik dan belum dikaji melalui pendekatan terintegrasi RBV, VRIO, Porter's Five Forces, dan SWOT. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber daya, kapabilitas, serta struktur kompetitif PT Telkom Akses Tarakan, lalu merumuskan strategi keunggulan yang relevan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan tujuh informan kunci posisi manajerial dan teknis sebagai sumber data primer melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan infrastruktur nasional, reputasi Telkom Group, dan kapabilitas managed service tergolong sustained competitive advantage, sementara SDM bersertifikasi baru mencapai temporary advantage dan sistem digital berada pada competitive parity. Struktur industri menguntungkan pemain mapan dengan ancaman substitusi rendah meski daya tawar pembeli korporat kuat. Disimpulkan bahwa strategi diferensiasi managed service korporat dan ekspansi preemptif ke wilayah baru menjadi langkah paling relevan untuk memperkuat posisi defensif perusahaan di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Stabilitas Tegangan Generator Melalui Desain Kompensator Berbasis Tempat Kedudukan Akar Pada PLTMG PT. Siantar Tara Sejati

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stabilitas tegangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasi sistem pembangkit tenaga listrik. Ketidakstabilan tegangan pada generator dapat menyebabkan penurunan kualitas daya dan mengganggu kinerja sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kompensator berbasis metode Tempat Kedudukan Akar (Root Locus) guna meningkatkan stabilitas tegangan generator pada PLTMG PT. Siantar Tara Sejati. Penelitian dilakukan melalui pemodelan matematis sistem eksitasi generator yang terdiri dari amplifier, eksiter, dan generator sinkron, kemudian disimulasikan menggunakan perangkat lunak MATLAB. Perancangan kompensator dilakukan dengan menentukan posisi pole dan zero berdasarkan analisis Root Locus sehingga diperoleh kompensator Lead yang mampu memperbaiki karakteristik respon sistem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sebelum penambahan kompensator, sistem closed-loop memiliki Rise Time sebesar 0,5545 detik, peak time 1,3776 detik, Settling Time 4,2506 detik, Overshoot 29,163%, dan steady-state error 0,0833. Setelah penambahan kompensator Lead, Rise Time menurun menjadi 0,3979 detik, peak time menjadi 0,9146 detik, Settling Time menjadi 1,4558 detik, Overshoot berkurang menjadi 15,775%, serta steady-state error menurun menjadi 0,0723. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kompensator Lead yang dirancang mampu meningkatkan kecepatan respon, memperbaiki redaman sistem, serta meningkatkan kestabilan tegangan generator. Dengan demikian, metode Tempat Kedudukan Akar efektif digunakan untuk merancang kompensator dalam meningkatkan performa sistem eksitasi generator.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN DAN PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA HIDROPONIK MERPATI DI KECAMATAN TANJUNG SELOR HILIR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN DAN PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA HIDROPONIK MERPATI DI KECAMATAN TANJUNG SELOR HILIR Persaingan usaha sayuran hidroponik yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi bersaing yang tepat guna mempertahankan dan meningkatkan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi strategi bersaing serta menganalisis pengaruh strategi kepemimpinan biaya (cost leadership), diferensiasi (differentiation), dan strategi fokus (focus strategy) terhadap keunggulan kompetitif usaha sayuran hidroponik berdasarkan persepsi pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara pada 3 informan pemilik usaha hidroponik, dan kuesioner kepada 30 responden pelanggan Usaha Hidroponik Merpati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi kepemimpinan biaya dilakukan melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan biaya produksi, strategi diferensiasi melalui peningkatan kualitas produk, penggunaan bibit unggul, pengemasan, serta pelayanan kepada konsumen, sedangkan strategi fokus diterapkan melalui penyesuaian produksi dan pemasaran terhadap kebutuhan pasar. Hasil uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS versi 26, hasil pada uji simultan menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan biaya, diferensiasi, dan strategi fokus dengan nilai (sig=0,000), maka secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Secara parsial, strategi (kepemimpinan biaya) (sig=0,000) dan diferensiasi (sig=0,000), maka berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif, sedangkan strategi fokus (sig=0,446), maka tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, penerapan strategi bersaing, khususnya kepemimpinan biaya dan diferensiasi, terbukti mampu meningkatkan keunggulan kompetitif serta mendukung keberlanjutan dan perkembangan usaha hidroponik di Tanjung Selor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention Pada PT. Damai Bangun Jaya di Kabupaten Malinau

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan pada PT. Damai Bangun Jaya di Kabupaten Malinau. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap tingkat turnover intention karyawan sebagai upaya perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 responden dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Lingkungan kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Secara simultan, kompensasi dan lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kompensasi dan lingkungan kerja yang diberikan perusahaan, maka semakin rendah keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KOMUNIKASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA ASN KEMENTERIAN AGAMA KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional, komunikasi, dan kompetensi terhadap kinerja ASN Kementrian Agama Kota Tarakan. Kinerja merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan organisasi, yang tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh aspek psikologis dan nilai-nilai individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah ASN Kemenentrian Agama yang berlokasi di Kota Tarakan, dengan jumlah sampel sebanyak 195 responden yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, kompetensi dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, kompetensi, komunikasi dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan strategi efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang program pengembangan pegawai yang lebih holistik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP COMPETITIVE ADVANTAGE PEGAWAI DI SEKRETARIAT DPRD TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital yang terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital baik secara simultan maupun parsial terhadap competitive advantage pegawai di Sekretariat DPRD Tarakan. Studi ini dilakukan pada Sekretariat DPRD Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupkan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 66 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan intellectual capital yang terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital memiliki pengaruh signifikan terhadap competitive advantage pegawai di Sekretariat DPRD Tarakan. Pegawai yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi (human capital), memahami dan melaksanakan sistem dan prosedur dengan baik (structural capital), serta memiliki jaringan hubungan internal dan eksternal yang kuat (relational capital) cenderung memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi. Secara parsial, human capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pengembangan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, serta kompetensi individu pada pegawai menjadi pondasi utama dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang tinggi. Structural capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pegawai dengan infrastruktur pengetahuan organisasi yang baik seperti sistem teknologi informasi, prosedur kerja terdokumentasi, dan budaya organisasi yang mendukung menjadi pilar utama dalam memperkuat posisi kompetitif pegawai. Terakhir, Relational capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pegawai yang memiliki jaringan hubungan eksternal yang luas, menjaga kepercayaan stakeholder, dan berkomunikasi efektif dengan masyarakat menjadi pendorong utama tingginya keunggulan kompetitifnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PELATIHAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA STUDI PADA LEMBAGA LPPTKA DI KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada Lembaga LPPTKA di Kota Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari pentingnya peningkatan kinerja karyawan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, khususnya melalui program pelatihan dan pemberian kompensasi yang tepat.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan LPPTKA di Kota Tarakan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu sesuai dengan karakteristik populasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan uji mediasi untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, begitu pula kompensasi yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik pelatihan dan kompensasi yang diberikan, maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja karyawan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi lembaga dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan program pelatihan yang efektif serta sistem kompensasi yang adil dan memadai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPUASAN SEBAGAI MEDIASI: HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI DAN SYSTEM REWARD TERHADAP LOYALITAS ATLIT KORMI DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan system reward terhadap loyalitas atlet Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Tarakan serta menguji peran kepuasan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 230 atlet KORMI Kota Tarakan, dengan sampel sebanyak 150 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. System reward juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,019. Sementara itu, kepuasan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,550. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas atlet lebih dominan dipengaruhi oleh faktor kompetensi individu dan sistem penghargaan organisasi. Selanjutnya, kepuasan tidak terbukti mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan system reward terhadap loyalitas atlet. Dengan demikian, pengaruh kompetensi dan system reward terhadap loyalitas bersifat langsung tanpa melalui kepuasan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas atlet dan penerapan sistem penghargaan yang adil, transparan, dan berkelanjutan sebagai strategi utama dalam memperkuat loyalitas atlet pada organisasi olahraga masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN DIGITAL, INOVASI ORGANISASI, DAN KOMPETENSI DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalimantan Utara)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital terhadap kinerja pegawai di Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara dalam konteks transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan, khususnya melalui IKD dan SIPELANDUKILAT. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode sensus terhadap 150 pegawai, pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert lima poin, serta analisis menggunakan SEM-PLS untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang visioner dalam pemanfaatan teknologi, organisasi yang adaptif dan inovatif, serta pegawai dengan kompetensi digital yang memadai merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Selain itu, sinergi antara ketiga faktor tersebut memperkuat efektivitas implementasi layanan digital dan mendorong peningkatan kepuasan masyarakat. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen publik, khususnya terkait strategi peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung keberhasilan transformasi digital birokrasi di daerah perbatasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail