Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: konduksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun alat ukur suhu berbasis arduino dengan sensor ds18b20 pada alat uji sederhana perpindahan panas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

rancang bangun alat uji perpindahan panas tipe konduksi skala laboratorium

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perpindahan panas secara konduksi merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran Teknik Mesin. Namun, belum tersedianya alat praktikum di Laboratorium Konversi Energi Universitas Borneo Tarakan menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian bertujuan merancang dan membangun alat uji perpindahan panas tipe konduksi skala laboratorium serta menganalisis laju perpindahan panas pada material besi, kuningan, dan stainless steel. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun yang meliputi tahap perancangan, pembuatan, pengujian alat, pengambilan data, dan analisis menggunakan Hukum Fourier. Pengujian dilakukan menggunakan pemanas induksi 12 Volt 120Watt dan sensor termokopel tipe K pada tiga spesimen berukuran panjang 10 cm dan diameter 6 mm dengan waktu pemanasan selama 3 menit pada setiap pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang mampu berfungsi dengan baik sebagai media praktikum perpindahan panas secara konduksi. Nilai laju perpindahan panas tertinggi diperoleh pada spesimen besi sebesar 4,4 W, diikuti kuningan sebesar 1,12 W, dan stainless steel sebesar 0,52 W. Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing material serta responsnya terhadap pemanasan induksi, sehingga besi menunjukkan laju perpindahan panas paling tinggi selama pengujian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail