Abstrak
ABSTRAK Perpindahan panas secara konduksi merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran Teknik Mesin. Namun, belum tersedianya alat praktikum di Laboratorium Konversi Energi Universitas Borneo Tarakan menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian bertujuan merancang dan membangun alat uji perpindahan panas tipe konduksi skala laboratorium serta menganalisis laju perpindahan panas pada material besi, kuningan, dan stainless steel. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun yang meliputi tahap perancangan, pembuatan, pengujian alat, pengambilan data, dan analisis menggunakan Hukum Fourier. Pengujian dilakukan menggunakan pemanas induksi 12 Volt 120Watt dan sensor termokopel tipe K pada tiga spesimen berukuran panjang 10 cm dan diameter 6 mm dengan waktu pemanasan selama 3 menit pada setiap pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang mampu berfungsi dengan baik sebagai media praktikum perpindahan panas secara konduksi. Nilai laju perpindahan panas tertinggi diperoleh pada spesimen besi sebesar 4,4 W, diikuti kuningan sebesar 1,12 W, dan stainless steel sebesar 0,52 W. Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing material serta responsnya terhadap pemanasan induksi, sehingga besi menunjukkan laju perpindahan panas paling tinggi selama pengujian.