ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital yang terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital baik secara simultan maupun parsial terhadap competitive advantage pegawai di Sekretariat DPRD Tarakan. Studi ini dilakukan pada Sekretariat DPRD Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupkan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 66 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan intellectual capital yang terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital memiliki pengaruh signifikan terhadap competitive advantage pegawai di Sekretariat DPRD Tarakan. Pegawai yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi (human capital), memahami dan melaksanakan sistem dan prosedur dengan baik (structural capital), serta memiliki jaringan hubungan internal dan eksternal yang kuat (relational capital) cenderung memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi. Secara parsial, human capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pengembangan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, serta kompetensi individu pada pegawai menjadi pondasi utama dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang tinggi. Structural capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pegawai dengan infrastruktur pengetahuan organisasi yang baik seperti sistem teknologi informasi, prosedur kerja terdokumentasi, dan budaya organisasi yang mendukung menjadi pilar utama dalam memperkuat posisi kompetitif pegawai. Terakhir, Relational capital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage pegawai. Pegawai yang memiliki jaringan hubungan eksternal yang luas, menjaga kepercayaan stakeholder, dan berkomunikasi efektif dengan masyarakat menjadi pendorong utama tingginya keunggulan kompetitifnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kajian mengenai training dan employee performance menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing organisasi. Pelatihan dipandang sebagai salah satu instrument strategis dalam proses pengembangan kompetensi karyawan yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja individu maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemetaan terhadap perkembangan penelitian untuk mengidentifikasi tren kajian, struktur pengetahuan, serta tema-tema utama yang berkembang dalam bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan studi mengenai training dan employee performance melalui pendekatan analisis bibliometrik dengan memanfaatkan publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data Scopus pada periode tahun 2020-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan data publikasi yang diperoleh dari database Scopus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu proses pencarian dokumen, penyaringan, serta seleksi artikel berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 487 artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan jaringan penelitian, hubungan antar kata kunci, serta mengidentifikasi pengelompokkan tema penelitian melalui analisis co-occurence kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait training dan employee performance mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama pada periode 2020 hingga 2025. Tema penelitian yang banyak dibahas dalam literatur antara lain berkaitan dengan hubungan antara pelatihan dan kinerja organisasi, pengembangan kompetensi karyawan, manajemen talenta, motivasi kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pelatihan. Analisis klaster yang dihasilkan menunjukkan bahwa kajian dalam bidang ini berkembang secara multidimensional dan memiliki keterkaitan dengan berbagai konsep dalam kajian manajemen sumber daya manusia. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya dipahami sebagai kegiatan peningkatan keterampilan semata, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pengembangan human capital yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.