Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Tempe
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun alat ukur suhu berbasis arduino dengan sensor ds18b20 pada alat uji sederhana perpindahan panas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Determinasi Produktivitas Tenaga Kerja Perempuan Pada Industri Tempe Di Karang Anyar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Industri tempe skala rumah tangga di Kelurahan Karang Anyar merupakan salah satu sentra usaha mikro yang menyerap banyak tenaga kerja perempuan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah tenaga kerja perempuan (X1) dan pengalaman kerja perempuan (X2) terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja perempuan (Y) pada industri tempe tersebut, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 56 tenaga kerja perempuan yang tersebar pada 14 unit usaha tahu dan tempe, dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 29. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 6,358 + 0,295X1 + 0,345X2. Secara parsial, upah tenaga kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (t hitung 2,387 > t tabel 1,674 sig. 0,021 0,05), demikian pula pengalaman kerja perempuan (t hitung 3,182 > t tabel 1,674 sig. 0,002 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (F hitung 17,703 > F tabel 3,17 sig. 0,000 0,05), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,378, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan 37,8 persen variasi produktivitas tenaga kerja perempuan, sedangkan sisanya 62,2 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan upah dan akumulasi pengalaman kerja merupakan dua faktor penting yang mendorong produktivitas tenaga kerja perempuan pada industri tempe di Kelurahan Karang Anyar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Laju Aliran Udara Terhadap Kinerja Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aliran udara terhadap temperatur nyala api dan warna api, mengevaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi termal pembakaran, serta menentukan laju aliran udara yang paling optimal dalam meningkatkan kinerja kompor berbahan bakar oli bekas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan pengujian langsung pada kompor menggunakan variasi laju aliran udara sebesar 1,5 m/s, 2 m/s, dan 2,5 m/s. Parameter yang diamati meliputi temperatur nyala api, warna api, efisiensi termal, dan waktu pendidihan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi laju aliran udara berpengaruh signifikan terhadap karakteristik nyala api dan performa pembakaran kompor. Peningkatan laju aliran udara mampu meningkatkan suplai oksigen sehingga proses pembakaran menjadi lebih stabil dan lebih mendekati pembakaran sempurna yang ditandai dengan perubahan warna api dan peningkatan temperatur pembakaran. Rata-rata temperatur maksimal yang diperoleh sebesar 662,7°C. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s sebesar 6,3%, sedangkan waktu pendidihan air tercepat diperoleh dengan rata-rata waktu 592 detik. Berdasarkan hasil penelitian, laju aliran udara 2,5 m/s merupakan kondisi paling optimal dalam meningkatkan kinerja pembakaran kompor berbahan bakar oli bekas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS OPTIMALISASI PRODUKSI PADA INDUSTRI TAHU DAN TEMPE DI DESA SEBIDAI KECAMATAN SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG (STUDI KASUS INDUSTRI TAHU DAN TEMPE BAPAK MUH. FUATDI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi kombinasi produksi pada Industri Tahu dan Tempe Bapak Muh. Fuatdi yang berlokasi di Desa Sebidai, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Masalah utama yang dihadapi oleh usaha ini adalah keterbatasan sumber daya berupa bahan baku kedelai, modal, dan tenaga kerja yang berdampak pada belum maksimalnya keuntungan yang diperoleh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Linear Programming dengan menggunakan algoritma Metode Simpleks yang diolah melalui alat bantu komputer. Variabel penelitian meliputi jumlah produksi tahu dan tempe sebagai variabel keputusan, dengan kendala berupa ketersediaan bahan baku, jam kerja, dan anggaran modal. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi mengenai bauran produk (product mix) yang paling efisien sehingga perusahaan dapat mencapai tingkat keuntungan yang maksimal meskipun di tengah keterbatasan sumber daya. Melalui penerapan model matematis ini, diharapkan efisiensi produksi meningkat dan margin laba usaha menjadi lebih optimal dibandingkan dengan metode konvensional yang digunakan sebelumnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Perfoma Kendaraan Listrik Konversi Pada Kondisi Daerah Kota Tarakan Dengan Metode Eksperimen

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji performa kendaraan listrik konversi (Beatrix) dalam berbagai kondisi lingkungan di Kota Tarakan menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan secara langsung di lapangan yakni di sekitar Kecamatan Tarakan Timur mencakup berbagai kondisi jalan, termasuk tanjakan, turunan, dan jalan datar dengan variasi jarak tempuh (10 km, 20 km, dan 30 km) serta kondisi cuaca berbeda yaitu cuaca panas, hujan, dan malam hari. Parameter yang diukur mencakup temperatur komponen utama Beatrix, seperti baterai, ECU, dan motor listrik, serta konsumsi daya baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jarak tempuh listrik dan kondisi lingkungan mempengaruhi kinerja kendaraan listrik konversi. Pada kondisi cuaca panas dengan temperatur sebesar 31°C, terjadi peningkatan temperatur tertinggi pada Motor Listrik BLDC sebesar 14,47°C, ECU sebesar 10,57°C, dan Baterai sebesar 5°C. Sementara itu, pada kondisi hujan dan malam hari dengan temperatur 28°C, peningkatan temperatur lebih terkendali, dengan rata-rata kenaikan temperatur Motor Listrik BLDC di bawah 10°C dan ECU serta Baterai di bawah 5°C. Konsumsi daya tertinggi terjadi pada kondisi cuaca panas dengan nilai 26,13 Wh pada jarak 20 km, sebelum mengalami penurunan menjadi 16,83 Wh pada jarak 30 km. Sebaliknya, pada kondisi hujan, konsumsi daya menurun dari 11,01 Wh pada jarak 10 km menjadi 4,66 Wh pada jarak 30 km. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan di Kota Tarakan berpengaruh terhadap performa kenaikan temperatur kendaraan listrik konversi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kuota Impor Harga Kedelai dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Produksi Tempe (Studi Kasus Industri Tempe Bapak H. Sofian di Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi kedelai nasional terus diupayakan meningkat, indonesia masih menghadapi defisit produksi yang cukup besar. Impor kedelai indonesia untuk memenuhi defisit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kuota impor harga kedelai dan nilai tukar rupiah terhadap produksi tempe (2) menganalisis variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap produksi industri tempe bapak h. Sofian di kelurahan karang anyar kota tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan key infoman, key informan yang di pilih adalah pemilik usaha industri tempe bapak h. Sofian. Data analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Y=-6.755+1.616X1+0.422X2-0.345X3+e. Koefisien regresi (R2) sebesar 0,967 mengindikasikan model mampu menjelaskan sekitar 96,7% variasi yang terjadi pada produksi tempe. Nilai F sebesar 314,722 dengan nilai signifikansi 0,005. Variabel yang paling dominan mempengaruhi produksi tempe (Y) adalah kuota impor(X1) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan harga kedelai impor (X2) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Sumber Rezeki 2 di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UMKM Sumber Rezeki 2 merupakan industri olahan tahu dan tempe milik Ibu Hj. Lili Muayanah yang berproduksi setiap harinya untuk dipasarkan ke pelanggan. Masalah utama yang sering dihadapi oleh UMKM Sumber Rezeki 2 adalah mengelola aktivitas usahanya, contohnya permasalahan keuangan yang sering timbul dalam menentukan harga pokok produksi (HPP) suatu produk. Pentingnya penentuan harga pokok yang tepat untuk sebuah usaha ketika terjadi kenaikan harga bahan baku. Penulis memilih menerapkan metode Variable Costing dan Full Costing untuk mneghitung harga pokok produksi pada UMKM Sumber Rezeki 2. Metode penelitian mengunakan Purposive Sampling. Data primer bisa didapat dengan cara: Wawancara, Survei dan Observasi. Data sekunder dapat didapatkan dari pustaka, literatur, atau jurnal yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang sudah terkumpul pada penulis kemudian akan diuji dengan menggunakan metode perhitungan harga pokok produksi Variable Costing dan Full Costing. Penelitian ini menyatakan perhitungan harga pokok dengan metode Variable Costing dan metode Full Costing memiliki perbandingan hasil yang diperoleh bahwa Variable Costing memiliki perhitungan laba yang lebih besar di bandingkan metode Full Costing. Apabila dilihat dari segi besarnya harga pokok produksi tahu dan tempe pada setiap variannya perhitungan metode Variable Costing lebih rendah dibandingkan dengan metode Full Costing, dan dengan begitu, maka besarnya biaya yang dikeluarkan oleh UMKM Sumber Rezeki 2 lebih sedikit sehingga laba yang akan diperoleh lebih besar nilainya jika menggunakan metode Variable Costing.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL PADA INDUSTRI TAHU DAN TEMPE DI KECAMATAN NUNUKAN (Studi Kasus Industri Tahu dan Tempe Jaya Abadi)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keputusan mengenai harga jual produk dapat mempengaruhi keberlangsungan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penentuan harga jual produk tahu dan tempe di Jaya Abadi, mengetahui hasil penentuan harga jual produk tahu dan tempe metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing dan variable costing, dan mengetahui hasil perbandingan penentuan harga jual produk tahu dan tempe di Jaya Abadi dengan penentuan harga jual metode cost plus pricing pendekatan full costing dan variable costing. Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Oktober 2023- hingga Maret 2024. Metode penentuan responden dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan cost plus pricing pendekatan full costing dan variable costing. Dari hasil analisis, harga jual tahu dan tempe perhitungan Jaya Abadi dengan mempertimbangkan persaingan dan harga pasar untuk tahu sebesar Rp110.000 per papan cetakkan dan tempe sebesar Rp5.000 per bungkus, dan harga jual metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing dan variable costing menghasilkan harga jual produk tahu sebesar Rp105.041,- per papan cetakan dan Rp104.369,- per papan cetakan. Untuk produk tempe sebesar Rp4.379,- per bungkus dan Rp4.305,- per bungkus. Harga jual Jaya Abadi lebih tinggi dibandingkan harga jual peneliti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI ORGANOLEPTIK TEMPE KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN DAUN SENGKUBAK "PYCHARRHENA CAULIFLORA (MIERS) DIELS" BESERTA POTENSINYA TERHADAP SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tempe merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat Indonesia. Daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels) merupakan tumbuhan yang banyak ditemui salah satunya di daerah Kalimantan Utara yang dapat digunakan sebagai pengganti MSG. penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap tempe kedelai dengan penambahan daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels); dan 2) Untuk mengetahui potensi tempe kedelai dengan penambahan daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels) sebagai sumber belajar biologi SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket. Analisis data dengan menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skorsing setiap jawaban dari panelis untuk mengetahui kualitas produk (organoleptik). Hasil penelitian kemudian dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum untuk mengetahui potensinya terhadap pembelajaran biologi SMA. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa tempe kedelai dengan penambahan MSG mendapatkan nilai 81,1, tempe kedelai dengan penambahan 40 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 67,5, tempe kedelai dengan penambahan 50 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 62,5, dan tempe kedelai dengan penambahan 60 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 60,6. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi bagi peserta didik kelas X SMA pada materi bioteknologi konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Termostat Terhadap Kinerja Mesin Penetas Telur Otomatis

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Termostat adalah komponen untuk mengatur arus listrik pada suhu yang berubah. Hal ini terjadi ketika perlu mengatur suhu sesuai kebutuhan. Umumnya komponen tersebut memiliki dua jenis, yaitu termostat mekanikal dan termostat elektronik. Pada komponen mesin penetas telur otomatis termostat berfungsi sebagai alat yang mengatur temperatur dengan cara memutus aliran listrik, bila suhu pada mesin tetas sesuai pengaturan yang dibutuhkan dan jika suhu pada mesin tetas mulai turun sampai batas tertentu, listrik akan kembali mengalir. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa pengaruh termostat terhadap kinerja mesin penetas telur otomatis. Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua temperatur yaitu 37˚C dan 39˚C. Hasil pada temperatur 37˚C dengan tingkat keberhasilan penetasan 70%, sedangkan hasil pada temperatur 39˚C tingkat keberhasilan penetasan 90%. Kata kunci: Keberhasilan Penetasan, Mesin Penetas Telur, Temperatur, Termostat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pendapatan Industri Tahu dan Tempe di Kabupaten Nunukan (Studi Kasus: Industri Tahu dan Tempe Jaya Abadi)

2023•

Keberlangsungan suatu usaha dipengaruhi oleh tingkat pendapatan yang diperoleh. Besar kecilnya pendapatan salah satunya dapat dipengaruhi oleh kombinasi jumlah produksi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi produksi untuk tingkat pendapatan yang maksimal dari industri tahu dan tempe Jaya Abadi serta mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh dari kombinasi tersebut. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Metode yang digunakan dalam penentuan lokasi adalah purposive sampling berdasarkan pertimbangan tertentu peneliti memilih lokasi penelitian di Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan tepatnya pada Industri pembuatan tahu dan tempe Jaya Abadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah linier Programming. Dimana untuk memperoleh kombinasi produk dan pendapatan maksimal, terlebih dahulu ditentukan faktor kendala dan fungsi tujuannya. Terdapat empat faktor kendala yang digunakan yakni biaya bahan baku kedelai, biaya kayu bakar, biaya tenaga kerja dan kapasitas produksi dengan fungsi tujuan yakni pendapatan dari tiap-tiap produk. Dari hasil analisis, kombinasi produk dengan pendapatan maksimal dalam satu kali produksi untuk produk tahu adalah sebanyak 985,8 Kg tahu atau 87 cetakan tahu dan tempe sebanyak 241,5 Kg atau sebanyak 1.191 bungkus tempe. Kombinasi tersebut memberikan pendapatan sebesar Rp 4.580.093,- Dapat disimpulkan kombinasi produksi hasil analisis lebih besar dibandingkan dengan kombinasi produksi yang dilakukan Jaya Abadi saat ini, dimana perbedaan pendapatannya adalah sebesar Rp 339.697,- per satu kali produksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Limbah Produksi Tahu dan Tempe di Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha produksi tahu dan tempe termasuk dalam kategori industi kecil. Pada umumnya industri kecil seperti tahu dan tempe belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terstandarisasi. Dengan adanya beberapa usaha produksi tahu dan tempe di Kelurahan Karang Anyar yang berdekatan langsung dengan masyarakat nantinya akan menimbulkan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaku usaha produksi tahu dan tempe mengolah limbah produksi dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap dampak limbah buangan hasil produksi tahu dan tempe. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi dan sampel responden terhadap pelaku usaha produksi dan masyarakat sekitar usaha produksi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknis analisis deskriptif dan pembobotan. Analisis data untuk tujuan pertama adalah analisis deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui fakta dan kondisi dilapangan terkait pengolahan limbah usaha tahu dan tempe. Analisis data untuk tujuan kedua adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait estetika, bau dan lingkungan. Penentuan responden kepada para pelaku usaha produksi tahu dan tempe yang ada di Karang Anyar adalah yang memiliki kriteria telah beroperasi selama lebih dari 5 tahun, sedangkan penentuan responden masyarakat adalah yang tinggal berdekatan dengan usaha produksi tahu dan tempe yang berjarak 500 meter dari tempat usaha produksi dan tinggal berdekatan dengan saluran drainase. Hasil dari penelitian ini dari 7 pelaku usaha produksi tahu dan tempe pada pengolahan limbah cair tahu dan tempe rata-rata usaha produksi tahu dan tempe belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga langsung dialirkan ke saluran drainase sehingga menimbulkan berbagai persepsi dari masyarakat sekitar usaha produksi. Hasil dari persepsi rata-rata nilai sikap masyarakat menunjukkan ada yang merasa terganggu namun ada pula yang merasa tidak terganggu terhadap limbah cair produksi tahu dan tempe yang dibuang pada saluran drainase.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen dalam membeli tahu dan tempe di Pasar Induk Kabupaten Malinau

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku konsumen pada hakikatnya untuk memahami Mengapa konsumen melakukan dan apa yang mereka lakukan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen tahu dan tempe di Pasar Induk Kabupaten Malinau (2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen dalam membeli tahu dan tempe di Pasar Induk Kabupaten Malinau. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling, yaitu sampling kebetulan (insidental/accidental sampling) dengan 50 responden. Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan proses (pengumpulan data, kuesioner, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi) dan kuantitatif menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen terdiri dari jenis kelamin wanita yang bekerja sebagai rumah tangga, dominan usia yaitu usia 31 – 40 tahun dan tingkat pendidikan dominan yaitu sarjana. Model persamaan regresi linier berganda yang diperoleh adalah Y = 3,470 + 0,096X1 + 0,279X2 - 0,074X3 + 0,508X4 + e. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel independent (X) berpengaruh nyata terhadap variabel dependent (Y) yang artinya faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologi yang digunakan memberikan pengaruh nyata terhadap pembelian tahu dan tempe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R square sebesar 0,743 yang berarti bahwa 74,3% menunjukan bahwa faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologi berpengaruh terhadap proses keputusan pembelian, sedangkan sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Secara parsial (uji t) variabel sosial (X2) dan psikologis (X4) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan variabel kebudayaan (X1) dan pribadi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dikarenakan nilai signifikannya > 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengendalian Kualitas Produk Tempe Menggunakan Metode Seven Tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk tempe dengan menggunakan metode seven tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 100 bungkus tempe dengan menggunakan metode proporsional stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan seven toolsyang meliputi check sheet, process diagram, histogram, paetro charts, control chart, scatter diagram dan cause and effect diagram. Penelitian ini menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan di Pabrik Barokah adalah faktor lingkungan, keadaan lingkungan menentukan jumlah produk cacat pada produksi produk tempe

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Iklim Mikro Pada Bangunan Screen House Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan

2021•

Microclimate is one of the factors that affect plant cultivation activities. The microclimate parameters are rainfall, temperature, humidity, and sunlight. Microclimate conditions that are not optimal can interfere with plant growth and productivity. One of the technologies that can be used to obtain suitable microclimate conditions in plant cultivation is a screen house. Screen house buildings can facilitate and control the environmental conditions needed by plants, namely protecting plants from excessive microclimate. This study aims to determine the microclimate conditions in the screen house building of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan, measuring 10x20 m. This research has several stages, namely field observations, determination of measurement points, and data analysis. The results showed that the screen house building of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan has a maximum temperature of 30.10C, a minimum temperature of 300C and an average temperature of 29.50C, while the maximum relative humidity is 80.5%, the minimum relative humidity is 68.2%, and the relative humidity is 68.2%. the relative average is 74%, the maximum lux value of sunlight is 2629.8 lux, the minimum sunlight is 1341.5 and the average sunlight is 1987.3 lux.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail