Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Pengendalian kualitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BATAKO PRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI PADA PERUSAHAAN PT. KRIST INTI PERKASA)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengendalian kualitas bertujuan mengurangi produk cacat, meningkatkan mutu produksi, dan mencegah produk tidak standar sampai ke konsumen. Penerapan pengendalian yang efektif dapat meminimalkan pemborosan sumber daya, baik bahan baku maupun tenaga kerja, sehingga mendukung peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian kualitas di PT. Krist Inti Perkasa menggunakan metode Six Sigma, yang menargetkan tingkat cacat maksimum 3,4 per sejuta peluang (DPMO). Metode ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas produk menuju zero defect. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis kecacatan: retak, cuil, dan patah. Berdasarkan peta kendali, pengendalian kualitas di perusahaan belum optimal. Tingkat sigma perusahaan berada pada level 3,18 dengan potensi kecacatan sebesar 46.369 DPMO.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi kasus: pada UMKM Pabrik Pak Yunus Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: PADA PABRIK PAK YUNUS KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas pada produk tahu dengan menggunakan metode seven tools pada UMKM pabrik Pak Yunus Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 420 tahu yang di ambil selama 25 kali proses produksi dan menggunakan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, diagram pareto, peta kendali, diagram penyebar dan diagram sebab akibat. Hasil dati penelitian menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan yang terdiri dari cacat lembek, hancur, berbau, dan warna dengen presentase pada cacat lembek yaitu 36,15% cacat hancur sebesar 21,54%, cacat berbau sebesar 20,77%, dan cacat warna sebesar 21,54%. Berdasarkan peta kendali pada Pabrik Pak Yunus masih terdapat 11 kali proses produksi yang garis proses cacatnya melewati batas kontrol. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor manusia, mesin, bahan baku, dan metode. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwa hubungan antara jumlah produk cacat dengan faktor manusia memiliki hubungan yang positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma Pada Produksi Ikan Kering Pepija Di Kampung Kb Juata Laut Kota Tarakan (Studi Kasus Pada UMKM Hj Erniati Jaya Juata Laut)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk ikan kering pepija dengan metode six sigma pada ikan kering pepija di UMKM Hj Erniati Jaya Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 9.000 gram ikan kering pepija yang diambil selama 8 kali produksi dan diambil menggunakan metode six sigma yang terdiri dari lembar pengecekan (check sheet), diagram alur, diagram pareto, peta kendali dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari berubah warna, retak / hancur, daging tipis dan berjamur dengan persentase berubah warna 47.45%, retak / hancur 21.34%, daging tipis 28.27% dan jenis cacat terakhir berjamur 2.95%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor lingkungan (cuaca), manusia dan material. Berdasarkan peta kendali diketahui bahwa proporsi permasalahan cacat produk pada ikan kering pepija UMKM Hj Erniati Jaya masih sangat tinggi sekitar 46%. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini rata-rata nilai DPO diperoleh 0.21 dan rata-rata nilai DPMO diperoleh 212.222.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis pengendalian kualitas produk stik ladran udang menggunakan metode statistical process control (SPC) pada umkm indri kota tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk stik ladran udang dengan menggunakan metode statistical process control pada UMKM Indri di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sampel 30 hari produksi dan menggunakan metode statistical process control yang terdiri dari check sheet, diagram histogram, peta kendali p dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa masih terdapat 2 jenis kecacatan terdiri dari gosong dan hancur. Hasil dari check sheet atau lembar pemeriksaan jumlah stik ladran udang yang diproduksi adalah 222000 gram selama 30 hari Produksi, dengan 5067 gram stik ladran udang yang mengalami kecacatan selama proses produksi. Hasil analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proses tidak memiliki penyimpangan atau berada dalam batas kendali atas maupun bawah. Berdasarkan diagram histogram, tingkat kerusakan atau cacat produk tertinggi adalah rusak karena gosong sebanyak 2790 (Gram), selanjutnya adalah rusak karena hancur sebanyak 2277 (Gram). Dari analisis diagram sebab-akibat dapat diketahui faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan pada proses produksi yaitu faktor metode (proses produksi, UMKM Indri yang tidak memiliki SOP), tenaga kerja (pekerja yang kurang teliti, kurang hati-hati sehingga takaran bahan baku yang tidak sesuain sehingga menyebabkan cacat stik ladran udang yang hancur), bahan baku, dan mesin.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Seven Tools (Studi Pada Petani Rumput Laut di Desa Liang Bunyu Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengendalian kualitas dengan menggunakan metode seven tools pada petani rumput laut didesa liang bunyu kecamatan sebatik barat kabupaten nunukan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Dalam penelitian ini sampel digunakan secara acak yang diambil selama 13 kali produksi dan diambil menggunakan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, diagram pareto, peta kendali, diagram penyebar, dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari tiram, berlumut, rontok dan kurus dengan presentase kurus 0,2521%, berlumut 0,1932%, rontok 0,0756% dan tiram 0,0630%. Faktor yang mempengaruhi rumput laut cacat terdiri dari faktor manusia, metode pengeringan manual dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor manusia. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwa faktor manusia memiliki hubungan dengan jumlah cacat rumput laut dan peta kendali diketahui bahwa permasalahan cacat pada rumput laut masih dalam keadaan terkendali.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Mutu Dengan Metode Six Sigma pada Keripik Singkong Qobidh di Kampung Empat Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk keripik singkong dengan menggunakan metode six sigma pada keripik singkong Qobidh di Kota Tarakan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh 125 bungkus keripik singkong dengan ukuran kemasan 80 gram yang diambil selama 13 kali produksi dan diambil menggunakan metode six sigma yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, diagram pareto, peta kendali, dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga jenis kecacatan terdiri dari hancur, gosong dan bumbu bergumpal, dengan persentase hancur 56%, gosong 08% dan bumbu bergumpal 34%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor manusia. Berdasarkan peta kendali diketahui bahwa permasalahan produk cacat pada Qobidh dalam keadaan terkendali. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini rata-rata nilai DPO diperoleh 3,969 dan rata-rata nilai DPMO diperoleh 3969,231.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PRODUKSI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PT.TMSJ II )

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kenaikan kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar kotoran yang melebihi standar untuk mengatasi permasalahan yaitu dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan mendefinisikan masalah standar kualitas dalam proses produksi dan berdasarkan perhitungan nilai Sigma, rata-rata tingkat Sigma 3,264 dengan kemungkinan kerusakan sebesar 27.503,3 untuk sejuta kali proses produksi (DPMO). Adapun perhitungan dengan diagram pareto yang memiliki nilai persentase yaitu kadar asam lemak bebas 0,86%, kadar air 0,13%, dan kadar kotoran 0,02%. Berdasarkan pengendalian kualitas bisa dikatakan bahwa perusahaan cukup memberikan manfaat dalam upaya mengurangi kegagalan produk akan tetapi belum maksimal. Sehingga perlu disarankan perusahaan meningkatkan kapabilitas Sigma dan meningkatkan proses dengan cara melakukan perbaikan terhadap mesin, bahan baku, metode serta pembinaan dan pengawasan kerja karyawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) STUDI PADA PERKEBUNAN SAWIT DI DESA SEKIKILAN KECAMATAN TULIN ONSOI KABUPATEN NUNUKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas produk dengan penerapan statistical process control (SPC) yang berada pada perkebunan sawit di Desa Sekikilan Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten Nunukan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskritif kuantitatif merupakan untuk lebih fokus pada analisis data berupa angka-angka, menggunakan alat bantu statistik berupa Check Sheet, Histrogram, peta kendali p, dan diagram sebab akibat. Check Sheet dan Histrogram digunakan untuk menyajikan data agar dapat memudahkan dalam memahami data untuk keperluan analisis, peta kendali p digunakan untuk memonitor produk yang rusak apakah masih berada dalam kendali statistik atau tidak. Selanjutnya diagram sebab akibat digunakan untuk mencari faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan produk kemudian dapat disusun sebuah usulan perbaikan kualitas, sumber data dalam penelitian ini adalah arsip koperasi beurpa data produksi TBS setiap bulan. Pengumpulan data melalui wawancara dengan narasumber, melakukan pengamatan langsung, dan dokumentasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AIR KEMASAN ARGUMA MENGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA PERUSDA INTIMUNG DI KABUPATEN MALINAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AIR KEMASAN ARGUMA MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA PERUSDA INTIMUNG DI KABUPATEN MALINAU ABTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas terhadap air kemasan arguma menggunakan metode six sigma pada Perusda Intimung di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel yang diperoleh 200 gelas cup arguma dengan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan six sigma yang meliputi lembaran periksa, histogram, pareto, peta kendali p, penyebab dan akibat. Penelitian ini menenemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan pada Perusda Intimung adalah faktor mesin, faktor mesin ini menentukan jumlah produk cacat pada saat proses produksi produk air kemasan gelas arguma. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Air Kemasan Arguma.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI PADA TAHU BORJAV JAYA DI KABUPATEN MALINAU)

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendlian kualitas pada produk tahu dengan menggunakan metode seven tools pada UMKM Borjav Jaya di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 150 tahu yang diambil selama 20 kali proses produksi san diambil menggunakan metode stratified randm sampling. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, peta kendali, diagram penyebar, diagram pareto dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga jenis produk cacat atau rusak terdiri dari cacat lembek, cacat bentuk tidak sempurna dan cacat berbau dengan masing-masing persentase pada cacat lembek yaitu 34% cacat bentu tidak sempurna sebesar 57% dan cacat berbau sebesar 8%. Berdasarkan diagram sebab akibat faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari beberapa sebab akibat yaitu faktor manusia, mesin, bahan baku dan metode, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor manusia. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwah faktor manusia berhubungan dengan jumlah produk cacat dan pada hasil analisis peta kendali diperoleh bahwa permasalahan produk cacat yang ada pada UMKM Borjav Jaya masih dalam keadaan terkendali.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KUALITAS IKAN BANDENG TANPA DURI MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS PADA PERUSAHAAN CV. NAPIT NAULI KOTA TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk ikan bandeng tanpa duri dengan menggunakan metode seven tools pada perusahaan CV. Napit Nauli Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 152 bungkus ikan bandeng tanpa duri dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan seven tools yang meliputi check sheet, process diagram, histogram, paetro chart, control chart, scatter diagram, dan fishbone diagram. Penelitian ini menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan pada perusahaan CV. Napit Nauli adalah faktor manusia, lingkungan, metode, dan bahan baku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KUALITAS BATA RINGAN DENGAN METODE SEVEN TOOLS (Studi pada Tirta Alam. Pancang Beton & Bata Ringan di Kota Tarakan)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk bata ringan dengan menggunakan metode seven tools pada Tirta Alam. Pancang Beton & Bata Ringan di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 120 bata ringan yang diambil selama 10 kali produksi dan diambil menggunakan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, diagram pareto, peta kendali, diagram penyebar dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari cuil, retak, patah dan hancur dengan presentase cuil 69%, retak 15%, patah 9% dan hancur 5%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor manusia, mesin, metode dan bahan baku dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor manusia. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwa faktor manusia memiliki hubungan dengan jumlah produk cacat dan pada peta kendali diketahui bahwa permasalahan produk cacat pada Tirta Alam. Pancang Beton & Bata Ringan masih dalam keadaan terkendali.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengendalian Kualitas Produk Tempe Menggunakan Metode Seven Tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk tempe dengan menggunakan metode seven tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 100 bungkus tempe dengan menggunakan metode proporsional stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan seven toolsyang meliputi check sheet, process diagram, histogram, paetro charts, control chart, scatter diagram dan cause and effect diagram. Penelitian ini menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan di Pabrik Barokah adalah faktor lingkungan, keadaan lingkungan menentukan jumlah produk cacat pada produksi produk tempe

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) PADA UKM KERIPIK SINGKONG QOBIDH DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas menggunakan alat bantu statistik bermanfaat dalam upaya mengendalikan tingkat kerusakan produk di perusahaan. Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan alat bantu statistik berupa check sheet, histogram, peta kendali p, dan diagram sebab-akibat. Check sheet dan histogram digunakan untuk menyajikan data agar memudahkan dalam memahami data untuk keperluan analisis selanjutnya. Peta kendali p digunakan untuk memonitor produk yang rusak apakah masih berada dalam kendali statistik atau tidak. Langkah selanjutnya adalah mencari faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan produk menggunakan diagram sebab akibat untuk kemudian dapat disusun sebuah rekomendasi atau usulan perbaikan kualitas. Hasil analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proses berada dalam batas kendali atas maupun bawah atau tidak ada penyimpangan. Berdasarkan diagram histogram, tingkat kerusakan atau cacat produk yang paling banyak terjadi adalah rusak karena sisa potongan sebanyak 29.160 (Gram), selanjutnya adalah rusak karena remuk sebanyak 2900 (Gram). Dari analisis diagram sebab-akibat dapat diketahui faktor–faktor penyebab terjadinya kerusakan pada proses produksi yaitu faktor material/bahan baku, pekerja, mesin, dan metode.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail