Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: MSG
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

kualitas sensori dan kadar monosodium glutamate penyedap rasa dari kombinasi udang mantis (harpiosquilla raphidea) dan ikan rucah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang mantis (Harpiosquilla raphidea) dan ikan rucah merupakan hasil tangkapan samping (by-catch) yang memiliki nilai ekonomis sangat rendah di Kota Tarakan. Padahal, udang dan ikan umumnya memiliki kandungan glutamat yang berpotensi diolah menjadi penyedap rasa. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kualitas sensori dan kadar monosodium glutamate (MSG) penyedap rasa dari kombinasi udang mantis (Harpiosquilla raphidea) dan ikan rucah. Metode penelitian adalah eksperimental yang terdiri dari tiga tahap yaitu produksi penyedap rasa, pengujian sensori dan penentuan perlakuan terbaik dengan metode indeks efektivitas, serta uji kadar MSG pada perlakuan terbaik. Data uji sensori dianalisis dengan uji Kruskal Wallis, sedangkan data uji kadar MSG dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata antar perlakuan tidak memberi pengaruh nyata terhadap atribut sensori warna, rasa, aroma dan tekstur pada penyedap rasa (sig ≥ 0,05). Berdasarkan uji sensori, penyedap rasa dari kombinasi udang mantis dan ikan rucah disukai panelis dengan kisaran nilai 7,20-7,46. Berdasarkan uji indeks efektivitas, perlakuan terbaik adalah penyedap rasa dengan perbandingan udang mantis dan ikan rucah 30:70 (P4), dengan kadar MSG sebesar 27,90±1,52% mg/100 g. Kombinasi udang mantis (Harpiosquilla raphidea) dan ikan rucah berpotensi digunakan sebagai bahan baku produksi penyedap rasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI ORGANOLEPTIK TEMPE KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN DAUN SENGKUBAK "PYCHARRHENA CAULIFLORA (MIERS) DIELS" BESERTA POTENSINYA TERHADAP SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tempe merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat Indonesia. Daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels) merupakan tumbuhan yang banyak ditemui salah satunya di daerah Kalimantan Utara yang dapat digunakan sebagai pengganti MSG. penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap tempe kedelai dengan penambahan daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels); dan 2) Untuk mengetahui potensi tempe kedelai dengan penambahan daun sengkubak (Pycharrhena Cauliflora (Miers) Diels) sebagai sumber belajar biologi SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket. Analisis data dengan menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skorsing setiap jawaban dari panelis untuk mengetahui kualitas produk (organoleptik). Hasil penelitian kemudian dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum untuk mengetahui potensinya terhadap pembelajaran biologi SMA. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa tempe kedelai dengan penambahan MSG mendapatkan nilai 81,1, tempe kedelai dengan penambahan 40 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 67,5, tempe kedelai dengan penambahan 50 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 62,5, dan tempe kedelai dengan penambahan 60 gram daun sengkubak mendapatkan nilai 60,6. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi bagi peserta didik kelas X SMA pada materi bioteknologi konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KONSENTRASI ZPT MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) DAN MEDIA TANAM SEKAM PADI TERHADAP STEK TANAMAN KRISAN (Chrysanthemum indicum L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Krisan atau biasa disebut bunga seruni memiliki nama latin Chrysanthemum indicum L. merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga salah satu tanaman hias yang populer di Indonesia. Namun produksinya di Kalimantan utara khususnya di kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatkan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan media tanam sekam padi. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh konsentrasi ZPT terhadap stek tanaman krisan, media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan dan interaksi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2021 di pekarangan Simpang Amal Tarakan Timur, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 media tanam dengan 4 taraf yaitu tanah (M0), tanah + sekam padi 250 g (M1), tanah + sekam padi 300 g (M2), tanah + sekam padi 350 g (M3) dan faktor 2 kosentrasi zat pengatur tumbuh dengan 4 taraf yaitu (Z0) tanpa ZPT, (Z1) MSG 1 g/2 cc air, (Z2) MSG 2 g/2 cc air, (Z3) MSG 3 g/2 cc air, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 80 percobaan. Hasil dari penelitian ini yaitu perlakuan kosentrasi ZPT, media tanam sekam padi tidak berpengaruh nyata terhadap stek tanaman krisan. Selanjutnya hanya terdapat interaksi kombinasi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan untuk tinggi tanaman di usia 28, 35 dan 42 HST sedangkan untuk jumlah daun di usia 14, 21, 28, 35 dan 49 HST.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail