Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Harga Pokok Produksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan harga Pokok Produksi Berdasarkan pesanan metode job order costing untuk menentukan harga jual pada umkm batari squad di kota tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode Job Order Costing dalam penentuan harga jual pada UMKM Batari Squad di Kota Tarakan. Permasalahan yang diangkat berfokus pada ketidakakuratan penghitungan biaya produksi yang selama ini masih dilakukan secara sederhana tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya, sehingga berpotensi menimbulkan risiko underpricing maupun overpricing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap aktivitas produksi ikan bandeng tanpa duri di UMKM Batari Squad selama periode Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP menggunakan metode Job Order Costing memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional yang digunakan UMKM. Total biaya produksi yang dihitung mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang bersifat tetap maupun variabel. Penetapan harga jual kemudian dianalisis dengan metode Cost-Plus Pricing dan Mark-Up Pricing untuk menentukan margin laba yang optimal. Evaluasi profitabilitas melalui analisis Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa penerapan Job Order Costing dapat meningkatkan efisiensi biaya dan membantu UMKM dalam menetapkan harga jual yang rasional serta kompetitif. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan memperluas penerapan konsep Job Order Costing pada skala UMKM, serta secara praktis memberikan pedoman bagi pelaku usaha kecil dalam menyusun sistem pencatatan biaya yang sistematis guna mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data biaya yang akurat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN DALAM MENETAPKAN HARGA JUAL PADA BENGKEL LAS KARYA INDAH KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual menurut Bengkel Las Karya Indah dengan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual menurut metode harga pokok pesanan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual pesanan pintu plat besi lipat 4 x 2,5 m dan railing tangga 20 x 1 m menurut Bengkel Las Karya Indah lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan menurut harga pokok pesanan, sedangkan pesanan railing tangga 2,8 x 1 m untuk perhitungan harga pokok produksi menurut Bengkel Las Karya Indah lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan menurut harga pokok pesanan, namun perhitungan harga jual menurut Bengkel Las Karya Indah lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan menurut harga pokok pesanan. Hal ini dikarenakan perhitungan harga pokok produksi menurut Bengkel Las Karya Indah tidak memasukkan perhitungan biaya listrik dan biaya penyusutan. Lalu pada penetapan harga jual, laba yang ditentukan belum memiliki standar yang tetap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Job Order Costing (Studi Kasus Pada UMKM Batik Anggun Luasau)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi pada UMKM Batik Anggun Luasau serta mengevaluasi kesesuaian metode yang digunakan dengan pendekatan Job Order Costing. UMKM Batik Anggun Luasau merupakan usaha mikro yang memproduksi berbagai jenis batik, dengan salah satu produk utamanya adalah batik cap. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, ditemukan bahwa perhitungan HPP yang dilakukan oleh UMKM ini belum mencakup seluruh komponen biaya produksi, melainkan hanya memperhitungkan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dianalisis meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP yang dilakukan oleh UMKM Batik Anggun Luasau menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode Job Order Costing. Perbedaan tersebut disebabkan oleh belum dimasukkannya seluruh elemen biaya produksi, khususnya biaya overhead pabrik kedalam perhitungan harga pokok produksinya. Perbedaan perhitungan harga pokok produksi tersebut berpengaruh pada harga jual, dimana dengan metode job order costing menghasilkan harga jual yang lebih tinggi dari pada metode yang dilakukan oleh UMKM Batik Anggun Luasau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis perbandingan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variabel costing dalam penetapan harga jual (studi kasus pada UMKM Bakpao suka suka)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan harga pokok produksi (HPP) menggunakan metode full costing dan variable costing dalam penetapan harga jual pada UMKM Bakpao Suka-Suka di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini adalah masih digunakannya metode perhitungan sederhana oleh UMKM tersebut, yang hanya memasukkan biaya bahan baku dan tenaga kerja, tanpa memperhitungkan biaya overhead pabrik, sehingga penetapan harga jual kurang akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung HPP berdasarkan kedua metode dan menentukan harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP dengan metode full costing menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan metode variable costing karena mencakup semua biaya tetap dan variabel. Perbedaan ini berpengaruh pada penetapan harga jual, di mana metode full costing menghasilkan harga jual lebih tinggi namun memberikan gambaran biaya yang lebih lengkap, sedangkan metode variable costing menghasilkan harga jual lebih rendah dan cocok untuk keputusan jangka pendek. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelaku usaha dalam memilih metode perhitungan HPP (Harga Pokok Produksi) yang tepat guna meningkatkan akurasi penetapan harga jual dan daya saing produk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL (STUDI KASUS PADA USAHA TEMPE PAK MAHFUD)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing dan variable costing dalam penentuan harga jual menggunakan metode cost plus pricing pada Usaha Tempe Pak Mahfud. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Tempe Pak Mahfud belum melakukan pencatatan biaya produksi secara sistematis, melainkan masih mengandalkan ingatan dalam mengestimasi pengeluaran produksi, serta menetapkan harga jual berdasarkan harga pasar. Berdasarkan perhitungan, harga pokok produksi tempe selama satu bulan dengan metode full costing sebesar Rp47.127.583,33 atau Rp Rp1.570.919,44 per hari. Sementara itu, harga pokok produksi selama satu bulan dengan metode variable costing sebesar Rp 46.828.000 atau Rp 1.566.933,33 per hari. Perbedaan hasil perhitungan kedua metode tersebut disebabkan oleh perlakuan biaya overhead pabrik tetap, yang hanya dimasukkan sebagai komponen harga pokok produksi pada metode full costing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENETAPAN HARGA JUAL BERDASARKAN HARGA POKOK PRODUKSI (STUDI KASUS PADA COFFEE SHOP BEKAWAN)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penetapan harga jual pada produk minuman kopi varian signature di Coffee Shop Bekawan dengan mengacu pada perhitungan harga pokok produksi. Penelitian ini menerapkan pendekatan metode full costing dan variabel costing dalam menghitung harga pokok produksi, serta menggunakan metode cost plus pricing dalam menentukan harga jual. Coffee Shop Bekawan Tarakan merupakan jenis usaha yang memproduksi berbagai macam minuman kopi dan non-kopi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing dan variable costing menghasilkan nilai harga pokok produksi yang lebih tinggi dari yang digunakan Coffee Shop Bekawan, namun metode full costing lebih tinggi dari pada metode variable costing. Perbedaan tersebut disebabkan karena terdapat beberapa biaya yang belum diperhitungkan oleh Coffee Shop Bekawan sedangkan, pada metode full costing mencakup seluruh komponen biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang bersifat tetap dan variabel. Sebaliknya, metode variabel costing hanya menghitung komponen biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang bersifat variabel. Hal tersebut juga berdampak pada penentuan harga jual melalui metode cost plus pricing yang menunjukkan nilai harga jual lebih tinggi dari harga jual yang diterapkan Coffee Shop Bekawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL (Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL(Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan penetapan harga jual produk Bandeng Prestoku pada UMKM Dbaloy Shop menggunakan metode full costing dan variable costing. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing menghasilkan HPP sebesar Rp 25.431 per unit dengan harga jual Rp 38.000, sedangkan metode variable costing menghasilkan HPP sebesar Rp 17.394 dengan harga jual Rp 27.000. Harga jual aktual yang digunakan UMKM sebesar Rp 25.000 terbukti belum mencerminkan total biaya produksi secara menyeluruh. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku sebesar 10% dapat meningkatkan HPP hingga Rp 26.960, yang berisiko menyebabkan kerugian jika harga jual tidak disesuaikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode full costing lebih akurat untuk perencanaan harga jual yang berkelanjutan. UMKM disarankan untuk mengevaluasi penetapan harga secara berkala dan berbasis data agar profitabilitas dan daya saing tetap terjaga. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Penetapan Harga, UMKM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Harga Pokok Produksi Untuk Menentukan Harga Jual (Studi Kasus Pada UMKM KUB Sejahtera)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing dan variabel costing untuk menentukan harga jual pada UMKM KUB Sejahtera. UMKM KUB Sejahtera merupakan usaha yang memproduksi ikan bandeng tanpa duri. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh UMKM KUB Sejahtera masih sederhana dan dilakukan secara manual yang dimana UMKM KUB Sejahtera tidak memperhitungkan biaya overhead pabrik yang merupakan unsur harga pokok produksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh UMKM KUB Sejahtera mendapatkan hasil yang lebih rendah dari pada menggunakan metode full costing dan variabel costing. Perbedaan tersebut disebabkan karena pada metode perhitungan yang dilakukan oleh UMKM KUB Sejahtera tidak memperhitungkan biaya overhead pabrik yang merupakan salah satu unsur dalam perhitungan harga pokok produksi, sedangkan pada metode full costing memperhitungkan biaya overhead pabrik yang bersifat tetap maupun variabel, dan metode variabel costing memperhitungkan biaya overhead pabrik yang bersifat variabel saja. Perbedaan hasil perhitungan harga pokok produksi tersebut berpengaruh pada penetapan harga jual, dimana dengan metode full costing menghasilkan harga jual yang lebih tinggi dari pada metode variable costing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL (STUDI KASUS PADA UMKM LAPIS TARAKAN)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana perhitungan harga pokok produksi dan penetapan harga jual pada UMKM Lapis Tarakan. Metode yang digunakan untuk menghitung harga pokok produksi yaitu metode full costing dan variable costing serta menggunakan metode cost plus pricing untuk menetapkan harga jual. UMKM Lapis Tarakan merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis kue salah satu produk utamanya yaitu kue Lapis Terap. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh UMKM Lapis Tarakan masih sederhana, sehingga terdapat biaya-biaya yang tidak dimasukkan ke dalam perhitungan harga pokok produksinya seperti biaya tenaga kerja langsung, biaya listrik, biaya air, biaya kantong plastik dan biaya overhead pabrik tetap. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh UMKM Lapis Tarakan mendapatkan hasil yang lebih rendah daripada menggunakan metode full costing dan variable costing. Perbedaan tersebut disebabkan karena pada metode perusahaan masih terdapat biaya-biaya produksi yang belum diperhitungkan sedangkan pada metode full costing seluruh biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap maupun variabel dimasukkan ke dalam perhitungan harga pokok produksi. Harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing nilainya lebih tinggi daripada metode variable costing. Hal tersebut terjadi karena pada metode full costing menghitung seluruh biaya produksi sedangkan metode variable costing hanya menghitung biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang bersifat variabel. Perbedaan hasil perhitungan harga pokok produksi tersebut berpengaruh pada penetapan harga jual, dimana dengan metode full costing menghasilkan harga jual yang lebih tinggi daripada metode variable costing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN APLIKASI ACCURATE ONLINE SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL (STUDI KASUS PADA UMKM MIE KUMPAU)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mie Kumpau merupakan usaha yang bergerak di bidang kuliner. Menu utama pada usaha ini adalah mie kumpau. Mie kumpau memiliki ciri khas dengan tingkat level kepedasaan yang berbeda-beda, sehingga perlu mengurai biaya produksi secara detail. Mie kumpau dalam melakukan perhitungan harga pokok produksi masih secara sederhana dan menggunakan metode rata rata sehingga sering terjadi kesalahan pada proses tersebut, karena tidak memperhitungkan biaya-biaya yang bersifat variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui harga pokok produksi dan harga jual pada UMKM Mie Kumpau. Metode yang digunakan dalam perhitungan harga pokok produksi adalah metode variable costing dengan meggunakan aplikasi accurate online dengan tujuan agar perhitungan harga pokok produksi yang dihasilkan dapat terlihat secara detail. Adapun metode yang digunakan dalam penetapan harga jual adalah cost plus pricing. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan metode variable costing menggunakan aplikasi accurate online mendapatkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan harga pokok produksi yang ditentukan oleh perusahaan. Harga pokok produksi yang dihasilkan oleh perusahaan pada produk Mie Kumpau Original, Mie Kumpau Hotplate, dan Mie Kumpau bento dengan varian level 1-10 dan varian topping menghasilkan harga pokok produksi yang sama, sedangkan menggunakan metode variable costing menghasilkan harga pokok produksi yang berbeda setiap tingkat kepedasan dan pilihan topping yang ada. Sehingga setiap varian yang ada perlu diterapkan harga jual yang berbeda sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Sumber Rezeki 2 di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UMKM Sumber Rezeki 2 merupakan industri olahan tahu dan tempe milik Ibu Hj. Lili Muayanah yang berproduksi setiap harinya untuk dipasarkan ke pelanggan. Masalah utama yang sering dihadapi oleh UMKM Sumber Rezeki 2 adalah mengelola aktivitas usahanya, contohnya permasalahan keuangan yang sering timbul dalam menentukan harga pokok produksi (HPP) suatu produk. Pentingnya penentuan harga pokok yang tepat untuk sebuah usaha ketika terjadi kenaikan harga bahan baku. Penulis memilih menerapkan metode Variable Costing dan Full Costing untuk mneghitung harga pokok produksi pada UMKM Sumber Rezeki 2. Metode penelitian mengunakan Purposive Sampling. Data primer bisa didapat dengan cara: Wawancara, Survei dan Observasi. Data sekunder dapat didapatkan dari pustaka, literatur, atau jurnal yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang sudah terkumpul pada penulis kemudian akan diuji dengan menggunakan metode perhitungan harga pokok produksi Variable Costing dan Full Costing. Penelitian ini menyatakan perhitungan harga pokok dengan metode Variable Costing dan metode Full Costing memiliki perbandingan hasil yang diperoleh bahwa Variable Costing memiliki perhitungan laba yang lebih besar di bandingkan metode Full Costing. Apabila dilihat dari segi besarnya harga pokok produksi tahu dan tempe pada setiap variannya perhitungan metode Variable Costing lebih rendah dibandingkan dengan metode Full Costing, dan dengan begitu, maka besarnya biaya yang dikeluarkan oleh UMKM Sumber Rezeki 2 lebih sedikit sehingga laba yang akan diperoleh lebih besar nilainya jika menggunakan metode Variable Costing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Harga Pokok Produksi Selai dan Sirup Buah Pedada di Kabupaten Tana Tidung (Studi Kasus UKM "Ada Aku Untuk Kamu")

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Harga pokok produksi berpengaruh dalam perhitungan laba rugi perusahaan, apabila perusahaan kurang teliti atau salah dalam penentuan harga pokok produksi, mengakibatkan kesalahan dalam penentuan laba rugi yang diperoleh perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga pokok produksi dan margin harga di UKM “Ada Aku Untuk Kamu”. Key informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha. Analisa data menggunakan pendekatan full costing dan margin harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi selai sebanyak 12 pcs dengan harga pokok produksi sebesar Rp.18.238/pcs dan produksi sirup sebanyak 80 pcs dengan harga pokok produksi sebesar Rp.8.191/pcs. Margin harga selai sebesar Rp.6.762/pcs sedangkan sirup sebesar Rp. 11.809/pcs.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail