Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Penulis: SOPIA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Papan Kosa Kata Bahasa Tidung Untuk Siswa Kelas IV-B SDN 032 Tarakan

2026•

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSAKATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN032 TARAKAN Sopiah latifah 2140605075 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media pembelajaran dua dimensi berupa Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung untuk siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran muatan lokal bahasa daerah karena keterbatasan bahan ajar yang masih terfokus pada buku paket konvensional, serta kendala guru pengajar yang bukan merupakan asli penutur suku Tidung sehingga siswa kesulitan memahami arti materi kosakata yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, angket validasi ahli, serta angket ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan media Papan Pintar Kosakata dikategorikan sangat layak berdasarkan penilaian dari ahli materi (menggunakan kosakata fokus), ahli bahasa (penyesuaian ejaan istilah warnano dan agung), serta ahli media yang disesuaikan dengan kebutuhan visual dan karakteristik siswa sekolah dasar. (2) Kemenarikan media berdasarkan angket respon siswa dikategorikan sangat menarik, di mana variasi gambar pendukung instrumen musik tradisional daerah dan kosakata warna mampu membuat peserta didik aktif, antusias, serta mudah memahami materi pembelajaran muatan lokal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan untuk digunakan sebagai sumber belajar muatan lokal di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT ADAT DAYAK KENYAH (STUDI KASUS : DESA LONG AMPUNG)

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT ADAT DAYAK KENYAH (STUDI KASUS: DESA LONG AMPUNG SOPIAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kearifan lokal dalam meningkatkan partisipasi pendidikan pada masyarakat adat Dayak Kenyah di Desa Long Ampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana keterlibatan masyarakat adat dalam meningkatkan partisipasi pendidikan, dan (2) bagaimana kearifan lokal masyarakat adat Dayak Kenyah berperan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk menganalisis data dan menjawab rumusan masalah yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adat Dayak Kenyah menjadi faktor penting dalam mendukung dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam dunia pendidikan. Nilai-nilai budaya dan tradisi yang dijunjung tinggi mampu menguatkan motivasi masyarakat untuk mengakses dan berkontribusi dalam proses pendidikan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa integrasi kearifan lokal dalam program pendidikan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas dan partisipasi pendidikan di komunitas adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT ADAT DAYAK KENYAH (STUDI KASUS : DESA LONG AMPUNG)

2026•

ABSTRAK PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT ADAT DAYAK KENYAH (STUDI KASUS: DESA LONG AMPUNG SOPIAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kearifan lokal dalam meningkatkan partisipasi pendidikan pada masyarakat adat Dayak Kenyah di Desa Long Ampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana keterlibatan masyarakat adat dalam meningkatkan partisipasi pendidikan, dan (2) bagaimana kearifan lokal masyarakat adat Dayak Kenyah berperan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk menganalisis data dan menjawab rumusan masalah yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adat Dayak Kenyah menjadi faktor penting dalam mendukung dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam dunia pendidikan. Nilai-nilai budaya dan tradisi yang dijunjung tinggi mampu menguatkan motivasi masyarakat untuk mengakses dan berkontribusi dalam proses pendidikan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa integrasi kearifan lokal dalam program pendidikan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas dan partisipasi pendidikan di komunitas adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Sopiah latifah 2140605075 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media pembelajaran dua dimensi berupa Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung untuk siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran muatan lokal bahasa daerah karena keterbatasan bahan ajar yang masih terfokus pada buku paket konvensional, serta kendala guru pengajar yang bukan merupakan asli penutur suku Tidung sehingga siswa kesulitan memahami arti materi kosakata yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, angket validasi ahli, serta angket ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan media Papan Pintar Kosakata dikategorikan sangat layak berdasarkan penilaian dari ahli materi (menggunakan kosakata fokus), ahli bahasa (penyesuaian ejaan istilah warnano dan agung), serta ahli media yang disesuaikan dengan kebutuhan visual dan karakteristik siswa sekolah dasar. (2) Kemenarikan media berdasarkan angket respon siswa dikategorikan sangat menarik, di mana variasi gambar pendukung instrumen musik tradisional daerah dan kosakata warna mampu membuat peserta didik aktif, antusias, serta mudah memahami materi pembelajaran muatan lokal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan untuk digunakan sebagai sumber belajar muatan lokal di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Nilai Karakter Siswa Melalui Pembelajaran PJOK Di Kelas 1A Di SDN 015 Tarakan

2026•

Pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran PJOK di kelas IA SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas IA yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai karakter religius tercermin melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran PJOK meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum melaksanakan doa dengan tertib, serta sikap hidup rukun dengan sesama teman selama kegiatan berlangsung seperti berbicara dengan nada yang sopan sesama teman. 2). Nilai karakter disiplin terlihat dari siswa datang tepat waktu ke lapangan dan segera berbaris sesuai arahan guru, namun sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang tertib dalam mematuhi aturan. 3). Nilai karakter tanggung jawab ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas gerak pemanasan serta menjaga dan merapikan alat pembelajaran PJOK setelah digunakan, walaupun masih ditemukan siswa yang belum melaksanakannya secara optimal. Secara keseluruhan, pembelajaran PJOK berperan dalam menumbuhkan nilai karakter siswa, namun masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar nilai karakter tersebut dapat berkembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji nilai karakter secara lebih luas lagi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Nilai Karakter Siswa Melalui Pembelajaran PJOK Di Kelas 1A Di SDN 015 Tarakan

2026•

Pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran PJOK di kelas IA SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas IA yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai karakter religius tercermin melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran PJOK meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum melaksanakan doa dengan tertib, serta sikap hidup rukun dengan sesama teman selama kegiatan berlangsung seperti berbicara dengan nada yang sopan sesama teman. 2). Nilai karakter disiplin terlihat dari siswa datang tepat waktu ke lapangan dan segera berbaris sesuai arahan guru, namun sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang tertib dalam mematuhi aturan. 3). Nilai karakter tanggung jawab ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas gerak pemanasan serta menjaga dan merapikan alat pembelajaran PJOK setelah digunakan, walaupun masih ditemukan siswa yang belum melaksanakannya secara optimal. Secara keseluruhan, pembelajaran PJOK berperan dalam menumbuhkan nilai karakter siswa, namun masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar nilai karakter tersebut dapat berkembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji nilai karakter secara lebih luas lagi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL (Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop)

2025•

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL(Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan penetapan harga jual produk Bandeng Prestoku pada UMKM Dbaloy Shop menggunakan metode full costing dan variable costing. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing menghasilkan HPP sebesar Rp 25.431 per unit dengan harga jual Rp 38.000, sedangkan metode variable costing menghasilkan HPP sebesar Rp 17.394 dengan harga jual Rp 27.000. Harga jual aktual yang digunakan UMKM sebesar Rp 25.000 terbukti belum mencerminkan total biaya produksi secara menyeluruh. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku sebesar 10% dapat meningkatkan HPP hingga Rp 26.960, yang berisiko menyebabkan kerugian jika harga jual tidak disesuaikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode full costing lebih akurat untuk perencanaan harga jual yang berkelanjutan. UMKM disarankan untuk mengevaluasi penetapan harga secara berkala dan berbasis data agar profitabilitas dan daya saing tetap terjaga. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Penetapan Harga, UMKM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL (Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING UNTUK MENETAPKAN HARGA JUAL(Studi Kasus UMKM Dbaloy Shop) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan penetapan harga jual produk Bandeng Prestoku pada UMKM Dbaloy Shop menggunakan metode full costing dan variable costing. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing menghasilkan HPP sebesar Rp 25.431 per unit dengan harga jual Rp 38.000, sedangkan metode variable costing menghasilkan HPP sebesar Rp 17.394 dengan harga jual Rp 27.000. Harga jual aktual yang digunakan UMKM sebesar Rp 25.000 terbukti belum mencerminkan total biaya produksi secara menyeluruh. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku sebesar 10% dapat meningkatkan HPP hingga Rp 26.960, yang berisiko menyebabkan kerugian jika harga jual tidak disesuaikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode full costing lebih akurat untuk perencanaan harga jual yang berkelanjutan. UMKM disarankan untuk mengevaluasi penetapan harga secara berkala dan berbasis data agar profitabilitas dan daya saing tetap terjaga. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Penetapan Harga, UMKM

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Putusan Hakim Terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum (Putusan Nomor 6/Pid.Sus/Anak/2023/PN.Tar)

2024•

Anak berhadapan dengan hukum (ABH) memiliki hak untuk tidak disiksa dan dirampas kemerdekaannya, sebagaimana yang dituang dalam UU SPPA, bahwa setiap keputusan yang mempengaruhi anak harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Asas kepentingan terbaik bagi anak merupakan asas yang fundamental, asas ini berarti bahwa setiap pengambilan keputusan harus memperhatikan tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan bahan hukum seperti perundang-undangan, putusan pengadilan, dan pendekatan kasus yang dianalisis secara kualitatif. Pengaturan hukum mengenai prinsip kepentingan terbaik bagi anak diatur dalam Pasal 2 UU SPPA sementara kejahatan seksual terhadap anak diatur dalam Pasal 76D, dan 76E Dalam pertimbangan hakim terdapat penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak yakni merahasiakan identitas anak, pendapat orang tua dan Laporan dari Balai Pemasyarakatan. Hakim cenderung menjatuhkan sanksi pidana dikarenakan hakim beranggapan bahwa dengan penjatuhan sanksi ini maka anak akan mendapatkan efek jera. Hakim juga beranggapan bahwa penjatuhan sanksi pidana penjara merupakan bentuk dari penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak. Namun nyatanya terdapat sanksi lain yang dinilai lebih menerapkan asas kepentingan terbaik bagi anak yaitu sanksi pidana dengan syarat. Sanksi pidana dengan syarat sendiri dinilai lebih efektif dalam memberikan efek jera bagi anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan. Sanksi pidana dengan syarat sendiri dapat dijatuhkan apabila memenuhi beberapa indikator yakni Pidana yang dijatuhkan oleh hakim paling lama 2 (dua) tahun, anak tidak akan melakukan tindak pidana lagi selama menjalani masa pidana dengan syarat, bukan merupakan pengulangan tindak pidana, Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dalam tindak pidana pencabulan belum sesuai dengan peraturan karena hanya bertolak pada hukuman semata bukan pembinaan dan pemulihan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Putusan Hakim Terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum (Putusan Nomor 6/Pid.Sus/Anak/2023/PN.Tar)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anak berhadapan dengan hukum (ABH) memiliki hak untuk tidak disiksa dan dirampas kemerdekaannya, sebagaimana yang dituang dalam UU SPPA, bahwa setiap keputusan yang mempengaruhi anak harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Asas kepentingan terbaik bagi anak merupakan asas yang fundamental, asas ini berarti bahwa setiap pengambilan keputusan harus memperhatikan tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan bahan hukum seperti perundang-undangan, putusan pengadilan, dan pendekatan kasus yang dianalisis secara kualitatif. Pengaturan hukum mengenai prinsip kepentingan terbaik bagi anak diatur dalam Pasal 2 UU SPPA sementara kejahatan seksual terhadap anak diatur dalam Pasal 76D, dan 76E Dalam pertimbangan hakim terdapat penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak yakni merahasiakan identitas anak, pendapat orang tua dan Laporan dari Balai Pemasyarakatan. Hakim cenderung menjatuhkan sanksi pidana dikarenakan hakim beranggapan bahwa dengan penjatuhan sanksi ini maka anak akan mendapatkan efek jera. Hakim juga beranggapan bahwa penjatuhan sanksi pidana penjara merupakan bentuk dari penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak. Namun nyatanya terdapat sanksi lain yang dinilai lebih menerapkan asas kepentingan terbaik bagi anak yaitu sanksi pidana dengan syarat. Sanksi pidana dengan syarat sendiri dinilai lebih efektif dalam memberikan efek jera bagi anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan. Sanksi pidana dengan syarat sendiri dapat dijatuhkan apabila memenuhi beberapa indikator yakni Pidana yang dijatuhkan oleh hakim paling lama 2 (dua) tahun, anak tidak akan melakukan tindak pidana lagi selama menjalani masa pidana dengan syarat, bukan merupakan pengulangan tindak pidana, Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dalam tindak pidana pencabulan belum sesuai dengan peraturan karena hanya bertolak pada hukuman semata bukan pembinaan dan pemulihan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kuota Impor Harga Kedelai dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Produksi Tempe (Studi Kasus Industri Tempe Bapak H. Sofian di Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi kedelai nasional terus diupayakan meningkat, indonesia masih menghadapi defisit produksi yang cukup besar. Impor kedelai indonesia untuk memenuhi defisit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kuota impor harga kedelai dan nilai tukar rupiah terhadap produksi tempe (2) menganalisis variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap produksi industri tempe bapak h. Sofian di kelurahan karang anyar kota tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan key infoman, key informan yang di pilih adalah pemilik usaha industri tempe bapak h. Sofian. Data analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Y=-6.755+1.616X1+0.422X2-0.345X3+e. Koefisien regresi (R2) sebesar 0,967 mengindikasikan model mampu menjelaskan sekitar 96,7% variasi yang terjadi pada produksi tempe. Nilai F sebesar 314,722 dengan nilai signifikansi 0,005. Variabel yang paling dominan mempengaruhi produksi tempe (Y) adalah kuota impor(X1) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan harga kedelai impor (X2) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PEMENUHAN HAK HAK NORMATIF TENAGA KERJA SEBAGAI PELINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA

2024•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pemenuhan Hak Hak Normatif Tenaga Kerja Sebagai Perlindungan Hak Asasi Manusia LABAN SAMSOPIAN Hak normatif pekerja adalah hak hak tenaga kerja yang diatur dalam peraturan tertulis, baik berupa undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan Perusahaan maupun dalam perjanjian kerja. Karena itu hak normatif sebagai bagian dari hak asasi pekerja. Sehingga pemenuhan hak normatif pekerja merupakan implementasi dari pemenuhan hak asasi manusia. Penelitian ini ingin menjelaskan tentang pemenuhan hak hak normatif pekerja sebagai wujud perlindungan hak asasi manusia. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Perlindungan hak-hak normatif tenaga kerja pasca berlakunya Undang-Undang No. 6 tahun 2023 dan Upaya Pemenuhan hak-hak normatif tenaga kerja dalam perspektif Hak Asasi Manusia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Perlindungan hukum terhadap hak-hak normatif tenaga kerja dalam Undang-Undang Cipta Kerja terkait dengan pasal-pasal yang mengatur tentang Ketenagakerjaan yang terangkum dalam Pasal 81 maka belumlah mengakomodir jaminan hak-hak bagi pekerja. Jaminan hak pekerja yang secara pokok semestinya mendapat jaminan perlindungan hukum tetapi apabila dikaitkan dengan isu yang diangkat dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Dan upaya Pemenuhan hak-hak normatif pekerja dari perspektif Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar pekerja dalam hubungan kerja yang dilindungi dan dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan sebaliknya pengusaha mempunyai kewajiban untuk memenuhi dan mentaati hak normatif dalam setiap pemberian kerja. Hak normatif pekerja yang bersifat sosial sebagaimana diatur dalam undang-undang yakni: hak cuti, kawin, libur resmi. Pembatasan pekerjaan anak dan perempuan pada malam hari serta beberapa tunjangan fasilitas sosial yakni: tunjangan jabatan, tunjangan perumahan, tunjangan pemeliharaan kehadiran, tunjangan kemahalan, tunjangan makan, transport, tunjangan anak/isteri/suami sesuai kemampuan dari perusahaan, perlindungan tenaga kerja terhadap sosial ekonomi yakni berupa asuransi sosial sebagai kewajiban perusahaan, dan pembayaran preminya dibayar oleh perusahaan dan pekerja Kata Kunci, Hak Normatif, Tenaga kerja, Perlindungan hukum Hak Asasi Manusia.,

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMENUHAN HAK HAK NORMATIF TENAGA KERJA SEBAGAI PELINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemenuhan Hak Hak Normatif Tenaga Kerja Sebagai Perlindungan Hak Asasi Manusia LABAN SAMSOPIAN Hak normatif pekerja adalah hak hak tenaga kerja yang diatur dalam peraturan tertulis, baik berupa undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan Perusahaan maupun dalam perjanjian kerja. Karena itu hak normatif sebagai bagian dari hak asasi pekerja. Sehingga pemenuhan hak normatif pekerja merupakan implementasi dari pemenuhan hak asasi manusia. Penelitian ini ingin menjelaskan tentang pemenuhan hak hak normatif pekerja sebagai wujud perlindungan hak asasi manusia. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Perlindungan hak-hak normatif tenaga kerja pasca berlakunya Undang-Undang No. 6 tahun 2023 dan Upaya Pemenuhan hak-hak normatif tenaga kerja dalam perspektif Hak Asasi Manusia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Perlindungan hukum terhadap hak-hak normatif tenaga kerja dalam Undang-Undang Cipta Kerja terkait dengan pasal-pasal yang mengatur tentang Ketenagakerjaan yang terangkum dalam Pasal 81 maka belumlah mengakomodir jaminan hak-hak bagi pekerja. Jaminan hak pekerja yang secara pokok semestinya mendapat jaminan perlindungan hukum tetapi apabila dikaitkan dengan isu yang diangkat dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Dan upaya Pemenuhan hak-hak normatif pekerja dari perspektif Hak Asasi Manusia merupakan hak dasar pekerja dalam hubungan kerja yang dilindungi dan dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan sebaliknya pengusaha mempunyai kewajiban untuk memenuhi dan mentaati hak normatif dalam setiap pemberian kerja. Hak normatif pekerja yang bersifat sosial sebagaimana diatur dalam undang-undang yakni: hak cuti, kawin, libur resmi. Pembatasan pekerjaan anak dan perempuan pada malam hari serta beberapa tunjangan fasilitas sosial yakni: tunjangan jabatan, tunjangan perumahan, tunjangan pemeliharaan kehadiran, tunjangan kemahalan, tunjangan makan, transport, tunjangan anak/isteri/suami sesuai kemampuan dari perusahaan, perlindungan tenaga kerja terhadap sosial ekonomi yakni berupa asuransi sosial sebagai kewajiban perusahaan, dan pembayaran preminya dibayar oleh perusahaan dan pekerja Kata Kunci, Hak Normatif, Tenaga kerja, Perlindungan hukum Hak Asasi Manusia.,

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU KELAS DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SD IT MUSLIMAT 1 TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Wahid Putra Jaya Sopian. 2022. "Peran Guru Kelas Dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan". Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Bapak Riski Sovayunanto, S. Psi., M. Si selaku pembimbing utama dan ibu Ni Made Diah Padmi, M. Pd selaku pembimbing anggota. Terdapat masalah yang sering terjadi ialah belajar pada siswa seperti tidak mengerjakan pekerjaan rumah, kurang konsentrasi dalam pelajaran, sulit memperhatikan guru saat menjelaskan. Pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar sangat di perlukan untuk membantu peserta didik dalam proses perkembangannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan informan penelitian terdiri dari 3 orang diantaranya kepala sekolah dan 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, yaitu metode Miles dan Huberman reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peran guru kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu perencanaan dimana dalam tahap ini guru kelas dalam mengumpulkan data pribadi siswa sebagai acuan untuk pelaksanaan bimbingan dan konseling, pelaksanaan bimbingan dan konseling dalam pembelajaran guru di SD IT Muslimat 1 Tarakan mengajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku K-13 yang mencakup beberapa aspek penilaian salah satunya penilaian afektif, dan evaluasi kegiatan bimbingan dan konseling ini kepada siswa dengan melakukan pengamatan terhadap siswa yang mengalami masalah dan melakukan pencatatan terbuka terhadap perubahan yang terjadi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU KELAS DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SD IT MUSLIMAT 1 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wahid Putra Jaya Sopian. 2022. "Peran Guru Kelas Dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan". Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Bapak Riski Sovayunanto, S. Psi., M. Si selaku pembimbing utama dan ibu Ni Made Diah Padmi, M. Pd selaku pembimbing anggota. Terdapat masalah yang sering terjadi ialah belajar pada siswa seperti tidak mengerjakan pekerjaan rumah, kurang konsentrasi dalam pelajaran, sulit memperhatikan guru saat menjelaskan. Pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar sangat di perlukan untuk membantu peserta didik dalam proses perkembangannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan informan penelitian terdiri dari 3 orang diantaranya kepala sekolah dan 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, yaitu metode Miles dan Huberman reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peran guru kelas dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SD IT Muslimat 1 Tarakan dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu perencanaan dimana dalam tahap ini guru kelas dalam mengumpulkan data pribadi siswa sebagai acuan untuk pelaksanaan bimbingan dan konseling, pelaksanaan bimbingan dan konseling dalam pembelajaran guru di SD IT Muslimat 1 Tarakan mengajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku K-13 yang mencakup beberapa aspek penilaian salah satunya penilaian afektif, dan evaluasi kegiatan bimbingan dan konseling ini kepada siswa dengan melakukan pengamatan terhadap siswa yang mengalami masalah dan melakukan pencatatan terbuka terhadap perubahan yang terjadi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PANDUAN LAYANAN KLASIKAL MENGGUNAKAN GAME KAHOOT DIMASA PANDEMIK COVID 19

2023•Koleksi Perpustakaan

Salah satu program layanan bimbingan dan konseling yang harus di Upgrade teknik atau cara layanannya menggunakan media komputer dan internet yaitu layanan klasikal. Tujuan penelitian Untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan Panduan Layanan Klasikal Menggunakan Game Kahoot yang diterapkan pada Guru BK di sekolah. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Hasil validasi dari ahli desain menunjukan bahwa desain produk berada pada kategori sangat layak dengan diperoleh nilai skor 53 berada pada presentase 94,6%. hasil validasi ahli materi menunjukan bahwa materi dari panduan layanan klasikal menggunakan game kahoot ini, berada pada kategori sangat layak dengan diperoleh skor 57 pada lembar validasi dan berada pada presentase 95%. Sehingga pada beberapa hasil tersebut dapat dipahami bahwa kita panduan layanan ini sangat layak untuk digunakan kedalam pelaksanaan layanan klasikal dengan memanfaatkan media teknologi seperti game kahoot ini. Selanjutnya pada uji coba produk terbatas didapati hasil dari uji coba produk ini yaitu pada kategori sangat layak dengan skor yang didapat dari lembar respon guru sebesar 99 dengan presentase 88,3 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PANDUAN LAYANAN KLASIKAL MENGGUNAKAN GAME KAHOOT DIMASA PANDEMIK COVID 19

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu program layanan bimbingan dan konseling yang harus di Upgrade teknik atau cara layanannya menggunakan media komputer dan internet yaitu layanan klasikal. Tujuan penelitian Untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan Panduan Layanan Klasikal Menggunakan Game Kahoot yang diterapkan pada Guru BK di sekolah. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Hasil validasi dari ahli desain menunjukan bahwa desain produk berada pada kategori sangat layak dengan diperoleh nilai skor 53 berada pada presentase 94,6%. hasil validasi ahli materi menunjukan bahwa materi dari panduan layanan klasikal menggunakan game kahoot ini, berada pada kategori sangat layak dengan diperoleh skor 57 pada lembar validasi dan berada pada presentase 95%. Sehingga pada beberapa hasil tersebut dapat dipahami bahwa kita panduan layanan ini sangat layak untuk digunakan kedalam pelaksanaan layanan klasikal dengan memanfaatkan media teknologi seperti game kahoot ini. Selanjutnya pada uji coba produk terbatas didapati hasil dari uji coba produk ini yaitu pada kategori sangat layak dengan skor yang didapat dari lembar respon guru sebesar 99 dengan presentase 88,3 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail