ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran PJOK di kelas IA SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas IA yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai karakter religius tercermin melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran PJOK meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum melaksanakan doa dengan tertib, serta sikap hidup rukun dengan sesama teman selama kegiatan berlangsung seperti berbicara dengan nada yang sopan sesama teman. 2). Nilai karakter disiplin terlihat dari siswa datang tepat waktu ke lapangan dan segera berbaris sesuai arahan guru, namun sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang tertib dalam mematuhi aturan. 3). Nilai karakter tanggung jawab ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas gerak pemanasan serta menjaga dan merapikan alat pembelajaran PJOK setelah digunakan, walaupun masih ditemukan siswa yang belum melaksanakannya secara optimal. Secara keseluruhan, pembelajaran PJOK berperan dalam menumbuhkan nilai karakter siswa, namun masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar nilai karakter tersebut dapat berkembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji nilai karakter secara lebih luas lagi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) pada kelas III-A SDN 029 Juata Sesanip Tarakan. Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena rendahnya minat, perhatian, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskripsi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III-A berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi angket motivasi intrinsik, wawancara, dan observasi. Data dianalisis dengan persentase, kemudian diperkuat dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kesehatan, 2 siswa (7%) berada pada kategori rendah, 16 siswa (57%) kategori sedang, dan 10 siswa (36%) kategori tinggi. Pada indikator perhatian, 5 siswa (18%) berada pada kategori rendah, 20 siswa (71%) kategori sedang, dan 3 siswa (11%) kategori tinggi. Pada indikator minat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, dan 9 siswa (32%) kategori tinggi. Pada indikator bakat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, 9 siswa (32%) kateegori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori sedang, namun masih terdapat persentase cukup besar pada kategori rendah, khususnya pada indikator perhatian. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi intrinsik siswa dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, perhatian, minat dan bakat yang belum optimal. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PJOK SDN 003 Tarakan terhadap pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif yang berfokus pada persepsi guru PJOK SDN 003 Tarakan terkait proses pembelajaran PJOK, sarana dan pra sarana pembelajaran PJOK dan Evaluasi pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19. Sumber data berupa data primer yang didapatkan dari informan yaitu, Kepala Sekolah dan Guru bidang studi PJOK SDN 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) persepsi guru PJOK terhadap proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa proses pembelajaran masih berjalan kurang efektif. (2) persepsi guru terhadap sarana pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa masih ada kekurangan yang didapati berupa ketersediaan jaringan internet, sulitnya peserta didik memahami materi pembelajaran karena penyampaian menggunakan video dan aplikasi WhatsApp, (3) persepsi guru terhadap evaluasi pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa pembelajaran kurang efektif dikarenakan nilai peserta didik mengalami peningkatan karena adanya bantuan dari orang tua peserta didik dalam proses pengerjaan tugas yang diberikan oleh guru.