Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

18 hasil
Subjek: Deskripsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi 3 siswa kelas IV dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan telah terlaksana dengan cukup baik. Sikap peduli kebersihan kelas yang ditunjukkan siswa dapat dilihat pada indikator menjaga ruangan kelas dan sekolah tetap nyaman dan menyenangkan, yaitu melaksakan piket kelas sesuai jadwal, membuang sampah pada tempatnya, tidak menempelkan sticker sembarangan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan kelas. Secara umum siswa telah mampu menjaga kebersihan kelas dengan baik. Perilaku tersebut me nunjukkan adanya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan sekolah khususnya ruangan kelas melalui pengunaan energi secara bijaksana. Siswa juga telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan mendaur ulang barang bekas menjadi berbagai kerajinan, seperti kerajinan dari karton telur, botol bekas, sedotan bekas, kardus bekas, serta pembuatan tempat sampah dari galon atau ember bekas. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memahami pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas untuk mengurangi limbah dan menjaga kebersihan. Kata kunci : Deskripsi, Sikap Peduli Kebersihan Kelas, Siswa Kelas IV

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi dengan Model Project Based Learning (PjBL) berbantukan Gambar pada Siswa Kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantukan gambar pada siswa kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada tahap pra siklus. Hasil awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, menggunakan ciri kebahasaan, serta menerapkan ejaan dan tanda baca dengan tepat. Pada tahap pra siklus, persentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 46%, sedangkan 54% siswa lainnya belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes keterampilan menulis, dan dokumentasi. Dalam proses pembelajaran, gambar destinasi wisata digunakan sebagai stimulus untuk membantu siswa mengembangkan ide dalam menulis teks deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada setiap siklus. Pada Siklus I, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 51%, meskipun masih ditemukan beberapa kendala dalam penguasaan struktur teks dan penggunaan kaidah kebahasaan. Selanjutnya, pada Siklus II terjadi peningkatan yang signifikan dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Selain itu, kemampuan siswa dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, menggunakan ciri kebahasaan, serta menerapkan ejaan dan tanda baca juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantukan gambar terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII-C SMP Negeri 6 Tanjung Selor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL SI BOLANG PADA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 3 TANJUNG PALAS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marsi Rianti. 2026. Kemampuan Menulis Teks Deskrispi Menggunakan Media Audiovisual Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks deskripsi menggunakan media audiovisual Si Bolang pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025 di SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data hasil penelitian diperoleh dari tes kemampuan menulis siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual Si Bolang untuk mengetahui kemampuan menulis teks deskripsi siswa dilihat dari nilai rata- rata kelas yaitu 63 yang menunjukkan bahwa siswa kelas VII B masih tergolong cukup. Lalu untuk persentasi pencapaian pada indikator pertama yaitu judul yang mencapai 70.58% dengan bobot B (66-79), indikator kedua yaitu kreativitas pengembangan tulisan dengan persentase 48.23% dan bobot D (40-55), indikator ketiga yaitu kelengkapan informasi dengan persentase 55.29% dan bobot D (40- 55), indikator keempat yaitu pemilihan kata dengan persentase 56.47% dan bobot C (56-65), dan indikator kelima yaitu penggunaan EYD dengan persentase 22.35% dan bobot di bawah E (30-39). Adapun hasil ketuntasan siswa diperoleh dengan persentase 52,94%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DAN DESKRIPSI SPESIES SIPUT DARAT MOLLUSCA: GASTROPODA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG SELATAN KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER AJAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gastropoda umumnya terdapat di daerah perairan, tetapi nyatanya terdapat gastropoda yang hidup di daerah terrestrial seperti siput darat. Hutan hujan tropis merupakan habitat yang ideal bagi kehidupan siput darat seperti kawasan hutan lindung gunung selatan kota Tarakan. Namun, data awal mengenai spesies siput darat yang terdapat di kota Tarakan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan spesies siput darat Mollusca:Gastropoda di Hutan Lindung Gunung Selatan Kota Tarakan Dan Potensinya Sebagai Sumber Ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode purposive sampling pada empat stasiun penelitian yang berbeda. Ditemukan 5 spesies siput darat pada penelitian ini yaitu Oxychilus cellarius, Helix inclinata, Japonia Borneensis, Trochulus striolatus dan Arianta arbustorum. Bentuk dan variasi dari morfologi serta distribusi pada setiap spesies memiliki perbedaan karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti intensitas cahaya, suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah dan pH tanah. Spesies Oxychilus cellarius dan Trochulus striolatus bersifat generalis spesies karena mampu beradaptasi diberbagai tempat sedangkan spesies Helix inclinata, Japonia borneensis dan Arianta arbustorum bersifat specialis spesies karena hanya mampu bertahan hidup pada area yang lembab dan teduh. Sehingga hasil identifikasi dan deskripsi ini berpotensi besar untuk digunakan sebagai sumber ajar biologi di tingkat SMA, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup dan keanekaragaman hayati serta pada mata kuliah ekologi yang terdapat di perguruan tinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Nilai Karakter Siswa Melalui Pembelajaran PJOK Di Kelas 1A Di SDN 015 Tarakan

2026•

Pembelajaran PJOK tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran PJOK di kelas IA SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas IA yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai karakter religius tercermin melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran PJOK meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum melaksanakan doa dengan tertib, serta sikap hidup rukun dengan sesama teman selama kegiatan berlangsung seperti berbicara dengan nada yang sopan sesama teman. 2). Nilai karakter disiplin terlihat dari siswa datang tepat waktu ke lapangan dan segera berbaris sesuai arahan guru, namun sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang tertib dalam mematuhi aturan. 3). Nilai karakter tanggung jawab ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas gerak pemanasan serta menjaga dan merapikan alat pembelajaran PJOK setelah digunakan, walaupun masih ditemukan siswa yang belum melaksanakannya secara optimal. Secara keseluruhan, pembelajaran PJOK berperan dalam menumbuhkan nilai karakter siswa, namun masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar nilai karakter tersebut dapat berkembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji nilai karakter secara lebih luas lagi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI NILAI-NILAI KEDISIPLINAN SISWA KELAS VI-B SDN 001 MALINAU KOTA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kedisiplinan siswa kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota. Berdasarkan hasil observasi awal yang terlihat masih terdapatnya siswa yang tidak bersikap disiplin. Metode yang di gunakan penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif, dengan lokasi penelitian di kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota, Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota telah melaksanakan sikap kedisiplinan peraturan, hukuman dan penghargaan. (1) kedisiplinan peraturan teraktualisasi pada sikap siswa datang tepat waktu kesekolah, siswa mengenakan atribut dan pakaian seragam sekolah sesuai dengan jadwal sekolah yang di tentukan. (2) kedisiplinan hukuman terimplementasi pada sikap antar siswa saling menegur temannya apabila tidak tertib di kelas dan antar siswa saling menegur temannya apabila berkelahi di kelas. (3) kedisiplinan penghargaan teraktualisasi pada sikap siswa saling memberikan pujian kepada temannya yang tertib di kelas dan siswa saling memberikan dukungan motivasi kepada temannya di dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Deskripsi, Nilai Kedisiplinan, Siswa Kelas VI-B

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV-A SDN 013 TARAKAN

2024•

DESKRIPSI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV-A SDN 013 TARAKAN Penelitian ini di lakukan untuk mendeskripsikan disiplin belajar siswa di kelas IV-A SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini di fokuskan pada kedisiplinan belajar siswa, sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder dengan informan siswa kelas IV-A SDN 013 Tarakan, dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data. yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 kriteria disiplin belajar siswa kelas IV-A yaitu, sangat baik, baik dan kurang baik. Dan dilihat dari beberapa indikator yaitu tepat waktu, aktif belajar, mengerjakan PR, larangan siswa dan berpakaian. Subjek dengan kriteria sangat baik, dimana subjek ini sudah disiplin dalam hal tepat waktu untuk datang dan pulang sekolah, mengerjakan tugas dengan tepat waktu, aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan, belajar mandiri dan selalu mengerjakan tugas yang diberikan, kemudian selalu mengerjakan PR mengumpulkannya dengan tepat waktu, tidak menganggu teman pada saat jam pembelajran berlangsung dan selalu memakai seragam lengkap sesuai dengan jadwal yang ada. Lalu subjek dengan kriteria baik, dimana subjek ini kadang terlambat kesekolah, kadang lambat dalam mengerjakan tugas yang diberikan, kadang tidak mengerjakan PR yang diberikan, kadang ada yang selalu menganggu teman ketika jam pembelajaran berlangsung, dan kadang tidak memakai seragam sekolah lengkap. Kemudian subjek dengan kriteria kurang baik, dimana subjek ini sering tidak tepat waktu datang dan pulang sekolah, tidak aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan guru didalam kelas, tidak mengerjakan PR yang diberikan guru kemudian selalu mengganggu temannya pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sering tidak memakai seragam sekolah lengkap serta tidak memakai seragam sekolah sesuai dengan jadwal yang ada. Kata kunci: Deskripsi, Disiplin belajar, siswa kelas IV-A This study aims to describe the students learning discipline of class IV-A at SDN 013 Tarakan. This study uses descriptive qualitative methods. This study focuses on student learning discipline, data sources include primary and secondary data with informants from students in class IV-A at SDN 013 Tarakan, and homeroom teachers. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The study results showed that there are 3 criteria for learning discipline of students in class IV-A: very good, good, and poor. Based on several indicators, on time, actively studying, doing homework, student prohibitions, and dressing. Subjects with very good criteria, where these subjects are disciplined in terms of being on time to come and go from school, doing assignments on time, being active in asking and answering questions, studying independently and always doing the assignments given, then always doing homework and hand it in on time, do not disturb friends during class hours and always wear complete uniforms based on the schedule. Then there are subjects with good criteria, where these subjects are sometimes late to school, sometimes they are slow in completing the assignments given, sometimes not doing the homework given, sometimes they always disturb their friends during class hours, and sometimes they do not wear a complete school uniform. Then there are subjects with poor criteria, where these subjects often do not come and go home from school on time, are not active in asking or answering the teacher's questions in class, should not do the homework given by the teacher, and then always disturb their friends during class hours and often do not use complete school uniform and not wearing school uniform based on the schedule. Keywords: Description, Learning discipline, students class IV-A

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS III-B SD NEGERI UTAMA 1 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa kelas III-B SD Negeri Utama 1 Tarakan, Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan belajar siswa selama kegiatan pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil observasi kedisiplinan belajar siswa. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa belum terlaksana dengan baik dikarenakan ada beberapa siswa masih melanggar kedisiplinan belajar didalam kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI NILAI NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS IIIA SDN 024 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitain ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai nasionalisme di Kelas IIIA SDN 024 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SDN 024 Tarakan pada tahun ajaran 2022/2023. Terdapat tiga fokus dalam penelitian ini adalah rela berkorban, cinta tanah air, dan sikap persatuan dan kesatuan. Subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas IIIA. Analisis data model Miles dan Huberman terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi nilai nasionalisme dalam pembelajaran telah dilaksanakan di kelas IIIA SDN 024 Tarakan yang meliputi: a) dalam nilai rela berkorban, guru mengajarkan kepada peserta didik agar saling membantu ketika ada teman yang kesusahan. b) dalam nilai cinta tanah, dimana guru dan peserta didik telah menggunakan bahasa indonesia dengan baik. c) dalam nilai persatuan dan kesatuan, Peserta didik menunjukkan kekompakan saat mengerjakan tugas kelompok bersama peserta didik lainnya dan saling toleransi dengan bermain tanpa memandang suku, ras, dan agama. Saran dalam penelitian ini adalah bagi guru agar lebih bersemangat dalam meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai nasionalisme di antara peserta didik selama proses belajar-mengajar di sekolah. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi yang mendalam tentang nilai-nilai nasionalisme dan memberikan contoh konkret yang mengilustrasikan pentingnya rela berkorban, cinta tanah air, sikap persatuan dan kesatuan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SESUAI GAYA BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII.B SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Sesuai Gaya Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Muhammad Ilham). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi melalui pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa. Gaya belajar siswa memiliki tiga unsur, yaitu auditorial, visual dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dibagi menjadi dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Setiap siklus memiliki empat tahap diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 18 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa tes tulis dan metode penelitian kualitatif menggunakan lembar pengamatan. Hasil penelitian aspek kognitif pada siklus I dengan presentase ketuntasan sebesar 50%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan presentase ketuntasan sebesar 88,89%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Hal ini karena hasil penelitian aspek kognitif telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 75%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penggunaan Metode Resitasi (Penugasan) Pada Pembelajaran Tematik Kelas III-A Di SDN 032 Tarakan

2023•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan metode resitasi (penugasan) pada pembelajaran tematik kelas III-A SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada penggunaan metode resitasi (penugasan) dengan dimensi tiga fase yaitu fase pemberian tugas, fase pelaksanaan tugas dan fase mempertanggung jawabkan tugas. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru kelas III-A dan siswa kelas III-A di SDN 032. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument yang digunakan yaitu berupa pedoman observasi guru pada penggunaan metode resitasi (penugasan), pedoman observasi siswa pada penggunaan metode resitasi (penugasan), pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa kelas III-A SDN 032 Tarakan telah menerapkan tiga fase dalam metode resitasi (penugasan) yaitu fase pemberian tugas yang terdiri dari kesesuaian tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, jenis tugas jelas sehingga anak mengerti apa yang ditugaskan, pemberian tugas sesuai dengan kemampuan siswa, terdapat petunjuk atau sumber yang dapat membantu pekerjaan siswa, sediakan waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas tersebut. Fase pelaksanaan tugas yang terdiri dari adanya pemberian bimbingan atau pengawasan oleh guru, pemberian motivasi sehingga anak mau mengerjakan tugas, siswa mengerjakan secara mandiri tidak meminta bantuan orang lain, dianjurkan agar siswa mencatat hasil-hasil yang ia peroleh dengan baik dan sistematik. Fase mempertanggung jawabkan tugas yang terdiri dari pengumpulan tugas siswa baik lisan atau tulisan dari apa yang telah dikerjakannya, ada tanya jawab diskusi kelas, dan memberikan penilaian hasil pekerjaan siswa baik dengan tes maupun non tes atau cara lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN PENULISAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan pemakaian huruf dan penulisan kata pada karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik baca. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan pemakaian huruf dan kesalahan penulisan kata pada karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Data kesalahan pemakaian huruf yang diperoleh sebanyak 329 data. Data kesalahan penulisan kata yang diperoleh sebanyak 58 data. Kesalahan-kesalahan yang terdapat pada karangan siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan yaitu (1) kesalahan pemakaian huruf kapital ada 6 kasus kesalahan terdiri atas penulisan geografi 14 kesalahan dengan persentase 13%, penulisan judul karangan 45 kesalahan dengan persentase 17%, penulisan awal kalimat 79 kesalahan dengan persentase 25%, penulisan berhubungan dengan agama 12 kesalahan dengan persentase 5%, penulisan nama orang 7 kesalahan dengan persentase 5%, dan penulisan huruf kapital 172 kesalahan dengan persentase 35%. (2) penulisan kata ada 5 kesalahan yaitu terdiri atas kurang huruf 25 kesalahan dengan persentase 35%, kelebihan huruf 4 kesalahan dengan persentase 8%, pengulangan kata 8 kesalahan dengan persentase 15%, pemakaian huruf dan kata 11 kesalahan dengan persentase 15%, dan perangkai kata 10 kesalahan dengan persentase 27%, total kesalahan yang terdapat pada karangan siswa yaitu 387 kesalahan. Secara keseluruhan kesalahan ejaan pada karangan pada siswa kelas VII SMP adalah kesalahan pemakaian huruf dan penulisan kata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV-C PADA MATERI DAUR HIDUP HEWAN DI SDN 006 TARAKAN

2022•

Kemampuan pemahaman konsep merupakan kemampuan siswa untuk memperoleh makna dari ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai dasar dalam kegiatan pembelajaran tersebut. dengan adanya pemahaman konsep, maka siswa dapat menangkap arti dalam suatu konsep. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV-C pada materi daur hidup hewan yang berada di SDN 006 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun fokus penelitian adalah kemampun pemahaman konsep IPA siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa tes kemampuan pemahaman konsep IPA siswa, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep IPA siswa dapat diketahui bahwa pada indikator pertama, subjek kemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan pemahaman konsep pada daur hidup hewan, subjek kemampuan sedang kurang mampu memenuhi indikator soal dan siswa kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator. Pada indikator kedua, subjek kemampuan tinggi dan subjek kemampuan sedang mampu memenuhi indikator, sedangkan subjek kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator. Pada indikator ketiga, subjek kemampuan tinggi mampu memenuhi indikator sedangkan subjek kemampuan sedang dan subjek kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator, namun hanya ada beberapa soal yang mampu menyelesaikannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan Media Lingkungan Alam Pada Siswa Kelas VII di MTs Al-Fatah Tarakan.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi menggunakan model pembelajaran think talk write dengan media lingkungan alam. Media lingkungan alam yang digunakan sebagai objek pengamatan ialah berupa Asrama, sekolah, kantin, Kolam dan Musholla. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Hasil ketuntasan siswa ranah kognitif siklus I sebesar 50% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,37%, Ranah afektif pada siklus I sebesar 68,75% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 93,75%, Pengamatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 60,63 mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 90,71, Pengamatan aktivitas guru pada siklus I sebesar 68,35 meningkat pada siklus II sebesar 91,40. Berdasarkan Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks deskripsi menggunakan model pembelajaran think talk write (ttw) dengan media lingkungan alm dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII di MTs Al-Fatah Tarakan, Hal tersebut dikarenakan hasil penilaian pada aspek kongnitif dan afektif telah mencapai indikator persentase keberhasilan yaitu 75%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesulitan Belajar Berbasis Online Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar berbasis online mata pelajaran matematika siswa kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah komponen dalam analisis data model Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, reduksi data, Menyusun data, dan mengambil kesimpulan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya siswa kelas XI Akuntansi mengalami kesulitan pada saat mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan secara daring. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara subjek penelitian dan hasil belajar yang menurun dibandingkan dengan hasil belajar yang didapatkan pada saat masih menerapkan pembelajaran tatap muka disekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN KELAS KATA VERBA DAN NOMINA PADA TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII-C DI SMP NEGERI 7 TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian yang di bahas dalam penelitian ini, adalah bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang telah mengalami proses morfologis pada teks deskripsi siswa kelas VII-C di SMP Negeri 7 Tanjung Selor unuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang mengalami proses morfologis seperti afiksasi, reduplikasi dan pemajemukkan Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Peneitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Data dalam peneltian ini adalah kata, frasa dan kalimat sedangkan sumber data dalam penelitian adalah hasil kerja siswa melalui teks deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kata verba lebih dominan daripada kelas kata nomina. Kelas kata nomina adalah kelas kata yang menggambarkan suatu benda seperti mahkluk hidup maupun benda mati. Nomina turunan yang terdapat di teks deskripsi adalah nomina turunan mengikat afiksasi, seperti pepohonan, kepribadian, dan sebagainya. Terdapat juga nomina yang mengalami reduplikasi yaitu seperti bunga-bunga dan nomina yang mengalami pemajemukkan yaitu berat badan. Tidak hanya kata nomina saja, namun pada teks deskripsi terdapat kata verba. Kata verba adalah kata yang menggambarkan segala tindakan ataau perbuatan yang dikerjakan oleh seseorang. Kata verba turunan yang digunakan adalah verba turunan yang mengikat afiksasi seperti melewati, membuat, melihat dan sebagainya. Kata verba afiksasi adalah kata verba yang mengikat afiksasi adalah kata verba yang terdapat morfem terikat prefiks dan sufiks baik di awal kata dasar maupun di akhir kata dasar tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Grammatical Errors in Descriptive Text of Seventh Graders of SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk (1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan tipe- tipe kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas tujuh SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan di dalam Descriptive text. (2) mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan jenis kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh siswa saat menulisakan descriptive text. Subyek penelitian ini adalah 32 siswa ditahun pembelajaran 2019/2020. Dalam mengumpulkan data, peneliti meminta siswa untuk menulis descriptive text dengan topik yang telah diberikan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 469 kesalahan yang ditemukan pada tulisan siswa yang dianalisis dengan menggunakan correction symbol by Oshima and Houge 2007:184. Ditemukan 57 kesalahan dalam tanda baca, 53 kesalahan penghilangan, 35 kesalahan huruf kapital, 37 kesalahan dalam kata kerja, 33 kesalhan penulisan subjek atau kata kerja, 50 kesalahan dalam penulisan ejaan, 22 kesalahan benda tunggal atau jamak, 58 kesalahan penambahan kata, 74 kesalahan dalam pemilihan kata, 21 kesalahan kata ganti referensi kepunyaan, 10 kesalahan pembentukan kalimat, 5 kesalahan dalam tanda penghubung dan 14 kesalahan peletakan attikel. Sementara itu, berdasarkan hasil anlisa kesalahan yang dilakukan siswa, terdapat 13 tipe. Dimana kesalahan terbanyak yang dilakukan adalah pemilihan kata dengan jumlah 74 kesalahan dengan persentase 16%. Kesimpulannya, kesalahan-kesalahan gramatika terjadi pada tulisan siswa kerena kurangnya pemahaman mahasiwa mengenai grammar dan pengaruh struktur bahasa dalam pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 TARAKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples dalam keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang memiliki kelas kontrol, dengan desain penelitian pretest-posstets control group design, populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan dengan jumlah 224 siswa. Pengambilan sample pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sample random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan VII G sebagai kelas kontrol pemilihan kelas tersebut dilakukan dengan cara undian, dalam melakukan pengelolaan data penelitian menggunakan bantuan software SPSS versi 16.0 for windows. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil analisis statistik infrensial menggunakan uji independent samples t-test diperoleh thitung 5,983 pada taraf signifikan a=0,05 dan df= 58 diperoleh nilai ttabel 1,671 maka thitung ≥ ttabel (5,983≥ 1,671) artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples efektif dalam keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan. Model pembelajaran Examples Non Examples sangat efektif dalam proses belajar mengajar hal tersebut dikarenakan model pembelajaran ini melatih cara berpikir siswa untuk dapat menemukan solusi dari materi yang di sajikan oleh peneliti dengan menggunakan gambar sebagai media, berbeda dengan siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Proses belajar mengajar pada kelas eksperimen lebih berpusat pada siswa, di mana siswa didorong lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar dan guru hanya sebagai fasilitator. Pada kelas kontrol kegiatan belajar mengajar berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail