Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Pembelajaran Tematik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SD NEGERI UTAMA 1 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI UTAMA 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran tematik kelas III SD Negeri Utama 1 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas III SD Negeri Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah telah dilaksanakan melalui lima indikator utama, yaitu (1) orientasi peserta didik pada masalah, guru menyampaikan permasalahan sesuai materi pembelajaran; (2) mengorganisasi peserta didik untuk belajar, guru membentuk kelompok belajar, memberikan penjelasan mengenai tugas, serta membimbing setiap anggota kelompok dalam menjalankan perannya; (3) membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, guru memantau aktivitas peserta didik dan memberikan arahan ketika mengalami kesulitan; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, guru memfasilitasi peserta didik dalam menyusun dan mempresentasikan hasil yang diperoleh; dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, guru melakukan evaluasi melalui diskusi, pemberian pertanyaan, refleksi, dan apresiasi terhadap hasil kerja peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran tematik telah terlaksana dengan baik. Meskipun demikian, masih terdapat aspek yang perlu ditingkatkan, yaitu pembentukan kelompok belajar yang mempertimbangkan keragaman kemampuan peserta didik agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Kata kunci: Implementasi, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Tematik, Sekolah Dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ICE BREAKING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V-B DI SD NEGERI 016 PANTAI AMAL TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ice beraking adalah metode untuk mengubah suasana belajar dari pasif ke aktif, dari kaku menjadi gerak, dan dari jenuh menjadi riang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ice breaking pada pembelajaran tematik kelas V-B di SD Negeri 016 Pantai Amal Tarakan tahun pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian 26 siswa kelas V-B dan guru wali kelas V-B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dikonfirmasi melalui wawancara serta angket yang didukung dengan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan ice breaking pada pembelajaran tematik kelas V-B di SD Negeri 016 Pantai Amal Tarakan sudah diterapkan dengan baik, jenis ice breaking yang diterapkan adalah bernyanyi, dan tepuk tangan yang digunakan oleh guru secara terkonsep yang tertuang dalam rencana pelaksanaan pembelajaran tematik. Ice breaking ini diterapkan di awal, di tengah, dan di akhir pembelajaran tematik. Peran ice breaking bagi siswa kelas V-B di SD Negeri 016 Pantai Amal Tarakan adalah mampu mengubah suasana kelas yang jenuh menjadi lebih aktif, siswa merasa pembelajaran tematik menjadi menyenangkan, siswa menjadi lebih berkonsentrasi dalam pembelajaran tematik, meningkatkan interaksi antar siswa dalam mengerjakan tugas, Siswa memiliki jiwa kepemimpinan serta berani bertindak, mempererat interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa, siswa terlatih untuk menghargai pendapat orang lain, suasana kelas menjadi lebih kompak, dan meningkatkan daya ingat siswa terhadap materi pembelajaran tematik yang sudah di lalui. Kata Kunci: Ice Breaking, Pembelajaran Tematik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS IV SD

2024•

ABSTRAK Pembelajaran berbasis kontekstual merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru dalam mengaitkan antara materi pelajaran dengan konsep kehidupan nyata siswa. Melalui pembelajaran berbasis kontekstual peserta didik dapat mendorong pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual pada materi teks prosedur, manfaat energy dan sumber daya alam yang layak serta efektif, ditinjau dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, dan soal, serta hasil tes soal yang dikerjakan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model 4- D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 84%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 87%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 95%, termasuk kategori sangat layak, sertates soal diperoleh sebesar 84 % termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 78%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 91,15%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, maka modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual dinyatakanlayak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penggunaan Metode Resitasi (Penugasan) Pada Pembelajaran Tematik Kelas III-A Di SDN 032 Tarakan

2023•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan metode resitasi (penugasan) pada pembelajaran tematik kelas III-A SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada penggunaan metode resitasi (penugasan) dengan dimensi tiga fase yaitu fase pemberian tugas, fase pelaksanaan tugas dan fase mempertanggung jawabkan tugas. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru kelas III-A dan siswa kelas III-A di SDN 032. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument yang digunakan yaitu berupa pedoman observasi guru pada penggunaan metode resitasi (penugasan), pedoman observasi siswa pada penggunaan metode resitasi (penugasan), pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa kelas III-A SDN 032 Tarakan telah menerapkan tiga fase dalam metode resitasi (penugasan) yaitu fase pemberian tugas yang terdiri dari kesesuaian tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, jenis tugas jelas sehingga anak mengerti apa yang ditugaskan, pemberian tugas sesuai dengan kemampuan siswa, terdapat petunjuk atau sumber yang dapat membantu pekerjaan siswa, sediakan waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas tersebut. Fase pelaksanaan tugas yang terdiri dari adanya pemberian bimbingan atau pengawasan oleh guru, pemberian motivasi sehingga anak mau mengerjakan tugas, siswa mengerjakan secara mandiri tidak meminta bantuan orang lain, dianjurkan agar siswa mencatat hasil-hasil yang ia peroleh dengan baik dan sistematik. Fase mempertanggung jawabkan tugas yang terdiri dari pengumpulan tugas siswa baik lisan atau tulisan dari apa yang telah dikerjakannya, ada tanya jawab diskusi kelas, dan memberikan penilaian hasil pekerjaan siswa baik dengan tes maupun non tes atau cara lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Pendekatan Lingkungan Pada Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan lingkungan merupakan suatu pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar atau media belajar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya keaktifan belajar siswa, sehingga peneliti tertarik untuk menghubungkan antara pendekatan lingkungan dengan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan. Pada siklus I hasil penilaian keaktifan belajar yang diperoleh sebesar 68% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 75% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa. Kemudian keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh pada siklus I sebesar 80% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil keaktifan belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 001 Nunukan Selatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KARAKTERISTIK GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 KELAS IV-A SD NEGERI TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI KARAKTERISTIK GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 KELAS IV-A SD NEGERI TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG Dwi Sartika1,Agustinus Toding Bua2,Dedi Kusnadi3 Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama, No 1-Kode Pos No.77123-Tarakan Email: [email protected], [email protected] ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik gaya belajar siswa di kelas IV-A dalam pembelajaran Tematik pada Masa Pandemi Covid 19 SDN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa gaya belajar siswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual. Adapun karakteristik yang menggambarkan gaya belajar visual siswa di kelas IV-A dalam pembelajaran Tematik pada Masa Pandemi Covid 19 SDN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung adalah siswa lebih mudah memahami dan mengingat ketika ada contoh berupa gambar, ketika belajar dapat memahami jika membaca daripada dibacakan, memerlukan membaca buku dengan mengulangi sebanyak 2 kali saat belajar dengan tujuan agar dapat memahami apa yang dibaca, saat belajar menjadi semangat dan percaya diri ketika penampilan rapi, tempat duduk teratur, merasa terganggu saat susasana berisik, dapat belajar berkonsentrasi jika materi pelajaran menggunakan contoh gambar. Adapun dalam pembelajaran Daring yang digunakan siswa adalah situs/aplikasi untuk membantu siswa menerima materi pelajaran yaitu berupa aplikasi Whatsapp, fasilitas yang gunakan berupa handphone, serta bahan ajar seperti lembar aktivitas siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN 009 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik di SDN 009 Tarakan dan upaya apa saja yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik di SDN 009 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 009 Tarakan pada tahun ajaran 2019/2020. Penelitian berfokus pada deskripsi kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik dan upaya guru dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik. Adapun sumber data berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, guru kelas tinggi, guru kelas rendah dan siswa kelas tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas tinggi dan kelas rendah SDN 009 Tarakan telah menunjukkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik yang dimilikinya seperti memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah, memahami struktur, konsep dan metode keilmuan yang menaungi dan koheren dengan materi ajar, memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait, dan penerapan konsep-konsep keilmuan dalam proses belajar mengajar. Selain itu, guru telah melakukan beberapa upaya dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran tematik berupa membaca buku-buku pendidikan, membaca dan menulis karya ilmiah, mengikuti berita aktual dari media pemberitaan dan mengikuti pelatihan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail