Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

21 hasil
Penulis: ASRIANI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Sebatik Tengah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 68 siswa, yaitu 34 siswa kelas XC sebagai kelas kontrol dan 34 siswa kelas XD sebagai kelas eksperimen yang dipilih melalui Purposive Sampling. Instrumen penelitian meliputi tes uraian keterampilan berpikir kritis dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan Uji ANCOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pretest kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 42,44 dan 41,65. Setelah perlakuan, rata-rata nilai Posttest kelas kontrol sebesar 56,38, sedangkan kelas eksperimen sebesar 73,74. Hasil ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa model PjBL berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil angket respon siswa memperoleh persentase 85,82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan respon positif terhadap penerapan model PjBL dalam pembelajaran Biologi. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Sebatik Tengah pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 68 siswa, yaitu 34 siswa kelas XC sebagai kelas kontrol dan 34 siswa kelas XD sebagai kelas eksperimen yang dipilih melalui Purposive Sampling. Instrumen penelitian meliputi tes uraian keterampilan berpikir kritis dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan Uji ANCOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pretest kelas kontrol dan eksperimen masing-masing sebesar 42,44 dan 41,65. Setelah perlakuan, rata-rata nilai Posttest kelas kontrol sebesar 56,38, sedangkan kelas eksperimen sebesar 73,74. Hasil ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa model PjBL berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil angket respon siswa memperoleh persentase 85,82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan respon positif terhadap penerapan model PjBL dalam pembelajaran Biologi. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL BAGIAN PAYUDARA DI KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL BAGIAN PAYUDARA DI KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS IV SD

2024•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pembelajaran berbasis kontekstual merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru dalam mengaitkan antara materi pelajaran dengan konsep kehidupan nyata siswa. Melalui pembelajaran berbasis kontekstual peserta didik dapat mendorong pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual pada materi teks prosedur, manfaat energy dan sumber daya alam yang layak serta efektif, ditinjau dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, dan soal, serta hasil tes soal yang dikerjakan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model 4- D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 84%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 87%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 95%, termasuk kategori sangat layak, sertates soal diperoleh sebesar 84 % termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 78%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 91,15%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, maka modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual dinyatakanlayak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS IV SD

2024•

ABSTRAK Pembelajaran berbasis kontekstual merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru dalam mengaitkan antara materi pelajaran dengan konsep kehidupan nyata siswa. Melalui pembelajaran berbasis kontekstual peserta didik dapat mendorong pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual pada materi teks prosedur, manfaat energy dan sumber daya alam yang layak serta efektif, ditinjau dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, dan soal, serta hasil tes soal yang dikerjakan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model 4- D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 84%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 87%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 95%, termasuk kategori sangat layak, sertates soal diperoleh sebesar 84 % termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 78%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 91,15%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, maka modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual dinyatakanlayak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Waktu dan Bahan Tambah Pangan Saat Perendaman terhadap Kualitas Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L.)

2023•Koleksi Perpustakaan

Sorgum merupakan komoditas yang dapat dikembangkan sebagai pendamping beras. Sorgum memiliki antinutrisi yaitu tanin yang menyebabkan rasa sepat dan menyebabkan warna coklat pada biji sorgum. Tujuan penelitian ini mengetahui waktu perendaman yang tepat pada pembuatan tepung sorgum, mengetahui jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik pada proses pembuatan tepung sorgum, serta mengetahui waktu dan jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik saat perendaman terhadap kualitas tepung sorgum yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah waktu perendaman (T) dengan 3 taraf yaitu T1 = 12 jam, T2 = 24 jam, dan T3 = 36 jam. Faktor kedua adalah BTP (Bahan Tambah Pangan) (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = kontrol, B1 = Na2CO3 0.5%, B2 = Na2S2O5 0.5%, dan B3 = NaHCO3 0.5%. Parameter pengamatan penelitian adalah presentase kadar air, presentase kadar protein, presentase kadar karbohidrat dan presentase kadar tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu perendaman memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein. Perendaman waktu 24 jam merupakan waktu perendaman yang terbaik karena dapat mempengaruhi penurunan kadar air sebesar 10.432%, serta meningkatkan kadar protein sebesar 9.151%. Pemberian BTP (Bahan Tambah Pangan) memberikan pengaruh nyata terhadap kadar protein dan karbohidrat. Perendaman dengan natrium metabisulfit 0.5% memberikan nilai tertinggi pada kadar protein dan karbohidrat, yaitu 9.977% dan 81.833%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Waktu dan Bahan Tambah Pangan Saat Perendaman terhadap Kualitas Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L.)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sorgum merupakan komoditas yang dapat dikembangkan sebagai pendamping beras. Sorgum memiliki antinutrisi yaitu tanin yang menyebabkan rasa sepat dan menyebabkan warna coklat pada biji sorgum. Tujuan penelitian ini mengetahui waktu perendaman yang tepat pada pembuatan tepung sorgum, mengetahui jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik pada proses pembuatan tepung sorgum, serta mengetahui waktu dan jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik saat perendaman terhadap kualitas tepung sorgum yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah waktu perendaman (T) dengan 3 taraf yaitu T1 = 12 jam, T2 = 24 jam, dan T3 = 36 jam. Faktor kedua adalah BTP (Bahan Tambah Pangan) (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = kontrol, B1 = Na2CO3 0.5%, B2 = Na2S2O5 0.5%, dan B3 = NaHCO3 0.5%. Parameter pengamatan penelitian adalah presentase kadar air, presentase kadar protein, presentase kadar karbohidrat dan presentase kadar tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu perendaman memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein. Perendaman waktu 24 jam merupakan waktu perendaman yang terbaik karena dapat mempengaruhi penurunan kadar air sebesar 10.432%, serta meningkatkan kadar protein sebesar 9.151%. Pemberian BTP (Bahan Tambah Pangan) memberikan pengaruh nyata terhadap kadar protein dan karbohidrat. Perendaman dengan natrium metabisulfit 0.5% memberikan nilai tertinggi pada kadar protein dan karbohidrat, yaitu 9.977% dan 81.833%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ASI PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING

2023•Koleksi Perpustakaan

Stunting merupakan kondisi dimana balita dinyatakan memiliki panjang atau tinggi yang pendek dibanding dengan umur. Faktor penyebab stunting antara lain ; kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan, postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan, tidak terlaksananya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), gagalnya pemberian ASI Eksklusif, dan proses penyapihan dini, kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan MP-ASI yang diberikan dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting (Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia, 2018). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubugan Asi ekslusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan dengan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 46 balita dan sampel 31 balita dengan menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Dari penelitian yang penulis lakukan terdapat 23 balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif kemudian 8 balita yang diberikan ASI Eksklusif sehingga dari hasil uji chi-square terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas sebengkok yang didapatkan hasil p-value = 0,000 yang memiliki arti H1 diterima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ASI PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting merupakan kondisi dimana balita dinyatakan memiliki panjang atau tinggi yang pendek dibanding dengan umur. Faktor penyebab stunting antara lain ; kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan, postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan, tidak terlaksananya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), gagalnya pemberian ASI Eksklusif, dan proses penyapihan dini, kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan MP-ASI yang diberikan dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting (Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia, 2018). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubugan Asi ekslusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan dengan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 46 balita dan sampel 31 balita dengan menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Dari penelitian yang penulis lakukan terdapat 23 balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif kemudian 8 balita yang diberikan ASI Eksklusif sehingga dari hasil uji chi-square terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas sebengkok yang didapatkan hasil p-value = 0,000 yang memiliki arti H1 diterima.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan dan tanda baca pada surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Adapun jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah berupa surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian, dari 31 surat dinas keluar yang dianalisis terdapat 8 jenis kesalahan yaitu 1) Kesalahan Penulisan Kop Surat sebanyak 24 kesalahan. 2) Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital sebanyak 31 kesalahan. 3) Kesalahan Penulisan Tanggal Surat sebanyak 31 kesalahan. 4) Kesalahan Penulisan Nomor Surat sebanyak 27 kesalahan. 5) Kesalahan Penulisan Preposisi {di} sebanyak 16 kesalahan. 6) kesalahan penggunaan tanda baca titik (.) sebanyak 21 kesalahan. 7) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma (,) sebanyak 22 kesalahan. 8) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Kurung () sebanyak 19 kesalahan. Total keseluruhan yang ditemukan pada surat dinas keluar sebanyak 191 kesalahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 2 KOTA TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

This study aimed to analyze the use of biology learning media in class XI SMA Negeri 02 Tarakan City. The method used in this research was a documentation study with a qualitative approach. The data collection used in this study were interviews, observation, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, drawing conclusions, and data triangulation to assist in analyzing and checking the validity of the data. The object of this study was the activity of utilizing learning media used by biology teachers in class XI at SMA Negeri 02 Tarakan City. The subjects in this study were biology teachers at SMA Negeri 02 Tarakan City and class XI MIPA students. Based on the data analysis carried out from the results of the research, it was shown that the types of learning media used by biology teachers were print media and graphic media, in the form of pictures and mind mapping. Factors that were considered by biology teachers in using learning media were the availability of media, student characteristics, the ease of the teacher in operating learning media, and learning materials. The contents of the learning media used by biology teachers were appropriate to the learning material, making it easier for students to understand the learning material In the use of learning media by biology teachers, there were no obstacles that arose in the form of students who were not focused or not paying attention, noisy class conditions, availability of learning media, and learning time

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 2 KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to analyze the use of biology learning media in class XI SMA Negeri 02 Tarakan City. The method used in this research was a documentation study with a qualitative approach. The data collection used in this study were interviews, observation, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, drawing conclusions, and data triangulation to assist in analyzing and checking the validity of the data. The object of this study was the activity of utilizing learning media used by biology teachers in class XI at SMA Negeri 02 Tarakan City. The subjects in this study were biology teachers at SMA Negeri 02 Tarakan City and class XI MIPA students. Based on the data analysis carried out from the results of the research, it was shown that the types of learning media used by biology teachers were print media and graphic media, in the form of pictures and mind mapping. Factors that were considered by biology teachers in using learning media were the availability of media, student characteristics, the ease of the teacher in operating learning media, and learning materials. The contents of the learning media used by biology teachers were appropriate to the learning material, making it easier for students to understand the learning material In the use of learning media by biology teachers, there were no obstacles that arose in the form of students who were not focused or not paying attention, noisy class conditions, availability of learning media, and learning time

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan dan tanda baca pada surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Adapun jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah berupa surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian, dari 31 surat dinas keluar yang dianalisis terdapat 8 jenis kesalahan yaitu 1) Kesalahan Penulisan Kop Surat sebanyak 24 kesalahan. 2) Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital sebanyak 31 kesalahan. 3) Kesalahan Penulisan Tanggal Surat sebanyak 31 kesalahan. 4) Kesalahan Penulisan Nomor Surat sebanyak 27 kesalahan. 5) Kesalahan Penulisan Preposisi {di} sebanyak 16 kesalahan. 6) kesalahan penggunaan tanda baca titik (.) sebanyak 21 kesalahan. 7) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma (,) sebanyak 22 kesalahan. 8) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Kurung () sebanyak 19 kesalahan. Total keseluruhan yang ditemukan pada surat dinas keluar sebanyak 191 kesalahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 7 TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 123 siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner sikap siswa dan kemandirian belajar siswa dan dokumen penilaian akhir semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2021/2022. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statistik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 23.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 40,181 + 0,350X. Berdasarkan hasil analisis statistik maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 7 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 123 siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner sikap siswa dan kemandirian belajar siswa dan dokumen penilaian akhir semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2021/2022. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statistik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 23.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 40,181 + 0,350X. Berdasarkan hasil analisis statistik maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KEBIASAAN MAKAN IKAN SENANGIN (Eleutheronema tetradactylum) DI PERAIRAN BANGKUDULIS

2022•Koleksi Perpustakaan

Perairan Bangkudulis terletak di Kabupaten Tanah Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. Perairan Bangkudulis merupakan salah satu daerah penangkapan ikan. Salah satu jenis ikan adalah ikan Senangin (E. tetradactylum). Ikan ini merupakan ikan demersal yang hidup di perairan berlumpur, berpasir, berlempung dan berbatu serta memiliki kemampuan berenang di perairan payau. E. tetradactylum memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga berpotensi mengalami overfishing yang berujung pada kepunahan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi kepunahan tersebut adalah dengan melakukan penelitian pada aspek biologi. Salah satu aspek biologi adalah kebiasaan makan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan E. tetradactylum di perairan Bangkudulis. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan oleh nelayan yang menggunakan jaring insang dasar untuk menangkap ikan di perairan Bangkudulis. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Metode yang digunakan untuk kebiasaan makan adalah Indeks Nilai Penting (IRP). E. tetradactylum adalah karnivora yang memakan ikan, udang, dan cumi-cumi. IRP untuk ikan sebesar 93,27% sebagai makanan utama, IRP untuk udang sebesar 4,93% sebagai makanan pendamping, dan IRP cumi-cumi sebesar 1,74% sebagai makanan tambahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEBIASAAN MAKAN IKAN SENANGIN (Eleutheronema tetradactylum) DI PERAIRAN BANGKUDULIS

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perairan Bangkudulis terletak di Kabupaten Tanah Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. Perairan Bangkudulis merupakan salah satu daerah penangkapan ikan. Salah satu jenis ikan adalah ikan Senangin (E. tetradactylum). Ikan ini merupakan ikan demersal yang hidup di perairan berlumpur, berpasir, berlempung dan berbatu serta memiliki kemampuan berenang di perairan payau. E. tetradactylum memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga berpotensi mengalami overfishing yang berujung pada kepunahan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi kepunahan tersebut adalah dengan melakukan penelitian pada aspek biologi. Salah satu aspek biologi adalah kebiasaan makan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan E. tetradactylum di perairan Bangkudulis. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan oleh nelayan yang menggunakan jaring insang dasar untuk menangkap ikan di perairan Bangkudulis. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Metode yang digunakan untuk kebiasaan makan adalah Indeks Nilai Penting (IRP). E. tetradactylum adalah karnivora yang memakan ikan, udang, dan cumi-cumi. IRP untuk ikan sebesar 93,27% sebagai makanan utama, IRP untuk udang sebesar 4,93% sebagai makanan pendamping, dan IRP cumi-cumi sebesar 1,74% sebagai makanan tambahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENDEKATAN PATH ANALISIS UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI KELURAHAN NUNUKAN PADA KECAMATAN NUNUKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

Isu terkait kinerja pegawai di instansi pemerintah merupakan hal yang sangat menarik untuk diteliti, karena kinerja pegawai pemerintah saat ini dinilai masih kurang baik oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja tersebut melalui semangat kerja sebagai variabel dependen serta karakteristik pekerjaan, kompensasi, motivasi sebagai variabel independent dan mediasi. Penelitian ini menggunakan analisis jalur atau path analysis menggunakan software smart PLS, jumlah responden sebanyak 96 yang didapatkan dengan survey menggunakan metode Non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja. (2) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi (3). Motivasi berpengaruh posistif dan signifikan terhadap semangat kerja. (4) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi yang dimediasi oleh variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENDEKATAN PATH ANALISIS UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI KELURAHAN NUNUKAN PADA KECAMATAN NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Isu terkait kinerja pegawai di instansi pemerintah merupakan hal yang sangat menarik untuk diteliti, karena kinerja pegawai pemerintah saat ini dinilai masih kurang baik oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja tersebut melalui semangat kerja sebagai variabel dependen serta karakteristik pekerjaan, kompensasi, motivasi sebagai variabel independent dan mediasi. Penelitian ini menggunakan analisis jalur atau path analysis menggunakan software smart PLS, jumlah responden sebanyak 96 yang didapatkan dengan survey menggunakan metode Non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja. (2) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi (3). Motivasi berpengaruh posistif dan signifikan terhadap semangat kerja. (4) Karakteristik Pekerjaan dan Kompensasi yang dimediasi oleh variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail