HUBUNGAN ASI PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING
Stunting merupakan kondisi dimana balita dinyatakan memiliki panjang atau tinggi yang pendek dibanding dengan umur. Faktor penyebab stunting antara lain ; kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan, postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan, tidak terlaksananya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), gagalnya pemberian ASI Eksklusif, dan proses penyapihan dini, kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan MP-ASI yang diberikan dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting (Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia, 2018). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubugan Asi ekslusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan dengan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 46 balita dan sampel 31 balita dengan menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Dari penelitian yang penulis lakukan terdapat 23 balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif kemudian 8 balita yang diberikan ASI Eksklusif sehingga dari hasil uji chi-square terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas sebengkok yang didapatkan hasil p-value = 0,000 yang memiliki arti H1 diterima.