Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Penulis: FARIDA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN

2026•

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi 3 siswa kelas IV dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan telah terlaksana dengan cukup baik. Sikap peduli kebersihan kelas yang ditunjukkan siswa dapat dilihat pada indikator menjaga ruangan kelas dan sekolah tetap nyaman dan menyenangkan, yaitu melaksakan piket kelas sesuai jadwal, membuang sampah pada tempatnya, tidak menempelkan sticker sembarangan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan kelas. Secara umum siswa telah mampu menjaga kebersihan kelas dengan baik. Perilaku tersebut me nunjukkan adanya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan sekolah khususnya ruangan kelas melalui pengunaan energi secara bijaksana. Siswa juga telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan mendaur ulang barang bekas menjadi berbagai kerajinan, seperti kerajinan dari karton telur, botol bekas, sedotan bekas, kardus bekas, serta pembuatan tempat sampah dari galon atau ember bekas. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memahami pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas untuk mengurangi limbah dan menjaga kebersihan. Kata kunci : Deskripsi, Sikap Peduli Kebersihan Kelas, Siswa Kelas IV

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi 3 siswa kelas IV dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan telah terlaksana dengan cukup baik. Sikap peduli kebersihan kelas yang ditunjukkan siswa dapat dilihat pada indikator menjaga ruangan kelas dan sekolah tetap nyaman dan menyenangkan, yaitu melaksakan piket kelas sesuai jadwal, membuang sampah pada tempatnya, tidak menempelkan sticker sembarangan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan kelas. Secara umum siswa telah mampu menjaga kebersihan kelas dengan baik. Perilaku tersebut me nunjukkan adanya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan sekolah khususnya ruangan kelas melalui pengunaan energi secara bijaksana. Siswa juga telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan mendaur ulang barang bekas menjadi berbagai kerajinan, seperti kerajinan dari karton telur, botol bekas, sedotan bekas, kardus bekas, serta pembuatan tempat sampah dari galon atau ember bekas. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memahami pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas untuk mengurangi limbah dan menjaga kebersihan. Kata kunci : Deskripsi, Sikap Peduli Kebersihan Kelas, Siswa Kelas IV

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN FARIDAH SYAHIRA Budi Hasyim, S.E., M.Sc., P.hD Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan emosional, tingkat stres kerja, serta kepuasan kerja memengaruhi komitmen organisasi pada karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dan stres kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepuasan dalam bekerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan komitmen dibandingkan variabel lainnya. Secara umum, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta upaya peningkatan kesejahteraan karyawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen organisasi. Adapun kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel secara parsial dalam sektor perbankan, khususnya pada BRI Cabang Tarakan, sekaligus memberikan bukti empiris bahwa tidak seluruh faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN FARIDAH SYAHIRA Budi Hasyim, S.E., M.Sc., P.hD Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan emosional, tingkat stres kerja, serta kepuasan kerja memengaruhi komitmen organisasi pada karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dan stres kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepuasan dalam bekerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan komitmen dibandingkan variabel lainnya. Secara umum, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta upaya peningkatan kesejahteraan karyawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen organisasi. Adapun kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel secara parsial dalam sektor perbankan, khususnya pada BRI Cabang Tarakan, sekaligus memberikan bukti empiris bahwa tidak seluruh faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Epidemiologi Penyakit Blas Pada Tanaman Padi di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan

2025•Koleksi Perpustakaan

Penyakit blas merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kerugian cukup banyak pada tanaman padi. Penyakit blas disebabkan oleh cendawan Pycularia Oryzae. Penyakit ini bisa menyerang beberapa bagian pada tanaman padi seperti bagian daun tanaman padi, batang tanaman padi, leher daun tanaman padi, malai, serta biji pada tanaman padi. Gejala yang ditimbulkan oleh serangan blas antara lain bercak yang berbentuk belah ketupat dan bewarna coklat pada pinggiran bercak, serta bewarna putih keabu-abuan pada bagian tengah bercak. Penelitian ini menggunakan metode observasi atau survey, data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data primer yaitu terdiri dari data insidensi penyakit blas tahun 2020-2022, data kondisi iklim yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan serta data insidensi blas tahun 2024 yang diperoleh dari lahan sawah di Desa Karang Agung. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari wawancara petani di Desa Karang Agung, data ini berisi tentang pola budidaya tanaman padi. Bedasarkan hasil survey yang dilakukan bahwa insidensi blas pada tanaman padi pada tahun 2020 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (38,18%), untuk tahun 2021 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (36,5%), sedangkan pada tahun 2022 nilai blas paling tinggi yaitu (33,13%), dan untuk tahun 2024 didapatkan insidensi blas tertinggi dengan nilai (45,39%). Faktor yang mempengaruhi blas menjadi tinggi antara lain faktor lingkungan seperti curah hujan dan kelembaban, faktor varietas, serta faktor pola budidaya tanaman padi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Epidemiologi Penyakit Blas Pada Tanaman Padi di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit blas merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kerugian cukup banyak pada tanaman padi. Penyakit blas disebabkan oleh cendawan Pycularia Oryzae. Penyakit ini bisa menyerang beberapa bagian pada tanaman padi seperti bagian daun tanaman padi, batang tanaman padi, leher daun tanaman padi, malai, serta biji pada tanaman padi. Gejala yang ditimbulkan oleh serangan blas antara lain bercak yang berbentuk belah ketupat dan bewarna coklat pada pinggiran bercak, serta bewarna putih keabu-abuan pada bagian tengah bercak. Penelitian ini menggunakan metode observasi atau survey, data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data primer yaitu terdiri dari data insidensi penyakit blas tahun 2020-2022, data kondisi iklim yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan serta data insidensi blas tahun 2024 yang diperoleh dari lahan sawah di Desa Karang Agung. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari wawancara petani di Desa Karang Agung, data ini berisi tentang pola budidaya tanaman padi. Bedasarkan hasil survey yang dilakukan bahwa insidensi blas pada tanaman padi pada tahun 2020 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (38,18%), untuk tahun 2021 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (36,5%), sedangkan pada tahun 2022 nilai blas paling tinggi yaitu (33,13%), dan untuk tahun 2024 didapatkan insidensi blas tertinggi dengan nilai (45,39%). Faktor yang mempengaruhi blas menjadi tinggi antara lain faktor lingkungan seperti curah hujan dan kelembaban, faktor varietas, serta faktor pola budidaya tanaman padi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi

2023•Koleksi Perpustakaan

Tahap pra-operasi memberikan berbagai pengalaman psikologis pada anak dan orang tua di antaranya kecemasan. Lebih lanjut kecemasan yang dialami orang tua cenderung lebih mudah ditransfer pada anak secara tidak langsung sehingga menyebabkan anak menjadi cemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 pasien, sehingga populasi orang tua adalah 100 orang. Sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan insidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian Responden di dominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 71,3%, sebagian Pendidikan SMA sebanyak 60%, sebagian besar pekerjaan IRT sebanyak 38,3%, sebagian besar beragama Islam 71,3% dan sebagian status perkawinan sebanyak sudah menikah 88%. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan faktor jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan. jenis operasi, pengalaman operasi dan pengetahuan dengan kejadian kecemasan. Mayoritas mengalami kecemasan pada kategori sedang 60%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU KELAS DALAM PERKEMBANGAN EMOSIONAL SISWA DI KELAS VA SDN 021 TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang stabilnya perkembangan emosional siswa salah satunya adalah siswa mengalami kepercayaan diri yang kurang, sehingga peran guru sangat penting untuk mendukung peningkatan perkembangan emosional siswa tersebut. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam perkembangan emosional siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada peran guru kelas dalam perkembangan emosional siswa. Sumber data berupa data primer dan sekunder dengan informan yaitu guru kelas dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis dan kualitatif melalui proses reduksi data, peyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas VA SDN 021 Tarakan telah melaksanakan perannya yaitu: (1) edukator, yaitu memberikan bimbingan dan arahan dalam meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (2) supervisor, yaitu memahami permasalahan siswa dengan memberikan nasehat dan solusi dalam meningkatkan perkembangan emosional yang baik. (3) innovator, yaitu menghasilkan inovasi media pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (4) manager, yaitu menegakkan tata tertib di sekolah dan kelas dengan kesepakatan bersama untuk meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (5) motivator, yaitu memberikan arahan dan apresiasi kepada siswa untuk meningkatkan perkembangan emosional yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tahap pra-operasi memberikan berbagai pengalaman psikologis pada anak dan orang tua di antaranya kecemasan. Lebih lanjut kecemasan yang dialami orang tua cenderung lebih mudah ditransfer pada anak secara tidak langsung sehingga menyebabkan anak menjadi cemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 pasien, sehingga populasi orang tua adalah 100 orang. Sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan insidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian Responden di dominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 71,3%, sebagian Pendidikan SMA sebanyak 60%, sebagian besar pekerjaan IRT sebanyak 38,3%, sebagian besar beragama Islam 71,3% dan sebagian status perkawinan sebanyak sudah menikah 88%. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan faktor jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan. jenis operasi, pengalaman operasi dan pengetahuan dengan kejadian kecemasan. Mayoritas mengalami kecemasan pada kategori sedang 60%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU KELAS DALAM PERKEMBANGAN EMOSIONAL SISWA DI KELAS VA SDN 021 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang stabilnya perkembangan emosional siswa salah satunya adalah siswa mengalami kepercayaan diri yang kurang, sehingga peran guru sangat penting untuk mendukung peningkatan perkembangan emosional siswa tersebut. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam perkembangan emosional siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada peran guru kelas dalam perkembangan emosional siswa. Sumber data berupa data primer dan sekunder dengan informan yaitu guru kelas dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis dan kualitatif melalui proses reduksi data, peyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas VA SDN 021 Tarakan telah melaksanakan perannya yaitu: (1) edukator, yaitu memberikan bimbingan dan arahan dalam meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (2) supervisor, yaitu memahami permasalahan siswa dengan memberikan nasehat dan solusi dalam meningkatkan perkembangan emosional yang baik. (3) innovator, yaitu menghasilkan inovasi media pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (4) manager, yaitu menegakkan tata tertib di sekolah dan kelas dengan kesepakatan bersama untuk meningkatkan perkembangan emosional siswa yang baik. (5) motivator, yaitu memberikan arahan dan apresiasi kepada siswa untuk meningkatkan perkembangan emosional yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konsep Diri Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan Raudhatul Jannah Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsep Diri Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan Raudhatul Jannah Tarakan. Dimbimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri remaja yang tinggal di panti asuhan Raudhatul Jannah Tarakan. Konsep Diri Adalah gambaran diri, penilaian diri, persepsi seseorang tentang diri, keyakinan, perasaan yang berhubungan dengan diri. Bagaimana seseorang melihat dirinya sendiri bahkan bagaimana seseorang menginginkan diri sendiri menjadi manusia yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah remaja panti asuhan Roudhatul Jannah Tarakan yang menjadi subjek penelitian memiliki konsep diri cenderung kearah yang baik. Mampu memahami karakteristik yang memiliki sifat. Terdapat beberapa remaja yang kesulitan bersosialisasi. Memiliki kebimbangan dalam memilih cita-cita, namun remaja panti asuhan raudhatul jannah dapat mengembangkan sifat-sifat seperti percaya diri, harga diri dan melihat dirinya secara realistik sesuai dengan cita-cita yang mereka miliki sehingga dapat menumbuhkan penyesuaian dan sosial yang baik. Namun setiap subjek penelitian memiliki perbedaan dalam setiap indikator, dalam aspek pengetahuan atau gambaran diri, harapan atau cita-cita dan penilaian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail