ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESKRIPSI SIKAP PEDULI KEBERSIHAN KELAS PADA SISWA KELAS IV SDN 016 BINALATUNG KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi 3 siswa kelas IV dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli kebersihan kelas pada siswa kelas IV SDN 016 Binalatung Kota Tarakan telah terlaksana dengan cukup baik. Sikap peduli kebersihan kelas yang ditunjukkan siswa dapat dilihat pada indikator menjaga ruangan kelas dan sekolah tetap nyaman dan menyenangkan, yaitu melaksakan piket kelas sesuai jadwal, membuang sampah pada tempatnya, tidak menempelkan sticker sembarangan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan kelas. Secara umum siswa telah mampu menjaga kebersihan kelas dengan baik. Perilaku tersebut me nunjukkan adanya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan sekolah khususnya ruangan kelas melalui pengunaan energi secara bijaksana. Siswa juga telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan mendaur ulang barang bekas menjadi berbagai kerajinan, seperti kerajinan dari karton telur, botol bekas, sedotan bekas, kardus bekas, serta pembuatan tempat sampah dari galon atau ember bekas. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memahami pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas untuk mengurangi limbah dan menjaga kebersihan. Kata kunci : Deskripsi, Sikap Peduli Kebersihan Kelas, Siswa Kelas IV
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Berdasarkan observasi awal di kelas IV-B SDN 013 Tarakan, masih terdapat siswa yang kurang aktif dan kurang fokus selama proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai motivator dalam pembelajaran pada siswa kelas IV-B di SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru kelas IV-B dan tiga siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya sebagai motivator melalui beberapa indikator, yaitu: (1) mendorong keaktifan siswa dengan memberikan pertanyaan, meminta siswa menjawab di depan kelas, dan melibatkan siswa dalam diskusi kelompok; (2) menciptakan suasana kelas yang kondusif dengan mengatur tempat duduk, menegur siswa yang ribut, dan memberikan ice breaking; (3) menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi seperti diskusi kelompok, tanya jawab, kuis, dan penggunaan proyektor; (4) menunjukkan antusias dan semangat dalam mengajar melalui sikap ramah, suara yang jelas, serta pemberian motivasi; (5) memberikan penghargaan berupa pujian, acungan jempol, tepuk tangan, dan nilai tambahan kepada siswa yang aktif; dan (6) menciptakan aktivitas yang melibatkan siswa secara langsung melalui kerja kelompok dan penyelesaian proyek bersama. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sebagai motivator dalam pembelajaran telah terlaksana dengan baik meskipun masih terdapat beberapa siswa yang kurang aktif dan kurang fokus selama pembelajaran berlangsung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini ditujukan guna menganalisis bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 008 Nunukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yang dipilih berdasarkan hasil tes dengan nilai terendah serta rekomendasi guru, sedangkan guru kelas berperan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada empat aspek utama yaitu perception, attention, memory, dan processing speed. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya konsentrasi, keterbatasan kemampuan mengingat materi, lambatnya memproses informasi, kurangnya rasa percaya diri, serta minat belajar yang rendah. Di samping itu, faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media belajar, serta lingkungan kelas yang kurang kondusif turut memperkuat terjadinya kesulitan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini ialah kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang lebih variatif, interaktif, dan kontekstual, seperti media visual, diskusi, permainan edukatif, serta pengulangan materi yang bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Sikap sosial merupakan kesadaran individu yang memengaruhi tindakan nyata dalam aktivitas sosial terhadap objek sosial, yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Sikap ini mencerminkan kesiapan seseorang untuk merespons secara konsisten terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV-A SDN 050 Tarakan. Fokus penelitian ini mencakup tiga indikator sikap sosial, yaitu disiplin, toleransi, dan sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitat if dengan metode deskript if. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam indikator sikap disiplin, 64,29% siswa menunjukkan perilaku disiplin, sementara 35,71% masih kurang disiplin. Pada indikator toleransi, sebanyak 71,43% siswa telah menunjukkan sikap toleran, dan 28,57% menunjukkan kurang toleransi. Sedangkan pada indikator sopan santun, hanya 21,43% siswa yang menunjukkan sikap sopan, sementara 78,57% lainnya masih perlu pembinaan dalam aspek tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap sosial siswa, namun masih diperlukan penguatan strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan, khususnya pada aspek sopan santun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melatih siswa untuk bisa berbicara dengan baik dan benar didepan banyak orang. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, namun saling berhubungan dengan keterampilan lainya yaitu membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan yang ditinjau dari lima aspek yaitu: pelafalan, kelancaran, intonasi dan ketepatan isi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualiatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1)data reduction, 2)data display, 3)conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa bervariasi berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing. Beberapa siswa sudah menunjukkan kemampuan berbicara yang baik dalam hal pelafalan dan kelancaran. Namun, masih ada ditemukan kendala seperti kurangnya rasa percaya diri, penggunaan intonasi yang kurang tepat, ekspresi yang kurang hidup serta pemyampaian isi yang belum sepenuhnya lengkap.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
DESKRIPSI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV-A SDN 013 TARAKAN Penelitian ini di lakukan untuk mendeskripsikan disiplin belajar siswa di kelas IV-A SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini di fokuskan pada kedisiplinan belajar siswa, sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder dengan informan siswa kelas IV-A SDN 013 Tarakan, dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data. yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 kriteria disiplin belajar siswa kelas IV-A yaitu, sangat baik, baik dan kurang baik. Dan dilihat dari beberapa indikator yaitu tepat waktu, aktif belajar, mengerjakan PR, larangan siswa dan berpakaian. Subjek dengan kriteria sangat baik, dimana subjek ini sudah disiplin dalam hal tepat waktu untuk datang dan pulang sekolah, mengerjakan tugas dengan tepat waktu, aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan, belajar mandiri dan selalu mengerjakan tugas yang diberikan, kemudian selalu mengerjakan PR mengumpulkannya dengan tepat waktu, tidak menganggu teman pada saat jam pembelajran berlangsung dan selalu memakai seragam lengkap sesuai dengan jadwal yang ada. Lalu subjek dengan kriteria baik, dimana subjek ini kadang terlambat kesekolah, kadang lambat dalam mengerjakan tugas yang diberikan, kadang tidak mengerjakan PR yang diberikan, kadang ada yang selalu menganggu teman ketika jam pembelajaran berlangsung, dan kadang tidak memakai seragam sekolah lengkap. Kemudian subjek dengan kriteria kurang baik, dimana subjek ini sering tidak tepat waktu datang dan pulang sekolah, tidak aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan guru didalam kelas, tidak mengerjakan PR yang diberikan guru kemudian selalu mengganggu temannya pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sering tidak memakai seragam sekolah lengkap serta tidak memakai seragam sekolah sesuai dengan jadwal yang ada. Kata kunci: Deskripsi, Disiplin belajar, siswa kelas IV-A This study aims to describe the students learning discipline of class IV-A at SDN 013 Tarakan. This study uses descriptive qualitative methods. This study focuses on student learning discipline, data sources include primary and secondary data with informants from students in class IV-A at SDN 013 Tarakan, and homeroom teachers. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The study results showed that there are 3 criteria for learning discipline of students in class IV-A: very good, good, and poor. Based on several indicators, on time, actively studying, doing homework, student prohibitions, and dressing. Subjects with very good criteria, where these subjects are disciplined in terms of being on time to come and go from school, doing assignments on time, being active in asking and answering questions, studying independently and always doing the assignments given, then always doing homework and hand it in on time, do not disturb friends during class hours and always wear complete uniforms based on the schedule. Then there are subjects with good criteria, where these subjects are sometimes late to school, sometimes they are slow in completing the assignments given, sometimes not doing the homework given, sometimes they always disturb their friends during class hours, and sometimes they do not wear a complete school uniform. Then there are subjects with poor criteria, where these subjects often do not come and go home from school on time, are not active in asking or answering the teacher's questions in class, should not do the homework given by the teacher, and then always disturb their friends during class hours and often do not use complete school uniform and not wearing school uniform based on the schedule. Keywords: Description, Learning discipline, students class IV-A