ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem mangrove memiliki berbagai manfaat sehingga perlu menghitung nilai jasa ekosistem mangrove untuk meminimalisir kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah menghitung nilai jasa ekosistem mangrove yang berada di Kabupaten Tana Tidung dengan menggunakan metode Effect on Production. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret - Desember 2020. Pengambilan sampel nelayan menggunakan metode purposive sampling dan melakukan wawancara nelayan Trammel net dan Gill net senangin untuk mendapatkan data perikanan tangkap. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai manfaat langsung perikanan tangkap. Hasil penelitian didapatkan nilai ekonomi perikanan tangkap Trammel net adalah Rp208.086,92/ha/tahun dan Gill net senangin adalah Rp677.900,57/ha/tahun. Nilai total jasa ekosistem mangrove dari indikator perikanan tangkap Trammel net dan Gill net senangin sebesar Rp885.987,49/ha/tahun. Setelah dikalkulasikan oleh luas mangrove sebesar 18.875,91 ha, nilai total manfaat ekosistem mangrove adalah Rp16.723.820.126,20/tahun.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor masih tergolong rendah. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam pembelajaran relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 72 siswa kelas XI BIO 3 dan XI BIO 4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelas XI BIO 3 sebagai kelas eksperimen diberikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick, sedangkan kelas XI BIO 4 sebagai kelas kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kognitif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 34,56 dan kelas kontrol sebesar 33,40, sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 85,26 dan kelas kontrol sebesar 78,36. Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 0,05, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran tersebut dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembelajaran Biologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor masih tergolong rendah. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam pembelajaran relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 72 siswa kelas XI BIO 3 dan XI BIO 4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelas XI BIO 3 sebagai kelas eksperimen diberikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick, sedangkan kelas XI BIO 4 sebagai kelas kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kognitif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 34,56 dan kelas kontrol sebesar 33,40, sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 85,26 dan kelas kontrol sebesar 78,36. Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 0,05, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran tersebut dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembelajaran Biologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Moral character is students' ability to understand good and bad values, possess moral awareness and feelings, and express them in daily behavior, such as honesty, responsibility, empathy, love of goodness, and self-control. This study aims to determine the effect of group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values in strengthening the moral character of MA Hurrasul Aqidah students. This study used a quantitative approach with a pre- experimental design using the one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 13 female 1 1th-grade students at MA Hurasul Aqidah. Data were collected using a 45-item moral character scale. We analyzed the data using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t-test. The results showed that students' mean moral character score increased from 134.38 on the pretest to 156.85 on the posttest, an increase of 22.46 points (16.71%). This increase indicated a change in students' moral character after receiving group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values. The Paired Samples t-Test results yielded St = -11.906S, df = 12, and p 0.001, thereby rejecting Ho and accepting Ha. Consequently, group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values significantly strengthen the moral character of MA Hurrasul Aqidah students.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Moral character is students' ability to understand good and bad values, possess moral awareness and feelings, and express them in daily behavior, such as honesty, responsibility, empathy, love of goodness, and self-control. This study aims to determine the effect of group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values in strengthening the moral character of MA Hurrasul Aqidah students. This study used a quantitative approach with a pre- experimental design using the one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 13 female 1 1th-grade students at MA Hurasul Aqidah. Data were collected using a 45-item moral character scale. We analyzed the data using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t-test. The results showed that students' mean moral character score increased from 134.38 on the pretest to 156.85 on the posttest, an increase of 22.46 points (16.71%). This increase indicated a change in students' moral character after receiving group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values. The Paired Samples t-Test results yielded St = -11.906S, df = 12, and p 0.001, thereby rejecting Ho and accepting Ha. Consequently, group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values significantly strengthen the moral character of MA Hurrasul Aqidah students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Industri tempe skala rumah tangga di Kelurahan Karang Anyar merupakan salah satu sentra usaha mikro yang menyerap banyak tenaga kerja perempuan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah tenaga kerja perempuan (X1) dan pengalaman kerja perempuan (X2) terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja perempuan (Y) pada industri tempe tersebut, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 56 tenaga kerja perempuan yang tersebar pada 14 unit usaha tahu dan tempe, dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 29. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 6,358 + 0,295X1 + 0,345X2. Secara parsial, upah tenaga kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (t hitung 2,387 > t tabel 1,674 sig. 0,021 0,05), demikian pula pengalaman kerja perempuan (t hitung 3,182 > t tabel 1,674 sig. 0,002 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (F hitung 17,703 > F tabel 3,17 sig. 0,000 0,05), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,378, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan 37,8 persen variasi produktivitas tenaga kerja perempuan, sedangkan sisanya 62,2 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan upah dan akumulasi pengalaman kerja merupakan dua faktor penting yang mendorong produktivitas tenaga kerja perempuan pada industri tempe di Kelurahan Karang Anyar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Industri tempe skala rumah tangga di Kelurahan Karang Anyar merupakan salah satu sentra usaha mikro yang menyerap banyak tenaga kerja perempuan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah tenaga kerja perempuan (X1) dan pengalaman kerja perempuan (X2) terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja perempuan (Y) pada industri tempe tersebut, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 56 tenaga kerja perempuan yang tersebar pada 14 unit usaha tahu dan tempe, dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 29. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 6,358 + 0,295X1 + 0,345X2. Secara parsial, upah tenaga kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (t hitung 2,387 > t tabel 1,674 sig. 0,021 0,05), demikian pula pengalaman kerja perempuan (t hitung 3,182 > t tabel 1,674 sig. 0,002 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (F hitung 17,703 > F tabel 3,17 sig. 0,000 0,05), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,378, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan 37,8 persen variasi produktivitas tenaga kerja perempuan, sedangkan sisanya 62,2 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan upah dan akumulasi pengalaman kerja merupakan dua faktor penting yang mendorong produktivitas tenaga kerja perempuan pada industri tempe di Kelurahan Karang Anyar.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana guna untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi dini adanya faktor risiko maupun komplikasi yang dapat menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tingginya kasus perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, prematuritas dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan pentingnya pelayanan Continuity Of Care untuk diterapkan dalam praktik kebidanan. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C di Puskesmas Karang Rejo sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak. Asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 07 Maret 2026 di Puskesmas Karang Rejo melalui dua kali kunjungan antenatal sesuai standar 10 T. Kehamilan berjalan fisiologis dengan keluhan nyeri punggung bawah dan memerlukan asuhan kebidanan berkesinambungan. Persalinan berlangsung pada tanggal 1 April 2026 dengan usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Asuhan dilakukan sesuai prosedur 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung selama 2 jam 13 menit diikuti kelahiran bayi spontan selama 10 menit. Total durasi persalinan kurang dari 3 jam ini mengindikasikan partus presipitatus. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah penyuntikan oksitosin, dengan plasenta lahir lengkap tanpa kelainan atau robekan. Kala IV dilakukan selama 2 jam, tanda vital ibu berada dalam batas normal. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan pada 12 jam dan 7 hari postpartum yang menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi perdarahan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan lahir 2.700 gram dan panjang badan 49 cm serta mampu beradaptasi dengan baik. Keseluruhan asuhan pada Ny. C mulai dari kehamilan hingga masa nifas dan perawatan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah secara dini, serta memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan klien.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Isolasi sosial masih menjadi salah satu masalah keperawatan yang sering ditemukan pada klien skizofrenia di rumah sakit jiwa maupun ruang perawatan psikiatri. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan klien dalam menjalin hubungan interpersonal, berkomunikasi, serta berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Apabila tidak ditangani dengan baik, isolasi sosial dapat menghambat proses pemulihan dan menurunkan kualitas hidup klien. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada dua klien laki-laki dengan isolasi sosial di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dalam studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kedua klien mengalami isolasi sosial dengan tanda seperti lebih suka menyendiri, kontak mata kurang, menolak berinteraksi, dan tidak mengikuti terapi aktivitas kelompok. Intervensi yang diberikan meliputi membina hubungan saling percaya, melatih berkenalan, bercakap-cakap, dan melakukan kegiatan sosial secara bertahap. Setelah dilakukan implementasi keperawatan, kedua klien menunjukkan peningkatan kemampuan berinteraksi dan lebih kooperatif dalam kegiatan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan secara bertahap dan konsisten efektif dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada klien dengan isolasi sosial.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila menjadi kendala dalam budidaya ikan sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami seperti bawang putih (Allium sativum) yang mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih dengan pelarut kombinasi etanol dan air secara in vitro menggunakan metode defusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut dominan etanol rasio 70:30 lebih mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat sebesar 13,33 mm (kategori kuat), diikuti ekstrak kombinasi pelarut rasio 50:50 sebesar 11,33 mm lalu kontrol positif sebesar 11,33 mm dan ekstrak kombinasi pelarut rasio 30:70 sebesar 5,33 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan daya hambat. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,091). Dengan demikian, kombinasi pelarut etanol dan air berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri, dengan pelarut dominan etanol sebagai perlakuan efektif dalam melarutkan senyawa antibakteri pada bawang putih yang menghambat pertumbuhan A.hydrophila
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen, variabel dependen, dan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2010–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan daerah dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah karena masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, Pertumbuhan Ekonomi tidak mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah maupun Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Artinya, tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila menjadi kendala dalam budidaya ikan sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami seperti bawang putih (Allium sativum) yang mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih dengan pelarut kombinasi etanol dan air secara in vitro menggunakan metode defusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut dominan etanol rasio 70:30 lebih mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat sebesar 13,33 mm (kategori kuat), diikuti ekstrak kombinasi pelarut rasio 50:50 sebesar 11,33 mm lalu kontrol positif sebesar 11,33 mm dan ekstrak kombinasi pelarut rasio 30:70 sebesar 5,33 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan daya hambat. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,091). Dengan demikian, kombinasi pelarut etanol dan air berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri, dengan pelarut dominan etanol sebagai perlakuan efektif dalam melarutkan senyawa antibakteri pada bawang putih yang menghambat pertumbuhan A.hydrophila
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Expenditure (CapEx) terhadap nilai perusahaan dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2021 - 2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), efisiensi operasional diukur dengan Total Asset Turnover (TATO), dan CapEx dihitung berdasarkan perubahan aset tetap ditambah depresiasi. Penelitian ini dilandasi oleh Agency Theory, Resource-Based View, dan Signaling Theory. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis jalur (path analysis) dengan uji mediasi melalui uji Sobel serta bootstrapping. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021 - 2024 dengan total 252 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 84 perusahaan yang memenuhi syarat, menghasilkan 336 data pengamatan selama 4 tahun. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris mengenai peran efisiensi operasional dalam memediasi hubungan antara CapEx dan nilai perusahaan, serta memberikan kontribusi bagi pihak manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan investasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Isolasi sosial masih menjadi salah satu masalah keperawatan yang sering ditemukan pada klien skizofrenia di rumah sakit jiwa maupun ruang perawatan psikiatri. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan klien dalam menjalin hubungan interpersonal, berkomunikasi, serta berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Apabila tidak ditangani dengan baik, isolasi sosial dapat menghambat proses pemulihan dan menurunkan kualitas hidup klien. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada dua klien laki-laki dengan isolasi sosial di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dalam studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kedua klien mengalami isolasi sosial dengan tanda seperti lebih suka menyendiri, kontak mata kurang, menolak berinteraksi, dan tidak mengikuti terapi aktivitas kelompok. Intervensi yang diberikan meliputi membina hubungan saling percaya, melatih berkenalan, bercakap-cakap, dan melakukan kegiatan sosial secara bertahap. Setelah dilakukan implementasi keperawatan, kedua klien menunjukkan peningkatan kemampuan berinteraksi dan lebih kooperatif dalam kegiatan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan secara bertahap dan konsisten efektif dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada klien dengan isolasi sosial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana guna untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi dini adanya faktor risiko maupun komplikasi yang dapat menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tingginya kasus perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, prematuritas dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan pentingnya pelayanan Continuity Of Care untuk diterapkan dalam praktik kebidanan. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C di Puskesmas Karang Rejo sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak. Asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 07 Maret 2026 di Puskesmas Karang Rejo melalui dua kali kunjungan antenatal sesuai standar 10 T. Kehamilan berjalan fisiologis dengan keluhan nyeri punggung bawah dan memerlukan asuhan kebidanan berkesinambungan. Persalinan berlangsung pada tanggal 1 April 2026 dengan usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Asuhan dilakukan sesuai prosedur 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung selama 2 jam 13 menit diikuti kelahiran bayi spontan selama 10 menit. Total durasi persalinan kurang dari 3 jam ini mengindikasikan partus presipitatus. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah penyuntikan oksitosin, dengan plasenta lahir lengkap tanpa kelainan atau robekan. Kala IV dilakukan selama 2 jam, tanda vital ibu berada dalam batas normal. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan pada 12 jam dan 7 hari postpartum yang menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi perdarahan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan lahir 2.700 gram dan panjang badan 49 cm serta mampu beradaptasi dengan baik. Keseluruhan asuhan pada Ny. C mulai dari kehamilan hingga masa nifas dan perawatan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah secara dini, serta memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan klien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Expenditure (CapEx) terhadap nilai perusahaan dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2021 - 2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), efisiensi operasional diukur dengan Total Asset Turnover (TATO), dan CapEx dihitung berdasarkan perubahan aset tetap ditambah depresiasi. Penelitian ini dilandasi oleh Agency Theory, Resource-Based View, dan Signaling Theory. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis jalur (path analysis) dengan uji mediasi melalui uji Sobel serta bootstrapping. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021 - 2024 dengan total 252 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 84 perusahaan yang memenuhi syarat, menghasilkan 336 data pengamatan selama 4 tahun. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris mengenai peran efisiensi operasional dalam memediasi hubungan antara CapEx dan nilai perusahaan, serta memberikan kontribusi bagi pihak manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan investasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen, variabel dependen, dan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2010–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan daerah dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah karena masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, Pertumbuhan Ekonomi tidak mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah maupun Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Artinya, tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Pemahaman karir merupakan proses individu dalam menggali dan memahami dunia kerja yang mencakup minat, bakat serta kelebihan dan kekurangan diri guna mendukung kesuksesan dimasa depan. Namun, saat ini masih banyak siswa SMK yang belum memiliki pemahaman karir yang memadai, disebabkan oleh kurangnya informasi, motivasi, maupun akses terhadap materi pembelajaran yang relevan. Analsis ini memiliki tujuan guna mengkaji pengaruh bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one gorup pretest-posttest design. Sampel analisis berjumlah 17 murid kelas X yang didapatkan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan skala likert dan analisa data dilakukan melalui analisa deskriptif serta inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS.25 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-Tailed) sebesar 0,002 nilai α 0,05. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwasannya terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir siswa. Temuan ini menyatakan bahwasannya media audio visual bisa dijadikan alternatif strategi yang efisien dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman karir murid SMK.