ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gastroinintestinal merupakan penyakit akibat infeksi mikroorganisme yang umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Gejala yang sering muncul meliputi nyeri perut, mual, muntah, dan diare. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan menggambarkan proses asuhan keperawatan pada dua anak dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan beberapa masalah keperawatan, yaitu diare, hipertermia, resiko defisit nutrisi, hipovolemia, dan nyeri akut. Intervensi yang diberikan meliputi terapi cairan intravena, pemantauan karakteristik feses dan suhu tubuh, pemenuhan kebutuhan cairan serta nutrisi, dan kolaborasi pemberian terapi farmakologis. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien setelah dilakukan tindakan keperawatan secara berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa asuhan keperawatan yang tepat dan sistematis mampu mendukung proses pemulihan anak dengan gastroenteritis akut serta dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas praktik keperawatan anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GEA (gastroenteritis) adalah diare yang gejalanya tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 14 hari. GEA disebabkan oleh infeksi, antara lain, yaitu, pengeluaran tokdin yang dapat menimbulkan gangguan sekresi dan reabsorpsi cairan dan elektrolit dengan akibat dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit dan gangguan keseimbangan asam basa. Berdasarkan catata World Health Organization (WHO) secra global setiap tahun ada sekitar 1,7 miliar kasus diare akut dengan angka kematian 76000 anak dibawah 5 tahun. Studi kasus ini bertujuan untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang pemberian asuhan keperawatan pasien dengan gastroenteritis menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komperhensif. Metode penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan pendektan proses asuhan keperawatan dan studi implementasi, dan evuluasi. Hasil penelitian pada An. A terdapat 3 diagnosis keperawatan yaitu diare, menyusui tidak efektif, dan defisit pengetahuan. Kesimpulan penulis menemukan kesenjangan yang ada pada tinjuan pustaka tetapi tidak ditemukan pada kasus mulai dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Evaluasi hasil yang didapatkan secara keseluruhan 2 diantaranya teratasi dan 1 tidak teratasi berdasarkan pada kriteria hasil dan disusun saat menentukan intervensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Gastroenteritis merupakan suatu penyakit gangguan pada lambung dalam proses penyerapan metabolisme yang disebabkan adanya peradangan dengan gejala diare akut berlangsung kurang dari 7 hari hingga 14 hari dengan konsistensi feses cair. Prevelensi gastroenteritis di Kalimantan Utara berjumlah 2.733 kasus berdasarkan Riskesda tahun 2018 dan di kota Tarakan pada tahun 2019 yaitu 309 kasus. Tujuan studi kasus ini yaitu mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis di Ruang Anggrek B RSUD Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Studi kasus penelitian menggunakan analisis data dengan cara melakukan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan data penunjang untuk di interpretasikan dengan teori sehingga mendapatkan data dalam menegakkan intervensi. Pelaksanaan tindakan keperawatan selama 3x24 jam maka pada klien 1 terdapat masalah keperawatan yaitu diare, nyeri akut, dan defisit pengetahuan serta pada klien 2 masalah keperawatan yang ditemukan yaitu hipertermia, diare, dan ansietas. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada kedua klien selama 3 hari maka masalah teratasi. Pelaksanaan tindakan intervensi keperawatan sesuai dengan intervensi yang ditegakkan oleh penulis sehingga tidak terdapat kesenjangan dalam pelaksanaan. Pelaksanaan tindakan asuhan keperawatan pada klien gastroenteritis terbukti efektif dalam mencegah terjadinya komplikasi dan masalah yang berarti jika tidak dilakukan tindakan keperawatan secara komperhensif. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi bahan acuan dan gambaran dalam melakukan asuhan keperawatan pada anak dengan diagnosis medik gastroenteritis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An.A dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dari tanggal 24 sampai 26 April 2022. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An.A dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An.A Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari empat diagnosis keperawatan satu teratasi Resiko ketidakseimbangan elektrolit dibuktikan dengan muntah, satu teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan kurangnya asupan makan, satu teratasi Nausea berhubungan dengan ditensi lambung, dan Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi tentang asupan Nutrisi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah gastroenteritis akut. Gastroenteritis akut merupakan peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi (buang air besar) lebih dari tiga kali sehari disertai dengan perubahan konsistensi bentuk tinja menjadi cair dengan tanpa darah atau lendir. Tujuan penulisan ini agar penulis dapat memahami konsep dan teori serta memperoleh pengalaman nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. D dengan penyakit Gastroenteritis Akut. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang mencakup identitas klien, riwayat keseluruhan. Adapun terdapat kesenjangan antara teori dengan laporan kasus pada pengkajian dan penegakkan diagnosa. Diagnosa keperawatan yang ditemukan Defisit Nutrisi, Defisit Pengetahuan, Defisit Perawatan Diri. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan penegakkan diagnosa. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan diagnosa keperawatan yang dirumuskan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan terdapat dua diagnosa belum teratasi yaitu diagnosa Defisit Nutrisi dan Defisit Perawatan Diri. Diharapkan keluarga klien mampu mengigatkan An. D selalu menggosok gigi sebelum atau sesudah dan mengingatkan An. D mencuci tangan memakai sabun sebelum atau sesudah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan Keperawatan Pada An. G dengan Diagnosis Gastroenteritis Akut Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Ibit Badra, Alfianur, Sulidah ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An. G dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawaatan Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 5 sampai 4 April 2021. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An. G dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An. G Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari tiga diagnosis keperawatan satu teratasi diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, satu tidak teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, dan satu teratasi sebagian Disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan malnutrisi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
ABSTRAK Gastroentritis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dengan insidensi dan angka mortalitas yang relatif tinggi. Anak yang berusia dibawah 5 tahun dapat mengalami gastroenteritis 3-4 kali setahun. Usia anak-anak memiliki kerentanan infeksi gastroenteritis lebih tinggi berkaitan dengan ketidakmampuannya menjaga higienitas dan tingkat imunitas yang masih rendah. Perawatan yang baik mutlak diperlukan guna mencegah timbulnya kompliasi yang lebih buruk pada anak dengan penyakit gastroenteritis. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan Gastroenteritis. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. R. Dalam penelitian ini lima langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara baik oleh perawat. Hasil pengkajian mengindikasikan adanya kesenjangan antara kasus dan teori dengan tidak semua tanda dan gejala ditemukan pada kasus. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. R dengan masalah utama hypovolemia, hipertemi, dan defisit nutrisi; ada perbedaan tidak bermakna rumusan diagnosa secara teoritis. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Pada akhir asuhan evaluasi hasil menunjukkan seluruh masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa proses keperawatan yang diberikan oleh perawat telah sesuai dan tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori.