ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An.A dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dari tanggal 24 sampai 26 April 2022. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An.A dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An.A Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari empat diagnosis keperawatan satu teratasi Resiko ketidakseimbangan elektrolit dibuktikan dengan muntah, satu teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan kurangnya asupan makan, satu teratasi Nausea berhubungan dengan ditensi lambung, dan Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi tentang asupan Nutrisi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah gastroenteritis akut. Gastroenteritis akut merupakan peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi (buang air besar) lebih dari tiga kali sehari disertai dengan perubahan konsistensi bentuk tinja menjadi cair dengan tanpa darah atau lendir. Tujuan penulisan ini agar penulis dapat memahami konsep dan teori serta memperoleh pengalaman nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. D dengan penyakit Gastroenteritis Akut. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang mencakup identitas klien, riwayat keseluruhan. Adapun terdapat kesenjangan antara teori dengan laporan kasus pada pengkajian dan penegakkan diagnosa. Diagnosa keperawatan yang ditemukan Defisit Nutrisi, Defisit Pengetahuan, Defisit Perawatan Diri. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan penegakkan diagnosa. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan diagnosa keperawatan yang dirumuskan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan terdapat dua diagnosa belum teratasi yaitu diagnosa Defisit Nutrisi dan Defisit Perawatan Diri. Diharapkan keluarga klien mampu mengigatkan An. D selalu menggosok gigi sebelum atau sesudah dan mengingatkan An. D mencuci tangan memakai sabun sebelum atau sesudah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan Keperawatan Pada An. G dengan Diagnosis Gastroenteritis Akut Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Ibit Badra, Alfianur, Sulidah ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An. G dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawaatan Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 5 sampai 4 April 2021. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An. G dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An. G Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari tiga diagnosis keperawatan satu teratasi diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, satu tidak teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, dan satu teratasi sebagian Disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan malnutrisi.