ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gastroinintestinal merupakan penyakit akibat infeksi mikroorganisme yang umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Gejala yang sering muncul meliputi nyeri perut, mual, muntah, dan diare. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan menggambarkan proses asuhan keperawatan pada dua anak dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan beberapa masalah keperawatan, yaitu diare, hipertermia, resiko defisit nutrisi, hipovolemia, dan nyeri akut. Intervensi yang diberikan meliputi terapi cairan intravena, pemantauan karakteristik feses dan suhu tubuh, pemenuhan kebutuhan cairan serta nutrisi, dan kolaborasi pemberian terapi farmakologis. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien setelah dilakukan tindakan keperawatan secara berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa asuhan keperawatan yang tepat dan sistematis mampu mendukung proses pemulihan anak dengan gastroenteritis akut serta dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas praktik keperawatan anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah gastroenteritis akut. Gastroenteritis akut merupakan peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi (buang air besar) lebih dari tiga kali sehari disertai dengan perubahan konsistensi bentuk tinja menjadi cair dengan tanpa darah atau lendir. Tujuan penulisan ini agar penulis dapat memahami konsep dan teori serta memperoleh pengalaman nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. D dengan penyakit Gastroenteritis Akut. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang mencakup identitas klien, riwayat keseluruhan. Adapun terdapat kesenjangan antara teori dengan laporan kasus pada pengkajian dan penegakkan diagnosa. Diagnosa keperawatan yang ditemukan Defisit Nutrisi, Defisit Pengetahuan, Defisit Perawatan Diri. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan penegakkan diagnosa. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan diagnosa keperawatan yang dirumuskan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan terdapat dua diagnosa belum teratasi yaitu diagnosa Defisit Nutrisi dan Defisit Perawatan Diri. Diharapkan keluarga klien mampu mengigatkan An. D selalu menggosok gigi sebelum atau sesudah dan mengingatkan An. D mencuci tangan memakai sabun sebelum atau sesudah.