Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Shift Share
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi dan Strategi Pengembangan Sektor Ekonomi Di Pulau Penghasil Tambang (Lima Provinsi di Pulau Kalimantan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sektor ekonomi apa saja yang menjadi sektor basis dan non basis di lima provinsi pulau Kalimantan (2) mengetahui pergeseran sektor perekonomian di lima provinsi pulau Kalimantan, serta (3) mengetahui klasifikasi sektor-sektor ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data PDRB dan laju pertumbuhan ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan dan Indonesia dari tahun 2013-2022 berdasarkan harga konstan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ), shift share dan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis Location Quotient (LQ) sektor yang termasuk sektor basis dengan nilai LQ terbesar di lima provinsi pulau Kalimantan adalah sektor pertambangan dan penggalian kecuali di provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis shift share dari 17 sektor ada 9 sektor yang tergolong maju atau cepat pertumbuhannya di kelima provinsi di pulau Kalimantan yaitu sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang; kontruksi; transportasi dan pergudangan; informasi dan komunikasi; jasa keuangan; perusahaan jasa;jasa kesehatan dan kegiatan sosial; jasa lainya. Analisis tipologi klassen lima provinsi di pulau Kalimantan menunjukkan sektor yang termasuk kedalam sektor maju dan tumbuh pesat (Kuadran 1) dari empat provinsi yaitu sektor pertambangan dan penggalian kecuali provinsi Kalimantan Barat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DAN PERGESERAN STRUKTUR EKONOMI DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2013-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sektor keunggulan atau sektor basis, ingin mengetahui pola pergeseran ekonomi sektoral dan klasifikasi pola sektor ekonomi di Kota Samarinda tahun 2013-2022. Alat analisis yang digunakan adalah analisi Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Tipology Klassen. Analisis Location Quotient (LQ) terdapat 14 sektor fundamental di Kota Samarinda. Sektor tersebut meliputi pengadaan listrik dan gas, pengadaan air, pengelolaan sampah, sampah dan daur ulang, konstruksi, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, pengangkutan dan pergudangan, penyediaan akomodasi makan dan minum, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa korporasi, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, dan jasa lainnya. Selain itu, terdapat tiga sektor lain yang tergolong sektor non basis, yakni pertanian, kehutanan dan perikanan, pertambangan dan penggalian, serta industri pengolahan. Hasil dari shift share menunjukkan kondisi 3 komponen, komponen pertama yaitu komponen pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda dipengaruhi oleh faktor dari luar yaitu terjadinya peningkatan pada kegiatan ekonomi di Kota Samarinda, Hasil Tipology Klassen Kota Samarinda Tahun 2013-2022 terjadi pergeseran kuadran pada lima sektor. Sementara enam sektor lainnya adalah tetap atau konstan (0) pada kuadaran periode sebelumnya. Kata Kunci : Location Quotient, Shift Share, Tipology Klassen

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN DAYA SAING SEKTOR EKONOMI INDONESIA

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan, pergeseran struktur ekonomi, dan klasifikasi ekonomi di Indonesia yang diukur menggunakan analisis Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder 2000, 2005, 2010, 2015, dan 2020. Penelitian ini dilakukan di Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan riset kepustakaan dengan cara mengumpulkan data-data dari publikasi laman resmi instansi/lembaga terkait dan menggunakan data deret berkala. Hasil penelitian analisis Location Quotient dan Shift Share menunjukkan bahwa yang termasuk dalam kategori sektor unggulan yaitu, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Konstruksi, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Jasa Keuangan dan Asuransi, Real Estate, dan Jasa Pendidikan, serta pergeseran struktur ekonomi Indonesia bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri kemudian sektor jasa. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis Tipologi Klassen yang dilakukan menggambarkan klasifikasi sektor-sektor ekonomi di Indonesia yang beragam terbagi menjadi 4 klasifikasi sesuai dengan hasil dari tipologi klassen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sektor Ekonomi dan Sektor Pertanian Unggulan Daerah di Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor basis dan non basis, trend di masa yg akan datang, bagaimana perkembangan hingga klasifikasi pertumbuhan dari suatu sektor ekonomi dan sektor pertanian di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan analisis Location Quotient (LQ), analisis trend, analisis Shift Share, dan analisis Typologi Klassen. Hasil penelitian menunjukkan sektor ekonomi dengan nilai basis tertinggi yaitu 1,45 terdapat sektor jasa pendidikan, sedangkan sektor pertanian yang menjadi basis adalah tanaman Aglaonema dengan nilai 646,63 dan komoditas non basisnya yaitu komoditas buah manggis dengan nilai 0,96, kemudian pada tanaman pangan, padi merupakan komoditi basis dengan nilai LQ sebesar 1,77. Hasil analisis trend sektor ekonomi menunjukkan bahwa seluruh sektor ekonomi yang menjadi basis diperkirakan di masa yang akan datang terus mengalami kenaikan sedangkan pada trend produksi sektor pertanian terdapat komoditi jeruk siam yang mengalami penurunan paling besar dan komoditi kunyit yang memiliki kenaikan produksi yang paling besar diantara komoditi yang lain di sektor pertanian. Hasil analisis nilai Shift Share menghasilkan sektor pengadaan listrik dan gas memiliki nilai pertumbuhan proportional dan bersih paling tinggi diantara sektor yang lain, sektor pertanian tanaman mengkudu memiliki nilai pertumbuhan proportional, progresif dan cepat paling tinggi diantara komoditi lainnya, pada tanaman pangan kacang tanah memiliki nilai daya saing paling tinggi yaitu sebesar 113,73. Hasil analisis Typologi Klassen, sektor informasi dan komunikasi termasuk kedalam sektor maju dan tumbuh cepat, pada sektor pertanian terdapat komoditi mengkudu, dan pada tanaman pangan padi termasuk komoditi yang maju dan tumbuh pesat serta ubi jalar termasuk komoditi yang potensial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Potensi Sektor-Sektor Ekonomi di Kabupaten Tana Tidung Tahun 2011-2021

2022•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor basis, non basis, prospekif, spesialis dan kompetitif serta mengetahui kondisi dan perubahan klasifikasi sektor-sektor potensial ekonomi di Kabupaten Tana Tidung tahun 2011-2021. Analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share dan Tipology Klassen. Hasil penelitian analisis LQ menunjukkan 4 sektor basis yang terdiri dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; Konstruksi; dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Sedangkan hasil analisis DLQ menunjukkan 7 sektor prospektif yang terdiri dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; Industri Pengolahan; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Real Estate; Jasa Perusahaan serta sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Hasil Shift Share menunjukkan bahwa terdapat 11 sektor yang termasuk sektor spesialis yaitu terdiri dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pengadaan Listrik dan Gas; Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Transportasi dan Pergudangan; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Informasi dan Komunikasi; Jasa Keuangan; Jasa Pendidikan; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial serta sektor Jasa Lainnya. Selanjutnya, diketahui terdapat 2 sektor kompetitif yang terdiri dari sektor Pengadaan Listrik dan Gas serta sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang. Hasil Tipology Klassen Kabupaten Tana Tidung tahun 2011-2016 dan 2016-2021 menunjukkan bahwa terjadi perubahan klasifikasi sektor pada empat kuadran. Dimana kuadran I sektor yang maju dan tumbuh cepat terdiri dari sektor Pertambangan dan Penggalian yang pada awalnya tidak ada, sehingga di kuadran II sektor yang maju namun tumbuh tertekan hanya memiliki 3 sektor, yaitu sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Konstruksi; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Kuadran III yang merupakan sektor potensial dan masih bisa di kembangkan tetap terdiri dari 2 sektor namun sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang turun menjadi kuadran IV dan digantikan oleh sektor Jasa Perusahaan yang awalnya berada di kuadran IV. Sektor di kuadran IV adalah sektor yang relatif masih tertinggal di Kabupaten Tana Tidung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Struktur Ekonomi dan Identifikasi Sektor Unggulan di Kabupaten Nunukan Tahun 2011-2020

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur ekonomi, kondisi basis ekonomi sektoral dan kondisi kegiatan ekonomi yang potensial di Kabupaten Nunukan Tahun 2011-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share dan Tipology Klassen. Dari hasil penelitian location quotient (LQ) menunjukkan bahwa di Kabupaten Nunukan mempunyai 2 sektor basis yaitu sektor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dan sektor pertambangan dan penggalian. Berdasarkan hasil penelitian dynamic location quotient (DLQ) menunjukkan bahwa di Kabupaten Nunukan mempunyai 4 sektor yang prospektif yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor jasa perusahaan, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib. Berdasarkan hasil penelitian shift share bahwa struktur ekonomi di Kabupaten Nunukan didominasi oleh sektor primer. Berdasarkan hasil penelitian tipology klassen menunjukkan bahwa yang tergolong sektor maju dan tumbuh dengan pesat, yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, dan juga sektor pertambangan dan penggalian. Sektor yang tergolong sektor potensial yaitu sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor jasa perusahaan, sektor administrasi pemerintah, dan jaminan sosial wajib, dan juga sektor jasa pendidikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Daya Saing Sektoral Perekonomian Berdasarkan Periodisasi Kepemimpinan Pemerinntah Daerah Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS DAYA SAING SEKTORAL PEREKONOMIAN BERDASARKAN PERIODISASI KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN ANNISA MUFIDAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor yang berdaya saing, sektor basis berdasarkan pemerintahan Bupati dua periode yaitu Bupati Budiman Arifin (2011-2015) dan Bupati Sudjati (2016-2020) dengan cara menganalisis sektor-sektor tersebut dan mengklasifikasikan sektor-sektor ekonomi di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara, atas dasar harga konstan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil penelitian berdasarkan alat Location Quotient (LQ) pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin dan Bupati Sudjati, menunjukkan hasil yang sama bahwa perekonomian Kabupaten Bulungan didominasi delapan sektor basis, yang mempunyai nilai tertinggi adalah sektor jasa pendidikan. Alat analisis Tipologi Klassen menunjukkan pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin sektor yang masuk dalam sektor maju dan tumbuh pesat adalah sektor Real Estate dan jasa pendidikan. Sedangkan pada pemerintahan Bupati Sudjati sektor yang masuk dalam sektor maju dan tumbuh pesat adalah sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor real estate, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dan sektor jasa lainnya. Alat analisis Shift Share menunjukkan pada pemerintahan Bupati Budiman Arifin dan Bupat Sudjati menunjukkan terjadinya perubahan struktur ekonomi yang dipengaruhi pertumbuhan ekonomi dan keunggulan kompetitif Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SHIFT SHARE, LOCATION QUOTIENT (LQ) DAN TYPOLOGY KLASSEN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•

Terjadinya struktur ekonomi yang bergeser diakibatkan timbulnya proses pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi oleh tingkat kontribusi PDRB dan Laju Pertumbuhan. Pendapatan perkapita daerah yang meningkat dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan ekonomi dalam jangka waktu yang panjang. Pertumbuhan ekonomi juga adalah tujuan dari kebijakan ekonomi makro agar maju dan sejahteranya perekonomian daerah. Kondisi utama dari berlangsungnya pembangunan ekonomi dankesejahteraan yang meningkat karena tingginya ekonomi yang tumbuh dan adanya keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ekonomi Provinsi Kalimantan Utara selama tahun 2013-2020 . Penelitian ini menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara dan Produk Domestik Regional Bruto Indonesia, dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ), Shift Share dan Tipologi Klassen. Berdasarkan alat analisis LQ sektor basis yang dilihat dari kontribusi nilai outputnya, perekonomian di Kalimantan Utara didominasi sektor pertambangan dan penggalian menduduki posisi tertinggi. Hasil Alat analisis Shift Share terhadap PDRB sektor dengan kontribusi besar yaitu sektor Pertanian, kehutanan dan perikanan dan sektor pertambangan dan penggalian. Hasil Tipologi Klassen, sektor-sektor ekonomi mengalami penurunan pada tahun 2020, Jasa Kesehatan menduduki Kuadran I dengan tingkat pertumbuhan dan pendapatan perkapita lebih tinggi, karena dipengaruhi oleh adanya wabah virus Covid-19. Sehingga membawa dampak yang sangat serius terhadap perekonomian. Kata kunci : Transformasi Struktur Ekonomi, Location Quotient, Shift Share dan Typologi Klassen

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MALINAU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam pengembangan sub sektor perkebunan, pemerintah Kabupaten Malinau perlu memperhatikan komoditas unggulan daerah yang akan menjadi prioritas pengembangan di setiap Kecamatan di Kabupaten Malinau. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan. Pertama untuk mengetahui apa saja komoditas unggulan sub sektor perkebunan pada masing-masing Kecamatan Kabupaten Malinau. Kedua, untuk mengetahui bagaimana prioritas pengembangan komoditas komoditas unggulan sub sektor perkebunan di Kabupaten Malinau. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Penggabungan analisis LQ dan Shift Share. Data yang digunakan yaitu produksi komoditas sub sektor perkebunan Kabupaten Malinau tahun 2015-2019. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa komoditas yang memiliki nilai LQ>1 sebagai berikut: Komoditas kopi pada Kecamatan Malinau Kota, Malinau Selatan, Pujungan, Kayan Hilir dan Kayan Hulu. Komoditas karet pada Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, dan Kecamatan Sungai Boh. Komoditas kelapa sawit pada Kecamatan Malinau Barat, dan Malinau Selatan Hilir. Komoditas Kakao pada Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, dan Kecamatan Mentarang. Komoditas lada pada Kecamatan Malinau Utara dan Mentarang. Hasil analisis Shift Share komoditas yang menjadi prioritas pengembangan utama yaitu kopi terdapat pada empat Kecamatan dan Karet pada satu Kecamatan. Sedangkan komoditas lainnya termasuk kedalam prioritas kedua dan ketiga.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POTENSI SEKTORAL PEREKONOMIAN DAN PEMETAAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA (TAHUN 2010-2019)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor-sektor basis Kabupaten/Kota di masing-masing Provinsi Kalimantan Utara berdasarkan konstribusi dan laju pertumbuhan ekonomi sektoral atas dasar harga konstan dengan klasifikasi tipologi wilayah objek penelitian dalam kurun waktu sepuluh tahun yaitu dari 2010-2019. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode location quotient, shift share, tipologi klassen dan (SIG). Dari hasil penelitian Location Quotien (LQ) diperoleh yaitu Kabupaten Malinau dengan lima sektor basis. Kabupaten Bulungan yaitu dengan sembilan sektor basis. Kabupaten Tana Tidung yaitu dengan empat sektor basis. Kabupaten Nunukan dengan dua sektor basis. Kota Tarakan yaitu dengan empat belas sektor basis. Berdasarkan hasil penelitian Shift Share bahwa sektor-sektor yang memiliki keunggulan spesialisasi dan kompetitif Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara adalah sektor listrik, sektor perdagangan besar, sektor real estate, sektor akomodasi; sektor real estate, sektor administrasi pemerintahan, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar, sektor transportasi, sektor informasi, sektor kesehatan; dan jasa lainnya. Berdasarkan hasil penelitian Tipologi Klassen yaitu kuadran 1 daerah cepat maju dan tumbuh tidak terdapat kabupaten/kota, kuadran 2 daerah maju tapi tertekan yaitu Kabupaten Tana Tidung, kuadran 3 daerah maju dan berkembang terdiri dari Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kota Tarakan, dan kuadran 4 yakni daerah daerah tertinggal yaitu Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Potensi Ekonomi Kota Tarakan Tahun 2010-2019

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui sektor basis ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan, (ii) untuk mengetahui sektor ekonomi yang mempunyai potensi daya saing kompetitif dan komparatif di Kota Tarakan, (iii) untuk mengetahui sektor ekonomi yang mempunyai potensi daya saing kompetitif dan spesialisasi di Kota Tarakan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan: Location Quotien (LQ), Metode Ratio Pertumbuhan (MRP), Analisis Overlay dan Analisis Shift Share. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa analisis location quotient (LQ) mempunyai 14 sektor basis di Kota Tarakan, yaitu sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial serta sektor jasa lainnya. Hasil analisis MRP dan overlay menunjukkan bahwa sektor yang memiliki potensi daya saing kompetitif dan komperatif adalah sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial serta sektor jasa lainnya. Analisis shift share menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan, sektor kontruksi, sektor perdagangan besar dan eceran; reperasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan, sektor real estate, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta sektor jasa lainnya merupakan sektor yang memiliki keunggulan/daya saing kompetitif maupun spesialisasi di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail