ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sekolah berbasis pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan keagamaan, sehingga berpotensi membentuk persepsi siswa yang khas terhadap mata pelajaran Biologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi siswa SMA terhadap mata pelajaran Biologi di sekolah berbasis pesantren, dikaji berdasarkan aspek kognitif dan afektif dengan merujuk pada konsep persepsi sebagai proses individu dalam menerima, memahami, dan memaknai suatu objek berdasarkan pengalaman belajarnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua puluh siswa kelas XI dan XII MIA SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif siswa memahami Biologi sebagai ilmu kehidupan yang bermanfaat dan penting bagi masa depan, meskipun sebagian mengalami kesulitan pada materi abstrak seperti sel, enzim, dan metabolisme. Secara afektif, siswa menunjukkan respons yang cenderung positif namun bervariasi, disertai preferensi terhadap praktikum dan media visual. Persepsi terhadap integrasi Biologi dengan nilai keislaman juga beragam. Dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap Biologi di sekolah berbasis pesantren bersifat multidimensi, dipengaruhi oleh pengalaman belajar serta konteks keagamaan lingkungan pesantren.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Lembar Kerja Siswa (LKPD) berbasis konteks terhadap prestasi sains siswa kelas VIII mengenai sistem ekskresi di SMP Mutiara Bangsa Sebatik. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan grup kontrol non-ekuivalen. Sampel penelitian terdiri dari 24 siswa kelas VIII dari Kelas 8A, yang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan Lembar Kerja Siswa berbasis konteks, dan 23 siswa kelas VIII dari Kelas 8B, yang berfungsi sebagai kelompok kontrol yang menggunakan Lembar Kerja Siswa konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang menggunakan soal pilihan ganda pada tingkat kognitif C1–C4. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan ANCOVA Peringkat, dengan ambang batas signifikansi ditetapkan pada 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 79,17, sedangkan kelompok kontrol mencapai nilai 73,70. Hasil uji Rank ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,797 untuk variabel kelompok, yang melebihi 0,05; oleh karena itu, H₀ diterima dan H₁ ditolak. Akibatnya, penerapan lembar kerja berbasis konteks tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi belajar sains siswa ketika memperhitungkan kemampuan awal mereka. Nilai prauji, yang berfungsi sebagai kovariat, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,016, yang lebih kecil dari 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembatasan operasional angkutan berbasis daring di kawasan Bandara Juwata Tarakan serta mengkaji implikasinya terhadap pemenuhan hak-hak konsumen berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode analisis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi kepustakaan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan Teori Implementasi Kebijakan menurut Thomas B. Smith. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan bersifat restriktif, di mana angkutan berbasis daring hanya diizinkan menurunkan penumpang namun dilarang menjemput penumpang di lingkungan bandara. Pengaturan ini belum didukung peraturan teknis tertulis maupun perjanjian kerja sama resmi dengan penyedia layanan, dan lebih mengutamakan perlindungan terhadap taksi konvensional. Penerapan kebijakan tersebut berdampak negatif pada hak-hak konsumen: terganggunya aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan karena penumpang harus berjalan kaki sejauh 700 meter hingga 1 kilometer keluar kawasan terminal; terbatasnya hak memilih jasa transportasi; kurangnya sosialisasi sehingga hak memperoleh informasi yang benar tidak terpenuhi; serta terabaikannya hak atas harga yang wajar karena tarif taksi bandara jauh lebih mahal. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa kebijakan pembatasan belum selaras dengan prinsip perlindungan konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar pengelola bandara menyediakan zona penjemputan khusus, menyusun perjanjian kerja sama yang adil, dan meningkatkan transparansi informasi. Pemerintah daerah diharapkan menerbitkan regulasi yang jelas dan melakukan mediasi, sedangkan Kementerian Perhubungan perlu menyusun petunjuk teknis operasional angkutan berbasis aplikasi di seluruh bandara di Indonesia
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESKRIPSI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI UTAMA 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran tematik kelas III SD Negeri Utama 1 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas III SD Negeri Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah telah dilaksanakan melalui lima indikator utama, yaitu (1) orientasi peserta didik pada masalah, guru menyampaikan permasalahan sesuai materi pembelajaran; (2) mengorganisasi peserta didik untuk belajar, guru membentuk kelompok belajar, memberikan penjelasan mengenai tugas, serta membimbing setiap anggota kelompok dalam menjalankan perannya; (3) membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, guru memantau aktivitas peserta didik dan memberikan arahan ketika mengalami kesulitan; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, guru memfasilitasi peserta didik dalam menyusun dan mempresentasikan hasil yang diperoleh; dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, guru melakukan evaluasi melalui diskusi, pemberian pertanyaan, refleksi, dan apresiasi terhadap hasil kerja peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran tematik telah terlaksana dengan baik. Meskipun demikian, masih terdapat aspek yang perlu ditingkatkan, yaitu pembentukan kelompok belajar yang mempertimbangkan keragaman kemampuan peserta didik agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Kata kunci: Implementasi, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Tematik, Sekolah Dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih didominasi oleh penggunaan buku paket dan belum didukung oleh perangkat pembelajaran yang kontekstual serta mengintegrasikan konteks kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan menilai kelayakan perangkat pembelajaran aritmatika sosial berbasis kewirausahaan pada siswa kelas V SD Citra Bangsa Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan berupa modul ajar, LKPD, dan media konkret berbasis kewirausahaan. Uji coba dilakukan pada 27 siswa kelas V SD Citra Bangsa Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen perangkat pembelajaran memenuhi kategori sangat valid dan sangat praktis. Dari aspek materi, modul ajar memperoleh persentase sebesar 90%, LKPD sebesar 92,50%, dan media konkret sebesar 95%. Sementara itu, dari aspek media, modul ajar memperoleh persentase sebesar 95%, LKPD sebesar 90%, dan media konkret sebesar 97,50%. Hasil penilaian praktisi memperoleh persentase sebesar 90,37%, sedangkan hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 86% dan pada uji coba lapangan sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran aritmatika sosial berbasis kewirausahaan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika kelas V SD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan relatif pembiayaan perbankan, produktivitas pembiayaan, pengaruh pembiayaan perbankan terhadap produksi sektor Real Estate, pengaruh penyerapan relatif pembiayaan terhadap efisiensi relatif produksi, serta pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan Marginal Product of Capital (MPK) pada sektor Real Estate di 34 provinsi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan transformasi Location Quotient (LQ), Marginal Product of Capital (MPK), Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi tertinggi terdapat di Wilayah Jawa sebesar 1,46 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Penyerapan relatif pembiayaan tertinggi juga berada di Wilayah Jawa sebesar 1,08 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi sektor Real Estate, sedangkan regresi cross section menunjukkan bahwa penyerapan relatif pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi relatif produksi. Nilai MPK tertinggi terdapat di Wilayah Kalimantan sebesar 5,92, sedangkan terendah di Wilayah Maluku dan Papua sebesar −0,60. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan MPK menunjukkan bahwa Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat relatif dominan berada pada kategori unggul, sedangkan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku, dan Maluku Utara secara konsisten berada pada kategori gagal selama periode 2020–2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi pengembangan sektor pertanian di Indonesia tahun 2025 dengan pendekatan Location Quotient (LQ) dan Marginal Product of Labor (MPL). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder PDRB, tenaga kerja, volume produksi pertanian, dan data spasial tahun 2017, 2021, dan 2025. Alat analisis mencakup metode LQ untuk wilayah basis, formula MPL untuk produktivitas tenaga kerja, serta analisis spasial menggunakan QGIS. Hasil penelitian delapan provinsi termasuk basis sektor pertanian yaitu Aceh; Lampung; Jateng; NTT; Kalteng; Kalsel; Sultra; dan Sulbar. Analisis Tahap 2 di tingkat kabupaten/kota tersisa tujuh provinsi yang tereliminasi Sultra, yang lain konsisten basis subsektor tanaman pangan di Kabupaten/kota; Jateng, 25; NTT, 8; dan Kalsel, 10. Untuk subsektor hortikultura di Aceh, 7; dan Jateng, 8. Untuk subsektor perkebunan di Kalteng, 14; Kalsel, 13; dan Sulbar, 6. Untuk subsektor peternakan di Lampung, 10; Jateng, 28; NTT, 18; dan Aceh, 16. Hasil analisis spasial mengungkapkan tiga fenomena relasi ruang, yaitu di Jateng dan NTT terdapat keselarasan wilayah (spatial alignment), di Lampung dan Aceh terdapat keterpaduan sinergis (komplementer), di Kalteng, Kalsel, dan Sulbar terdapat kesenjangan perencanaan (spatial mismatch) akibat benturan kawasan industri non-pertanian. Akhirnya kebijakan spasial pertanian harus diprioritaskan pada wilayah basis dengan produktivitas positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai KEK dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi upaya pencegahan dan penanganan KEK. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, salah satunya melalui komik edukasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 55 ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan berisi 15 pertanyaan benar-salah yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji normalitas Kolmogorov- Smirnov dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 35 responden (63,6%), sedangkan setelah intervensi mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 50 responden (90,9%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,001 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian komik edukasi. Kesimpulan penelitian ini adalah komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa serta minimnya pemanfaatan LKPD yang menarik dan interaktif dalam pembelajaran IPAS pada materi siklus makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan LKPD berbasis aplikasi Canva dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa kelas III-A SDN 014 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, angket respons guru dan siswa, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas LKPD berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh persentase sebesar 95,55%, ahli bahasa sebesar 93,33%, dan ahli media sebesar 95,55%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Aspek kepraktisan ditunjukkan melalui hasil observasi aktivitas guru sebesar 84% dan aktivitas siswa sebesar 70%, dengan kategori praktis. Selain itu, respons guru memperoleh persentase sebesar 98%, sedangkan respons siswa pada uji coba terbatas sebesar 88,6% dan pada uji coba lapangan sebesar 84,4%, yang menunjukkan tingkat ketertarikan yang sangat tinggi terhadap LKPD. Dari aspek keefektifan, nilai rata-rata N-gain sebesar 0,59 termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis aplikasi Canva dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam melatih kemampuan numerasi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di kawasan perbatasan merupakan instrumen krusial dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi lokal dengan kelestarian ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi pengunjung terhadap pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Wisata Mangrove Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner terstruktur berskala Likert kepada 48 responden yang ditentukan melalui teknik quoted accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pemetaan matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategis pengembangan Wisata Mangrove Setabu berada pada Kuadran Strategi ST (Strengths–Threats). Faktor kekuatan utama kawasan terletak pada keasrian lanskap alami hutan bakau (S1) serta ketersediaan fasilitas spot foto/jembatan boardwalk (S2) yang sangat diminati oleh wisatawan usia muda (15–29 tahun). Namun, kendala internal yang krusial adalah rusaknya infrastruktur jembatan kayu yang berlubang (W2) akibat keterbatasan finansial karena tidak adanya pemungutan biaya tiket masuk maupun parkir (W5). Di sisi eksternal, ancaman terbesar berasal dari maraknya aktivitas penggalian pasir ilegal oleh oknum masyarakat (T4) serta bencana abrasi pantai (T2). Formulasi strategi terbaik menitikberatkan pada pemanfaatan seluruh kekuatan internal untuk memitigasi ancaman eksternal melalui penerapan sistem zonasi (Zona Pemanfaatan Wisata dan Zona Konservasi Inti) serta penguatan regulasi lokal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Video pembelajaran matematika merupakan salah satu media yang diperlukan untuk membantu visualisasi materi matematika yang bersifat abstrak terutama pada materi eksponen. Tujuan penelitian adalah mendeskrispiskan efektivitas media pembelajaran video berbasis animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent Control Group Design. Data dianalisis menggunakan statistik deksripsi dan inferensial dengan bantuan SPSS 20 yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji Mann-Whitney U. Hasil peneltian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 74,17 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73,33 menjadi 88,75. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,733 (kategori tinggi) dengan N-Gain Persen sebesar 73,37% (cukup efektif), sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,464 (kategori sedang) dengan N-Gain Persen sebesar 46,45% (kurang efektif). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,797 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video berbasis animasi cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan, namun belum menunjukkan keunggulan yang signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Meskipun demikian, media video berbasis animasi dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu memvisualisasikan konsep matematika yang abstrak serta mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pelatihan Berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap Kepuasan Kerja yang di mediasi oleh Motivasi pada Guru di SMK Negeri 2 Kota Tarakan. SMK Negeri 2 Kota Tarakan merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan unggulan di Kota Tarakan yang berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi dan industri, serta memiliki beberapa program keahlian seperti Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel sebanyak 98 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis AI berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja dan motivasi kerja. Motivasi kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan tidak mampu memediasi hubungan tersebut. Nilai R² yang rendah menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang terbatas. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian Pelatihan Berbasis AI dalam konteks pendidikan vokasi dengan hasil yang menunjukkan bahwa teknologi tidak secara langsung meningkatkan Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja tanpa dukungan organisasi dan kesiapan individu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan internal terhadap efektivitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berbasis kinerja di Provinsi Kalimantan Utara, dimana variabel moderasinya adalah kapasitas sumber daya aparatur. Penganggaran berbasis kinerja dirancang untuk memastikan bahwa outcome dari penganggaran tersebut menghasilkan capaian yang terukur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, tata kelola keuangan yang efektif memerlukan penerapan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan internal yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada Aparatur Sipil Negara dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan sampel penelitian 200 orang. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji hubungan langsung maupun hubungan moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan APBD berbasis kinerja. Pengawasan internal juga berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, kapasitas sumber daya aparatur memperkuat hubungan antara transparansi dan akuntabilitas dengan efektivitas penganggaran berbasis kinerja. Namun demikian, efek moderasi kapasitas aparatur terhadap hubungan antara pengawasan internal dan efektivitas APBD tidak signifikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengembangan ekonomi wilayah yang mendorong penyerapan tenaga kerja dan menurunkan kemiskinan. Pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa PDRB, tenaga kerja, dan kemiskinan pada 34 provinsi (periode 2015, 2018, 2021, dan 2024). Teknik analisis meliputi LQ, GEE, serta GEP, diperkuat dengan pemetaan empat kuadran dan pola spasial antarwilayah. Hasil analisis LQ menunjukkan pola persebaran sektor basis yang tidak merata antarkawasan. Hampir semua kawasan, terutama timur, tengah, dan barat, didominasi sektor primer sebagai sektor basis, kecuali Jawa. Sektor sekunder hanya menunjukkan nilai basis pada sebagian kawasan dan terkonsentrasi di kawasan Jawa. Sementara itu, sektor tersier hampir merata ditemukan sebagai sektor basis di seluruh kawasan Indonesia, mencerminkan berkembangnya aktivitas perdagangan dan jasa di berbagai daerah. Hasil GEE dan GEP memperlihatkan dinamika pola persebaran penyerapan tenaga kerja dan kemiskinan antar periode. Pada tahun 2015, seluruh kawasan didominasi penyerapan tenaga kerja tinggi disertai kemiskinan tinggi pada 17 provinsi, mencerminkan belum optimalnya pertumbuhan ekonomi dalam mengentaskan kemiskinan. Tahun 2018 menunjukkan perbaikan, dengan dominasi penyerapan tenaga kerja tinggi disertai kemiskinan rendah pada 21 provinsi. Namun tahun 2021 terjadi kemunduran akibat pandemi COVID-19, di mana kondisi penyerapan tenaga kerja tinggi dibarengi kemiskinan tinggi kembali mendominasi pada 22 provinsi. Tahun 2024 kembali membaik, dengan penyerapan tenaga kerja tinggi disertai kemiskinan rendah mendominasi sebanyak 24 provinsi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi wilayah sangat dipengaruhi struktur sektor unggulan dan karakteristik spasial masing-masing daerah, sehingga diperlukan kebijakan terarah agar penyerapan tenaga kerja dan penurunan kemiskinan berlangsung berkelanjutan dan merata di seluruh kawasan Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada RSUD Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai RSUD Kabupaten Malinau sebagai responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. Disiplin kerja dan motivasi kerja juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan remunerasi berbasis kinerja tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh remunerasi berbasis kinerja terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam menjembatani hubungan antara kebijakan organisasi dan peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, pengelolaan sistem remunerasi dan penerapan disiplin kerja yang baik perlu diiringi dengan upaya peningkatan motivasi kerja pegawai guna mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Malinau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan menjadi tuntutan penting seiring meningkatnya alokasi Dana Desa dan penerapan digitalisasi melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas laporan keuangan desa melalui implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi desa serta peran Siskeudes dalam membentuk kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa, dan analisis dokumen keuangan desa, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berbasis akrual dan prosedur akuntansi yang terstandar, didukung oleh pemanfaatan Siskeudes, mampu meningkatkan relevansi, keandalan, dan keterpahaman laporan keuangan desa, meskipun masih ditemukan kendala teknis dan kompetensi aparatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara akuntansi akrual, SOP, dan digitalisasi berimplikasi positif terhadap kualitas laporan keuangan desa dan memerlukan penguatan kapasitas berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan, serta untuk mengetahui akibat hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan sepeda motor listrik oleh anak di bawah umur tanpa memenuhi persyaratan administratif seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sehingga menimbulkan potensi pelanggaran dan ketidakpastian hukum dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menghubungkannya dengan kenyataan di lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum menghadapi kendala utama berupa kekosongan hukum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena sepeda motor listrik belum diatur secara jelas sebagai kendaraan bermotor. Kekosongan regulasi ini menyebabkan aparat penegak hukum tidak memiliki dasar normatif yang kuat, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, yang menegaskan pentingnya asas legalitas (nullum delictum nulla poena sine lege), yakni seseorang tidak dapat dipidana tanpa dasar hukum yang pasti. Dalam praktiknya, aparat kepolisian lebih mengutamakan pendekatan persuasif berupa teguran dan pembinaan dibandingkan penindakan tegas, sehingga penegakan hukum belum efektif dan belum menimbulkan efek jera. Akibat hukum terhadap anak tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan menekankan pembinaan, diversi, dan restorative justice, serta keterlibatan aktif orang tua dalam pengawasan dan tanggung jawab moral. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi khusus sepeda motor listrik yang mengatur batas usia, standar keselamatan, registrasi, dan identifikasi kendaraan, penegakan hukum yang tegas dan konsisten, sosialisasi hukum yang meluas, serta pembinaan anak yang terukur, sehingga diharapkan tercipta kepastian hukum, keselamatan lalu lintas, dan perlindungan hukum bagi anak di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara mahasiswa selama implementasi Video Project-Based Learning (VPJBL) dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) pada program studi Teknik Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana VPJBL diterapkan dalam pengajaran ESP, (2) menganalisis peningkatan yang dirasakan dalam kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan VPJBL, dan (3) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama implementasi. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian adalah 40 mahasiswa dari Kelas B Teknik Sipil 2021 yang mengikuti pengajaran ESP menggunakan VPJBL. Sampling purposif digunakan untuk memilih 10 mahasiswa dan dosen mata kuliah untuk wawancara guna memperoleh perspektif mendalam. Analisis data menggunakan metode yang diuraikan oleh Miles et al. (2014), termasuk pengondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa VPJBL berkontribusi pada peningkatan kinerja berbicara, terutama dalam hal pengucapan, kelancaran, penggunaan kosakata teknis, dan penyusunan kalimat. Proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, dan kolaborasi melalui latihan berulang, produksi video, presentasi, dan umpan balik formatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan terkait pengucapan, kecemasan yang memengaruhi kelancaran, dan kolaborasi kelompok yang tidak merata. Tantangan-tantangan ini diatasi melalui pengawasan terstruktur, pedoman proyek yang jelas, dan umpan balik berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk handout berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara pada mata pelajaran IPAS untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Selain itu, penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan melalui hasil validasi dari ahli desain, ahli bahasa, dan ahli materi, serta menilai tingkat ketertarikan berdasarkan angket respon siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, lembar validasi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa penilaian dari ahli desain sebesar 94%, dari ahli bahasa sebesar 85,7% kategori “sangat layak”, dan dari ahli materi sebesar 80% kategori “layak”. Uji coba terbatas memperoleh persentase 81,79%, sedangkan uji coba lapangan mencapai 82,79%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi dan respon siswa, pengembangan materi ajar berbentuk handout berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara dinyatakan sangat layak serta menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar