Potensi dan Strategi Pengembangan Sektor Ekonomi Di Pulau Penghasil Tambang (Lima Provinsi di Pulau Kalimantan)
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sektor ekonomi apa saja yang menjadi sektor basis dan non basis di lima provinsi pulau Kalimantan (2) mengetahui pergeseran sektor perekonomian di lima provinsi pulau Kalimantan, serta (3) mengetahui klasifikasi sektor-sektor ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data PDRB dan laju pertumbuhan ekonomi di lima provinsi pulau Kalimantan dan Indonesia dari tahun 2013-2022 berdasarkan harga konstan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ), shift share dan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis Location Quotient (LQ) sektor yang termasuk sektor basis dengan nilai LQ terbesar di lima provinsi pulau Kalimantan adalah sektor pertambangan dan penggalian kecuali di provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis shift share dari 17 sektor ada 9 sektor yang tergolong maju atau cepat pertumbuhannya di kelima provinsi di pulau Kalimantan yaitu sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang; kontruksi; transportasi dan pergudangan; informasi dan komunikasi; jasa keuangan; perusahaan jasa;jasa kesehatan dan kegiatan sosial; jasa lainya. Analisis tipologi klassen lima provinsi di pulau Kalimantan menunjukkan sektor yang termasuk kedalam sektor maju dan tumbuh pesat (Kuadran 1) dari empat provinsi yaitu sektor pertambangan dan penggalian kecuali provinsi Kalimantan Barat.