2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna cerita rakyat masyarakat Dayak Bulusu di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan cerita rakyat sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi belum banyak didokumentasikan secara ilmiah sehingga keberadaannya berpotensi mengalami kepunahan seiring perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode folklor dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan tetua masyarakat sebagai informan, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis fungsi cerita rakyat menggunakan teori William R. Bascom, sedangkan analisis makna menggunakan pemikiran Alan Dundes. Objek penelitian terdiri atas dua cerita, yaitu cerita Jadu Lawang dan Yaki Bugang serta cerita Aki Ibuk yang berkaitan dengan Gong Solok/Dagas Sebengawang. Kedua cerita tersebut tergolong mitos karena dipercaya oleh masyarakat berkaitan dengan asal-usul manusia, leluhur, dan kehidupan awal masyarakat Dayak Bulusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Dayak Bulusu memiliki empat fungsi, yaitu sebagai sistem proyeksi, alat pengesahan pranata kebudayaan, alat pendidikan, dan alat pengawas norma sosial. Selain itu, ditemukan empat makna yang terkandung dalam cerita, yaitu makna moral, sosial, budaya, dan spiritual. Dengan demikian, cerita rakyat Dayak Bulusu tidak hanya berfungsi sebagai warisan lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai, penguatan identitas budaya, dan pendidikan karakter bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mendokumentasikan dan melestarikan sastra lisan masyarakat Dayak Bulusu.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna cerita rakyat masyarakat Dayak Bulusu di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan cerita rakyat sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi belum banyak didokumentasikan secara ilmiah sehingga keberadaannya berpotensi mengalami kepunahan seiring perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode folklor dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan tetua masyarakat sebagai informan, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis fungsi cerita rakyat menggunakan teori William R. Bascom, sedangkan analisis makna menggunakan pemikiran Alan Dundes. Objek penelitian terdiri atas dua cerita, yaitu cerita Jadu Lawang dan Yaki Bugang serta cerita Aki Ibuk yang berkaitan dengan Gong Solok/Dagas Sebengawang. Kedua cerita tersebut tergolong mitos karena dipercaya oleh masyarakat berkaitan dengan asal-usul manusia, leluhur, dan kehidupan awal masyarakat Dayak Bulusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Dayak Bulusu memiliki empat fungsi, yaitu sebagai sistem proyeksi, alat pengesahan pranata kebudayaan, alat pendidikan, dan alat pengawas norma sosial. Selain itu, ditemukan empat makna yang terkandung dalam cerita, yaitu makna moral, sosial, budaya, dan spiritual. Dengan demikian, cerita rakyat Dayak Bulusu tidak hanya berfungsi sebagai warisan lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai, penguatan identitas budaya, dan pendidikan karakter bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mendokumentasikan dan melestarikan sastra lisan masyarakat Dayak Bulusu.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh transparansi dan pelayanan publik baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tideng Pale dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan menggunakan Skala Likert. Metode analisis data yang digunakan mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Sementara itu, variabel pelayanan publik memiliki pengaruh signifikan namun dengan arah pengaruh negatif terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, variabel transparansi dan pelayanan publik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh transparansi dan pelayanan publik baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tideng Pale dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan menggunakan Skala Likert. Metode analisis data yang digunakan mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Sementara itu, variabel pelayanan publik memiliki pengaruh signifikan namun dengan arah pengaruh negatif terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, variabel transparansi dan pelayanan publik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat.
2026 · Book ·
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL TERHADAP RASA PERCAYA DIRI ANAK DI WILAYAH PERBATASAN SEBATIK ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kekerasan verbal terhadap rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik. Kekerasan verbal yang sering terjadi dalam konteks keluarga dan lingkungan sosial, dapat mempengaruhi perkembangan psikologis anak, khususnya dalam hal terbentuknya rasa percaya diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 120 anak berusia 7-11 tahun sebagai sampel yang ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat spearmen rank. Hasil penelitian: terdapat hubungan antara kekerasan verbal dengan rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik dengan tingkat keeratan yang cukup sebesar -0,376 dan p value 0.05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa kekerasan verbal memiliki hubungan yang signifikan dengan rasa percaya diri anak. Temuan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap masalah kekerasan verbal di wilayah perbatasan serta pentingnya dukungan psikologis untuk membantu anak-anak membangun rasa percaya diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif anak.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL TERHADAP RASA PERCAYA DIRI ANAK DI WILAYAH PERBATASAN SEBATIK ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kekerasan verbal terhadap rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik. Kekerasan verbal yang sering terjadi dalam konteks keluarga dan lingkungan sosial, dapat mempengaruhi perkembangan psikologis anak, khususnya dalam hal terbentuknya rasa percaya diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 120 anak berusia 7-11 tahun sebagai sampel yang ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat spearmen rank. Hasil penelitian: terdapat hubungan antara kekerasan verbal dengan rasa percaya diri anak di wilayah perbatasan Sebatik dengan tingkat keeratan yang cukup sebesar -0,376 dan p value 0.05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa kekerasan verbal memiliki hubungan yang signifikan dengan rasa percaya diri anak. Temuan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap masalah kekerasan verbal di wilayah perbatasan serta pentingnya dukungan psikologis untuk membantu anak-anak membangun rasa percaya diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif anak.
2024 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana asusila sesama jenis (homoseksual) dalam lingkungan Militer, dengan fokus pada Putusan Perkara Nomor 13-K/PM.1-05/AD/II/2024. Kasus ini mencerminkan bagaimana norma-norma hukum militer diterapkan dalam menangani pelanggaran asusila sesama jenis, serta dampaknya terhadap integritas dan disiplin dilingkungan militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan menelaah peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dalam sistem peradilan militer serta putusan terkait dengan fokus pada dua rumusan masalah. Pertama, penelitian ini membahas prosedur penanganan tindak pidana asusila di lingkungan Militer, mulai dari proses penyidikan hingga tahap peradilan di peradilan militer. Kedua, penelitian ini menganalisis ratio decidendi atau alasan yuridis yang digunakan oleh hakim dalam memutus perkara tindak pidana tersebut. Dalam militer terdapat beberapa aturan-aturan yang berbeda dengan pidana yang berlaku bagi masyarakat sipil. Terdapat beberapa perbuatan yang tidak diatur sebagai bentuk tindak pidana bagi orang sipil tetapi justru dilarang bagi militer dilakukan oleh anggota militer dapat dikenai sanksi baik disiplin maupun sanksi pidana bagi militer. Anggota militer yang melakukan tindak pidana persetubuhan sesama jenis (homoseksual) dan dikenakan sanksi berupa Pidana Militer yakni: “menolak atau dengan sengaja tidak mentaati suatu perintah dinas, atau dengan semaunya melampaui perintah sedemikian itu” dan diancam karena ketidak-taatan yang disengaja, sebagaimana Pasal 103 Ayat (1) KUHPM. Dalam perkara ini putusan Majelis Hakim tidak tepat karena hanya menjatuhkan pidana satu Pasal saja yakni Pasal 103 ayat (1) KUHPM padahal perbuatan terdakwa juga telah memenuhi Pasal 281 ke-1 KUHP dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM. perbuatan terdakwa telah mencoreng citra kemiliteran, maka seharusnya Majelis Hakim menjatuhkan pidana pokok yang lebih berat dari 6 (enam) bulan atau Hakim bisa memaksimalkan pidana Pasal 103 ayat (1) KUHPM yakni pidana penjara selama dua tahun empat bulan dan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana asusila sesama jenis (homoseksual) dalam lingkungan Militer, dengan fokus pada Putusan Perkara Nomor 13-K/PM.1-05/AD/II/2024. Kasus ini mencerminkan bagaimana norma-norma hukum militer diterapkan dalam menangani pelanggaran asusila sesama jenis, serta dampaknya terhadap integritas dan disiplin dilingkungan militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan menelaah peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dalam sistem peradilan militer serta putusan terkait dengan fokus pada dua rumusan masalah. Pertama, penelitian ini membahas prosedur penanganan tindak pidana asusila di lingkungan Militer, mulai dari proses penyidikan hingga tahap peradilan di peradilan militer. Kedua, penelitian ini menganalisis ratio decidendi atau alasan yuridis yang digunakan oleh hakim dalam memutus perkara tindak pidana tersebut. Dalam militer terdapat beberapa aturan-aturan yang berbeda dengan pidana yang berlaku bagi masyarakat sipil. Terdapat beberapa perbuatan yang tidak diatur sebagai bentuk tindak pidana bagi orang sipil tetapi justru dilarang bagi militer dilakukan oleh anggota militer dapat dikenai sanksi baik disiplin maupun sanksi pidana bagi militer. Anggota militer yang melakukan tindak pidana persetubuhan sesama jenis (homoseksual) dan dikenakan sanksi berupa Pidana Militer yakni: “menolak atau dengan sengaja tidak mentaati suatu perintah dinas, atau dengan semaunya melampaui perintah sedemikian itu” dan diancam karena ketidak-taatan yang disengaja, sebagaimana Pasal 103 Ayat (1) KUHPM. Dalam perkara ini putusan Majelis Hakim tidak tepat karena hanya menjatuhkan pidana satu Pasal saja yakni Pasal 103 ayat (1) KUHPM padahal perbuatan terdakwa juga telah memenuhi Pasal 281 ke-1 KUHP dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM. perbuatan terdakwa telah mencoreng citra kemiliteran, maka seharusnya Majelis Hakim menjatuhkan pidana pokok yang lebih berat dari 6 (enam) bulan atau Hakim bisa memaksimalkan pidana Pasal 103 ayat (1) KUHPM yakni pidana penjara selama dua tahun empat bulan dan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer.
2024 · Book ·
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insiden perdarahan yang tinggi. Selain itu anemia juga dihubungkan dengan komplikasi dapat timbul baik pada ibu maupun pada janin. Adanya program kelas ibu hamil menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kasus komplikasi selama kehamilan. Penggunaan media video dalam kelas ibu hamil mampu menangkap 94% informasi melalui mata dan telinga, biasanya mengingatkan 50% dari apa yang mereka lihat dan dengarkan. Pesan yang disampaikan melalui media video dapat membangkitkan emosi yang kuat dan mencapai hasil yang cepat. Selain itu, media video dapat memperluas pengetahuan karena menciptakan rangsangan dan motivasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan anemia di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasy esperimental model pre-test and post-test control group. Pada penelitian ini terdapat 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang diberikan kelas ibu hamil dengan metode ceramah dengan media lembar balik kelas ibu hamil dan kelompok intervensi yang diberikan kelas ibu hamil dengan metode ceramah dan media video. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2024 di Puskesmas Karang Rejo. Populasi pada penelitian ini merupakan ibu hamil trimester III yang diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 36 responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah independent T-test. Hasil penelitian didapatkan hasil signifikasi p-value sebesar 0,006 (p0,05) sehingga ada pengaruh penggunaan media video pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan anemia di Puskesmas Karang Rejo. Penggunaan media video pada kelas ibu hamil dapat memaksimalkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insiden perdarahan yang tinggi. Selain itu anemia juga dihubungkan dengan komplikasi dapat timbul baik pada ibu maupun pada janin. Adanya program kelas ibu hamil menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kasus komplikasi selama kehamilan. Penggunaan media video dalam kelas ibu hamil mampu menangkap 94% informasi melalui mata dan telinga, biasanya mengingatkan 50% dari apa yang mereka lihat dan dengarkan. Pesan yang disampaikan melalui media video dapat membangkitkan emosi yang kuat dan mencapai hasil yang cepat. Selain itu, media video dapat memperluas pengetahuan karena menciptakan rangsangan dan motivasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan anemia di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasy esperimental model pre-test and post-test control group. Pada penelitian ini terdapat 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang diberikan kelas ibu hamil dengan metode ceramah dengan media lembar balik kelas ibu hamil dan kelompok intervensi yang diberikan kelas ibu hamil dengan metode ceramah dan media video. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2024 di Puskesmas Karang Rejo. Populasi pada penelitian ini merupakan ibu hamil trimester III yang diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 36 responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah independent T-test. Hasil penelitian didapatkan hasil signifikasi p-value sebesar 0,006 (p0,05) sehingga ada pengaruh penggunaan media video pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan anemia di Puskesmas Karang Rejo. Penggunaan media video pada kelas ibu hamil dapat memaksimalkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) tehadap hasil belajar matematika siswa, (2) pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) Interaksi model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan program penelitian rancangan faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPK Frater Don Bosco Tarakan. Sumber sampel penelitian ini adalah menggunakan sample ramdom sampling. oleh karena itu kelas yang digunakan adalah kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan menggunakan soal uraian pada kelas eksperimen dengan rata-rata 75,00 dan kelas kontrol 60,68 serta mengukur minat belajar menggunakan angket minat belajar. Pengujian Hipotesis menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 7,30 lebih beasar dari F-tabel yaitu 4,25 berarti ada pengaruh model pembelajaran koo[eratif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar matematika siswa. Sedangkan hipotesis kedua menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 6,01 lebih besar dari nilai F-tabel yaitu 3,42 berarti ada pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.Hipotesis terakhir menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 3,51 lebih besar dari F-tabel yaitu 3,42 berarti terdapat interaksi model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Fitri Mariana Valentinus. 2023. Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Pada Materi Sistem Ekskresi Sebagai Bahan Belajar Mandiri Untuk Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. (Dibimbing oleh Aidil Adhani, S.Pd., M.Pd dan Fitri Wijarini, S.Pd., M.Pd). Modul salah satu bahan ajar yang dirancang secara sistematis berdasarkan kurikulum yang berlaku dan dikemas dalam bentuk satuan pembelajaran terkecil untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul pembelajaran IPA terpadu sebagai bahan belajar mandiri siswa pada kelas VIII yang layak dan menganalisis respons siswa mengenai modul pembelajaran IPA Terpadu sebagai bahan belajar mandiri untuk siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D), menggunakan model pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate) dan pengembangan dilakukan hanya sampai pada tahap development. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar respons siswa dan lembar validasi. Data penelitian dianalisis melalui uji kelayakan dan respons siswa dengan menggunakan kriteria penilaian skala likert. Pengujian kelayakan produk dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi (guru IPA). Uji coba terbatas dilakukan di SMP Negeri 11 Tarakan pada kelas VIII sebanyak 30 siswa. Hasil pengembangan modul pembelajaran memperoleh hasil validasi ahli media 90% (sangat layak), ahli materi 83% (sangat layak), ahli bahasa 92% (sangat layak), ahli praktisi (guru IPA) 98% (sangat layak), dan respons siswa 89% (sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA terpadu sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP kelas VIII yang telah dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak dan sangat baik sebagai bahan belajar mandiri siswa. Kata Kunci : Modul pembelajaran, Penelitian dan pengembangan, Sistem ekskresi manusia
2023 · Thesis ·
ABSTRAK Fitri Mariana Valentinus. 2023. Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Pada Materi Sistem Ekskresi Sebagai Bahan Belajar Mandiri Untuk Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. (Dibimbing oleh Aidil Adhani, S.Pd., M.Pd dan Fitri Wijarini, S.Pd., M.Pd). Modul salah satu bahan ajar yang dirancang secara sistematis berdasarkan kurikulum yang berlaku dan dikemas dalam bentuk satuan pembelajaran terkecil untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul pembelajaran IPA terpadu sebagai bahan belajar mandiri siswa pada kelas VIII yang layak dan menganalisis respons siswa mengenai modul pembelajaran IPA Terpadu sebagai bahan belajar mandiri untuk siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D), menggunakan model pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate) dan pengembangan dilakukan hanya sampai pada tahap development. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar respons siswa dan lembar validasi. Data penelitian dianalisis melalui uji kelayakan dan respons siswa dengan menggunakan kriteria penilaian skala likert. Pengujian kelayakan produk dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi (guru IPA). Uji coba terbatas dilakukan di SMP Negeri 11 Tarakan pada kelas VIII sebanyak 30 siswa. Hasil pengembangan modul pembelajaran memperoleh hasil validasi ahli media 90% (sangat layak), ahli materi 83% (sangat layak), ahli bahasa 92% (sangat layak), ahli praktisi (guru IPA) 98% (sangat layak), dan respons siswa 89% (sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA terpadu sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP kelas VIII yang telah dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak dan sangat baik sebagai bahan belajar mandiri siswa. Kata Kunci : Modul pembelajaran, Penelitian dan pengembangan, Sistem ekskresi manusia
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) tehadap hasil belajar matematika siswa, (2) pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) Interaksi model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan program penelitian rancangan faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPK Frater Don Bosco Tarakan. Sumber sampel penelitian ini adalah menggunakan sample ramdom sampling. oleh karena itu kelas yang digunakan adalah kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan menggunakan soal uraian pada kelas eksperimen dengan rata-rata 75,00 dan kelas kontrol 60,68 serta mengukur minat belajar menggunakan angket minat belajar. Pengujian Hipotesis menggunakan ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 7,30 lebih beasar dari F-tabel yaitu 4,25 berarti ada pengaruh model pembelajaran koo[eratif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar matematika siswa. Sedangkan hipotesis kedua menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 6,01 lebih besar dari nilai F-tabel yaitu 3,42 berarti ada pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.Hipotesis terakhir menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah 3,51 lebih besar dari F-tabel yaitu 3,42 berarti terdapat interaksi model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran emosi, dan perilaku-perilaku yang terganggu, dimana berbagai pemikiran tidak saling berhubungan secara logis, persepsi dan perhatian yang keliru, afek datar atau tidak sesuai, dan berbagai gangguan aktivitas bizarre (aneh). Pasien menarik diri dari banyak orang dan realitas, seringkali kedalam fantasi yang penuh waham dan halusinasi. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. N. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “N”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeutik Inefektif. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.