Penerapan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Perilaku Bullying Verbal Siswa Kelas VII Di MTs Negeri Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik cognitive restructuring dapat mengurangi perilaku bullying verbal siswa kelas VII di MTs Negeri Tarakan. Bullying verbal sering terjadi akibat pola pikir negatif dan irasional yang mendorong siswa untuk merendahkan, mengejek, serta menggunakan kata-kata kasar terhadap teman sebaya sehingga memberikan dampak buruk pada kesejahteraan psikologis korban. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah menerapkan teknik cognitive restructuring melalui layanan konseling kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala bullying verbal. Populasi penelitian ini 96 siswa di kelas VII Kampus 2 MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat bullying verbal dengan nilai rata-rata (mean) 61,63 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori sangat rendah dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat bullying verbal dengan nilai rata-rata (mean) 45,25. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig. sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak artinya penerapan teknik cognitive restructuring terbukti dapat mengurangi perilaku bullying verbal siswa kelas VII MTs Negeri Tarakan.