Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Broken Home
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dampak Broken Home Terhadap Perubahan Perilaku Anak Di SMP Negeri 10 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kondisi keluarga broken home terhadap perubahan perilaku anak di SMP Negeri 10 Tarakan. Anak yang berasal dari keluarga broken home cenderung mengalami perubahan perilaku yang mencakup aspek psikis, sosial, dan moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang mengalami kondisi broken home, guru, dan wali siswa. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengalami broken home mengalami perubahan perilaku yang signifikan, seperti ketidakstabilan emosi, rasa kecewa terhadap orang tua, kesulitan bergaul, rendahnya motivasi belajar, serta lemahnya kontrol diri terhadap pengaruh lingkungan. Dampak tersebut terlihat pada perilaku sehari-hari anak baik di sekolah maupun di rumah. Kondisi ini memperlihatkan pentingnya peran keluarga, guru, dan lingkungan sosial dalam memberikan dukungan emosional agar anak mampu beradaptasi secara positif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak sekolah dan orang tua dalam memahami serta menangani perubahan perilaku anak yang disebabkan oleh kondisi keluarga yang tidak harmonis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL PADA SISWA BROKEN HOME DI SMK NEGERI 2 TARAKAN

2024•

ABSTRAK Achmad Syahril Asyarie, 2024. “Gambaran Pelaksanaan Layanan Konseling Individual Pada Siswa Broken Home di SMK Negeri 2 Tarakan”. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd Pembimbing Anggota Nazwa Manurung, M.Psi.,Psikolog. Terdapat siswa yang mengalami permasalahan broken home di SMK Negeri 2 Tarakan yang terjadi semenjak siswa tersebut menempuh sekolah mengenah pertama (SMP) menunjukan perilaku yang negatif, seperti sering bertengkar dengan teman sekelas, suka menyendiri dan mudah tersinggung. Sebagai seorang guru khususnya guru BK harus bertanggung jawab dalam membantu siswa dan memberikan layanan konseling untuk menyelesaikan permasalahan siswa. Konseling merupakan layanan yang tepat diberikan pada siswa yang mengalami masalah pribadi, dalam hal ini yaitu siswa yang mempunyai permasalahan dalam keluarganya yang berlatar belakang broken home. Beberapa tahapan dalam konseling individual, tahap awal konseling, tahap pertengahan konseling dan tahap akhir konseling. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan konseling individual bagi siswa yang mengalami permasalahan broken home di SMK Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan informan penelitian terdiri dari 3 orang yaitu 2 orang siswa dan 1 guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Sugiyono (2019) : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 3 tahap yang dilakukan guru BK dalam melakukan konseling individu pada siswa yang mengalami permasalahan broken home, yaitu yang pertama adalah tahap awal konseling dimana guru BK mempersiapkan berbagai aspek sebelum melakukan konseling seperti penataan ruang konseling, pengumpulan data dan penyusunan RPL. Yang kedua yaitu tahap konseling dimana guru BK melakukan proses konseling kepada siswa dengan menggunkan berbagai teknik serta pendekatan. Dan yang terakhir adalah tahap akhir konseling dimana guru BK melakukan monitoring kepada siswa yang telah guru BK berikan layanan konseling agar bisa memantau perkembangan siswa disekolah dan guru BK menyiapkan hasil laporan konseling individual.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL PADA SISWA BROKEN HOME DI SMPN 3 TARAKAN

2022•

PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL PADA SISWA BROKEN HOME DI SMPN 3 TARAKAN ABSTRAK Iqhbal Akhmad Fadillah. 2022. «Pelaksanaan Layanan Konseling Individual pada Siswa Broken Home di SMP Negeri 3 Tarakan". Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Bapak Suprianto, S.Sos.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Nurul Fadilah, S.Pd.I,M.Pd selaku pembimbing anggota. Layanan konseling individual merupakan layanan dalam bimbingan dan konseling yang dilaksanakan untuk mengatasi berbagai macama masalah siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual pada siswa broken home di SMP Negeri 3 Tarakan Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan informan penelitian terdiri dari 3 orang diantaranya guru bimbingan dan konseling dan 2 orang siswa broken home yang telah mendapatkan layanan konseling individual. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa dalam pelaksanaan layanan konseling individual di SMP Negeri 3 Tarakan dilaksanakan melalui 3 tahapan, yaitu pra konseling dimana dalam tahap ini guru bimbingan dan konseling persiapan pribadi serta melakukan penataan ruang konseling; proses konseling dilakukan melalui perilaku attending, transisi pembicaraan, negosisasi kontrak layanan serta melaksanakan layanan melalui teknik dan pendekatan sesuai dengan masalah siswa; serta pasca konseling dimana dalam tahap ini guru bimbingan dan konseling menyusun laporan layanan konseling, serta melakukan monitoring perkembangan perilaku siswa dan melakukan evaluasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK PERILAKU SOSIAL REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail