ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANC : Merupakan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar.
Fertilisasi: sebuah proses penyatuan kedua sel gamet yang terdiri dari sel telur wanita dengan sel sperma dari laki-laki. Proses fertilisasi sendiri juga sering disebut dengan proses pembuahan Hasil dari fertilisasi sel tuggal atau bernama zigot.
Skrining: Pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah seseorang berisiko lebih tinggi mengalami suatu masalah kesehatan. Bagi wanita, ada beberapa skrining kesehatan yang perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan risiko terhadap penyakit tertentu.
Kolostrum: Susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu dalam tahap ahkir kehamilan dan beberapa hari setelah kelahiran bayi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nitrate is one of the major nutrients for growth of plants and algae. Nitrate is very soluble in water and is very unstable so it becomes unavailable. The main source of nitrate comes from soil erosion, fertilizer, waste and nitrogen (N) accumulation. N uptake is done either by symbiotic or non-symbiotic bacteri. The Faculty of Agriculture of UBT has 14 rhizobacterial isolates capable of digesting N, but it is not yet known how much it can absorb N in the from of nitrates that such rhizobacteria can provide. This study aimed to determine the extent of the ability of 14 N-bonding bacterial isolates to provide nitrate (NO3-). This research used a complete randomized design that consisted of 16 treatmenst and 2 replicates. The treatments were K0 (soil without treatmen), K1 (Nutrient Broth) P1 (B1(17)) P2 (B1(19)), P3 (B3(10)), P4 (B4(15)), P5 (B3(12)), P6 (B3(16)), P7 (B3(19)) P8 (B3(9)), P9 (B4(12)), P10 (B4(5)), P11 (B5(13)), P12 (B5(15)), P13 (B5(19)) dan P14 (B5(9)). At P1 to P14 treatments the soil was irrigated whit nitogen-fixing bacterial isolates suspension at a densityof 108 cfu/mL. The treatment of K0 was soil without the addition of Nutrient Broth (NB) and bacterial whereas K1 was soil added with 100 mL organic Nutrient Broth (NB). The soil was then incubated for 21 dasy. The parameters of this study were soil pH analysis and soil nitrate (NO3-) analysis.The results showed that the bacterial isolate was able to provide N in the from of nitrates ranging from 35,06 ppm to 45,42 ppm and bacterial isolate B3(12), was able to provide N of 45,42 ppm. The results of soil pH parameters showed that the isolates with the highest pH score was isolate B3(10) , (P3) with pH acore of 4,69 the lowest pH was of 4,20 obtained from isolates B4(12), (P9).
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Analisis Tentang Kepuasan Masyarakat Pantai Amal Kota Tarakan Terhadap Pelayanan Publik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Tentang Kepuasan Masyarakat Pantai Amal Kota Tarakan Terhadap Pelayanan Publik
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SDN 021 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah produk. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu, Analysis Design Development Implementation Evaluate. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu kartu kata bergambar untuk membaca permulaan siwsa kelas I yang layak yang ditinjau dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Dengan hasil validasi ahli materi yang diperoleh sebesar 92% dengan kategori sangat layak, hasil validasi ahli media yang diperoleh sebesar 80% dengan kategori layak, serta hasil validasi ahli bahasa yang diperoleh sebesar 85% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil uji validasi, menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan adanya media kartu kata bergambar dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran dan bagi guru diharapkan agar memanfaatkan media pembelajaran kartu kata bergambar dalam kegiatan pembelajaran.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Kemampuan komunikasi matematis penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena mendukung murid dalam mengomunikasikan dan memahami konsep-konsep matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Read, Outline, Discussion, Evaluation (RODE) terhadap kemampuan komunikasi matematis murid kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling (judgement sampling), dengan mempertimbangkan kesetaraan kemampuan murid berdasarkan hasil asesmen diagnostik kognitif. Sampel penelitian terdiri atas 68 murid yang mengikuti pretest dan posttest secara lengkap, terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 34 murid kelas XI-B sebagai kelas kontrol dan 34 murid kelas XI-C sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis berupa pretest dan posttest yang masing-masing terdiri atas tiga soal uraian. Hasil analisis data secara statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu 68,24 >54,92. Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,002≤ 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan ini didukung oleh rata-rata N-Gain Score kelompok yang memperoleh pembelajaran dengan model RODE sebesar 0,57, lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang memperoleh pembelajaran konvensional dengan metode ceramah sebesar 0,37. Dengan demikian, model pembelajaran RODE berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis murid kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan dan berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menguji penerapan model RODE pada materi dan variabel lain seperti kemampuan kolaborasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh warga sekolah untuk menjaga lingkungan sehat dan meningkatkan kesehatan. Pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah, karena pada tahap ini anak berada pada fase perkembangan yang penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Keberhasilan pada penerapan PHBS pada anak tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di Desa Tanah Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode studi deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 108 siswa dan orang tua siswa kelas VI SDN 004 dan SDN 002 Tanjung Palas Timur, namun responden yang memenuhi kriteria dan berpartisipasi dalam penelitian sebanyak 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian bahwa peran orang tua terdistribusi pada kategori sangat tinggi sebanyak 33,7% (32) responden, rendah sebanyak 33,7% (32) responden, kategori tinggi sebanyak 30,5% (29) responden, dan kategori sangat rendah sebanyak 2,15 (2) responden. Pada hasil penelitian PHBS anak di sekolah mayoritas kategori cukup sebanyak 72,6% (69) responden, kategori baik sebanyak 27,4% (26) responden. Kesimpulan Gambaran peran orang tua dalam pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator masih bervariasi. Pada hasil Gambaran PHBS pada anak sekolah dasar secara umum berada pada kategori cukup, sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar lebih optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan komunikasi matematis penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena mendukung murid dalam mengomunikasikan dan memahami konsep-konsep matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Read, Outline, Discussion, Evaluation (RODE) terhadap kemampuan komunikasi matematis murid kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling (judgement sampling), dengan mempertimbangkan kesetaraan kemampuan murid berdasarkan hasil asesmen diagnostik kognitif. Sampel penelitian terdiri atas 68 murid yang mengikuti pretest dan posttest secara lengkap, terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 34 murid kelas XI-B sebagai kelas kontrol dan 34 murid kelas XI-C sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis berupa pretest dan posttest yang masing-masing terdiri atas tiga soal uraian. Hasil analisis data secara statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu 68,24 >54,92. Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,002≤ 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan ini didukung oleh rata-rata N-Gain Score kelompok yang memperoleh pembelajaran dengan model RODE sebesar 0,57, lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang memperoleh pembelajaran konvensional dengan metode ceramah sebesar 0,37. Dengan demikian, model pembelajaran RODE berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis murid kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan dan berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menguji penerapan model RODE pada materi dan variabel lain seperti kemampuan kolaborasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN ANGGREK B RSUD DR. H. JUSUF SK ABSTRAK Pneumonia merupakan infeksi akut pada jaringan paru (alveoli) yang menjadi penyebab kematian menular terbesar pada anak di seluruh dunia. Provinsi Kalimantan Utara, Kota Tarakan tercatat sebagai daerah tertinggi yang terkena penyakit pneumonia pada anak. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif pada dua anak dengan pneumonia mulai dari pengkajian, perumusan diagnosis, perencanaan intervensi, pelaksanaan implementasi, hingga evaluasi, serta membandingkan hasil asuhan keperawatan pada kedua klien. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus terhadap dua pasien anak di Ruang Anggrek B RSUD Dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan periode 27–29 April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik head-to-toe, dan telaah dokumen medis. Klien 1 (An. F, 4 tahun) ditegakkan tiga diagnosis: bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan gangguan rasa nyaman, seluruhnya teratasi pada hari ketiga. Klien 2 (An. A, 10 tahun) dengan diagnosis bersihan jalan napas tidak efektif, hipertermia, dan gangguan pola tidur, dua diagnosis teratasi, sedangkan bersihan jalan napas belum teratasi akibat produksi sputum tinggi dan wheezing yang masih terdengar. Asuhan keperawatan sistematis berbasis SDKI, SIKI, dan SLKI terbukti mendukung pemulihan pasien. Penyakit penyerta memengaruhi ketercapaian hasil intervensi secara signifikan. Laporan ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa dan tenaga keperawatan dalam menangani kasus serupa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat resistensi insulin dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik. Laporan ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan diagnosis medis Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah laporan kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi berdasarkan standar SDKI, SLKI, dan SIKI. Diagnosis keperawatan yang ditemukan mencakup ketidakstabilan kadar glukosa darah pada kedua pasien; serta perfusi perifer tidak efektif, risiko infeksi, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, dan gangguan pola tidur pada pasien pertama; serta nyeri akut, gangguan eliminasi urin, dan konstipasi pada pasien kedua. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen hiperglikemia, perawatan sirkulasi, pencegahan infeksi, dukungan mobilisasi, manajemen nyeri, dan manajemen eliminasi. Hasil evaluasi menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik secara bertahap, ditandai dengan penurunan kadar glukosa darah sewaktu pasien pertama dari 289 mg/dL menjadi 182 mg/dL dalam tiga hari perawatan, serta penurunan skala nyeri pasien kedua dari skala 4 menjadi 3. Meskipun seluruh diagnosis belum teratasi sepenuhnya, hal ini disebabkan Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan penatalaksanaan jangka panjang. Laporan ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam melakukan deteksi dini, memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga, serta menerapkan intervensi keperawatan berbasis standar untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh warga sekolah untuk menjaga lingkungan sehat dan meningkatkan kesehatan. Pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah, karena pada tahap ini anak berada pada fase perkembangan yang penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Keberhasilan pada penerapan PHBS pada anak tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di Desa Tanah Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode studi deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 108 siswa dan orang tua siswa kelas VI SDN 004 dan SDN 002 Tanjung Palas Timur, namun responden yang memenuhi kriteria dan berpartisipasi dalam penelitian sebanyak 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian bahwa peran orang tua terdistribusi pada kategori sangat tinggi sebanyak 33,7% (32) responden, rendah sebanyak 33,7% (32) responden, kategori tinggi sebanyak 30,5% (29) responden, dan kategori sangat rendah sebanyak 2,15 (2) responden. Pada hasil penelitian PHBS anak di sekolah mayoritas kategori cukup sebanyak 72,6% (69) responden, kategori baik sebanyak 27,4% (26) responden. Kesimpulan Gambaran peran orang tua dalam pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator masih bervariasi. Pada hasil Gambaran PHBS pada anak sekolah dasar secara umum berada pada kategori cukup, sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar lebih optimal.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Media pembelajaran interaktif dapat membantu siswa mempelajari keterampilan berhitung dengan cara yang lebih interaktif, meningkatkan pemahaman siswa, dan membuat visualisasi konsep angka lebih mudah, atau dengan menggunakan metode yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran agar dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan peserta didik sehingga terjadi proses belajar yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penggunaan media interaktif pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan siswa kelas I-C di SDN 013 Tarakan dalam pembelajaran matematika ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi, serta kemenarikan dari respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Yang dimana pemgembangan ini menggunakan Research dan development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) (Analisis, 2) Design, 3) Development, 4) Implentation, 5) Evaluation). Kelayakan hasil media pembelajaran interaktif power point yang ditinjau dari tahap validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media mencapai presentase sebesar 88%, validasi materi memperoleh presentasi 80% dan validasi bahasa memperoleh peresentase sebesar 100%, dan juga validasi praktisi memperoleh 85%. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran interaktif power point pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan kelas I C Di SDN 013 Tarakan sangat layak digunakan. Angket kemenarikan siswa menyatakan bahwa media pembelajaran power point sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran terbukti dengan presentase angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 89% dan uji coba lapangan sebesar 91% dengan kategori sangat menarik.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Kawasan mangrove di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan merupakan lahan rehabilitasi mangrove. Berdasarkan observasi, Keberhasilan pertumbuhan pohon pada lahan tersebut sangat krusial agar dapat berfungsi optimal dalam menyuplai kontribusi bahan organik yang menentukan tingkat kesuburan perairan di sekitarnya. Penelitian mengenai produksi serasah Rhizophora apiculata di Kelurahan Kampung Empat Kota Tarakan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan tegakan hasil penanaman tersebut dalam menyumbang material organik bagi produktivitas hayati perairan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - April 2026. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 9 plot dengan periode dua kali setiap bulan. Kisaran suhu 29 oC-30 oC, salinitas 16 ppt - 20 ppt, pH 6 – 8 dan oksigen terlarut 4,1 mg/L - 4,7 mg/L. Kerapatan pohon 800-1500 pohon/ha. Produksi serasah berkisar antara 5,18 ± 1,54 ton/ha/tahun hingga 9,32 ± 3,64 ton/ha/tahun. Produksi serasah paling tinggi pada bulan Maret, yaitu 7,27 ± 2,57 ton/ha/tahun. Pada bulan ini intensitas matahari di Kota Tarakan paling tinggi, karena bulan ini merupakan puncak musim pancaroba pertama dimana posisi matahari tepat di atas garis khatulistiwa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran serta menganalisis biaya pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2026 di Kelurahan Kampung Enam dan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, serta Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 70 petani cabai rawit. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis saluran pemasaran, margin pemasaran, biaya pemasaran, dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit di Kota Tarakan, yaitu saluran pemasaran langsung (produsen–konsumen) yang digunakan oleh 12 petani (17,14%) dan saluran pemasaran tidak langsung (produsen–agen–pedagang pengecer–konsumen) yang digunakan oleh 58 petani (82,86%). Pada saluran pemasaran langsung tidak terdapat biaya pemasaran maupun margin pemasaran, sehingga nilai farmer’s share mencapai 100%. Sementara itu, pada saluran pemasaran tidak langsung diperoleh total biaya pemasaran sebesar Rp14.535/kg, total margin pemasaran sebesar Rp35.212/kg, dan total keuntungan lembaga pemasaran sebesar Rp20.677/kg. Nilai farmer’s share pada saluran ini sebesar 71%, yang menunjukkan bahwa petani menerima 71% dari harga yang dibayarkan oleh konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran langsung memberikan bagian harga yang lebih besar kepada petani dibandingkan saluran pemasaran tidak langsung
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran serta menganalisis biaya pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2026 di Kelurahan Kampung Enam dan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, serta Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 70 petani cabai rawit. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis saluran pemasaran, margin pemasaran, biaya pemasaran, dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit di Kota Tarakan, yaitu saluran pemasaran langsung (produsen–konsumen) yang digunakan oleh 12 petani (17,14%) dan saluran pemasaran tidak langsung (produsen–agen–pedagang pengecer–konsumen) yang digunakan oleh 58 petani (82,86%). Pada saluran pemasaran langsung tidak terdapat biaya pemasaran maupun margin pemasaran, sehingga nilai farmer’s share mencapai 100%. Sementara itu, pada saluran pemasaran tidak langsung diperoleh total biaya pemasaran sebesar Rp14.535/kg, total margin pemasaran sebesar Rp35.212/kg, dan total keuntungan lembaga pemasaran sebesar Rp20.677/kg. Nilai farmer’s share pada saluran ini sebesar 71%, yang menunjukkan bahwa petani menerima 71% dari harga yang dibayarkan oleh konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran langsung memberikan bagian harga yang lebih besar kepada petani dibandingkan saluran pemasaran tidak langsung
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat penyelesaian skripsi pada mahasiswa PGSD angkatan 2021 Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan skripsi. Hasil wawancara menunjukkan bahwa faktor penghambat terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi, kurangnya manajemen waktu, kesulitan memahami metodologi penelitian, serta tidak adanya target penyelesaian. Faktor eksternal meliputi keterbatasan bimbingan dengan dosen, banyaknya revisi, kesibukan di luar akademik, dan lingkungan yang kurang mendukung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan penyelesaian skripsi dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, dengan faktor internal sebagai penyebab yang lebih dominan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SDN 021 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah produk. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu, Analysis Design Development Implementation Evaluate. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu kartu kata bergambar untuk membaca permulaan siwsa kelas I yang layak yang ditinjau dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Dengan hasil validasi ahli materi yang diperoleh sebesar 92% dengan kategori sangat layak, hasil validasi ahli media yang diperoleh sebesar 80% dengan kategori layak, serta hasil validasi ahli bahasa yang diperoleh sebesar 85% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil uji validasi, menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan adanya media kartu kata bergambar dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran dan bagi guru diharapkan agar memanfaatkan media pembelajaran kartu kata bergambar dalam kegiatan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kawasan mangrove di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan merupakan lahan rehabilitasi mangrove. Berdasarkan observasi, Keberhasilan pertumbuhan pohon pada lahan tersebut sangat krusial agar dapat berfungsi optimal dalam menyuplai kontribusi bahan organik yang menentukan tingkat kesuburan perairan di sekitarnya. Penelitian mengenai produksi serasah Rhizophora apiculata di Kelurahan Kampung Empat Kota Tarakan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan tegakan hasil penanaman tersebut dalam menyumbang material organik bagi produktivitas hayati perairan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - April 2026. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 9 plot dengan periode dua kali setiap bulan. Kisaran suhu 29 oC-30 oC, salinitas 16 ppt - 20 ppt, pH 6 – 8 dan oksigen terlarut 4,1 mg/L - 4,7 mg/L. Kerapatan pohon 800-1500 pohon/ha. Produksi serasah berkisar antara 5,18 ± 1,54 ton/ha/tahun hingga 9,32 ± 3,64 ton/ha/tahun. Produksi serasah paling tinggi pada bulan Maret, yaitu 7,27 ± 2,57 ton/ha/tahun. Pada bulan ini intensitas matahari di Kota Tarakan paling tinggi, karena bulan ini merupakan puncak musim pancaroba pertama dimana posisi matahari tepat di atas garis khatulistiwa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Sapu manis (Scoparia dulcis L.) merupakan tumbuhan liar dari famili Plantaginaceae yang tumbuh di berbagai wilayah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tumbuhan ini dimanfaatkan secara luas dalam pengobatan tradisional karena kandungan metabolit sekundernya yang beragam. Kekhasan S. dulcis L. terletak pada perbedaan kemotipe antarorgan yang diduga berkaitan dengan variasi sistem sekretorinya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis struktur sekretori, mengidentifikasi kandungan senyawa melalui uji histokimia, serta mengkaji potensi pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar biologi di jenjang perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan objek kajian meliputi organ daun, batang, dan akar S. dulcis L. yang diperoleh dari kawasan permukiman Ladang Dalam, Kota Tarakan. Pengamatan mikroskopis dilakukan pada lima bidang pandang per sampel, dengan penghitungan kerapatan struktur sekretori. Data kuantitatif dianalisis melalui uji one-way ANOVA dan Tukey’s multiple comparison test pada taraf signifikansi p 0,05. Deteksi senyawa dilakukan secara histokimia menggunakan kupri asetat (terpenoid), Sudan IV (lipofilik), dan reagen Wagner (alkaloid).Pengamatan menunjukkan bahwa struktur sekretori S. dulcis L. tersusun dari trikoma kelenjar bertipe peltate dan capitate serta sel idioblas yang bervariasi antarorgan. Daun memperlihatkan keragaman trikoma tertinggi dengan distribusi lebih rapat pada permukaan abaksial, selain itu pada daun dijumpai struktur sekretori berupa sel idioblas. Sruktur sekretori berupa trikoma kelenjar juga dijumpai pada batang dengan kerapatan lebih rendah. Sementara akar hanya memiliki sel idioblas bertipe amorf dan globular yang mengakumulasi endapan fenolik. Uji histokimia mengonfirmasi keberadaan terpenoid dan senyawa lipofilik pada seluruh organ, sedangkan alkaloid tidak dijumpai pada semua struktur yang diamati. Temuan ini selanjutnya dikaji relevansinya sebagai bahan petunjuk praktikum pada mata kuliah Mikroteknik dan Fitokimia untuk menunjang pengembangan kompetensi ilmiah mahasiswa. Kata kunci: Scoparia dulcis L., struktur sekretori, trikoma kelenjar, histokimia, kemotipe, sumber belajar biologi.