Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DIANI APRILASTINA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI MORFOLOGI DAN KEPADATAN BAKTERI PADA SISTEM RESIRKULASI PEMELIHARAAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2024•

Ikan nila (O. niloticus) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi, rasa daging yang enak dan khas, sehingga permintaan benih ikan nila menjadi tinggi. Permasalahan utama dalam pemeliharaan benih ikan nila adalah kematian benih akibat kondisi lingkungan yang berubah-ubah serta membuat kualitas air menurun dan menyebabkan benih ikan nila stress, mudah terserang penyakit bahkan mati sehingga diperlukan penggunaan teknologi sistem resirkulasi. Komponen penting dalam sistem resirkulasi adalah filter contohnya bioball sebagai media pertumbuhan bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kepadatan dan morfologi bakteri pada sistem resirkulasi budidaya ikan nila (O. niloticus) dan mengkaji korelasi hubungan keberadaan bakteri terhadap kualitas air. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dengan titik sampling pada wadah filter dan kolam pemeliharaan selama 28 hari. Kualitas air yang diukur suhu, oksigen terlarut, pH, amonia, nitrat. Perhitungan kepadatan bakteri dengan metode TPC, pengamatan morfologi koloni bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama penelitian menunjukkan kenaikan jumlah kepadatan bakteri, yaitu wadah filter cenderung lebih tinggi dibanding kolam pemeliharaan. Hasil pengamatan morfologi koloni bakteri makroskopis memiliki bentuk Round (bulat), tepi koloni Entire (rata) dan warna koloni putih. Pengamatan morfologi koloni bakteri mikroskopi semua isolat termasuk gram positif serta bentuk isolat coccus dan bacill. Kepadatan bakteri menunjukkan korelasi kuat searah terhadap pH, oksigen terlarut pada kolam pemeliharaan, amonia dan nitrat pada kolam pemeliharaan. Kepadatan bakteri berkorelasi kuat terbalik terhadap suhu. Kepadatan bakteri tidak berkorelasi terhadap oksigen terlarut dan nitrat pada wadah filter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI MORFOLOGI DAN KEPADATAN BAKTERI PADA SISTEM RESIRKULASI PEMELIHARAAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nila (O. niloticus) merupakan jenis ikan bernilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi, rasa daging yang enak dan khas, sehingga permintaan benih ikan nila menjadi tinggi. Permasalahan utama dalam pemeliharaan benih ikan nila adalah kematian benih akibat kondisi lingkungan yang berubah-ubah serta membuat kualitas air menurun dan menyebabkan benih ikan nila stress, mudah terserang penyakit bahkan mati sehingga diperlukan penggunaan teknologi sistem resirkulasi. Komponen penting dalam sistem resirkulasi adalah filter contohnya bioball sebagai media pertumbuhan bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kepadatan dan morfologi bakteri pada sistem resirkulasi budidaya ikan nila (O. niloticus) dan mengkaji korelasi hubungan keberadaan bakteri terhadap kualitas air. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dengan titik sampling pada wadah filter dan kolam pemeliharaan selama 28 hari. Kualitas air yang diukur suhu, oksigen terlarut, pH, amonia, nitrat. Perhitungan kepadatan bakteri dengan metode TPC, pengamatan morfologi koloni bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama penelitian menunjukkan kenaikan jumlah kepadatan bakteri, yaitu wadah filter cenderung lebih tinggi dibanding kolam pemeliharaan. Hasil pengamatan morfologi koloni bakteri makroskopis memiliki bentuk Round (bulat), tepi koloni Entire (rata) dan warna koloni putih. Pengamatan morfologi koloni bakteri mikroskopi semua isolat termasuk gram positif serta bentuk isolat coccus dan bacill. Kepadatan bakteri menunjukkan korelasi kuat searah terhadap pH, oksigen terlarut pada kolam pemeliharaan, amonia dan nitrat pada kolam pemeliharaan. Kepadatan bakteri berkorelasi kuat terbalik terhadap suhu. Kepadatan bakteri tidak berkorelasi terhadap oksigen terlarut dan nitrat pada wadah filter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail