BookOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Media pembelajaran interaktif dapat membantu siswa mempelajari keterampilan berhitung dengan cara yang lebih interaktif, meningkatkan pemahaman siswa, dan membuat visualisasi konsep angka lebih mudah, atau dengan menggunakan metode yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran agar dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan peserta didik sehingga terjadi proses belajar yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penggunaan media interaktif pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan siswa kelas I-C di SDN 013 Tarakan dalam pembelajaran matematika ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi, serta kemenarikan dari respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Yang dimana pemgembangan ini menggunakan Research dan development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) (Analisis, 2) Design, 3) Development, 4) Implentation, 5) Evaluation). Kelayakan hasil media pembelajaran interaktif power point yang ditinjau dari tahap validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media mencapai presentase sebesar 88%, validasi materi memperoleh presentasi 80% dan validasi bahasa memperoleh peresentase sebesar 100%, dan juga validasi praktisi memperoleh 85%. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran interaktif power point pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan kelas I C Di SDN 013 Tarakan sangat layak digunakan. Angket kemenarikan siswa menyatakan bahwa media pembelajaran power point sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran terbukti dengan presentase angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 89% dan uji coba lapangan sebesar 91% dengan kategori sangat menarik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Media pembelajaran interaktif dapat membantu siswa mempelajari keterampilan berhitung dengan cara yang lebih interaktif, meningkatkan pemahaman siswa, dan membuat visualisasi konsep angka lebih mudah, atau dengan menggunakan metode yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran agar dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan peserta didik sehingga terjadi proses belajar yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penggunaan media interaktif pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan siswa kelas I-C di SDN 013 Tarakan dalam pembelajaran matematika ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi, serta kemenarikan dari respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Yang dimana pemgembangan ini menggunakan Research dan development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) (Analisis, 2) Design, 3) Development, 4) Implentation, 5) Evaluation). Kelayakan hasil media pembelajaran interaktif power point yang ditinjau dari tahap validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media mencapai presentase sebesar 88%, validasi materi memperoleh presentasi 80% dan validasi bahasa memperoleh peresentase sebesar 100%, dan juga validasi praktisi memperoleh 85%. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran interaktif power point pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan kelas I C Di SDN 013 Tarakan sangat layak digunakan. Angket kemenarikan siswa menyatakan bahwa media pembelajaran power point sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran terbukti dengan presentase angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 89% dan uji coba lapangan sebesar 91% dengan kategori sangat menarik.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Rostina Dr. Margiyono, S.E.,M. Si Penelitian bertujuan untuk mengetahui fungsi produksi Industri Tahu Tempe dan Air Isi Ulang di Kota Tarakan, skala ekonomi pada Industri Tempe Tahu dan Industri Air Isi Ulang di Kota Tarakan serta alokasi biaya tenaga kerja dan bahan baku yang optimal dari kedua industri tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 untuk industri tahu tempe dan 40 industri untuk industri air isi ulang. Penelitian ini menggunakan mtode analisis data fungsi produksi Cobb Douglas dan alokasi input dengan lagrangian. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : fungsi produksi Cobb Douglas pada tahu tempe Y = 3.778,188 X1 0,083 X2 0,493, elastisitas pada industri tahu tempe : (0,083 + 0,493 = 0,576) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,311 dan X2 berjumlah 40,435, jumlah produksi yang optimal pada industri tahu tempe jika L di alokasikan lebih besar maka, jumlah K = Rp. 8.895.854 dan L sebesar Rp. 59.681.069 dan jika K yang di alokasikan lebih besar maka K= Rp. 64.801.864,51 dan L sebesar Rp.3.775.058,49. Adapun fungsi produksi Cobb Douglas pada industri air isi ulang Y = 1.465,570 X1 0,086 X2 0,362, elastisitas pada industri air isi ulang sebesar : (0,086 + 0,362 = 0,448) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,742 dan X2 berjumlah 46,485, jumlah produksi yang optimal pada industri air isi ulang jika L dialokasikan lebih besar maka K= Rp. 15.925.500 dan L sebesar Rp. 47.149.500, jika K yang dialokasikan lebih besar maka K= 61.350.489 dan L= Rp. 5.724.511. Dari kedua industri terlihat keduanya mengalami decreasing return to scale dikarenakan 1.hal ini menunjukkan kedua industri mengalami pengaruh negatif yang signifikan terhadap tenaga kerja. Untuk itu kedua industri tersebut perlu mengurangi skala biaya tenaga untuk menyeimbangi antara output dan input. Kata Kunci : Biaya Tenaga Kerja, Modal Kerja dan Pendapatan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rostina Dr. Margiyono, S.E.,M. Si Penelitian bertujuan untuk mengetahui fungsi produksi Industri Tahu Tempe dan Air Isi Ulang di Kota Tarakan, skala ekonomi pada Industri Tempe Tahu dan Industri Air Isi Ulang di Kota Tarakan serta alokasi biaya tenaga kerja dan bahan baku yang optimal dari kedua industri tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 untuk industri tahu tempe dan 40 industri untuk industri air isi ulang. Penelitian ini menggunakan mtode analisis data fungsi produksi Cobb Douglas dan alokasi input dengan lagrangian. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : fungsi produksi Cobb Douglas pada tahu tempe Y = 3.778,188 X1 0,083 X2 0,493, elastisitas pada industri tahu tempe : (0,083 + 0,493 = 0,576) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,311 dan X2 berjumlah 40,435, jumlah produksi yang optimal pada industri tahu tempe jika L di alokasikan lebih besar maka, jumlah K = Rp. 8.895.854 dan L sebesar Rp. 59.681.069 dan jika K yang di alokasikan lebih besar maka K= Rp. 64.801.864,51 dan L sebesar Rp.3.775.058,49. Adapun fungsi produksi Cobb Douglas pada industri air isi ulang Y = 1.465,570 X1 0,086 X2 0,362, elastisitas pada industri air isi ulang sebesar : (0,086 + 0,362 = 0,448) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,742 dan X2 berjumlah 46,485, jumlah produksi yang optimal pada industri air isi ulang jika L dialokasikan lebih besar maka K= Rp. 15.925.500 dan L sebesar Rp. 47.149.500, jika K yang dialokasikan lebih besar maka K= 61.350.489 dan L= Rp. 5.724.511. Dari kedua industri terlihat keduanya mengalami decreasing return to scale dikarenakan 1.hal ini menunjukkan kedua industri mengalami pengaruh negatif yang signifikan terhadap tenaga kerja. Untuk itu kedua industri tersebut perlu mengurangi skala biaya tenaga untuk menyeimbangi antara output dan input. Kata Kunci : Biaya Tenaga Kerja, Modal Kerja dan Pendapatan