Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Skala Ekonomi Industri Kecil di Kota Tarakan (Studi Kasus : Industri Tahu Tempe dan Industri Air Isi Ulang)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•EKONOMI PEMBANGUNAN•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Rostina Dr. Margiyono, S.E.,M. Si Penelitian bertujuan untuk mengetahui fungsi produksi Industri Tahu Tempe dan Air Isi Ulang di Kota Tarakan, skala ekonomi pada Industri Tempe Tahu dan Industri Air Isi Ulang di Kota Tarakan serta alokasi biaya tenaga kerja dan bahan baku yang optimal dari kedua industri tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 untuk industri tahu tempe dan 40 industri untuk industri air isi ulang. Penelitian ini menggunakan mtode analisis data fungsi produksi Cobb Douglas dan alokasi input dengan lagrangian. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : fungsi produksi Cobb Douglas pada tahu tempe Y = 3.778,188 X1 0,083 X2 0,493, elastisitas pada industri tahu tempe : (0,083 + 0,493 = 0,576) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,311 dan X2 berjumlah 40,435, jumlah produksi yang optimal pada industri tahu tempe jika L di alokasikan lebih besar maka, jumlah K = Rp. 8.895.854 dan L sebesar Rp. 59.681.069 dan jika K yang di alokasikan lebih besar maka K= Rp. 64.801.864,51 dan L sebesar Rp.3.775.058,49. Adapun fungsi produksi Cobb Douglas pada industri air isi ulang Y = 1.465,570 X1 0,086 X2 0,362, elastisitas pada industri air isi ulang sebesar : (0,086 + 0,362 = 0,448) artinya mengalami decreasing return to scale karena 1 (α + β 1). Penggunaaan input pada X1 yang optimal sebesar 1,742 dan X2 berjumlah 46,485, jumlah produksi yang optimal pada industri air isi ulang jika L dialokasikan lebih besar maka K= Rp. 15.925.500 dan L sebesar Rp. 47.149.500, jika K yang dialokasikan lebih besar maka K= 61.350.489 dan L= Rp. 5.724.511. Dari kedua industri terlihat keduanya mengalami decreasing return to scale dikarenakan 1.hal ini menunjukkan kedua industri mengalami pengaruh negatif yang signifikan terhadap tenaga kerja. Untuk itu kedua industri tersebut perlu mengurangi skala biaya tenaga untuk menyeimbangi antara output dan input. Kata Kunci : Biaya Tenaga Kerja, Modal Kerja dan Pendapatan

Kata kunci

Biaya Tenaga Kerja, Modal Kerja dan Pendapatan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Skala Ekonomi Industri Kecil di Kota Tarakan (Studi Kasus : Industri Tahu Tempe dan Industri Air Isi Ulang)2022 · oai:ais:skripsi:2112