ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resepsi mahasiswa Universitas Borneo Tarakan terhadap Fan-Fiction Alternate Universe sebagai alternatif penumbuh minat baca sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tanggapan 25 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang diperoleh melalui kuesioner terbuka. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi mahasiswa terhadap Fan-Fiction Alternate Universe secara umum cenderung positif. Mahasiswa menilai Alternate Universe menarik, menyenangkan, tidak membosankan, serta memiliki penyajian yang interaktif melalui percakapan, gambar, tweet, fake chat, dan bahasa yang dekat dengan keseharian. Mahasiswa juga menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti cerita, memahami pesan, memberikan penilaian, dan merespons cerita secara emosional. Sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa Alternate Universe dapat memengaruhi minat terhadap bacaan sastra dan mendorong ketertarikan untuk mencari karya sastra lain. Dengan demikian, Fan-Fiction Alternate Universe dapat menjadi salah satu alternatif media yang berpotensi menumbuhkan minat baca sastra mahasiswa melalui penyajian yang ringan, interaktif, dan dekat dengan lingkungan digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Efikasi diri calon guru merupakan keyakinan terhadap kemampuan diri dalam melaksanakan tugas keguruan dan menghadapi tuntutan pembelajaran. Efikasi diri penting dikaji pada mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir karena meskipun telah memperoleh pengalaman akademik dan praktik mengajar, masih ditemukan mahasiswa yang belum sepenuhnya yakin terhadap kemampuannya dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir dalam kesiapan menjadi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari lima mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Data dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Creswell dan Creswell (2023). Berdasarkan analisis data, diperoleh empat tema yang mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa dalam kesiapan menjadi guru, yaitu: (1) persepsi terhadap tingkat kesulitan materi membentuk keyakinan mahasiswa sebagai calon guru, (2) kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan keyakinan ketika menghadapi tantangan pembelajaran, (3) mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam menerapkan keyakinan pada berbagai konteks pembelajaran, dan (4) refleksi keyakinan mahasiswa terhadap kesiapan menjadi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa bervariasi. Mahasiswa cenderung memiliki keyakinan lebih tinggi ketika menghadapi materi yang dianggap mudah dan menurun ketika menghadapi materi yang dianggap sulit. Dalam menghadapi tantangan pembelajaran, mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam mempertahankan keyakinan. Sebagian mahasiswa mampu mempertahankan keyakinannya melalui kemampuan beradaptasi, mencari solusi, melakukan refleksi, dan memanfaatkan pengalaman mengajar, meskipun pada kondisi tertentu masih terdapat keraguan. Keyakinan mahasiswa berbeda dalam penerapannya pada berbagai konteks pembelajaran. Sebagian mahasiswa mampu menerapkan keyakinannya pada berbagai kondisi dan cakupan pembelajaran, sedangkan sebagian lainnya masih terbatas pada kondisi atau cakupan tertentu. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan keyakinan bahwa dirinya siap untuk menjadi guru. Keyakinan dikaitkan dengan pengalaman mengajar, kemampuan melakukan refleksi, persiapan sebelum mengajar, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang dialami mahasiswa Pendidikan Biologi dalam mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif di Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah atau sedang mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas 24 pernyataan dan mencakup enam aspek, yaitu kecerdasan, bakat, minat, motivasi, kondisi dan keadaan fisik, serta sosial dan non-sosial. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor yang diteliti berada pada kategori tinggi. Faktor kecerdasan memperoleh persentase sebesar 66%, bakat 65%, minat 67%, motivasi 69%, kondisi dan keadaan fisik 61%, serta sosial dan non-sosial 78%. Hasil tersebut menunjukkan secara umum kondisi setiap aspek masih cukup mendukung proses pembelajaran sehingga kecenderungan kesulitan belajar yang disebabkan oleh faktor-faktor tersebut relatif lebih rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan proses pembelajaran Bioinformatika Dasar melalui penjelasan materi yang lebih sederhana dan bertahap, penggunaan contoh yang mudah dipahami, penambahan kegiatan praktik, serta dukungan fasilitas pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sarapan merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan mendukung fungsi otak selama proses pembelajaran. Namun, masih terdapat mahasiswa yang memiliki kebiasaan sarapan yang belum optimal dan mengalami kesulitan berkonsentrasi saat mengikuti perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru angkatan 2025 Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 2.158 mahasiswa baru angkatan 2025 dengan sampel sebanyak 371 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Kebiasaan sarapan diukur menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan, sedangkan tingkat konsentrasi belajar diukur menggunakan Student Learning Concentration Questionnaire Indeks (SLCQI). Analisis hubungan kedua variabel menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena kedua variabel berskala ordinal. Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan kategori baik sebayak 182 responden, kategori cukup sebanyak 180 responden, dan kategori kurang sebanyak 9 responden. Tingkat konsentrasi belajar sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 193 responden, kategori sedang 148 responden, dan kategori tinggi 30 responden. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,049 dengan p-value 0,349 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru Universitas Borneo Tarakan. Hubungan yang ditemukan bersifat positif tetapi sangat lemah, sehingga tingkat konsentrasi belajar kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain selain kebiasaan sarapan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESKRIPSI KECEMASAN MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MENGAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Borneo Tarakan dalam mengajar matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 60 mahasiswa PGSD angkatan 2021 yang telah melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Data dikumpulkan melalui angket sebagai data pendukung dan wawancara mendalam terhadap enam informan yang mewakili kategori kecemasan ringan, sedang, dan berat. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori tidak mengalami kecemasan. Sebanyak 15 mahasiswa (25,00%) berada pada kategori kecemasan ringan, 25 mahasiswa (41,67%) berada pada kategori kecemasan sedang, dan 20 mahasiswa (33,33%) berada pada kategori kecemasan berat. Kecemasan mahasiswa dipengaruhi oleh persepsi bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit dipahami, kurangnya penguasaan konsep, rendahnya kepercayaan diri, pengalaman belajar yang kurang menyenangkan, serta kekhawatiran ketika menjelaskan materi dan menjawab pertanyaan siswa. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kecemasan meliputi meningkatkan intensitas belajar, memperdalam pemahaman konsep matematika, memperbanyak latihan mengajar, serta membangun rasa percaya diri melalui pengalaman mengajar yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi program studi dalam mempersiapkan calon guru yang lebih siap mengajarkan matematika di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan terhadap literasi data infografis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survei. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner online (Google Form) yang terdiri dari 22 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator utama, yaitu pelaku, target, dan situasi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Biologi UBT, dengan melibatkan sebanyak 161 responden sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap literasi data infografis secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Indikator target yang mengkaji kategori visual infografis memperoleh capaian rata-rata tertinggi dengan 82,61%, kategori desain visual mencatat persentase tertinggi sebesar 80%. Indikator situasi yang berkaitan dengan faktor kontekstual dengan persentase 80,12% yang menunjukkan bahwa relevansi tugas akademik menjadi pendorong utama keterlibatan mahasiswa. Indikator pelaku yang mencerminkan karakteristik internal mahasiswa mencapai persentase 80,12%. Meskipun kategori kepercayaan diri dan pengetahuan dalam indikator pelaku memperoleh skor terendah yaitu 72,02% yang mengindikasikan adanya tantangan dalam mengidentifikasi distorsi data visual. Persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi terhadap literasi data infografis secara keseluruhan masuk dalam kategori sangat tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi terhadap literasi data infografis sangat baik, karena penggunaan infografis dalam perkuliahan membuat mahasiswa memahami materi lebih baik, antusias dalam membaca dan menggunakan data infografis, serta mengasah keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam membaca dan mengolah data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Stimuler AI: English Speaking Application dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris serta mengurangi kecemasan berbicara pada siswa kelas X Perhotelan di SMKS Paguntaka Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 13 siswa kelas X Perhotelan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan dan satu tes berbicara. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes speaking performance, kuesioner speaking anxiety yang diadaptasi dari Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), dan lembar observasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor rata-rata, persentase, dan klasifikasi tingkat kecemasan serta keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Stimuler AI mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus I sebesar 60,3 hingga mencapai ketuntasan klasikal 100% dengan nilai rata – rata 82.78 pada akhir siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek pronunciation, grammar, fluency, dan vocabulary. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga membantu mengurangi kecemasan berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri siswa karena menyediakan lingkungan belajar yang aman, interaktif, dan bebas dari tekanan sosial. Siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan berani berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam konteks perhotelan. Dengan demikian, Stimuler AI terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kompetensi berbicara dan kesiapan psikologis siswa vokasi di bidang perhotelan. IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRACT This study aimed to determine the effectiveness of Stimuler AI: English Speaking Application in improving English speaking skills and reducing speaking anxiety among tenth-grade hospitality students at SMKS Paguntaka Tarakan. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects of this research were 13 tenth-grade hospitality students. The study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings and one speaking test. The research instruments included a speaking performance test, a speaking anxiety questionnaire adapted from the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), and observation sheets. The data were analyzed quantitatively using mean scores, percentages, and classifications of anxiety and student engagement levels. The findings revealed that the use of Stimuler AI significantly improved students’ speaking skills. The students’ mean score increased from 60.3 in the cycle I to 100% classical mastery at the end of Cycle II. Improvements were observed in pronunciation, grammar, fluency, and vocabulary. In addition, the application helped reduce speaking anxiety and increase students’ confidence by providing a safe, interactive, and low-pressure learning environment. Students became more active, independent, and confident in communicating in English within hospitality-related contexts. Therefore, Stimuler AI proved to be an effective AI-based learning medium for enhancing both speaking competence and psychological readiness among vocational hospitality students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dosen merupakan komponen penting dalam pendidikan tinggi yang berperan sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator dalam proses pembelajaran. Persepsi mahasiswa terhadap dosen sangat berpengaruh terhadap kenyamanan belajar, motivasi, serta kualitas interaksi akademik yang terbentuk selama perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap dosen ideal pada Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terbuka (mendalam) kepada mahasiswa aktif Pendidikan Biologi yang telah menempuh perkuliahan dengan lebih dari satu dosen. Penentuan informan dilakukan secara bertahap menggunakan theoretical sampling hingga mencapai kejenuhan data (theoretical saturation). Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding berdasarkan Strauss dan Corbin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan karakteristik dosen ideal menurut mahasiswa yang mencakup aspek pendagogik, aspek profesional, aspek kepribadian, serta aspek sosial, sehingga dapat menjadi bahan refleksi bagi dosen dan meningkatkan mutu pembelajaran di perguruan tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aplikasi mobile menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pengelolaan informasi organisasi mahasiswa. Pada Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer (HMTK), penyebaran informasi dan koordinasi kegiatan telah memanfaatkan media digital, namun pengelolaan agenda, absensi, pengumuman, serta evaluasi partisipasi kegiatan masih belum terpusat dalam satu sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile “TechConnect” sebagai media layanan informasi HMTK dengan menerapkan metode Mobile Application Development Life Cycle (MADLC) dan dua tahapan Smart Analytics, yaitu analisis deskriptif dan analisis diagnostik. Pengembangan sistem dilakukan berdasarkan kebutuhan pengguna yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Aplikasi “TechConnect” dibangun menggunakan Flutter dengan bahasa pemrograman Dart dan memanfaatkan Firebase Authentication untuk proses autentikasi pengguna serta Cloud Firestore sebagai media penyimpanan data. Fitur utama aplikasi meliputi Dashboard, pengumuman, agenda kegiatan, absensi, QnA, forum diskusi internal pengurus, struktur kepengurusan, profil pengguna, serta halaman admin untuk pengelolaan data. Smart Analytics pada aplikasi ini mengolah data agenda dan absensi menggunakan pendekatan rule-based untuk menyajikan statistic jumlah kegiatan per semester, tingkat partisipasi audiens, tingkat keaktifan anggota, serta insight yang mendukung proses monitoring dan evaluasi kegiatan himpunan. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan Blackbox Testing yang menunjukkan bahwa seluruh fitur utama aplikasi berjalan sesuai skenario yang telah ditetapkan. Selanjutnya dilakukan Usability Testing dengan melibatkan 20 responden yang terdiri dari 2 admin, 9 pengurus, dan 9 mahasiswa. Hasil Usability Testing menunjukkan bahwa kelompok admin memperoleh persentase sebesar 77% dengan kategori baik, sedangkan kelompok pengurus dan mahasiswa memperoleh persentase masing-masing sebesar 93,92% dan 92,1% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, aplikasi mobile “TechConnect” mampu mendukung layanan informasi, pengelolaan kegiatan, absensi, komunikasi internal, serta monitoring dan evaluasi kegiatan HMTK secara terintegrasi melalui implementasi Smart Analytics berbasis analisis deskriptif dan analisis diagnostik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya minat membaca sebagai penunjang keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Namun, berdasarkan observasi awal, minat membaca mahasiswa belum optimal dan belum menjadi kebiasaan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat membaca mahasiswa PGSD serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan tahun akademik 2025/2026, dengan sampel sebanyak 104 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca mahasiswa berada pada kategori tinggi (69,23%), cukup (26,92%), dan rendah (3,85%). Indikator motivasi membaca memiliki nilai tertinggi, sedangkan kebiasaan membaca terendah meskipun masih dalam kategori tinggi. Faktor yang memengaruhi minat membaca meliputi faktor internal (motivasi, kebiasaan, persepsi) dan faktor eksternal (lingkungan, fasilitas, dukungan dosen) yang keduanya berada pada kategori tinggi. Meskipun demikian, frekuensi membaca mahasiswa masih rendah dan belum dilakukan secara rutin. Dengan demikian, minat membaca mahasiswa PGSD tergolong tinggi, namun belum mencapai kategori sangat tinggi secara merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kebiasaan membaca melalui dukungan internal dan eksternal secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Faisal Basri, 2026. Survey Pola Asuh Permisif Orang Tua pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya pengasuhan permisif yang dialami oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, dengan sampel sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berdasarkan lima indikator pola asuh permisif: kebebasan tanpa batas, kurangnya pengawasan, kurangnya ketegasan dalam aturan, selalu menuruti keinginan anak, dan kurangnya disiplin. Instrumen tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, skor rata-rata, dan kategorisasi interval skor. Temuan menunjukkan bahwa pola asuh permisif secara umum dikategorikan sangat tinggi. Indikator yang paling dominan adalah selalu menuruti keinginan anak, diikuti oleh kebebasan tanpa batas, kurangnya pengawasan, kurangnya ketegasan dalam aturan, dan kurangnya disiplin, yang mengindikasikan kebebasan yang tinggi dan kontrol orang tua yang relatif rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nuraidah, 2026. Survey Badword Mahasiswa Angkatan 2023 Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket badword yang kemudian diberikan skor pada setiap item pernyataan untuk mengetahui tingkat penggunaan bahasa kasar dikalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Bahasa kasar (badword) pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 berada pada kategori tinggi dan sedang. Hal tersebut dapat dinilai dari hasil analisis deskriptif, yaitu kategori sangat tinggi dengan interval skor 274-322 sebanyak 5 responden (5%), kategori tinggi dengan interval 225-273 sebanyak 43 responden (48%), kategori sedang dengan interval 176-224 sebanyak 41 responden (46%), kategori rendah dengan interval 127-175 tidak terdapat responden (0%), dan kategori sangat rendah dengan 78-126 sebanyak 1 responden (1%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat penggunaan bahasa kasar pada kategori tinggi dan sedang. Kondisi ini menunjukan bahwa pengggunaan bahasa kasar masih cukup sering dalam interaksi sehari-hari mahasiswa, sehingga diperlukan perhatian serta upaya pembinaan dalam penggunaan bahasa yang lebih santun dan sesuai dengan norma sosial maupun akademik. Kata kunci: Badword, Mahasiswa, Bimbingan dan Konseling
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan belajar mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 di Universitas Borneo Tarakan. Kedisiplinan belajar mahasiswa merupakan sikap dan perilaku mahasiswa yang menunjukkan kepatuhan, keteraturan, serta tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan belajar sesuai dengan aturan, jadwal, dan tujuan akademik yang telah ditetapkan. Kedisiplinan belajar tercermin dalam kebiasaan mengelola waktu dengan baik, mengikuti perkuliahan secara teratur, mengerjakan tugas tepat waktu, mematuhi tata tertib akademik, serta menjaga konsistensi dalam proses pembelajaran untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 yang berjumlah 100 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dengan skala Likert yang terdiri dari 40 item pernyataan. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Berdasarkan hasil analisis data, tingkat kedisiplinan belajar mahasiswa secara umum berada pada kategori tinggi. Dari 100 responden yang diteliti, sebanyak 58 responden (58%) memiliki kedisiplinan belajar pada kategori tinggi dengan interval skor 109–134. Selanjutnya, sebanyak 39 responden (39%) berada pada kategori sedang dengan interval skor 83–108, dan 3 responden (3%) berada pada kategori sangat tinggi dengan interval skor 135–160. Tidak terdapat responden yang berada pada kategori rendah (57–82) maupun sangat rendah (31–56). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang tinggi, yang mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mematuhi aturan, mengelola waktu belajar, serta menjalankan tanggung jawab akademik dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat penyelesaian skripsi pada mahasiswa PGSD angkatan 2021 Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan skripsi. Hasil wawancara menunjukkan bahwa faktor penghambat terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi, kurangnya manajemen waktu, kesulitan memahami metodologi penelitian, serta tidak adanya target penyelesaian. Faktor eksternal meliputi keterbatasan bimbingan dengan dosen, banyaknya revisi, kesibukan di luar akademik, dan lingkungan yang kurang mendukung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan penyelesaian skripsi dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, dengan faktor internal sebagai penyebab yang lebih dominan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SURVEI PEMAHAMAN SEKOLAH RAMAH ANAK PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2024 DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Sekolah Ramah Anak (SRA) pada masasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2024 di Universitas Borneo Tarakan. Sekolah Ramah Anak merupakan konsep pendidikan yang menjamin pemenuhan hak anak, perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Penelian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 150 mahasiswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert menggunakan Google Form. Data analisis menggunakan Statistik deskriptif berupa frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mahasiswa mengenai Sekolah Ramah Anak berada pada ketegori tinggi. Dari 50 responden, sebanyak 17 mahasiswa (34,0%) berada pada kategori tinggi, 30 mahasiswa (60,0%) berada pada kategori tinggi, dan 3 mahasiswa (6,0%) berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagai besar mahasiswa telah memahami konsep, prinsip, tujuan, dan implementasi Sekolah Ramah Anak dengan baik. Pemahaman tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa sebagai calon guru Bimbingan dan Konseling dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arif Dermawan, 2026. Survey Perilaku Prokrastinasi Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prokrastinasi dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2019 dan 2020. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas yang dapat memberikan dampak negatif bagi mahasiswa, orang tua, maupun institusi pendidikan. Dampak yang ditimbulkan antara lain keterlambatan kelulusan, hilangnya peluang kerja, menurunnya produktivitas mahasiswa, serta bertambahnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua akibat masa studi yang lebih lama. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 mahasiswa atau 77,5% responden mengalami prokrastinasi dalam penyusunan skripsi. Tingginya tingkat prokrastinasi menunjukkan bahwa perilaku menunda pengerjaan skripsi masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen pembimbing, orang tua, dan institusi pendidikan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan meningkatkan produktivitas akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023 di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih banyaknya mahasiswa yang menunda pengerjaan tugas akademik, terlambat mengumpulkan tugas, kurang disiplin dalam belajar, serta lebih memilih melakukan aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Perilaku prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak negatif terhadap prestasi belajar, keterlambatan studi, meningkatnya stres akademik, dan rendahnya produktivitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 159 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023, dengan sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket prokrastinasi akademik berbentuk skala Likert yang disebarkan melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa sebagian besar berada pada kategori rendah dan sangat rendah sebanyak 45 responden (90%). Faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik meliputi rendahnya motivasi belajar, manajemen waktu yang kurang baik, penggunaan media sosial secara berlebihan, serta pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Faisal Basri, 2026. Survey Pola Asuh Permisif Orang Tua pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya pengasuhan permisif yang dialami oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, dengan sampel sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berdasarkan lima indikator pola asuh permisif: kebebasan tanpa batas, kurangnya pengawasan, kurangnya ketegasan dalam aturan, selalu menuruti keinginan anak, dan kurangnya disiplin. Instrumen tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, skor rata-rata, dan kategorisasi interval skor. Temuan menunjukkan bahwa pola asuh permisif secara umum dikategorikan sangat tinggi. Indikator yang paling dominan adalah selalu menuruti keinginan anak, diikuti oleh kebebasan tanpa batas, kurangnya pengawasan, kurangnya ketegasan dalam aturan, dan kurangnya disiplin, yang mengindikasikan kebebasan yang tinggi dan kontrol orang tua yang relatif rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal pecahan, khususnya soal cerita yang bersifat kontekstual dan memerlukan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan soal pecahan konteks budaya di Jurusan PGSD Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah tes yang diberikan kepada 20 calon subjek dan kemudian dikategorikan dalam kemampuan berpikir kritis baik, sedang, dan rendah. Peneliti selanjutnya melakukan wawancara untuk mengonfirmasi hasil jawaban dengan perwakilan masing-masing kategori kemampuan sebagai bentuk triangulasi. Berdasarkan hasil tes dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa subjek baik mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis, subjek sedang masih belum konsisten dalam memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis karena masih mengalami miskonsepsi dalam memahami soal. Subjek tidak memahami makna “bagian dari bagian” dan mengalami kesulitan pada soal dengan tipe penyelesaian masalah yang lebih kompleks. Sedangkan subjek rendah hanya mampu memenuhi indikator interpretasi, penjelasan, dan regulasi diri secara terbatas. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam memahami maksud soal terutama pada soal dengan tipe penyelesaian masalah yang lebih kompleks. Subjek juga tidak menuliskan informasi secara lengkap dalam langkah penyelesaian, sehingga model matematika yang digunakan menjadi tidak tepat. Selain itu, subjek juga mengalami kesulitan dalam mengerjakan pembagian yang melibatkan bilangan asli, sehingga tidak mampu melanjutkan langkah penyelesaian hingga tahap akhir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kesehatan mental menjadi isu penting, terutama bagi mahasiswa yang rentan mengalami tekanan akademik, sosial, dan pribadi. Di Universitas Borneo Tarakan, masih terdapat kendala dalam mendeteksi dini gejala depresi akibat keterbatasan layanan kesehatan mental dan adanya stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web dengan metode Certainty Factor (CF) guna membantu deteksi dini gangguan depresi pada mahasiswa. Metode CF direncanakan digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan berdasarkan gejala yang diinput oleh pengguna. Sistem ini direncanakan akan dikembangkan menggunakan pendekatan pengembangan sistem dan akan diuji menggunakan metode Black box untuk memastikan fungsionalitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi keseluruhan sebesar 77,5% dengan performa sangat baik pada kasus ekstrem: recall 93,8% untuk kategori Minimal dan 100% untuk kategori Berat memastikan tidak ada kasus kritis yang terlewat, meskipun recall untuk kategori Sedang relatif rendah (52,9%) sebagai konsekuensi pendekatan CF yang memprioritaskan gejala klinis kritis sesuai prinsip diagnosis profesional. Validasi konten menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan skor rata-rata 4,79/5,00 untuk gejala dan 4,24/5,00 untuk rekomendasi, sementara pengujian black box dan usability mengonfirmasi bahwa sistem stabil, mudah digunakan, dan responsif. Pengujian keandalan lebih lanjut menunjukkan sistem mampu menangani 10 pengguna simultan dengan latensi rata-rata 3 detik dan tingkat keberhasilan 100%, membuktikan performa optimal pada kondisi penggunaan normal di lingkungan kampus. Pada beban ekstrem (50 pengguna simultan), sistem mengalami degradasi performa dengan latensi rata-rata 13,725 detik dan 0,4% permintaan gagal (timeout). Namun, sistem tidak mengalami crash total, menunjukkan ketahanan yang memadai untuk skenario lonjakan akses. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti sebagai solusi digital yang valid, aman, dan kontekstual untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus yang minim layanan.