Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: keterampilan berbicara
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Improving the Tenth Grades Hospitality Speaking Skills at SMK Swasta Paguntaka Tarakan Using Stimuler AI: English Speaking Application

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Stimuler AI: English Speaking Application dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris serta mengurangi kecemasan berbicara pada siswa kelas X Perhotelan di SMKS Paguntaka Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 13 siswa kelas X Perhotelan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan dan satu tes berbicara. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes speaking performance, kuesioner speaking anxiety yang diadaptasi dari Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), dan lembar observasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor rata-rata, persentase, dan klasifikasi tingkat kecemasan serta keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Stimuler AI mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus I sebesar 60,3 hingga mencapai ketuntasan klasikal 100% dengan nilai rata – rata 82.78 pada akhir siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek pronunciation, grammar, fluency, dan vocabulary. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga membantu mengurangi kecemasan berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri siswa karena menyediakan lingkungan belajar yang aman, interaktif, dan bebas dari tekanan sosial. Siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan berani berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam konteks perhotelan. Dengan demikian, Stimuler AI terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kompetensi berbicara dan kesiapan psikologis siswa vokasi di bidang perhotelan. IMPROVING THE TENTH GRADES HOSPITALITY SPEAKING SKILLS AT SMK SWASTA PAGUNTAKA TARAKAN USING STIMULER AI: ENGLISH SPEAKING APPLICATION ABSTRACT This study aimed to determine the effectiveness of Stimuler AI: English Speaking Application in improving English speaking skills and reducing speaking anxiety among tenth-grade hospitality students at SMKS Paguntaka Tarakan. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects of this research were 13 tenth-grade hospitality students. The study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings and one speaking test. The research instruments included a speaking performance test, a speaking anxiety questionnaire adapted from the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), and observation sheets. The data were analyzed quantitatively using mean scores, percentages, and classifications of anxiety and student engagement levels. The findings revealed that the use of Stimuler AI significantly improved students’ speaking skills. The students’ mean score increased from 60.3 in the cycle I to 100% classical mastery at the end of Cycle II. Improvements were observed in pronunciation, grammar, fluency, and vocabulary. In addition, the application helped reduce speaking anxiety and increase students’ confidence by providing a safe, interactive, and low-pressure learning environment. Students became more active, independent, and confident in communicating in English within hospitality-related contexts. Therefore, Stimuler AI proved to be an effective AI-based learning medium for enhancing both speaking competence and psychological readiness among vocational hospitality students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF USING GUESSING GAME ON SPEAKING SKILL AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan guessing game terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan guessing game dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes berbicara (pretest dan posttest) yang dinilai berdasarkan lima aspek: kefasihan, pengucapan, kosa kata, tata bahasa, dan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,004 (0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, skor N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,1747 (17,47%) dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol hanya -0,0037 (-0,37%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan guessing game memberikan pengaruh positif dengan efek sedang (r = 0,36) terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, guessing game dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effect of Applying the CLL (Community Language Learning) Method to Elevate Speaking Skills in Seventh Grade of SMPN 11 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Pembelajaran Bahasa Berbasis Komunitas (CLL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII di SMPN 11 Tarakan pada tahun ajaran 2025-2026. Desain eksperimen pra-tes-pasca-tes dengan satu kelompok digunakan. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa. Kinerja berbicara siswa diukur melalui pre-test dan post-test untuk menganalisis peningkatan setelah penerapan metode CLL. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial dengan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor berbicara siswa, dengan rata-rata skor naik dari 38,62 pada pre-test menjadi 63,45 pada post-test. Uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,000, menunjukkan bahwa metode CLL memiliki efek yang signifikan secara statistik terhadap keterampilan berbicara siswa. Temuan ini menyarankan bahwa CLL menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan interaktif yang meningkatkan partisipasi siswa, mengurangi kecemasan, dan memperkuat kepercayaan diri dalam berbicara bahasa Inggris. Kesimpulannya, metode CLL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa SMP di SMPN 11 Tarakan. Guru-guru didorong untuk mengadopsi metode ini guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan berpusat pada siswa yang mendukung perkembangan bahasa lisan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keterampilan Berbicara Siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melatih siswa untuk bisa berbicara dengan baik dan benar didepan banyak orang. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, namun saling berhubungan dengan keterampilan lainya yaitu membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa kelas IV-C di SDN 050 Tarakan yang ditinjau dari lima aspek yaitu: pelafalan, kelancaran, intonasi dan ketepatan isi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualiatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1)data reduction, 2)data display, 3)conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa bervariasi berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing. Beberapa siswa sudah menunjukkan kemampuan berbicara yang baik dalam hal pelafalan dan kelancaran. Namun, masih ada ditemukan kendala seperti kurangnya rasa percaya diri, penggunaan intonasi yang kurang tepat, ekspresi yang kurang hidup serta pemyampaian isi yang belum sepenuhnya lengkap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write Pada Media Pembelajaran Monosa (Monopoli Bahasa) Kepada Siswa Kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan model pembelajaran think talk write pada media pembelajaran monosa (monopoli bahasa) kepada siswa kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan rubrik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu juga pengambilan data diambil dari penilaian aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil penelitian rubrik kognitif siswa yang tuntas sebesar 40% sedangkan siswa yang tidak tuntas sebesar 60%. Kemudian, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,25% yang tuntas sedangkan untuk siswa tidak tuntas sebesar 18,75%. Hal tersebut dikarenakan pada siklus I kemampuan keterampilan berbicara siswa pada teks deskripsi bagian dan penggunaan Bahasa masih kurang dan pada siklus II kemampuan keterampilan berbicara siswa bagian penggunaan Bahasa mengalami peningkatan, rubrik afektif pada siklus I untuk siswa yang tuntas sebesar 71,76% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 28,24%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II untuk siswa yang tuntas sebesar 93,75% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 6,25%, hal tersebut karena pada siklus I masih banyak siswa kurang percaya diri, namun pada siklus II rubrik tersebut mengalami peningkatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK MUTUAL STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2022•

Mustika, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Mutual Stroytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Keterampilan Berbicara merupakan kemampuan seseorang mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengespresikan, mengatakan serta menyatakan pikiran. Penelitian ini merupakan penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa SMP Negeri 5 Tarakan berjumlah 250 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa. Instrument peneltian menggunakan skala keterampilan berbicara dari teoari Arsyad yang dikembangkan oleh Sri Wahyuni (2012) Adapun Indikator Keterampilan Berbicara adalah, lafal, koasa kata, penggunaan kata dan kalimat, kelancaran, keberanian, serta gerak dan mimik wajah. Bimbingan kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah. Bimbingan kelompok dengan teknik mutual storytelling ini berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa pengelolahan data menggunakan alanalisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon Signed Test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0. hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikan sebesar (0,000 > 0,05) yang artinya pangaruh terknik mutual storyteeling terhadap keterampilan berbicara terdapat pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut terdapat pada skor pretest yang di perolah pada pemberian posttest dari 30 siswa yang menjadi sampel penelitian terdapat 3 (0%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara sangat rendah, 18 (60%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara tinggi, 12 (40%) siswa yang memiliki tingkat keterampilan berbicara sangat tinggi. Berdasarkan keputusan uji statistik paired\ samples Ttest dan hasil analisis pretest posttest dapat disumpilkan bahwa terdapat pengaruh teknik mutual storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token dengan Media Kupon Bicara di Kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa menggunakan model pembelajaran koopertif tipe time token dengan media kupon bicara di kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas/PTK, penelitian ini dilakukan oleh peneliti dan juga bantuan guru Bahasa Indonesia kelas VII E. Terdapat empat aspek dalam keterampilan berbahasa yaitu, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pada penelitian ini terfokus pada meningkatkan keterampilan berbicara siswa, penilaian keterampilan berbicara dalam penelitian ini yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Adapun sumber data dalam penelitian ini dihasilkan dari narasumber yaitu guru Bahasa Indonesia kelas VII E, dan hasil pengamatan selama proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe time token dengan media kupon bicara, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan tes. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, yang dimana setiap siklus terdiri dari empat kegiatan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 56,2 dengan persentase ketuntasan sebesar 42%, dan terjadi peningkatan pada siklus II dengan nilai rata-rata 80,8 dengan persentase sebesar 88%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe time token dengan media kupon bicara dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII E di SMP Negeri 1 Sebatik Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VA di SDN 050 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan berbicara dalam mata pelajaran bahasa Indonesia mengarahkan setiap siswa untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan dengan baik dan benar di hadapan publik. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dengan kemampuan lainnya yaitu, membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa kelas VA pada materi teks eksplanasi. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa keterampilan berbicara yang dialami oleh siswa pada materi teks eksplanasi yaitu kurangnya rasa percaya diri siswa, kesulitan dalam menggunakan kosakata yang tepat, kurangnya pemahaman materi, serta kurangnya pemahaman mengenai intonasi dan ekspresi ketika berbicara. Dalam kegiatan keterampilan berbicara terdapat beberapa aspek yang diamati yaitu: kelancaran, kosakata, pemahaman isi, intonasi dan ekspresi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 MALINAU UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan berbicara siswa dengan hasil belajar bahasa indonesia siswa SMP Negeri 1 Malinau Utara pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan tergolong sebagai penelitian korelasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampling Purposive. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes penilaian keterampilan berbicara dan dokumen hasil belajar bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 1 Malinau. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik dengan rumus Pearson Product Moment. Menggunakan bantuan software SPSS version 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai tertinggi keterampilan berbicara siswa rata-rata sebesar 84 dan pada nilai hasil belajar bahasa Indonesia siswa yaitu rata-rata sebesar 88. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis statistik uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh r_Hitung= 0,791 dan r_Tabel dengan taraf signifikan 5% dan N = 28 sebesar 0,374 berarti (0.791≥0.374) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan serta berinterpretasi korelasi yang kuat dan tinggi antara keterampilan berbicara siswa dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IX SMP Negeri 1 Malinau Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF DIALOGIC LEARNING APPROACH ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING ACHIEVEMENT AT THE ELEVENTH GRADE OF SMAN 1 TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2019/2020

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendekatan Dialogic Learning dapat meningkatkan Prestasi Berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 TarakaN dengan metode penelitian Pre-experimen. Peneliti mencoba untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diajarkan menggunakan pendekatan dialogic learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 yang terdiri dari 36 siswa di SMAN 1 Tarakan pada tahun akademik 2019/2020. Instrumen tersebut adalah tes berbicara dengan pertanyaan Socrates dalam pretest dan posttest dan checklist observasi siswa untuk mengukur motivasi siswa dalam proses pembelajaran selama treatments. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan postest. Itu dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Nilai rata-rata dalam pretest adalah 60,41 dan skor rata-rata pada posttest adalah 63,33. Skor rata-rata di posttest lebih tinggi dari skor pretest. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari prestasi berbahasa Inggris siswa pada pretest dan posttest. Hasil uji dari paired sample test menunjukkan bahwa t-test (1,784) lebih tinggi dari t-tabel (1,690). Dalam penelitian ini, peneliti menemukan ada perbedaan yang signifikan setelah pendekatan dialogic learning diterapkan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini tenang dapat meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa dan pemikiran kritis siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan dialogic learning telah terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan prestasi berbahasa Inggris siswa di kelas sebelas SMAN 1 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 TARAKAN

2019•

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksp erimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X tata boga 1 dengan jumlah siswa 35 orang sebagai kelas kontrol dan kelas X bisnis daring dan pemasaran 1 dengan jumlah siswa 36 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berupa unjuk kerja kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan dengan nilai yang diperoleh thitung 5,010 pada taraf signifikan ≥ 0,05 dengan df= 69 diperoleh nilai ttabel 1,66724 berarti thitung ≥ ttabel, yaitu 5,010 ≥ 1,66724 artinya ada pengaruh yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa. Hal tersebut dikatakan berpengaruh terhadap siswa karena pada kelas eksperimen siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran terlebih ketika mengungkapkan pendapatnya dan lebih terarah pada hal berbicara. Pada kelas kontrol siswa masih kurang aktif dalam proses pembelajaran terlebih ketika berbicara untuk mengungkapkan pendapatnya. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail