Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUSTIKA

18 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 22023: 42022: 42021: 42020: 1

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI PADA SISWA KELAS VIII DI MTS AL-FATAH TARAKAN

· Thesis ·

Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al-Fatah Tarakan dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan yang berjumlah 32 siswa. Penelitian tindakan kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencenaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini diperoleh sejumlah data yaitu dari Lembar pengamatan aktivitas siswa, lembar pengamatan aktivitas guru, serta hasil belajar siswa dalam aspek kognitif dan aspek afektif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus dengan 4 aspek penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa, dan situasi pembelajaran memperoleh hasil sebesar 59,26 dan pada siklus II yaitu 89,15, peningkatan siklus I ke II adaah sebesar 29,89. Hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I 67,96 dan pada siklus II sebesar 92,18 dan mengalami peningkatan 24,22. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 6,25% dan pada siklus II yaitu 84,37% mengalami peningkatan 78,12%. Hasil aspek afektif dengan 4 penilaian diantaranya disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan jujur. Pada siklus I sebesar 59,37% dan pada siklus II 90,62% mengalami peningkatan 31,25%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembeajaran mandiri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII di MTs Al-Fatah Tarakan.

KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS KAWASAN KONSERVASI HUTAN MANGROVE BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jamur makroskopis merupakan fungi yang memiliki tubuh buah berukuran relatif besar dan dapat diamati secara langsung. Jamur ini dapat ditemukan di berbagai habitat, termasuk ekosistem mangrove yang memiliki substrat berupa kayu lapuk, batang matiKeberadaannya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, salah satunya salinitas, meskipun beberapa jenis mampu beradaptasi pada salinitas tertentu. Peran utama jamur terlihat dalam proses dekomposisi bahan organik, terutama serasah di lingkungan hutan dan sistem agroforestri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jamur makroskopis, kondisi parameter lingkungan, nilai indeks keanekaragaman, serta potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar Biologi di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan (KKMB) Kota Tarakan, dilakukan dengan metode survei eksploratif menggunakan garis transek dan plot berukuran 5 x 5 m pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan (KKMB) ditemukan 169 individu jamur makroskopis yang tergolong ke dalam 13 genus. Jamur yang paling dominan adalah Auricularia. sedangkan genus lain yang ditemukan antara lain Shizophyllum, Trametes, Ganoderma, Daldania, dan Fuscoporia. Sebagaian besar jamur ditemukan pada substrat kayu lapuk yang memiliki kelembapan tinggi sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh buah jamur. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) yang diperoleh sebesar 2,07 yang termasuk kategori sedang. Nilai tersebut menunjukkan bahwa komunitas jamur makroskopis di kawasan penelitian memiliki tingkat keanekaragaman yang cukup baik dengan distribusi individu yang relatif merata dan tidak didominasi secara berlebihan oleh satu spesies tertentu. Kondisi lingkungan berupa suhu, pH tanah, salinitas, intensitas cahaya, dan jenis substrat turut memengaruhi keberadaan jamur lokasi penelitian. Hasil penelitian berpontensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar Biologi SMA kelas X pada Kurikulum Merdeka, khususnya materi keanekaragaman hayati, fungi, dan ekosistem. Pemanfaatan potensi lokal melalui hasil penelitian ini dapat mendukung pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan dekat dengan lingkungan peserta didik.

KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS KAWASAN KONSERVASI HUTAN MANGROVE BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamur makroskopis merupakan fungi yang memiliki tubuh buah berukuran relatif besar dan dapat diamati secara langsung. Jamur ini dapat ditemukan di berbagai habitat, termasuk ekosistem mangrove yang memiliki substrat berupa kayu lapuk, batang matiKeberadaannya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, salah satunya salinitas, meskipun beberapa jenis mampu beradaptasi pada salinitas tertentu. Peran utama jamur terlihat dalam proses dekomposisi bahan organik, terutama serasah di lingkungan hutan dan sistem agroforestri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jamur makroskopis, kondisi parameter lingkungan, nilai indeks keanekaragaman, serta potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar Biologi di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan (KKMB) Kota Tarakan, dilakukan dengan metode survei eksploratif menggunakan garis transek dan plot berukuran 5 x 5 m pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan (KKMB) ditemukan 169 individu jamur makroskopis yang tergolong ke dalam 13 genus. Jamur yang paling dominan adalah Auricularia. sedangkan genus lain yang ditemukan antara lain Shizophyllum, Trametes, Ganoderma, Daldania, dan Fuscoporia. Sebagaian besar jamur ditemukan pada substrat kayu lapuk yang memiliki kelembapan tinggi sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh buah jamur. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) yang diperoleh sebesar 2,07 yang termasuk kategori sedang. Nilai tersebut menunjukkan bahwa komunitas jamur makroskopis di kawasan penelitian memiliki tingkat keanekaragaman yang cukup baik dengan distribusi individu yang relatif merata dan tidak didominasi secara berlebihan oleh satu spesies tertentu. Kondisi lingkungan berupa suhu, pH tanah, salinitas, intensitas cahaya, dan jenis substrat turut memengaruhi keberadaan jamur lokasi penelitian. Hasil penelitian berpontensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar Biologi SMA kelas X pada Kurikulum Merdeka, khususnya materi keanekaragaman hayati, fungi, dan ekosistem. Pemanfaatan potensi lokal melalui hasil penelitian ini dapat mendukung pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan dekat dengan lingkungan peserta didik.

EFEKTIVITAS EKSTRAK GULMA BAYEMAN (Ludwigia parviflora) DAN EKSTRAK KROKOT (Portulaca oleracea) SEBAGAI BIOHERBISIDA GULMA BELULANG (Eleusine indica) PADA TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens )

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Cabai merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Kota Tarakan, namun ketersediannya seringkali terbatas dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Kendala utama dalam budidaya cabai di Tarakan adalah adanya persaingan dengan gulma terutama gulma Eleusine indica. Teknologi pengendalian gulma menggunakan alelopati dari gulma lain seperti Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea adalah solusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai dan mendapatkan jenis gulma yang menghasilkan akekopati yang efektif sebagai bioherbisida.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor, sebagai perlakuan ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea. Dengan perlakuan, P0: kontrol, P1: Ekstrak Ludwigia parviflora (25%), P2: Ekstrak Portulaca oleracea (25%), P3: Ekstrak Ludwigia parviflora (50%), P4:Ekstrak Portulaca oleracea (50%), P5: Ekstrak Ludwigia parviflora (75%), P6: Ekstrak Portulaca oleracea (75%), P7: Ekstrak Ludwigia parviflora (100%), P8: Ekstrak Portulaca oleracea (100. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun Ludwigia parviflora dengan konsentrasi 100% memiliki rata – rata yang paling tinggi dalam menghambat tinggi gulma, jumlah daun gulma, kerusakan gulma dan berat basah dan berat kering gulma. semakin tinggi konsentasi ekstrak yang diberikan terhadap gulma Eleusine indica maka berpengaruh pada penghambatan Gulma.

EFEKTIVITAS EKSTRAK GULMA BAYEMAN (Ludwigia parviflora) DAN EKSTRAK KROKOT (Portulaca oleracea) SEBAGAI BIOHERBISIDA GULMA BELULANG (Eleusine indica) PADA TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens )

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cabai merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Kota Tarakan, namun ketersediannya seringkali terbatas dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Kendala utama dalam budidaya cabai di Tarakan adalah adanya persaingan dengan gulma terutama gulma Eleusine indica. Teknologi pengendalian gulma menggunakan alelopati dari gulma lain seperti Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea adalah solusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai dan mendapatkan jenis gulma yang menghasilkan akekopati yang efektif sebagai bioherbisida.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor, sebagai perlakuan ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea. Dengan perlakuan, P0: kontrol, P1: Ekstrak Ludwigia parviflora (25%), P2: Ekstrak Portulaca oleracea (25%), P3: Ekstrak Ludwigia parviflora (50%), P4:Ekstrak Portulaca oleracea (50%), P5: Ekstrak Ludwigia parviflora (75%), P6: Ekstrak Portulaca oleracea (75%), P7: Ekstrak Ludwigia parviflora (100%), P8: Ekstrak Portulaca oleracea (100. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun Ludwigia parviflora dengan konsentrasi 100% memiliki rata – rata yang paling tinggi dalam menghambat tinggi gulma, jumlah daun gulma, kerusakan gulma dan berat basah dan berat kering gulma. semakin tinggi konsentasi ekstrak yang diberikan terhadap gulma Eleusine indica maka berpengaruh pada penghambatan Gulma.

PENGARUH TEKNIK MUTUAL STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Mustika, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Mutual Stroytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Keterampilan Berbicara merupakan kemampuan seseorang mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengespresikan, mengatakan serta menyatakan pikiran. Penelitian ini merupakan penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa SMP Negeri 5 Tarakan berjumlah 250 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa. Instrument peneltian menggunakan skala keterampilan berbicara dari teoari Arsyad yang dikembangkan oleh Sri Wahyuni (2012) Adapun Indikator Keterampilan Berbicara adalah, lafal, koasa kata, penggunaan kata dan kalimat, kelancaran, keberanian, serta gerak dan mimik wajah. Bimbingan kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah. Bimbingan kelompok dengan teknik mutual storytelling ini berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa pengelolahan data menggunakan alanalisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon Signed Test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0. hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikan sebesar (0,000 > 0,05) yang artinya pangaruh terknik mutual storyteeling terhadap keterampilan berbicara terdapat pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut terdapat pada skor pretest yang di perolah pada pemberian posttest dari 30 siswa yang menjadi sampel penelitian terdapat 3 (0%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara sangat rendah, 18 (60%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara tinggi, 12 (40%) siswa yang memiliki tingkat keterampilan berbicara sangat tinggi. Berdasarkan keputusan uji statistik paired\ samples Ttest dan hasil analisis pretest posttest dapat disumpilkan bahwa terdapat pengaruh teknik mutual storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan.

SURVEI KONSEP DIRI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Desi Mustika Sari. 2022. Survei Konsep Diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri siswa di SMP Negeri 12 tarakan tahun ajaran 2021/2022. Konsep diri merupakan keseluruhan gambaran, persepsi, penilaian diri, keyakinan yang dimiliki individu tentang ciri-ciri dan sifat yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 siswa dari 128 siswa sebagai populasi kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri siswa di SMP Negeri 12 Tarakan termasuk dalam kategori rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 128 sampel penelitian terdapat 66 siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan skor persentase 51%.

PENGARUH TEKNIK MUTUAL STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2022 · Thesis ·

Mustika, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Mutual Stroytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Keterampilan Berbicara merupakan kemampuan seseorang mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengespresikan, mengatakan serta menyatakan pikiran. Penelitian ini merupakan penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa SMP Negeri 5 Tarakan berjumlah 250 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa. Instrument peneltian menggunakan skala keterampilan berbicara dari teoari Arsyad yang dikembangkan oleh Sri Wahyuni (2012) Adapun Indikator Keterampilan Berbicara adalah, lafal, koasa kata, penggunaan kata dan kalimat, kelancaran, keberanian, serta gerak dan mimik wajah. Bimbingan kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling disekolah. Bimbingan kelompok dengan teknik mutual storytelling ini berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa pengelolahan data menggunakan alanalisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon Signed Test menggunakan SPSS 22.00 For Windows Versi 22.0. hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikan sebesar (0,000 > 0,05) yang artinya pangaruh terknik mutual storyteeling terhadap keterampilan berbicara terdapat pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut terdapat pada skor pretest yang di perolah pada pemberian posttest dari 30 siswa yang menjadi sampel penelitian terdapat 3 (0%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara sangat rendah, 18 (60%) siswa yang memeliki tingkat keterampilan berbicara tinggi, 12 (40%) siswa yang memiliki tingkat keterampilan berbicara sangat tinggi. Berdasarkan keputusan uji statistik paired\ samples Ttest dan hasil analisis pretest posttest dapat disumpilkan bahwa terdapat pengaruh teknik mutual storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI PADA SISWA KELAS VIII DI MTS AL-FATAH TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al-Fatah Tarakan dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan yang berjumlah 32 siswa. Penelitian tindakan kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencenaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini diperoleh sejumlah data yaitu dari Lembar pengamatan aktivitas siswa, lembar pengamatan aktivitas guru, serta hasil belajar siswa dalam aspek kognitif dan aspek afektif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus dengan 4 aspek penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa, dan situasi pembelajaran memperoleh hasil sebesar 59,26 dan pada siklus II yaitu 89,15, peningkatan siklus I ke II adaah sebesar 29,89. Hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I 67,96 dan pada siklus II sebesar 92,18 dan mengalami peningkatan 24,22. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 6,25% dan pada siklus II yaitu 84,37% mengalami peningkatan 78,12%. Hasil aspek afektif dengan 4 penilaian diantaranya disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan jujur. Pada siklus I sebesar 59,37% dan pada siklus II 90,62% mengalami peningkatan 31,25%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembeajaran mandiri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII di MTs Al-Fatah Tarakan.

SURVEI KONSEP DIRI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Thesis ·

Desi Mustika Sari. 2022. Survei Konsep Diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri siswa di SMP Negeri 12 tarakan tahun ajaran 2021/2022. Konsep diri merupakan keseluruhan gambaran, persepsi, penilaian diri, keyakinan yang dimiliki individu tentang ciri-ciri dan sifat yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 siswa dari 128 siswa sebagai populasi kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri siswa di SMP Negeri 12 Tarakan termasuk dalam kategori rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 128 sampel penelitian terdapat 66 siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan skor persentase 51%.

TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP BUBU KUBAH YANG DIOPERASIKAN DI PERAIRAN BULUNGAN DESA SALIMBATU KABUPATEN BULUNGAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perikanan tangakap bubu kubah yang berada di Perairan Desa Salimbatu merupakan perikanan tangkap yang banyak dioperasikan masyarakat Desa Salimbatu. Alat tangkap bubu merupakan alat tangkap yang banyak dikenal oleh nelayan, alat tangkap ini bersifat pasif dan termasuk dalam alat jenis perangkap. Hasil tangkapan utama alat adalah berbagai macam kepiting salah satunya kepiting bakau (Scylla sp). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu kubah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2021 di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjnug Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Alat tangkap yang digunakan sebanyak 15 buah dan dilakukan 8 kali penangkapan. Hasil tangkapan sebanyak 70 ekor kepiting bakau (Scylla sp.) sebagai target utama penangkapan merupakan 100% tangkapan. Ukuran layak tangkap sebesar 94%. Nilai indeks 88% pada tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu kubah maka kriteria yang di peroleh termasuk dalam kategori 28-36 (sangat ramah lingkungan).

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Iklan Produk Minuman melalui Televisi Nasional

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa Indonesia dalam iklan produk minuman melalui televisi nasional pada bidang pelafalan yang mencakup penambahan fonem di akhir kata (paragog), pelesapan fonem di awal kata (aferesis), pelesapan fonem di tengah kata (sinkop), pelesapan fonem di akhir kata (apokop) dan bunyi berbeda dijadikan sama (asimilasi). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang diujarkan oleh bintang iklan produk minuman yang ada di televisi nasional. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terdapat dua puluh dua iklan produk minuman yang terdapat kesalahan dan tujuh puluh data yang terdapat kesalahan dalam pelafalan. Kesalahan berbahasa dalam bidang pelafalan yang terbagi atas, tujuh belas data yang mengalami penambahan fonem di akhir kata yaitu penambahan fonem konsonan /h/. Tiga puluh empat data yang mengalami pelesapan fonem di awal kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, vokal /i/, vokal /∂/, pelesapan fonem konsonan /h/, konsonan /s/, konsonan /b/, konsonan /t/, konsonan /m/, konsonan /p/, dan konsonan /r/. Lima data yang mengalami pelesapan di tengah kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, /∂/ dan konsonan /h/. Satu data yang mengalami pelesapan fonem di akhir kata yaitu pelesapan fonem /h/, serta tiga belas data yang mengalami perubahan bunyi berbeda dijadikan sama yaitu perubahan bunyi fonem vokal /a/ menjadi /∂/ dan fonem vokal /ĩ/ menjadi /ɛ/. Penyebab bunyi tersebut terjadi akibat dari perkembangan sejarah serta pengaruh lingkungan sosial.

TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP BUBU KUBAH YANG DIOPERASIKAN DI PERAIRAN BULUNGAN DESA SALIMBATU KABUPATEN BULUNGAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perikanan tangakap bubu kubah yang berada di Perairan Desa Salimbatu merupakan perikanan tangkap yang banyak dioperasikan masyarakat Desa Salimbatu. Alat tangkap bubu merupakan alat tangkap yang banyak dikenal oleh nelayan, alat tangkap ini bersifat pasif dan termasuk dalam alat jenis perangkap. Hasil tangkapan utama alat adalah berbagai macam kepiting salah satunya kepiting bakau (Scylla sp). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu kubah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2021 di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjnug Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Alat tangkap yang digunakan sebanyak 15 buah dan dilakukan 8 kali penangkapan. Hasil tangkapan sebanyak 70 ekor kepiting bakau (Scylla sp.) sebagai target utama penangkapan merupakan 100% tangkapan. Ukuran layak tangkap sebesar 94%. Nilai indeks 88% pada tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu kubah maka kriteria yang di peroleh termasuk dalam kategori 28-36 (sangat ramah lingkungan).

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Iklan Produk Minuman melalui Televisi Nasional

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa Indonesia dalam iklan produk minuman melalui televisi nasional pada bidang pelafalan yang mencakup penambahan fonem di akhir kata (paragog), pelesapan fonem di awal kata (aferesis), pelesapan fonem di tengah kata (sinkop), pelesapan fonem di akhir kata (apokop) dan bunyi berbeda dijadikan sama (asimilasi). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang diujarkan oleh bintang iklan produk minuman yang ada di televisi nasional. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terdapat dua puluh dua iklan produk minuman yang terdapat kesalahan dan tujuh puluh data yang terdapat kesalahan dalam pelafalan. Kesalahan berbahasa dalam bidang pelafalan yang terbagi atas, tujuh belas data yang mengalami penambahan fonem di akhir kata yaitu penambahan fonem konsonan /h/. Tiga puluh empat data yang mengalami pelesapan fonem di awal kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, vokal /i/, vokal /∂/, pelesapan fonem konsonan /h/, konsonan /s/, konsonan /b/, konsonan /t/, konsonan /m/, konsonan /p/, dan konsonan /r/. Lima data yang mengalami pelesapan di tengah kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, /∂/ dan konsonan /h/. Satu data yang mengalami pelesapan fonem di akhir kata yaitu pelesapan fonem /h/, serta tiga belas data yang mengalami perubahan bunyi berbeda dijadikan sama yaitu perubahan bunyi fonem vokal /a/ menjadi /∂/ dan fonem vokal /ĩ/ menjadi /ɛ/. Penyebab bunyi tersebut terjadi akibat dari perkembangan sejarah serta pengaruh lingkungan sosial.

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA SEBAGAI KORBAN TINDAK KEKERASAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mustika Ratu, NPM 15.501010.007, dengan judul skripsi “Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Tindak Kekerasan”, dibawah bimbingan Dr Syafruddin, SH., M.Hum dan Yasser Arafat SH., MH Pekerja Rumah Tangga (PRT) sering dimaknai sebagai Pembantu Rumah Tangga. Kata “pembantu” secara harfiah bisa diartikan sebagai orang yang membantu-bantu dirumah. Alasannya, karena pembantu rentan disalah artikan, menjadi orang yang membantu dengan ikhlas tanpa bayaran. Padahal, faktanya pembantu secara sadar bekerja dengan tujuan untuk mencari nafkah. Adapun yang dimaksud dengan kekerasan dalam Pasal 89 KUHP adalah membuat orang menjadi pingsan atau tidak berdaya lagi (lemah) dijelaskan bahwa melakukan kekerasan artinya memepergunakan tenaga atau kekuatan jasmani tidak kecil secara tidak sah, misalnya memukul dengan tangan atau dengan segala macam senjata, menyepak, menendang dan sebagainya. Berdasarkan permasalahan diatas menimbulkan dua isu hukum yaitu kedudukan PRT dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan mengenai Perlindungan Hukum bagi PRT korban tindak kekerasan. Isu hukum ini diteliti menggunakan metode Normatif dan menggunakan pendekatan statue approach. Pada akhir penelitian ini penulis menarik kesimpulan bahwa Kedudukan PRT seharusnya diakui sebagai subjek hukum di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yaitu sebagai pekerja dengan segala macam hak-haknya. Begitu juga dengan majikan yang diakui sebagai pemberi kerja perseorangan oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagaakerjaan dan Perlindungan hukum yang diberikan oleh Undang-Undang PKDRT ternyata juga tidak terlepas dari permasalahan. Ketentuan yang menjadikan tindak pidana kepada PRT dianggap sebagai delik aduan dirasa kurang tepat. Pada hakikatnya, PRT bukanlah anggota keluarga yang mempunyai hubungan darah atau keluarga dari majikannya Ketentuan yang diatur dalam PKDRT menjadikan tindak pidana kepada PRT dianggap sebagai delik aduan dirasa kurang tepat. Pada hakikatnya, PRT bukanlah anggota keluarga yang mempunyai hubungan darah atau keluarga dari majikannya sehingga tindak kekerasan terhadap PRT seharusnya termasuk dalam delik biasa. Serta penulis merasa bahwa perlu adanya Undang-Undang atau Peraturan yang secara khusus mengatur tentang PRT diharapkan dapat berlaku secara efektif dan dapat menjamin perlindungan PRT yang sering mengalami kekerasan dari pihak majikan dan dapat lebih memahami kedudukannya serta dapat menjalankan kewajiban dan juga haknya sebagaimana seharusnya