Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa Indonesia dalam iklan produk minuman melalui televisi nasional pada bidang pelafalan yang mencakup penambahan fonem di akhir kata (paragog), pelesapan fonem di awal kata (aferesis), pelesapan fonem di tengah kata (sinkop), pelesapan fonem di akhir kata (apokop) dan bunyi berbeda dijadikan sama (asimilasi). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang diujarkan oleh bintang iklan produk minuman yang ada di televisi nasional. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terdapat dua puluh dua iklan produk minuman yang terdapat kesalahan dan tujuh puluh data yang terdapat kesalahan dalam pelafalan. Kesalahan berbahasa dalam bidang pelafalan yang terbagi atas, tujuh belas data yang mengalami penambahan fonem di akhir kata yaitu penambahan fonem konsonan /h/. Tiga puluh empat data yang mengalami pelesapan fonem di awal kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, vokal /i/, vokal /∂/, pelesapan fonem konsonan /h/, konsonan /s/, konsonan /b/, konsonan /t/, konsonan /m/, konsonan /p/, dan konsonan /r/. Lima data yang mengalami pelesapan di tengah kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, /∂/ dan konsonan /h/. Satu data yang mengalami pelesapan fonem di akhir kata yaitu pelesapan fonem /h/, serta tiga belas data yang mengalami perubahan bunyi berbeda dijadikan sama yaitu perubahan bunyi fonem vokal /a/ menjadi /∂/ dan fonem vokal /ĩ/ menjadi /ɛ/. Penyebab bunyi tersebut terjadi akibat dari perkembangan sejarah serta pengaruh lingkungan sosial.