Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: MASDAR
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SIKAP, NORMA SUBJEKTIF DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana faktor-faktor psikologis dan sosial dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk memulai usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap niat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Sikap memiliki koefisien regresi sebesar 0,250, norma subjektif sebesar 0,155, dan kontrol perilaku sebesar 0,394. Semua variabel ini memiliki nilai signifikansi yang sangat kecil (p < 0,05), yang menandakan bahwa pengaruhnya terhadap niat berwirausaha sangat berarti. Di antara ketiga variabel, kontrol perilaku memberikan pengaruh yang paling dominan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap positif terhadap kewirausahaan, dukungan sosial dari lingkungan sekitar, serta kemampuan untuk mengontrol dan mengelola risiko berwirausaha menjadi faktor penting dalam membentuk niat berwirausaha mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan program kewirausahaan di perguruan tinggi, dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk terjun ke dunia usaha,

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SIKAP, NORMA SUBJEKTIF DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana faktor-faktor psikologis dan sosial dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk memulai usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap niat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Sikap memiliki koefisien regresi sebesar 0,250, norma subjektif sebesar 0,155, dan kontrol perilaku sebesar 0,394. Semua variabel ini memiliki nilai signifikansi yang sangat kecil (p 0,05), yang menandakan bahwa pengaruhnya terhadap niat berwirausaha sangat berarti. Di antara ketiga variabel, kontrol perilaku memberikan pengaruh yang paling dominan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap positif terhadap kewirausahaan, dukungan sosial dari lingkungan sekitar, serta kemampuan untuk mengontrol dan mengelola risiko berwirausaha menjadi faktor penting dalam membentuk niat berwirausaha mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan program kewirausahaan di perguruan tinggi, dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk terjun ke dunia usaha,

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi untuk Pelayanan Publik

2020•Koleksi Perpustakaan

Rendahnya kualitas pelayanan publik ini bermuara pada satu pertanyaan signifikan, yaitu bagaimana sumber daya manusia penyelenggara pelayanan publik bekerja, mengingat sumber daya manusia atau birokratlah yang bertugas menyelenggarakan pelayanan publik. Sayangnya tak kalah dengan rendahnya kualitas pelayanan publik di Indonesia, isu tentang rendahnya kemampuan aparat dalam penyelenggaraan layanan publik di Indonesia juga kian mengemuka. Lebih sayang lagi, gambaran suram kemampuan birokrat ini juga diperkuat oleh lemahnya birokrasi dalam hal manajemen sumber daya manusia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail