Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

29 hasil
Subjek: Nata
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN DAN FUNGSI KECAMATAN DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN DI WILAYAH TERDEPAN, TERLUAR, TERTINGGAL (3T)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis kedudukan dan fungsi kecamatan dalam mendukung pembangunan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana tinjauan hukum mengenai kedudukan dan fungsi kecamatan di wilayah 3T dalam pelaksanaan pembangunan daerah, serta bagaimana penataan regulasi diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi kecamatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan. Bahan hukum sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan doktrin hukum administrasi negara. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menafsirkan norma hukum, asas pemerintahan daerah, serta konsep negara hukum kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecamatan bukan daerah otonom, melainkan perangkat daerah kabupaten/kota yang menjalankan fungsi koordinasi, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pembinaan desa, serta pelaksanaan sebagian kewenangan bupati atau wali kota. Di wilayah 3T, fungsi tersebut memiliki makna strategis karena kecamatan menjadi representasi terdekat negara dalam menjamin pemerataan pembangunan dan pelayanan dasar. Namun, regulasi yang berlaku masih bersifat seragam dan belum cukup adaptif terhadap kondisi geografis, sosial, fiskal, dan administratif wilayah 3T. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi fungsi kecamatan memerlukan penataan regulasi yang responsif, afirmatif, dan berbasis kebutuhan lokal. Penataan tersebut mencakup harmonisasi kewenangan, penguatan kapasitas aparatur, dukungan anggaran, digitalisasi pelayanan, serta penguatan akuntabilitas kecamatan sebagai instrumen keadilan pembangunan dan perlindungan hak masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan, akses ekonomi, dan layanan publik dasar secara merata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRENATAL ATTACHMENT DI RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang: Prenatal attachment merupakan ikatan emosional, kognitif, dan perilaku yang dibangun ibu terhadap janin selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prenatal attachment pada ibu hamil di RS Pertamina Tarakan. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 86 ibu hamil Trimester I–III, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner Indonesian Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Dari 75 responden (Trimester II–III), mayoritas berusia 20–35 tahun (69,3%), multigravida (53,3%), trimester III (61,3%). Terdapat hubungan bermakna antara gerakan janin (p=0,033; OR=3,89) dan kunjungan ANC (p=0,000; OR=9,84) dengan prenatal attachment. Usia ibu (p=0,419), usia kehamilan (p=0,605), paritas (p=0,693), status ekonomi (p=0,430), pendidikan (p=0,086), dan kehamilan yang direncanakan (p=0,803) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Gerakan janin dan kunjungan ANC signifikan berhubungan dengan prenatal attachment pada ibu hamil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENEGAKAN HUKUM PENATAAN RUANG DI KAWASAN MALINAU KOTA, KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Pelaksanaan Penegakan Hukum Penataan Ruang di Kawasan Malinau Kota Kabupaten Malinau. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Bagaimana pelaksanaan penegakan hukum terhadap penataan ruang di Kawasan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, dan efektivitas penegakan hukum penataan ruang di kawasan Malinau Kota, Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach). Berdasarkan hasil penelitian, Penegakan hukum terhadap penataan ruang di Kawasan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, dilakukan melalui regulasi yang jelas, kerja sama antarlembaga, serta partisipasi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Malinau berpedoman pada Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2021 dan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Malinau untuk memastikan akuntabilitas dalam pembangunan. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pemukiman berperan dalam fasilitasi pemetaan dan konsultasi tata ruang. Dengan pendekatan ini, penegakan hukum diharapkan efektif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan keteraturan tata ruang di daerah tersebut. Efektivitas Penegakan hukum terhadap penataan ruang di Kawasan Malinau Kota menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan pengawasan, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta tantangan dalam penertiban bangunan liar dan perubahan penggunaan lahan yang dinamis. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi, penguatan pengawasan, serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat guna memastikan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Barang Milik Daerah Dalam Proses Penatausahaan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Malinau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP BARANG MILIK DAERAH DALAM PROSES PENATAUSAHAAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MALINAU LERINNAWATI BID Barang Milik Daerah (BMD) merupakan aset penting pemerintah daerah yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Perlindungan hukum terhadap BMD menjadi krusial mengingat aset tersebut rawan terhadap penyalahgunaan, kehilangan, maupun pengelolaan yang tidak sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur perlindungan terhadap BMD dalam proses penatausahaan menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia serta mengkaji implementasi penatausahaan BMD oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap BMD diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Regulasi tersebut menekankan pentingnya penatausahaan yang meliputi inventarisasi, pencatatan, pelaporan, dan pengawasan sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap aset daerah. Adapun implementasi penatausahaan BMD oleh DPMPTSP Kabupaten Malinau pada prinsipnya telah mengikuti ketentuan normatif, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar perangkat daerah, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan aset. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem administrasi aset daerah, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi fungsi pengawasan agar perlindungan hukum terhadap BMD dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN PRENATAL MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan biomekanik yang menyebabkan peningkatan lordosis, ketegangan otot lumbal, dan penurunan stabilitas panggul. Data primer di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal menunjukkan bahwa dari 12 kunjungan antenatal dalam satu hari, 7–9 ibu melaporkan keluhan nyeri punggung, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi yang aman dan efektif. Salah satu terapi komplementer yang terbukti bermanfaat adalah prenatal massage, yang bekerja melalui mekanisme fisiologis stimulasi serabut saraf A-beta, peningkatan aliran darah, pelepasan endorfin, serta penurunan ketegangan otot. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komplementer berupa prenatal massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan proses manajemen kebidanan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil asuhan menunjukkan terjadi penurunan nyeri yang bermakna secara bertahap. Kesimpulannya, prenatal massage efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan berbasis woman-centered care.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG REJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan penting bagi ibu hamil untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi dini adanya komplikasi kehamilan. Rendahnya kepatuhan kunjungan ANC dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil (usia, pendidikan, pekerjaan) dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel ini melibatkan 68 ibu hamil multigravida trimester III. Instrument penelitian berupa kuesioner dukungan suami yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, buku KIA dan buku registrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil dengan usia tidak berisiko, tingkat pendidikan tinggi, tidak bekerja, mendapat dukungan suami, dan patuh melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia, pendidikan, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan ANC dengan (p=0,000), (p=0,000), (p=0,001), dan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p=1,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia ibu, pendidikan ibu dan dukungan suami berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC, sedangkan pekerjaan tidak berhubungan. Pentingnya peningkatan peran suami serta edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar pelayanan kebidanan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) SEBAGAI BIO INHIBITOR LOGAM BESI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Korosi atau perkaratan merupakan suatu keadaan material yang mengalami kerusakan suatu bahan logam. Korosi yang terjadi pada logam tidak dapat dihentikan hanya dapat diperlambat lajunya dengan bahan alam yang ramah lingkungan seperti bio inhibitor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi ekstrak daun Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi pada berbagai kondisi pH, konsentrasi, dan temperatur bio inhibitor. Penelitian ini terdiri dari lima tahap. Tahap pertama preparasi sampel daun Rhizopora mucronata, tahap kedua ekstraksi daun Rhizopora mucronata, tahap ketiga pengujian ekstrak daun Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi, tahap keempat pengujian konsentrasi pada larutan yang efektif, tahap kelima pengujian suhu pada konsentrasi yang efektif. Hasil yang didapat dari ekstrak Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi lebih besar pada larutan NaOH 3%, yang ditunjukkan dengan nilai efisiensi bio inhibitor 99,39%. Pada pengujian konsentrasi yang efektif di hasilkan pada konsentrasi 0,1 gram dengan nilai efisiensi bio inhibitor 97,50%. Pada pengujian suhu mendapatkan hasil nilai yang tertinggi yaitu dengan suhu dingin (9°C) dengan nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 93,73%. Ekstrak daun Rhizopora mucronata menunjukkan hasil nilai efisiensi bio inhibitor yang terbaik sehingga dapat digunakan sebagai bio inhibitor logam besi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK KOMBUCHA DARI TEH BUAH Rhizophora mucronata SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kombucha adalah minuman berkarbonasi alami non-alkohol yang dibuat dengan cara memfermentasi larutan teh dan gula dengan kultur kombucha yang mengandung bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kombucha berbahan dasar teh buah Rhizophora mucronata sebagai minuman fungsional, ditinjau dari analisis senyawa fitokimia, aktivitas antioksidan, pH, dan kadar alkohol. Rhizophora mucronata diketahui mengandung senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Proses fermentasi dilakukan selama 11 hari menggunakan kultur simbiotik antara bakteri dan ragi SCOBY. Identifikasi senyawa fitokimia dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH menggunakan lima variasi konsentrasi, nilai pH diukur dengan pH meter, dan kadar alkohol diuji menggunakan alcohol hydrometer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teh kombucha dari buah R. mucronata mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid. Aktivitas antioksidan kuat tercatat sebesar 4,3446 ppm dan asam askorbat 0,0004 ppm. Nilai pH akhir berada di bawah 3, menandakan terbentuknya asam organik selama fermentasi. Kadar alkohol tidak terdeteksi, menunjukkan produk ini aman dikonsumsi dan memenuhi standar halal menurut Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, teh kombucha buah R. mucronata memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai minuman fungsional yang alami, sehat, dan bernilai komersial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Penerapan Prenatal Yoga Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ibu hamil trimester III mengalami perubahan yang signifikan baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut seringkali menimbulkan sejumlah ketidaknyamanan yang menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil dan menurunkan kualitas tidur. Kualitas tidur buruk selama kehamilan dapat menimbulkan risiko bagi ibu maupun janin. Terapi non-farmakologi yang dapat mengatasi kualitas tidur buruk pada ibu hamil diantaranya adalah prenatal yoga. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan kehamilan komplementer dengan penerapan prenatal yoga untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Lokasi asuhan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, yang beralamat di Lingkas Ujung RT 16, Kecamatan Tarakan Timur, dengan waktu pelaksanaan asuhan dilakukan pada 27 Mei sampai 5 Juni 2025. Metode asuhan yang digunakan adalah studi kasus. Subjek asuhan adalah ibu hamil trimester III dengan kualitas tidur buruk. Asuhan dilakukan dengan mengamati kualitas tidur subjek sebelum dan sesudah prenatal yoga dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Subjek akan diberi pretest, kemudian dilakukan pelaksanaan preanatal yoga sebanyak 4x dengan interval 3 hari sekali. Durasi setiap pertemuan adalah ±45 menit, kemudian dilakukan posttest untuk menilai perubahan. Hasil asuhan diperoleh ada perubahan skor kuesioner sebelum prenatal yoga dengan skor 13 artinya kualitas tidur buruk dan setelah prenatal yoga dengan skor 6 artinya kualitas tidur masih buruk, namun terdapat penurunan skor PSQI. Kesimpulannya, ada perubahan kualitas tidur ibu hamil trimester III menjadi lebih baik setelah pelaksanaan prenatal yoga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Keanekaragaman dan Dominansi Jenis Capung (Odonata) di Kawasan Agrowisata Air Terjun Karungan dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Biologi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman dan dominansi jenis capung (Odonata) di Kawasan Agrowisata Air Terjun Karungan, Kota Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah (field method), menggunakan jaring serangga untuk menangkap capung, serta pengukuran faktor lingkungan Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung indeks keanekaragaman dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies capung yang berasal dari dua famili, yaitu Libellulidae dan Coenagrionidae, dengan jumlah total 348 individu. Indeks keanekaragaman (H') yang diperoleh sebesar 1,85 termasuk kategori sedáng, sedangkan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,19 termasuk kategori rendah, menunjukkan bahwa kawasan penelitian memiliki ekosistem yang relatif stabil dengan penyebaran spesies yang cukup merata dan tidak ada spesies yang mendominasi secara berlebihan. Hasil penelitian berpotensi dijadikan sumber belajar kontekstual pada materi keanekaragaman hayati, dan ekologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA Ny. R TRIMESTER III DENGAN KECEMASAN MELALUI PENERAPAN KOMBINASI PRENATAL YOGA DAN MUSIK RELAKSASI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2025•

Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan kondisi umum yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Penanganan kecemasan secara non-farmakologis, seperti melalui kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi, dapat menjadi alternatif intervensi yang efektif dan aman. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap satu orang responden, yaitu Ny. R, ibu hamil usia kehamilan 35 minggu yang mengalami kecemasan sedang. Intervensi diberikan tiga kali dalam 2 minggu, dengan durasi setiap sesi 30–45 menit. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dengan pengukuran pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan skor HARS dari 24 (kecemasan sedang) menjadi skor 13 (kecemasan ringan) setelah intervensi. Responden juga menyampaikan adanya peningkatan kualitas tidur, penurunan rasa gelisah, dan peningkatan rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan. Kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terbukti adanya perubahan dalam penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang mudah diterapkan di layanan kesehatan primer. Diperlukan studi kasus lanjutan dengan desain eksperimental dan jumlah sampel yang lebih besar untuk mendukung generalisasi hasil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN YOGA DALAM MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG

2025•

Kecemasan ditemukan pada trimester ketiga atau disebut periode menunggu dan waspada karena pada saat itu, ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Pada trimester ini, ibu hamil yang menunggu kelahiran dapat mengalami ketakutan apakah persalinannya akan berjalan dengan lancar ataukah tidak dan dapat menimbulkan tekanan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kecemasan. Pada kehamilan pertama ketakutan ini sering dirasakan terutama pada saat trimester III dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil yang mengalami kecemasan sewaktu hamil akan lebih banyak mengalami persalinan abnormal bahkan dapat berkomplikasi pada kematian ibu dan janin. Salah satu cara non farmakologi adalah dengan melakukan prenatal yoga. Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk mengetahui apakah prenatal yoga dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di puskesmas Malinau Seberang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan satu responden mengisi kuesioner HARS sebelum dan sesudah yoga. Sebelum diberi yoga, responden mengalami kecemasan berat dengan total skor 32. Setelah pemberian yoga, responden menunjukkan kecemasan ringan yaitu total skor 10. Dari pernyataan diatas, prenatal yoga dapat bermanfaat untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Induksi kalus pisang barangan Musa acuminata Colla dengan kombinasi picloram dan BAP

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan permintaan pisang untuk konsumsi rumah tangga dan ekspor ke negara- negara pengimpor pisang dari Indonesia memerlukan peningkatan produksi pisang Peningkatan produksi tentunya memerlukan bahan tanam dalam jumlah besar. Kemampuan indukan pisang untuk menghasilkan anakan tercatat hanya mencapai 5-10 anakan sehat setiap tahun. Kondisi ini menjadikan produksi pisang barangan menjadi sulit sehingga diperlukan teknologi di bidang pertanian untuk mendukung peningkatan produksi. Teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan merupakan langkah yang tepat, salah satunya yaitu melalui induksi kalus Keberhasilan perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan khususnya induksi kalus sangat dipengaruhi oleh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang digunakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinası ZPT Picloram dan BAP dalam induksi kalus pisang barangan (Musa acuminata Colla). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dimana faktor 1 dan 2 memiliki 4 taraf yakni Picloram: 0 PPM, 1 PPM, 2 PPM dan 3 PPM, BAP: 0 PPM. 1 PPM. 2 PPM dan 3 PPM serta diulang sebanyak 3 kali. Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa faktor tunggal tidak memberikan pengaruh nyata sementara perlakuan kombinasi Picloram dan BAP memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus yang terlihat terutama pada parameter persentase eksplan berkalus, umur munculnya kalus, tekstur kalus, berat kalus. Melalui penelitian ini juga diperoleh hasil bahwa media yang mengandung picloram 0 PPM dengan konsentrasi BAP 1 PPM. 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait tunas sedangkan media yang mengandung BAP 0 PPM dengan konsentrasi Picloram 1 PPM, 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait kalus. Dalam penelitian diperoleh kombinasi terbaik dalam induksi kalus yaitu kombinasi perlakuan P2B2 (Picloram: 2 PPM, BAP: 2 PPM).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIFITAS PRENATAL MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUD MALINAU

2024•

ABSTRAK Ketidaknyamanan pada kehamilan muncul akibat dari perubahan adaptasi fisiologis. Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Dari 84 ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di poliklinik kandungan RSUD Malinau, Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, 89 mengalami nyeri punggung. Jenis penelitian ini pre experiment. Yaitu penelitian yang memberikan perlakuan kepada objek yang dapat mengendalikan variabel dan secara tegas menyatakan adanya hubungan sebab akibat. Penelitian ini untuk menilai efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di RSUD Malinau. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest posttest design. Subjek diobservasi sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi setelah dilakukan intervensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester III yang melakukan kunjungan antenatal ke poliklinik kandungan RSUD pada bulan Januari- Februari 2024. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu hanya ibu hamil yang memenuhi kriteria saja yang dijadikan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk variabel independent yaitu prenatal massage menggunakan lembar observasi. Sedangkan variabel independent yaitu penurunan nyeri punggung menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data analisis statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Prenatal Massage dengan nilai rata-rata 15,50. Pada uji Hipotesis didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed)=,001. Secara statistik, hasil penelitian tingkat efektifitas pemberian Prenatal Massage dalam penurunan nyeri punggung yaitu terdapat perbedaan nyeri sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan menunjukkan p-value=0.001α(0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prenatal Massage efektif mengurangi nyeri punggung ibu hamil Trimester III di RSUD Malinau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan tahun 2023

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN TAHUN 2023 Abstrak Persalinan merupakan proses perempuan terjadi, membutuhkan kontrkasi uterus yang cukup, frekuensi, durasi, dan intensitas menyebabkan penipisan dan pelebaran serviks. Persalinan adalah saat dimana bayi, plasenta, dan selaput ketuban keluar dari rahim ibu. Preeklamsia adalah sekumpulan gejalah yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema, dan protrinuria yang muncul pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Preeklamsia merupakan masalah yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Menganalisis hubungan usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan. Jenis penelitian adalah deskriptif analisis, rencangan penelitian ini yaitu cross-sectional. Pendekatan ini untuk menganalisis hubungan antara variabel dependen (persalinan dengan preeklamsia) dengan variabel indepeden (usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia) di RSUD dr. jusuf SK Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan preeklamsia di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan pada tahun 2023 sebanyak 61 orang yang terdata dalam rekam medik ibu bersalin dengan preeklamsia. Analisis Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (p-value= 0,30), paritas (p-value 0,00), riwayat hipertensi (p value-0,14), riwayat preeklamsia (p-value=0,048) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value=0,294), riwayat diabetes mellitus (p-value=0,824), dan anternatal care (p-value=0,025) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara usia, paritas, riwayat hipertensi dan riwayat preeklamsia dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan pendidikan, riwayat diabetes mellitus, dan anternatal care dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Kata kunci Faktor Usia ibu, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, riwayat preeklamsia, preeklamsia

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Prenatal Yoga Dalam Mengurangi Nyeri Punggung Bawah dan Sciatica Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Puskesmas Karang Rejo

2024•

Masa kehamilan memiliki perubahan fisiologis seperti membesarnya uterus, pada masa ini pusat gravitasi berpindah kearah depan dan perpindahan ini menyebabkan ibu harus menyesuaikan posisi berdirinya. Postur semacam ini akan bergantung pada kekuatan otot, penambahan berat badan, sifat relaksasi sendi, kelelahan serta postur pada sebelum hamil. Wanita hamil diproyeksikan memiliki prevalensi 50% dari nyeri punggung bawah pada trimester pertama, 40% hingga 70% di trimester kedua, dan 70% hingga 80% di trimester ketiga. Proyeksi dari nyeri sciatica dengan tingkat prevalensi berkisar dari 10% hingga 25%. Rasa nyeri ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti pada saat berdiri, berjalan, duduk maupun tidur. Yoga adalah cara non-farmakologis untuk mengobati rasa sakit, dan yoga prenatal adalah bentuk yoga klasik yang disesuaikan dengan kebutuhan fisik ibu hamil. Metode yang berguna untuk mengurangi rasa sakit kehamilan dan mempercepat persalinan selama trimester ketiga. Yoga juga masuk dalam terapi komplementer non-farmakologis yang meringankan rasa nyeri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan sciatica pada ibu hamil trimester III di wilayah Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian adalah quasy eksperimen dengan tipe eksperimen interupted time series desain. Sample penelitian ini adalah 27 responden, intervensi frekuensi 2 kali seminggu selama 2 pekan. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi numeric ratic scale. Hasil penelitian ini didapatkan adanya perbedaan nyeri sebelum dan sesudah melakukan yoga di lihat dari hasil Paired T Test dengan nilai p value= 0,000 dengan selisih rata-rata 0,93. Terdapat efektivitas yang dirasakan ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan yoga, dengan demikian manfaat yoga, terapi komplementer dapat ibu hamil rasakan di setiap fasilitas kesehatan..

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMBINASI PRENATAL YOGA, MUSIK RELAKSASI, DAN AROMATERAPI GAHARU TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS KARANG REJO

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tubuh wanita akan mengalami perubahan yang signifikan selama kehamilan, khususnya pada kehamilan trimester III. Perubahan fisik dan psikologis seringkali menimbulkan sejumlah keluhan, yang berdampak pada gangguan tidur sehingga menurunkan kualitas tidur. Tidur merupakan aktivitas vital bagi kesehatan. Gangguan tidur selama kehamilan dapat menimbulkan risiko. Terapi non-farmakologi yang dapat mengatasi kesulitan tidur pada ibu hamil diantaranya adalah prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi-eksperimental melalui pendekatan one group pretest-posttest without control design. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 25 responden dengan teknik sampling menggunakan metode purposive sampling, dimana semua responden diberikan treatment selama 2 minggu dengan total frekuensi pemberian sebanyak 3 kali, berdurasi ±60 menit setiap perlakuan. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p value=0,001 α=0,05 yang berarti ada perubahan sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulannya, ada pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kombinasi Prenatal Yoga, Musik Relaksasi, dan Aromaterapi Gaharu Terhadap Kecemasan Ibu Hamil TM III Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2024•

Perubahan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil trimester III berdampak pada kehamilan salah satunya adalah kecemasan pada ibu hamil. Gangguan kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan risiko solusio plasenta, berat badan lahir rendah, keterlambatan motorik dan mental janin, serta kelahiran prematur jika kecemasan tersebut tidak ditangani dengan baik dan terjadi berkepanjangan. Kecemasan pada ibu di kehamilan trimester III dapat diminimalisir menggunakan tindakan nonfarmakologi salah satunya yaitu prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-eksperimental design tanpa kelompok kontrol tes pertama dan tes terakhir (one group pretest-posttest). Kelompok intervensi yang diberikan kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale (HARS). Berdasarkan analisis data yang digunakan yaitu secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistic non-parametrik uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan setelah diberikan intervensi dengan nilai P value 0,000 (p value 0,005). Sehingga disimpulkan terdapat perbedaan diantara kedua sampel yang dihitung. Maka terdapat pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah intervensi di Puskesmas Karang Rejo. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI BAKTERI PADA SERASAH DAUN MANGROVE Rhizophora mucronata YANG TERDEKOMPOSISI DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan bakteri pada ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menguraikan serasah daun mangrove menjadi bahan anorganik yang lebih sederhana, digunakan sebagai sumber nutrien bagi tumbuhan yang ada di ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi genus bakteri pada serasah daun mangrove R. mucronata yang terdekomposisi di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2023 dengan metode diskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ditemukan adanya bakteri yang bersifat gram positif yaitu Bacillus sp., Listeria sp., Micrococcus sp., dan bakteri yang bersifat gram negatif yaitu Aeromonas sp., Pseudomonas sp., Actinobacillus sp., Acinetobacter sp. Bakteri yang paling dominan ditemukan yaitu bakteri Bacillus sp., yang merupakan bakteri gram positif, dengan hasil Uji KOH 3% positif, katalase positif, oksidase positif, glukosa negatif, fermentatif, dan MIO bersifat positif. Rata - rata laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata berkisar antara 0,34 -0,48 gram/hari. Berdasarkan hasil penelitian ini, genus bakteri yang didapatkan masih mendukung dekomposisi serasah daun mangrove.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail