ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ibu hamil trimester III mengalami perubahan yang signifikan baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut seringkali menimbulkan sejumlah ketidaknyamanan yang menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil dan menurunkan kualitas tidur. Kualitas tidur buruk selama kehamilan dapat menimbulkan risiko bagi ibu maupun janin. Terapi non-farmakologi yang dapat mengatasi kualitas tidur buruk pada ibu hamil diantaranya adalah prenatal yoga. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan kehamilan komplementer dengan penerapan prenatal yoga untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Lokasi asuhan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas, yang beralamat di Lingkas Ujung RT 16, Kecamatan Tarakan Timur, dengan waktu pelaksanaan asuhan dilakukan pada 27 Mei sampai 5 Juni 2025. Metode asuhan yang digunakan adalah studi kasus. Subjek asuhan adalah ibu hamil trimester III dengan kualitas tidur buruk. Asuhan dilakukan dengan mengamati kualitas tidur subjek sebelum dan sesudah prenatal yoga dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Subjek akan diberi pretest, kemudian dilakukan pelaksanaan preanatal yoga sebanyak 4x dengan interval 3 hari sekali. Durasi setiap pertemuan adalah ±45 menit, kemudian dilakukan posttest untuk menilai perubahan. Hasil asuhan diperoleh ada perubahan skor kuesioner sebelum prenatal yoga dengan skor 13 artinya kualitas tidur buruk dan setelah prenatal yoga dengan skor 6 artinya kualitas tidur masih buruk, namun terdapat penurunan skor PSQI. Kesimpulannya, ada perubahan kualitas tidur ibu hamil trimester III menjadi lebih baik setelah pelaksanaan prenatal yoga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan kondisi umum yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Penanganan kecemasan secara non-farmakologis, seperti melalui kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi, dapat menjadi alternatif intervensi yang efektif dan aman. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap satu orang responden, yaitu Ny. R, ibu hamil usia kehamilan 35 minggu yang mengalami kecemasan sedang. Intervensi diberikan tiga kali dalam 2 minggu, dengan durasi setiap sesi 30–45 menit. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dengan pengukuran pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan skor HARS dari 24 (kecemasan sedang) menjadi skor 13 (kecemasan ringan) setelah intervensi. Responden juga menyampaikan adanya peningkatan kualitas tidur, penurunan rasa gelisah, dan peningkatan rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan. Kombinasi prenatal yoga dan musik relaksasi terbukti adanya perubahan dalam penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang mudah diterapkan di layanan kesehatan primer. Diperlukan studi kasus lanjutan dengan desain eksperimental dan jumlah sampel yang lebih besar untuk mendukung generalisasi hasil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK Ketidaknyamanan pada kehamilan muncul akibat dari perubahan adaptasi fisiologis. Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Dari 84 ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di poliklinik kandungan RSUD Malinau, Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, 89 mengalami nyeri punggung. Jenis penelitian ini pre experiment. Yaitu penelitian yang memberikan perlakuan kepada objek yang dapat mengendalikan variabel dan secara tegas menyatakan adanya hubungan sebab akibat. Penelitian ini untuk menilai efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di RSUD Malinau. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest posttest design. Subjek diobservasi sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi setelah dilakukan intervensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester III yang melakukan kunjungan antenatal ke poliklinik kandungan RSUD pada bulan Januari- Februari 2024. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu hanya ibu hamil yang memenuhi kriteria saja yang dijadikan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk variabel independent yaitu prenatal massage menggunakan lembar observasi. Sedangkan variabel independent yaitu penurunan nyeri punggung menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data analisis statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Prenatal Massage dengan nilai rata-rata 15,50. Pada uji Hipotesis didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed)=,001. Secara statistik, hasil penelitian tingkat efektifitas pemberian Prenatal Massage dalam penurunan nyeri punggung yaitu terdapat perbedaan nyeri sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan menunjukkan p-value=0.001α(0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prenatal Massage efektif mengurangi nyeri punggung ibu hamil Trimester III di RSUD Malinau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Perubahan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil trimester III berdampak pada kehamilan salah satunya adalah kecemasan pada ibu hamil. Gangguan kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan risiko solusio plasenta, berat badan lahir rendah, keterlambatan motorik dan mental janin, serta kelahiran prematur jika kecemasan tersebut tidak ditangani dengan baik dan terjadi berkepanjangan. Kecemasan pada ibu di kehamilan trimester III dapat diminimalisir menggunakan tindakan nonfarmakologi salah satunya yaitu prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-eksperimental design tanpa kelompok kontrol tes pertama dan tes terakhir (one group pretest-posttest). Kelompok intervensi yang diberikan kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale (HARS). Berdasarkan analisis data yang digunakan yaitu secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistic non-parametrik uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan setelah diberikan intervensi dengan nilai P value 0,000 (p value 0,005). Sehingga disimpulkan terdapat perbedaan diantara kedua sampel yang dihitung. Maka terdapat pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah intervensi di Puskesmas Karang Rejo. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III.