Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Subjek: kepatuhan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan secara parsial dan simultan, serta mengetahui efektivitas dan kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di SAMSAT Kota Tarakan serta data sekunder dari UPTD SAMSAT Kota Tarakan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), serta analisis efektivitas dan kontribusi dengan bantuan STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemahaman peraturan perpajakan (0,017 0,05) dan sanksi pajak (0,000 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,3511 menunjukkan bahwa 35,11% variasi kepatuhan wajib pajak dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan 64,89% dipengaruhi faktor lain. Selain itu, penerimaan PKB selama tahun 2021-2024 berada pada kategori efektif, sedangkan kontribusinya terhadap PAD tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman peraturan perpajakan dan penerapan sanksi pajak yang konsisten dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan PAD Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan kemudahan pelayanan dan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyediakan layanan Samsat Keliling. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan kontribusi PKB terhadap PAD Kota Tarakan serta menguji pengaruh kemudahan akses pajak dan fasilitas layanan Samsat Keliling terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap 100 wajib pajak pengguna layanan Samsat Keliling di Kota Tarakan. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis efektivitas dan kontribusi, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan Pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan tergolong efektif dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD. Kemudahan akses pajak Samsat Keliling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan fasilitas tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kemudahan akses pajak dan fasilitas berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas layanan Samsat Keliling perlu terus dioptimalkan untuk mendorong kepatuhan wajib pajak, sementara kualitas fasilitas tetap perlu dievaluasi guna mendukung pelayanan perpajakan yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Dengan Hipertensi

2026•

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum ditemukan di masyarakat dan memiliki dampak besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Sebagai salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup, kepatuhan mengonsumsi obat merupakan salah satu hal yang sangat berperan dalam keberhasilan pengobatan pasien hipertensi. Rendahnya kepatuhan minum obat ini menyebabkan peningkatan penyakit serius hingga kematian. Salah satu faktor yang terbukti mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi adalah dukungan keluarga. Banyak pasien berhenti minum obat karena merasa sehat atau tidak mendapatkan dukungan yang memadai dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 170 di RSP Krayan dan Puskesmas Long Bawan. Hasil penelitian ini menunjukkan p=0,001 (p0,005) yang berarti dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di RSP Krayan dan UPT Puskesmas Long Bawan memiliki hubungan yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan semakin baik dukungan yang diberikan keluarga kepada pasien, maka semakin besar kemungkinan pasien untuk patuh dalam menjalani pengobatan hipertensi, sehingga diperlukan keterlibatan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya pengendalian hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penurunan Penunggakan Pembayaran Air Konsumen PDAM di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan terhadap penurunan penunggakan pembayaran air pada Perumda Air Minum Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Perumda Air Minum Kota Tarakan yang mengalami penunggakan pembayaran, sedangkan sampel berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penagihan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran air, yang berarti semakin efektif kebijakan penagihan diterapkan maka tingkat penunggakan pelanggan cenderung menurun. Kepatuhan pelanggan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran, sehingga semakin tinggi tingkat kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air, semakin rendah tingkat penunggakan yang terjadi. Secara simultan, efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penunggakan pembayaran air. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,896 mengindikasikan bahwa sebesar 89,6% variasi penunggakan pembayaran air dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Pasien Dewasa Dengan Hipertensi

2026•

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH PADA PASIEN DEWASA DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang tergolong tinggi serta sering dijuluki sebagai penyakit silent killer karena sering tidak menunjukkan tanda dan gejala, namun beberapa pasien dapat merasakan gejala ketika tekanan darahnya sudah tidak terkontrol. Hipertensi yang tidak terkontrol biasanya diakibatkan oleh tidak patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah. Efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dapat menjadi faktor patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah di fasilitas layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara efikasi diri, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 322 pasien hipertensi dengan rentang usia 18 – 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa efikasi diri pasien tergolong rendah (66,5%), dukungan keluarga yang dimiliki pasien juga masih kurang (62,4%), dan peran tenaga kesehatan yang diterima pasif (86,6%), serta kepatuhan kontrol tekanan darah pasien masih banyak yang tidak patuh (91,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan pengetahuan dan persepsi ibu dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas tanjung harapan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI IBU DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG HARAPAN ABSTRAK Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi ibu dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar pada balita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan crosssectional. Penelitian ini melibatkan 53 ibu yang memiliki balita usia 0–1 tahun dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar (p=0,111), tidak terdapat hubungan antara persepsi ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar (p=0,208). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan edukasi dan pembentukan persepsi positif ibu terhadap imunisasi guna meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN POS LINTAS BATAS NEGARA DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KEPATUHAN HUKUM DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA – MALAYSIA DI LONG NAWANG KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan perbatasan tidak lagi dipandang hanya sebagai bagian terbelakang dari suatu wilayah negara, tetapi juga dijadikan sebagai ‘beranda depan’. Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya adalah menjadikan perbatasan sebagai semula cenderung berorientasi ‘inward looking’ dalam arti melihat perbatasan negara hanya sebagai wilayah pertahanan yang sudah semestinya dijaga secara militerisik (security approach) menjadi ‘outward looking’ yang berarti menganggap NKRI sebagai suatu entitas yang memiliki elemen kedaulatan berupa wilayah dan penduduk yang wajib dilindungi. Permasalahan adalah sebagai berikut: Tanggung jawab dan kewenangan pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau dan Peran pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan penulisan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Untuk memecahkan isu hukum dan sekaligus memberikan preskripsi mengenai hal yang semestinya diperlukan sumber penelitian dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif dengan metode deduktif. Bahwa Tanggung jawab dan kewenangan pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau adalah adalah pelaksanaan fungsi pengawasan, pemeriksaan, dan pengendalian lalu lintas orang maupun barang lintas negara; penegakan aturan kepabeanan dan karantina; serta koordinasi keamanan perbatasan dengan TNI, Polri, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya. Informed consent administratif di PLBN diwujudkan melalui pemeriksaan berbasis prosedur, pencatatan data, dan pelaporan berkala yang bersifat wajib. Kekuatan hukumnya mengikat sebagai dasar legitimasi tindakan pemeriksaan, pengamanan, dan penindakan awal, sepanjang dilaksanakan sesuai kewenangan atribusi/delegasi berdasarkan peraturan perundang-undangan, prinsip due process of law, serta menjamin hak warga dan pelaku lintas batas secara proporsional. Bahwa Peran pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau adalah sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan terhadap aktivitas lintas batas dan pencegahan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan. Pos Lintas Batas Negara berperan penting dalam memastikan bahwa setiap kegiatan keluar masuk orang, barang, dan jasa dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus menjadi pusat koordinasi antarinstansi dalam menciptakan stabilitas keamanan kawasan. Melalui peran yang aktif, profesional, dan terintegrasi dengan masyarakat serta aparat keamanan lainnya, PLBN turut mendorong terciptanya budaya hukum yang patuh dan tertib di wilayah perbatasan Long Nawang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN POS LINTAS BATAS NEGARA DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KEPATUHAN HUKUM DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA – MALAYSIA DI LONG NAWANG KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan perbatasan tidak lagi dipandang hanya sebagai bagian terbelakang dari suatu wilayah negara, tetapi juga dijadikan sebagai ‘beranda depan’. Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya adalah menjadikan perbatasan sebagai semula cenderung berorientasi ‘inward looking’ dalam arti melihat perbatasan negara hanya sebagai wilayah pertahanan yang sudah semestinya dijaga secara militerisik (security approach) menjadi ‘outward looking’ yang berarti menganggap NKRI sebagai suatu entitas yang memiliki elemen kedaulatan berupa wilayah dan penduduk yang wajib dilindungi. Permasalahan adalah sebagai berikut: Tanggung jawab dan kewenangan pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau dan Peran pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan penulisan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Untuk memecahkan isu hukum dan sekaligus memberikan preskripsi mengenai hal yang semestinya diperlukan sumber penelitian dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif dengan metode deduktif. Bahwa Tanggung jawab dan kewenangan pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau adalah adalah pelaksanaan fungsi pengawasan, pemeriksaan, dan pengendalian lalu lintas orang maupun barang lintas negara; penegakan aturan kepabeanan dan karantina; serta koordinasi keamanan perbatasan dengan TNI, Polri, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya. Informed consent administratif di PLBN diwujudkan melalui pemeriksaan berbasis prosedur, pencatatan data, dan pelaporan berkala yang bersifat wajib. Kekuatan hukumnya mengikat sebagai dasar legitimasi tindakan pemeriksaan, pengamanan, dan penindakan awal, sepanjang dilaksanakan sesuai kewenangan atribusi/delegasi berdasarkan peraturan perundang-undangan, prinsip due process of law, serta menjamin hak warga dan pelaku lintas batas secara proporsional. Bahwa Peran pos lintas batas negara dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan hukum di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau adalah sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan terhadap aktivitas lintas batas dan pencegahan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan. Pos Lintas Batas Negara berperan penting dalam memastikan bahwa setiap kegiatan keluar masuk orang, barang, dan jasa dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus menjadi pusat koordinasi antarinstansi dalam menciptakan stabilitas keamanan kawasan. Melalui peran yang aktif, profesional, dan terintegrasi dengan masyarakat serta aparat keamanan lainnya, PLBN turut mendorong terciptanya budaya hukum yang patuh dan tertib di wilayah perbatasan Long Nawang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PENGAWASAN INTERNAL DALAM MEMODERASI PENGARUH KUALITAS APARATUR DAERAH DAN KEPATUHAN REGULASI TERHADAP PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas aparatur daerah dan kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan pengawasan internal sebagai variabel moderasi di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Pengelolaan aset yang akuntabel dan transparan merupakan instrumen krusial bagi pemerintah daerah dalam mempertahankan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Explanatory Research. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 149 responden yang terdiri dari Pejabat Penatausahaan Barang, Pengurus Barang, dan staf pengelola aset di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tarakan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas aparatur tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan BMD, mengindikasikan bahwa kompetensi individu memerlukan dukungan sistem kerja yang kuat. Sebaliknya, kepatuhan regulasi dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan BMD, di mana pengawasan internal ditemukan sebagai faktor determinan yang paling dominan dalam model. Pengujian efek moderasi membuktikan bahwa pengawasan internal berperan sebagai katalisator yang memperkuat pengaruh kualitas aparatur terhadap kualitas pengelolaan aset. Namun, pengawasan internal ditemukan memitigasi pengaruh kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan BMD (efek substitusi), yang menunjukkan bahwa kontrol sistemik yang ketat cenderung mengambil alih peran kepatuhan normatif aparatur secara mandiri. Nilai R-Square sebesar 0,917 menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 91,7% variasi pengelolaan BMD. Implikasi penelitian ini menekankan urgensi peningkatan kapabilitas APIP dan integrasi fungsi pengawasan untuk mengoptimalisasi potensi aparatur dalam menjaga akuntabilitas aset daerah secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hambatan Implementasi Pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah: Analisis Konten Atas Temuan Audit Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan persepsi pengguna dalam pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang tercermin dalam narasi temuan audit Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara/ periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental dan metode analisis konten berbantuan NVivo 12 Pro melalui tahapan open coding, axial, coding, dan selective coding. Technology Acceptance Model (TAM) dan Behavioral Accounting digunakan sebagai kerangka interpretatif untuk memahami dinamika persepsi dan perilaku pengguna sistem. asil penelitian menunjukkan bahwa hambatan persepsi termanifestasi dalam kompleksitas prosedur, inkonsistensi kualitas informasi, kesalahan administratif yang berulang, serta pemanfaatan sistem yang belum optimal. Rendahnya persepsi kemudahan penggunaan berimplikasi pada menurunnya persepsi kegunaan sistem. Selain itu, keterbatasan rasionalitas (bounded rationality) dan kecenderungan mempertahankan metode kerja lama (status quo bias) turut memperkuat hambatan tersebut. Secara longitudinal, fokus hambatan mengalami pergeseran dari persoalan kemudahan penggunaan pada fase awal menuju isu kualitas dan konsistensi informasi pada periode berikutnya. Temuan ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi di sektor publik tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis, tetapi juga oleh dinamika perilaku organisasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUKUM ATAS KETIDAKPATUHAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PELAPORAN INDIKATOR NASIONAL MUTU (INM)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan kesejahteraan masyarakat berimplikasi pada meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki kewajiban menjamin mutu layanan melalui pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) urgensi pelaporan INM bagi Puskesmas sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan; dan (2) dampak hukum ketidakpatuhan Puskesmas dalam pelaporan INM. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan serta bahan hukum sekunder dianalisis secara preskriptif dengan pola deduktif guna merumuskan argumentasi dan solusi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi pelaporan INM, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022, terletak pada fungsinya sebagai instrumen pengukuran mutu, evaluasi kinerja, dasar pengawasan pemerintah daerah, serta pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. Ketidakpatuhan dalam pelaporan INM berimplikasi pada ketidakakuratan data kesehatan, terhambatnya perumusan kebijakan berbasis bukti, penurunan strata akreditasi atau penundaan akreditasi, serta berpotensi memengaruhi keberlanjutan kerja sama Puskesmas dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Oleh karena itu, kepatuhan pelaporan INM merupakan kewajiban hukum sekaligus instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan kesehatan yang akuntabel dan berorientasi mutu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DALAM PELAPORAN PAJAK DAERAH DIKABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitan ini berjdudul Kepatuhan Wajib Pajak Restoran dalam Pelaporan Pajak Daerah di Kabupaten Malinau. Dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Tingkat kepatuhan wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di kabupaten Malinau dan Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak restoran di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif dan empriris, merupakan dua pendekatan berbeda. Penelitian normatif menelaah norma, aturan, dan prinsip hukum. Sementara itu, penelitian empiris (sosiologis) mengkaji bagaimana hukum bekerja dalam masyarakat melalui data primer, seperti wawancara, observasi langsung, serta bukti perilaku manusia dan arsip. Implementasi pajak restoran di Kabupaten Malinau dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Malinau Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang mewajibkan usaha restoran memungut pajak dari konsumen dengan tarif maksimal 10% dari nilai transaksi. Pelaku usaha wajib mencatat omzet, melaporkan, dan menyetorkan pajak secara berkala ke kas daerah. Pemerintah daerah melalui BPKD melakukan sosialisasi, pembinaan, serta pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kendala yang dihadapi wajib pajak restoran dalam pelaporan pajak di Kabupaten Malinau antara lain masih rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap ketentuan dan tata cara pelaporan pajak, khususnya bagi usaha kecil dan menengah. Selain itu, banyak restoran yang belum melakukan pencatatan omzet secara tertib dan sistematis, sehingga menyulitkan perhitungan pajak yang harus dilaporkan. Kendala lain meliputi keterlambatan pelaporan akibat rendahnya kesadaran kepatuhan pajak serta keterbatasan kemampuan dalam menggunakan sistem administrasi atau pelaporan pajak, baik secara manual maupun elektronik, yang berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaporan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis faktor - faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas layanan, serta pengetahuan perpajakan memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 110 responden. Data yang terkumpul dianalisis melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji f, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel kesadaran wajib pajak yang memberikan pengaruh terhadap kepatuhan. Adapun sanksi perpajakan, kualitas pelayanan, dan pengetahuan perpajakan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran wajib pajak, penyempurnaan layanan, edukasi perpajakan, serta penerapan sanksi yang lebih efektif untuk mendorong tingkat kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: kepatuhan wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan kualitas pelayanan, pengetahuan perpajakan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG REJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan penting bagi ibu hamil untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi dini adanya komplikasi kehamilan. Rendahnya kepatuhan kunjungan ANC dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil (usia, pendidikan, pekerjaan) dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel ini melibatkan 68 ibu hamil multigravida trimester III. Instrument penelitian berupa kuesioner dukungan suami yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, buku KIA dan buku registrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil dengan usia tidak berisiko, tingkat pendidikan tinggi, tidak bekerja, mendapat dukungan suami, dan patuh melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia, pendidikan, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan ANC dengan (p=0,000), (p=0,000), (p=0,001), dan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p=1,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia ibu, pendidikan ibu dan dukungan suami berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC, sedangkan pekerjaan tidak berhubungan. Pentingnya peningkatan peran suami serta edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar pelayanan kebidanan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INSENTIF PAJAK TERHADAP KEBERLANGSUNGAN USAHA UMKM DI KOTA TARAKAN MELALUI KEPATUHAN WAJIB PAJAK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya insentif pajak sebagai kebijakan fiskal pemerintah yang diharapkan dapat mendukung perkembangan UMKM sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan insentif pajak terhadap keberlangsungan usaha UMKM di Kota Tarakan dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 UMKM yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Tarakan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan usaha UMKM, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun, kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan usaha dan tidak terbukti memediasi hubungan antara insentif pajak dengan keberlangsungan usaha UMKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manfaat insentif pajak lebih dominan dirasakan secara langsung oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan usahanya dibandingkan melalui peningkatan kepatuhan pajak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KEPATUHAN MENELAN OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS X KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang sistem pernafasan terutama diparu-paru. Dalam pengobatannya, Tuberkulosis memerlukan jangka waktu yang lama sehingga memerlukan konsistensi kepatuhan pasien dalam pengobatan. Kepatuhan menelan obat pada pasien tuberkulosis merupakan perilaku menelan obat secara teratur selama periode pengobatan yang ditentukan yaitu minimal 6 bulan atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran terkait kepatuhan menelan obat pasien tuberkulosis di Puskesmas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectinal deskripsif. Populasi penelitian berjumlah 118 responden, dengan sampel berjumlah 91 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS). Mayoritas kepatuhan menelan obat pada responden berada pada rentang kepatuhan tinggi dengan jumlah 87 responden (95.0%), dan kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (4.4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan menelan obat pada pasien Tuberkulosis di Puskesmas X termasuk dalam kategori tinggi. Tingkat kepatuhan yang tinggi ini berkontribusi terhadap peningkatan angka kesembuhan serta menurunkan risiko kekambuhan dan resistensi obat. Temuan ini memberikan dasar data yang dapat dijadikan acuan penelitian lebih lanjut terkait kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Puskesmas X Kota Tarakan. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which primarily affects the respiratory system, particularly the lungs. Treatment for tuberculosis necessitates a prolonged duration, thereby requiring patients to demonstrate consistent adherence to the prescribed treatment regimen. The act of adhering to the prescribed medication regimen for patients afflicted with tuberculosis is delineated as the consistent ingestion of medications during the stipulated treatment duration, which is a minimum of six months or more. The purpose of the research was to describe the medication adherence among tuberculosis patients at the Public Health Center X. This research is quantitative research with a descriptive cross-sectional approach. The research population consisted of 118 respondents, with a sample of 91 respondents. The sampling technique used was purpose sampling. The research instrument was the Medication Adherence Report Scale (MARS) questionnaire. The majority of respondents' medication adherence was in the high adherence range, with 87 respondents (95.0%), and 4 respondents (4.4%) had moderate adherence. The results of the research showed that the level of medication adherence among tuberculosis patients at Public Health Center X was high. This high level of adherence contributed to an increase in the cure rate and a decrease in the risk of recurrence and drug resistance. These findings provide a basis for further research on tuberculosis treatment adherence at Public Health Center X in Tarakan City.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Orang Dewasa Dengan Hipertensi

2025•

Hipertensi merupakan salah satu penyakit jangka panjang yang masih banyak ditemukan di masyarakat dan menjadi isu kesehatan di seluruh dunia. Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah seseorang berada diatas normal, yaitu ≥ 140/90mmhg. Kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler apabila tidak dikontrol dengan baik. Untuk mencegah komplikasi, diperlukan pengelolaan yang tepat, termasuk kepatuhan dari penderita hipertensi untuk secara teratur memeriksa tekanan darah di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepatuhan kontrol tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif observasional. Jumlah sampel sebanyak 660 orang dewasa yang diperoleh dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan tingkat kepatuhan dalam melakukan kontrol tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan 98.2% responden tidak patuh melakukan kontrol tekanan darah setiap bulannya. Sehingga disimpulkan bahwa sebagian besar pasien dewasa dengan hipertensi tidak patuh melakukan kontrol tekanan darah secara rutin ke fasilitas kesehatan. Maka dari itu, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor kepatuhan dalam kontrol tekanan darah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Campak Lanjutan Pada Anak Usia 18-24 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Imunisasi campak lanjutan merupakan bagian penting dari program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya wabah campak pada anak-anak. Pemberian imunisasi campak lanjutan diberikan pada usia 18–24 bulan untuk meningkatkan dan memperpanjang kekebalan tubuh setelah imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi campak lanjutan pada anak usia 18–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 69 ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan pada bulan maret hingga april di Puskesmas Karang Rejo. Sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan metode Accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku kesehatan ibu dan anak atau kartu menuju sehat. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ibu dengan pengetahuan baik, sebanyak 32 orang (88,9%) tergolong patuh dan 4 orang (11,1%) tidak patuh. Sementara itu, pada kelompok dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 4 orang (80%) patuh dan 1 orang (20%) tidak patuh. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan alternatif uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,003 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam pemberian imunisasi campak lanjutan. Upaya peningkatan pengetahuan ibu dapat dilakukan melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan media informasi untuk meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya imunisasi campak lanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Monitoring Early Warning Score (EWS) Diruang Rawat Inap Rumah Sakit X Kota Tarakan

2025•

Early Warning Score (EWS) merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi dini perburukan kondisi pasien melalui pemantauan tanda-tanda vital. Meskipun telah diterapkan di Rumah Sakit X Kota Tarakan, pelaksanaan EWS belum sepenuhnya optimal. Kepatuhan perawat dalam melakukan monitoring EWS dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja mental. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja perawat dengan kepatuhan dalam monitoring EWS di ruang rawat inap Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 49 perawat yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (85,7%), telah mengikuti pelatihan EWS (71,4%), dan menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi dalam monitoring EWS (95,9%). Sebagian besar responden juga mempersepsikan beban kerja mental tinggi (63,3%). Hasil uji Gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,182), pelatihan (p = 0,153), dan beban kerja mental (p = 0,885) dengan kepatuhan monitoring EWS. Pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam monitoring Early Warning Score. Diperlukan pendekatan lain dalam meningkatkan kepatuhan, seperti supervisi rutin, evaluasi implementasi EWS, dan perbaikan sistem pendokumentasian.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Kesadaran Diri dan Kepatuhan Minum Obat Pada Orang Dewasa Dengan Hipertensi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya yang tidak khas dan sering tidak disadari penderitanya, hingga menimbulkan komplikasi serius. Tingkat kesadaran diri yang rendah sering kali menjadi faktor utama ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian sebanyak 162 orang dewasa yang telah terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Karang Rejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner BASIS untuk menilai tingkat kesadaran diri dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 50-59 tahun, berpendidikan rendah, dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki kesadaran diri baik dan kepatuhan minum obat dalam katergori sedang. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji alternatif spearman rho menunjukkan nilai p= 0.142, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan minum obat orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti terkait faktor pemungkin kesadaran diri pada pasien hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail