Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Monitoring Early Warning Score (EWS) Diruang Rawat Inap Rumah Sakit X Kota Tarakan
Early Warning Score (EWS) merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi dini perburukan kondisi pasien melalui pemantauan tanda-tanda vital. Meskipun telah diterapkan di Rumah Sakit X Kota Tarakan, pelaksanaan EWS belum sepenuhnya optimal. Kepatuhan perawat dalam melakukan monitoring EWS dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja mental. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja perawat dengan kepatuhan dalam monitoring EWS di ruang rawat inap Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 49 perawat yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (85,7%), telah mengikuti pelatihan EWS (71,4%), dan menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi dalam monitoring EWS (95,9%). Sebagian besar responden juga mempersepsikan beban kerja mental tinggi (63,3%). Hasil uji Gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,182), pelatihan (p = 0,153), dan beban kerja mental (p = 0,885) dengan kepatuhan monitoring EWS. Pengetahuan, pelatihan, dan beban kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam monitoring Early Warning Score. Diperlukan pendekatan lain dalam meningkatkan kepatuhan, seperti supervisi rutin, evaluasi implementasi EWS, dan perbaikan sistem pendokumentasian.