ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum ditemukan di masyarakat dan memiliki dampak besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Sebagai salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup, kepatuhan mengonsumsi obat merupakan salah satu hal yang sangat berperan dalam keberhasilan pengobatan pasien hipertensi. Rendahnya kepatuhan minum obat ini menyebabkan peningkatan penyakit serius hingga kematian. Salah satu faktor yang terbukti mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi adalah dukungan keluarga. Banyak pasien berhenti minum obat karena merasa sehat atau tidak mendapatkan dukungan yang memadai dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 170 di RSP Krayan dan Puskesmas Long Bawan. Hasil penelitian ini menunjukkan p=0,001 (p0,005) yang berarti dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di RSP Krayan dan UPT Puskesmas Long Bawan memiliki hubungan yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan semakin baik dukungan yang diberikan keluarga kepada pasien, maka semakin besar kemungkinan pasien untuk patuh dalam menjalani pengobatan hipertensi, sehingga diperlukan keterlibatan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya pengendalian hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas masih belum mencapai target 90% yang ditetapkan sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu, sikap ibu, pekerjaan ibu, dan dukungan keluarga dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 187 ibu yang memiliki anak usia 12–23 bulan, dengan sampel sebanyak 123 responden yang diperoleh menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta lembar observasi Buku KIA/KMS dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square pada variabel yang memenuhi asumsi, sedangkan variabel yang tidak memenuhi asumsi dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact, dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik 87,8%, sikap positif 94,3%, tidak bekerja 72,4%, memperoleh dukungan keluarga 64,2%, dan sebanyak 108 anak 87,8% telah memperoleh imunisasi dasar lengkap. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan imunisasi dasar lengkap p = 0,039, sedangkan pengetahuan ibu p = 0,393, pekerjaan ibu p = 0,758, dan dukungan keluarga p = 0,348 tidak berhubungan secara signifikan. Disimpulkan bahwa sikap ibu merupakan faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi secara berkelanjutan agar ibu semakin yakin dan patuh dalam melaksanakan imunisasi sesuai jadwal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH PADA PASIEN DEWASA DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang tergolong tinggi serta sering dijuluki sebagai penyakit silent killer karena sering tidak menunjukkan tanda dan gejala, namun beberapa pasien dapat merasakan gejala ketika tekanan darahnya sudah tidak terkontrol. Hipertensi yang tidak terkontrol biasanya diakibatkan oleh tidak patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah. Efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dapat menjadi faktor patuhnya pasien dalam melakukan kontrol tekanan darah di fasilitas layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara efikasi diri, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 322 pasien hipertensi dengan rentang usia 18 – 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa efikasi diri pasien tergolong rendah (66,5%), dukungan keluarga yang dimiliki pasien juga masih kurang (62,4%), dan peran tenaga kesehatan yang diterima pasif (86,6%), serta kepatuhan kontrol tekanan darah pasien masih banyak yang tidak patuh (91,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan kontrol tekanan darah pada pasien dewasa dengan hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kontrol cairan merupakan salah satu aspek penting pada pasien Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis untuk mencegah terjadinya kelebihan cairan dan komplikasi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kerberhasilan kontrol cairan adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan, keeratan hubungan, dan arah hubungan dukungan keluarga dengan kontrol cairan pada pasien Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 123 pasien. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner FCHPS (Fluid Control In Hemodialysis Patients Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,5% responden yang mendapatkan dukungan keluarga baik dan 55,3% responden mendapatkan kontrol cairan baik. Hasil uji gamma diperoleh nilai p value = 0,005 ( 0,05) dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,500. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kontrol cairan pada pasien Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis dengan keeratan hubungan tingkat sedang dan arah hubungan positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menyusui salah satu metode yang sangat efektif untuk menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup anak. Self-efficacy pada ibu menyusui memiliki peranan penting dalam melanjutkan pemberian ASI lebih lama, termasuk pemberian ASI secara eksklusif. Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, di antaranya pengetahuan ibu, kondisi sosial, budaya, ekonomi, kesehatan psikologi, dukungan keluarga, serta edukasi dari tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kondisi psikologi dengan selfefficacy ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari 239 ibu menyusui, dan sampel yang digunakan sebanyak 79 ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan, dengan teknik purposive sampling. Instrument menggunakan kuesioner dukungan keluarga, Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF), dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data dilakukan dengan uji fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan self-efficacy ibu menyusui dengan p-value 0,010 dan terdapat hubungan kondisi psikologi dengan self-efficacy ibu menyusui dengan pvalue 0,025. Ibu menyusui yang mendapatkan dukungan keluarga dan memiliki kondisi psikologi yang baik cenderung memiliki self-efficacy yang lebih tinggi. Keluarga dapat memberikan dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan emosional, dan dukungan penghargaan atau penilaian untuk meningkatkan self-efficacy ibu dan keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami pertama bayi yang mengandung semua energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi di bulan pertama kehidupan. Menurut WHO sekitar 44% bayi yang berusia 0-6 bulan mendapatkan ASI eksklusif yang optimal, sedangkan target WHO di tahun 2025 sebesar 50%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tarakan pada tahun 2023 pencapaian sampai akhir Desember 2023 sekitar 64,60% ASI eksklusif. Target nasional bayi usia 0-6 bulan mendapatkan ASI eksklusif belum mencapai target 80%. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu pekerjaan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dari bulan September 2023-Februari 2024 dengan jumlah 139 ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden dengan teknik nonprobability menggunakan metode random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square diperoleh nilai p-value pekerjaaan sebesar 0,0070,05 dan dukungan keluarga sebersar 0,0000,05, sehingga dapat di simpulkan ada hubungan pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hambatan pengetahuan kewirausahaan, hambatan finansial, hambatan dukungan keluarga terhadap niat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan instrument berupa kuesioner dan metode pengambilan sampel yaitu metode Non-probality Sampling, jumlah responden sebanyak 300. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan analisis linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan: 1) hambatan pengetahuan kewirausahaan, 2) hambatan finansial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap niat berwirausaha. 3) hambatan dukungan keluaraga berpengaruh dan signifikan terhadap niat berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit Tuberkulosis paru (TBC) merupakan pnyakit kronis menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Tuberkulosis paru disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengobatan dan perawatan TB Paru adalah pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita TB Paru di wilayah pesisir. Rancangan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan uji kolerasi Spearman-rho. Populasi dalam penelitian ini adalah 34 pasien TB Paru yang melakukan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo dan 34 Anggota keluarga pasien TB Paru yang diambil dengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mendapatkan kategori pengetahuan baik yakni 31 responden atau 91,2% dan mendapatkan dukungan baik yakni 24 responden atau 70,6%. Hasil analisa uji chi-square menunjukkan hasil sebesar 0,001 (0,05) yang artinya terdapat hubungan atau korelasi antara tingkat pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita Tuberkulosis Paru. Penelitian ini menunjukkan pengetahuan keluarga dengan dukungan keluarga terhadap perawatan penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Karang Rejo dalam kategori baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dukungan keluarga sering dikaitkan dengan kebahagiaan pada lanjut usia. Lanjut usia adalah suatu proses alamiah yang pasti akan terjadi dan sebagai tahapan akhir dari siklus kehidupan yang tidak bisa dihindari oleh setiap individu. Semakin bertambahnya usia seseorang maka semakin membutuhkan tempat untuk berlindung serta mendapatkan kasih sayang penuh terutama dari keluarga. Dukungan keluarga, teman sebaya, serta lingkungan menjadi faktor yang penting dalam meningkatkan kebahagiaan lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara dukungan keluarga dengan kebahagiaan lanjut usia di wilayah karang anyar kecamatan tarakan barat kota tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross- sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 113 lansia yang ada di wilayah karang anyar Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat dukungan keluarga dengan kebahagiaan lanjut usia di wilayah karang anyar kecamatan tarakan barat kota tarakan. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya yaitu dapat menambah variabel agar dapat diketahui faktor yang lebih jelas seperti hal apa yang mendasari lanjut usia sangat membutuhkan dukungan keluarga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keluarga dapat menjadi sumber sekaligus solusi dari berbagai masalah kesehatan yang dialami lansia. Ikatan emosional yang kuat dalam keluarga berpotensi memberikan kekuatan mental bagi para lansia, membantu mereka menjalani masa tua dengan lebih baik. Dengan demikian, dukungan keluarga tidak hanya berfungsi sebagai penopang emosional, tetapi juga sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi dampak negatif dari stres yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia di Posyandu Cendrawasih Kelurahan Selumit Pantai Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, studi ini melibatkan 70 lansia berusia 60-70 tahun sebagai sampel yang diambil melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga baik yaitu sebanyak 61 lansia (87%) dan sebagian besar responden mengalami stres ringan yaitu sebanyak 65 lansia (93%). Analsis bivariat menggunakan uji rank spearman dengan hasil nilai p value α (0,001 0,05), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan keluarga, sikap, keinginan yang dirasakan, kelayakan yang dirasakan, kebutuhan berprestasi, dan niat berwirausaha fresh graduate yang berasal dari perguruan tinggi di Kota Tarakan. Dengan menggunakan pendekatan teori gabungan yakni Theory Of Planned Behavior dan Theory Shapero Entrepreneurial Event Model. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 420 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan software SPSS versi 25 dan LISREL versi 8.80. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan kebutuhan berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap fresh graduate dalam berwirausaha. Demikian juga dengan variabel sikap, keinginan yang dirasakan dan kelayakan yang dirasakan, serta kebutuhan berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Sementara dukungan keluarga tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap niat fresh graduate dalam berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kebutuhan berprestasi, pendidikan kewirausahan dan dukungan keluarga terhadap niat berwirausaha di kalangan mahasiswi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen kuesioner dan metode pengambilan sampel yaitu metode Non-probability Sampling, jumlah responden sebanyak 260. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebutuhan berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha, (2) pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dan (3) dukungan keluarga berpengaruh positif tidak signifikan terhadap niat berwirausaha. Hal ini dapat menunjukkan bahwa kebutuhan berprestasi dapat menumbuhkan niat berwirausaha untuk siap menghadapi tanggung jawab dan risiko dalam berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan juga dapat menunjukkan bahwa dengan adanya pengetahuan tentang kewirausahaan maka mahasiswi dapat mempraktikkan dalam kegiatan wirausaha sehingga dapat menumbuhkan niat berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PRAKTIK PIJAT OKSITOSIN PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS Abstrak Proses menyusui tidak selalu berjalan mulus, ada berbagai kendala yang menghalangi proses menyusui. Faktor psikologis menjadi salah satu indikator keberhasilan atau kegagalan pemberian ASI. Peran keluarga sebagai bentuk dukungan sangat dibutuhkan untuk menyusui. Pijat oksitosin merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah ketidak lancaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap praktik pijat oksitosin pada ibu menyusui di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan Tahun 2023. Desain penelitian ini merupakan metode analitik korelasional menggunakan total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang bersalin dibulan Januari-Mei 2023 di Puskesmas Gunung Lingkas sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisoner dukungan keluarga. Hasil uji statistik menggunakan chi square diperoleh p-value 0,037 (p-value dari 0,05) yang berarti ada hubungan signifikan antar dukungan kelurga terhadap praktik pijat oksitosin pada ibu menyusui di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan Tahun 2023. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan oleh tenaga kesehatan terutama bidan sebagai pelaksana agar meningkatkan pengetahuan dan motivasi kepada ibu dan keluarga unutuk melakukan pijat oksitosin dalam rangka memperlancar produksi ASI.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan pengaruh kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri, sikap, dan niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dengan pendekatan theory of planned behavior. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 350 responden, untuk responden Universitas Borneo sebanyak 175 responden dan Universitas Kaltara sebanyak 175 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan variabel sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara. Terdapat perbedaan rata-rata antara mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dimana tingkat Kebutuhan Beprestasi mahasiswa Universitas Kaltara lebih besar dibandingkan Universitas Borneo, sedangkan tingkat Dukungan Keluarga, Efikasi Diri, dan Sikap mahasiswa Universitas Borneo lebih besar dibandingkan Universitas Kaltara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hemodialisis dilakukan untuk menurunkan kadar ureum, kreatinin dan zat toksik yang lainnya di dalam darah. Dalam penatalaksanaan terapi Hemodialisis, kepatuhan pasien terhadap rekomendasi dan perawatan dari pemberi pelayanan kesehatan adalah penting untuk kesuksesan suatu intervensi, selain itu dukungan keluarga merupakan faktor yang penting bagi seseorang ketika menghadapi masalah kesehatan yang dapat berperan dalam fungsi sebagai keperawatan kesehatan anggota keluarganya untuk mencapai kesehatan yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD dr H Jusuf SK. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa value 0.001, berarti ada hubungan yang siknifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini pasien yang menjalani terapi hemodialisis masih sangat membutuhkan dukungan dari keluarganya agar tetap disiplin menjalani terapi yang telah diprogramkan. Pihak keluarga juga disarankan untuk tetap mendukung anggota keluarganya dalam menjalani terapi hemodialisis secara berkesinambungan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA PENDEKATAN SHAPERO ENTREPRENEURIAL EVENT MODEL (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan) Rizky Indra Kurniawan Dr. Syahran, S.E., M.Sc Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Dukungan Keluarga, Keinginan Yang Dirasakan, Kelayakan Yang Dirasakan terhadap Niat Berwirausaha dengan menggunakan pendekatan teori Shapero Entrepreneurial Event Model. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dengan sampel yang diambil sebanyak 280 mahasiswa dari semua fakultas dengan kriteria merupakan mahasiswa aktif dan telah mengambil mata kuliah kewirausahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan metode analisis data menggunakan validitas, reliabilitas dan uji hipotesis serta alat bantu menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dukungan Keluarga tidak berpengaruh terhadap Keinginan Yang Dirasakan, 2) Keinginan Yang Dirasakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha, dan 3) Kelayakan Yang Dirasakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha. Sehingga hal ini membuktikan bahwa teori Shapero Entrepreneurial Event Model yang digunakan mampu menjelaskan niat berwirausaha mahasiswa.