Abstrak
Keluarga dapat menjadi sumber sekaligus solusi dari berbagai masalah kesehatan yang dialami lansia. Ikatan emosional yang kuat dalam keluarga berpotensi memberikan kekuatan mental bagi para lansia, membantu mereka menjalani masa tua dengan lebih baik. Dengan demikian, dukungan keluarga tidak hanya berfungsi sebagai penopang emosional, tetapi juga sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi dampak negatif dari stres yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia di Posyandu Cendrawasih Kelurahan Selumit Pantai Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, studi ini melibatkan 70 lansia berusia 60-70 tahun sebagai sampel yang diambil melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga baik yaitu sebanyak 61 lansia (87%) dan sebagian besar responden mengalami stres ringan yaitu sebanyak 65 lansia (93%). Analsis bivariat menggunakan uji rank spearman dengan hasil nilai p value α (0,001 0,05), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia.