Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: tingkat stres
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan bermain game online dengan tingkat stres pada mahasiswa S1 keperawatan universitas borneo tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecanduan bermain game online pada mahasiswa menjadi sangat parah yang ditandai dengan banyaknya mahasiswa yang seringkali mengalami stres. Meskipun game online dapat berfungsi sebagai sarana hiburan dan mekanisme koping, aktivitas ini juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila dilakukan secara berlebihan, terutama terhadap tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bermain game online dengan tingkat stres pada mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analytical cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 175 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Game Addiction Scale for Adolescents (GAS-21) untuk mengukur tingkat kecanduan game online dan Depression Anxiety stres Scale (DASS-21) untuk mengukur tingkat stres. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kecanduan game online ringan dan tingkat stres dalam kategori normal. Adapun hasil dari Tingkat kecemasan berada pada kategori sangat berat dan Tingkat depresi berada pada kategori normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori bermain game online ringan dan tingkat stres normal. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara bermain game online dengan tingkat stres pada mahasiswa dengan nilai p value 0,001 (p0,05) dan koefisien korelasi r = 0,507 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara bermain game online dengan tingkat stres pada mahasiswa. Berdasarkan Model Adaptasi Roy, diperlukan upaya untuk meningkatkan respons adaptif melalui pengelolaan stres dan pengendalian perilaku bermain game online agar keseimbangan fisiologis dan psikososial mahasiswa tetap terjaga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan intervensi keperawatan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi mahasiswa dalam mengelola stres secara efektif. Kata kunci: Game Online, Mahasiswa, Tingkat Stres.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menghadapi skripsi di daerah pesisir

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stress adalah reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Stressor yang terus–menerus dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi dapat berdampak pada kekacauan hormon melatonin dan meningkatnya adrenalin serta hormon kortisol mengakibatkan kualitas tidur pada mahasiswa terganggu. Berdasarkan data BPS (2019) prevalensi mahasiswa yang mengalami stress di Indonesia sebesar 61,3%. Sekitar 79% percobaan bunuh diri dan gangguan kesehatan akibat stress terjadi pada rentang usia 15 - 29 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menghadapi skripsi di daerah pesisir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Tingkat akhir yang sedang menghadapi skripsi di Universitas Borneo Tarakan dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling sebanyak 348 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki Tingkat stress yang berada pada tingkat berat yaitu sebesar 37,6%. Sebagian besar responden memiliki tingkat kualitas tidur yang berada pada tingkat buruk sebesar 65,8%. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Tingkat stress dengan kualitas tidur (rho = 0,296, p = 0,001 0,05). Tingkat Stress yang tinggi akan menyebabkan kualitas tidur yang semakin buruk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN STRES TERHADAP BERAT BADAN DAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT DI DAERAH PERBATASAN KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stres merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik, yang dapat mengakibatkan perubahan berat badan dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara stres dengan berat badan dan tekanan darah pada masyarakat di daerah perbatasan Kalimantan Utara, khususnya di pulau Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 300 responden dari masyarakat perbatasan. Hasil penelitian terdapat hubungan antara stres terhadap berat badan dengan nilai p=,001, stres dengan tekanan darah sistolik dengan nilai p=,001, dan hubungan stres terhadap dengan tekanan darah diastolik dengan nilai p=,001. Istrumen yang digunakan dalam peneilitan ini menggunakan DASS versi 21, sphygmomanometer, dan timbangan antropometri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan program kesehatan mental dan intervensi yang lebih baik, serta menjadi referensi dalam studi keperawatan jiwa di daerah perbatasan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan institusi pendidikan dalam memahami dampak stres terhadap kesehatan fisik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Remaja di SMAN 1 Malinau

2024•

Remaja di SMAN 1 Malinau dari 10 siswi, terdapat 8 remaja yang mengalami stres akibat banyak kesibukan dan tugas-tugas yang diperoleh. Remaja yang mengalami stres ini ternyata diantaranya 5 orang mengalami perubahan siklus menstruasi, ada yang siklus 21 hari dan > 35 hari. Menstruasi adalah perdarahan periodik wanita akibat luruhnya lapisan endometrium rahim yang tidak terbuahi, menstruasi normal 21–35 hari. Stres adalah respon fisik dan psikologis terhadap tuntutan yang menimbulkan ketegangan dan mengganggu keseimbangan aktivitas sehari-hari. Kondisi stres membuat HPA (Hypothalamic Pituitary Adrenal) meningkat, menyebabkan hipotalamus mengeluarkan CRH(Corticotropic Releasing Hormone). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres, siklus menstruasi dan hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi. Desain penelitian menggunakan desain pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner tingkat stres PSS 10 dan kuesioner menstruasi. Hasil penelitian di dapatkan rata- rata , siklus menstruasi normal yaitu 21-35 hari 60.5% siklus pendek 23.4%, siklus Panjang 16.1%, dan tingkat stres yang paling banyak yaitu stres sedang 64,5%, stres berat 25,0% dan stres ringan 10,5% dan tidak ada hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi ( P= 0. 326 > 0.05).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN KESEPIAN DENGAN KEJADIAN MELUKAI DIRI SENDIRI (SELF-HARM) PADA REMAJA SMP DI WILAYAH PESISIR KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stres dan kesepian yang dirasakan oleh remaja saat ini sering dikaitkan dengan perilaku melukai diri sendiri (self-harm). Remaja merupakan fase masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dimana remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap banyak hal. Dukungan orang tua, teman sebaya, serta lingkungan menjadi faktor yang penting dalam pencegahan remaja untuk melakukan self-harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Survey Analitik. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 386 siswa SMP yang ada di Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Rekomendasi dari peneliti yaitu agar permasalahan kesehatan mental pada remaja di Kota Tarakan dapat ditinjau lebih dalam lagi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keluarga dapat menjadi sumber sekaligus solusi dari berbagai masalah kesehatan yang dialami lansia. Ikatan emosional yang kuat dalam keluarga berpotensi memberikan kekuatan mental bagi para lansia, membantu mereka menjalani masa tua dengan lebih baik. Dengan demikian, dukungan keluarga tidak hanya berfungsi sebagai penopang emosional, tetapi juga sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi dampak negatif dari stres yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia di Posyandu Cendrawasih Kelurahan Selumit Pantai Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, studi ini melibatkan 70 lansia berusia 60-70 tahun sebagai sampel yang diambil melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga baik yaitu sebanyak 61 lansia (87%) dan sebagian besar responden mengalami stres ringan yaitu sebanyak 65 lansia (93%). Analsis bivariat menggunakan uji rank spearman dengan hasil nilai p value α (0,001 0,05), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada lansia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail