Abstrak
Stres dan kesepian yang dirasakan oleh remaja saat ini sering dikaitkan dengan perilaku melukai diri sendiri (self-harm). Remaja merupakan fase masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dimana remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap banyak hal. Dukungan orang tua, teman sebaya, serta lingkungan menjadi faktor yang penting dalam pencegahan remaja untuk melakukan self-harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Survey Analitik. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 386 siswa SMP yang ada di Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Rekomendasi dari peneliti yaitu agar permasalahan kesehatan mental pada remaja di Kota Tarakan dapat ditinjau lebih dalam lagi.