Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TANIA HURI MARZANI

4 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 2

Penerapan Senam Kaki Diabetes dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2

2025 · Book ·

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) secara global maupun nasional masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian kadar glukosa darah. Ketidakstabilan kadar gula darah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, baik akut maupun kronis. Pendekatan non-farmakologis menjadi alternatif yang penting, seperti senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini yaitu untuk menerapkan serta mengevaluasi terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien dewasa dengan DMT2. Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien dengan DMT2. Kombinasi terapi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil dari karya ilmiah ini berupa penurunan kadar glukosa darah sewaktu setelah dilakukan terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat selama tiga hari dengan 1 sesi setiap harinya. Pasien pertama yang tetap mengonsumsi obat diabetes rutin menunjukkan penurunan sebesar 112 mg/dL, kemudian pada pasien kedua yang tidak mengonsumsi obat untuk diabetes menunjukkan penurunan sebesar 103 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi ini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari karya ilmiah ini senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan DMT2.

Penerapan Senam Kaki Diabetes dan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe 2

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) secara global maupun nasional masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian kadar glukosa darah. Ketidakstabilan kadar gula darah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, baik akut maupun kronis. Pendekatan non-farmakologis menjadi alternatif yang penting, seperti senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini yaitu untuk menerapkan serta mengevaluasi terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien dewasa dengan DMT2. Metode yang digunakan adalah case report dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien dengan DMT2. Kombinasi terapi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil dari karya ilmiah ini berupa penurunan kadar glukosa darah sewaktu setelah dilakukan terapi kombinasi senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat selama tiga hari dengan 1 sesi setiap harinya. Pasien pertama yang tetap mengonsumsi obat diabetes rutin menunjukkan penurunan sebesar 112 mg/dL, kemudian pada pasien kedua yang tidak mengonsumsi obat untuk diabetes menunjukkan penurunan sebesar 103 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi ini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari karya ilmiah ini senam kaki diabetes dan rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan DMT2.

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN KESEPIAN DENGAN KEJADIAN MELUKAI DIRI SENDIRI (SELF-HARM) PADA REMAJA SMP DI WILAYAH PESISIR KOTA TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stres dan kesepian yang dirasakan oleh remaja saat ini sering dikaitkan dengan perilaku melukai diri sendiri (self-harm). Remaja merupakan fase masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dimana remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap banyak hal. Dukungan orang tua, teman sebaya, serta lingkungan menjadi faktor yang penting dalam pencegahan remaja untuk melakukan self-harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Survey Analitik. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 386 siswa SMP yang ada di Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Rekomendasi dari peneliti yaitu agar permasalahan kesehatan mental pada remaja di Kota Tarakan dapat ditinjau lebih dalam lagi.

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN KESEPIAN DENGAN KEJADIAN MELUKAI DIRI SENDIRI (SELF-HARM) PADA REMAJA SMP DI WILAYAH PESISIR KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stres dan kesepian yang dirasakan oleh remaja saat ini sering dikaitkan dengan perilaku melukai diri sendiri (self-harm). Remaja merupakan fase masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dimana remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap banyak hal. Dukungan orang tua, teman sebaya, serta lingkungan menjadi faktor yang penting dalam pencegahan remaja untuk melakukan self-harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Survey Analitik. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 386 siswa SMP yang ada di Kota Tarakan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kesepian dengan self-harm pada remaja SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan. Rekomendasi dari peneliti yaitu agar permasalahan kesehatan mental pada remaja di Kota Tarakan dapat ditinjau lebih dalam lagi.