ThesisOpen AccessMetadata saja
•
SRI SUHARTINI. 2020. Usaha tani jagung manis di Kota Tarakan merupakan usaha tani yang dilakukan di lahan garapan dengan kondisi lahan yang kering. Kondisi utama di daerah penelitian yaitu rendahnya pendapatan yang diperoleh petani dengan terjadinya penurunan harga hasil produksi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani jagung manis, dan menganalisis kelayakan usaha tani jagung manis di Kota Tarakan. Metode yang di gunakan untuk menganalisis kelayakan usaha tani jagung adalah analisis BEP (Break Even Point), R/C Ratio (Revenue Cost), dan B/C Ratio (Benefit Cost). Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Pendapatan petani jagung manis di Kota Tarakan dikategorikan yaitu sebesar Rp. 6.122.526/musim tanam. Usaha tani jagung di Kota Tarakan dikategorikan layak diusahakan secara finansial dilihat dari BEP penerimaan yaitu sebesar Rp. 639.070, BEP produksi yaitu sebesar 94 kg, BEP harga yaitu sebesar Rp. 4.125/kg, R/C yaitu sebesar 2,76 dan B/C yaitu sebesar 1,76. Adapun saran dari penelitian ini adalah Kepada petani, sebaiknya saling memberikan informasi kepada petani yang lain mengenai cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kepada pemerintah, diharapkan agar dapat memberikan perhatian yang lebih banyak kepada para petani jagung terutama dalam hal harga hasil produksi maupun harga input produksi. Kepada mahasiswa lainnya, diharapkan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi usahatani jagung seperti faktor harga hasil produksi dan harga input produksi terhadap pendapatan petani jagung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usahatani jambu kristal membutuhkan biaya produksi yang relatif besar, sementara penerimaannya bergantung pada kemampuan produksi selama periode usaha, sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui tingkat pendapatan dan kelayakan finansialnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan finansial usahatani jambu kristal milik Bapak Cecep. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) karena usahatani telah berjalan sejak 2019, dikelola langsung oleh pemiliknya, dan telah menghasilkan produksi serta penerimaan yang dapat dianalisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan Bapak Cecep sebagai informan kunci (key informan). Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi pustaka. Periode analisis mencakup tahun 2019-2030, terdiri atas data aktual tahun 2019-2025 dan data proyeksi tahun 2026-2030. Kelayakan finansial dianalisis menggunakan Net B/C Ratio, Break Even Point, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period dengan tingkat diskonto 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2019-2030 total biaya usahatani sebesar Rp793.077.620, total penerimaan sebesar Rp1.830.667.143, dan total pendapatan sebesar Rp1.037.589.523. Net B/C Ratio sebesar 6,9, NPV sebesar Rp631.995.412, IRR sebesar 19,98%, dan Payback Period selama 3 tahun 2 bulan. Nilai BEP produksi sebesar 23.941 kg lebih rendah daripada total produksi sebesar 61.022 kg, BEP harga sebesar Rp12.997/kg lebih rendah daripada harga jual sebesar Rp30.000/kg, dan BEP penerimaan sebesar Rp718.223.788 lebih rendah daripada total penerimaan. Dengan demikian, usahatani jambu kristal Bapak Cecep layak secara finansial untuk dijalankan selama periode analisis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani jeruk siam di Desa Mara I, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode sensus (Total Sampling) terhadap seluruh populasi petani jeruk siam yang berjumlah 9 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi perhitungan biaya total, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), serta kriteria kelayakan investasi jangka panjang (NPV, Net B/C Ratio, IRR, dan Payback Period) untuk periode umur ekonomis 15 tahun dengan tingkat diskonto 4,75%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan per petani selama umur ekonomis adalah sebesar Rp22.334.614, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp364.491 dan biaya variabel sebesar Rp21.970.123. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani dari hasil produksi 4.734 kg dengan harga Rp10.000/kg adalah sebesar Rp47.672.222, sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan sebesar Rp25.337.608. Nilai rata-rata R/C Ratio sebesar 2,13 mengindikasikan usahatani ini menguntungkan. Berdasarkan analisis kelayakan investasi jangka panjang, diperoleh nilai rata-rata Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp14.174.255, Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) sebesar 3,15 (Net B/C > 1), Internal Rate of Return (IRR) sebesar 14,81% (di atas tingkat suku bunga 4,75%), serta Payback Period (PP) selama 7 tahun 4 bulan. Kesimpulannya, budidaya jeruk siam di Desa Mara I secara finansial dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani jagung milik Bapak Masrudi di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai April 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, uji nonparametrik Friedman Test dan Kendall’s W, serta analisis kelayakan finansial melalui R/C Ratio, B/C Ratio, Return on Investment (ROI), dan Break even point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung memberikan keuntungan pada seluruh lahan yang dianalisis. Pendapatan tertinggi diperoleh pada lahan ke-6 sebesar Rp5.558.128, sedangkan pendapatan terendah terdapat pada lahan ke-2 sebesar Rp1.218.141. Hasil uji Friedman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti faktor produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Nilai Kendall’s W sebesar 1,000 menunjukkan tingkat kesepakatan yang sangat kuat. Berdasarkan nilai mean rank, pengolahan tanah menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi pendapatan, diikuti benih, pupuk, pestisida, dan luas lahan. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa usahatani jagung layak untuk diusahakan karena memiliki nilai R/C Ratio > 1, B/C Ratio > 0, nilai ROI yang tinggi, serta nilai BEP yang berada di bawah kondisi produksi aktual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Usaha bumbu masak rumahan milik Ibu Salbiah merupakan salah satu usaha bumbu siap pakai di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Produk yang dihasilkan meliputi bumbu kari, bumbu rendang, bumbu soto, dan bumbu bistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya kajian kelayakan finansial spesifik pada usaha bumbu masak rumahan, sehingga belum diketahui tingkat kelayakan usaha serta ketahanannya terhadap perubahan kondisi usaha, seperti fluktuasi harga bahan baku dan volume produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan profitabilitas, analisis kelayakan finansial, serta analisis sensitivitas. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan data yang digunakan terdiri atas data primer melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang berasal dari dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis struktur biaya, profitabilitas, Net Present Value (NPV), B/C Ratio, Payback Period (PP), serta analisis sensitivitas dengan enam skenario. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur biaya usaha terdiri atas biaya variabel dan biaya tetap, dengan bahan baku sebagai komponen biaya terbesar. Total biaya produksi mencapai Rp13.124.708 per tahun dengan penerimaan sebesar Rp22.320.000 per tahun sehingga menghasilkan laba bersih sebesar Rp9.159.292 per tahun. Tingkat profitabilitas usaha ditunjukkan oleh nilai GPM sebesar 46,61% dan NPM sebesar 41,20%. Hasil kelayakan finansial menunjukkan NPV sebesar Rp36.437.435, Payback Period selama 4,8 bulan, dan B/C Ratio sebesar 1,60. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha memperoleh hasil terbaik pada skenario kenaikan harga jual sebesar 20%, sedangkan penurunan volume produksi sebesar 20% merupakan skenario yang paling memengaruhi tingkat kelayakan usaha. Berdasarkan seluruh skenario yang dianalisis, usaha tetap memenuhi kriteria kelayakan finansial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS FAKTOR NON-FINANSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBUKAAN CABANG BARU (STUDI KASUS PADA KEDAI KOPI SIASAT) TRIA NATALI INANG ARIA ARIFIN, S.E., M.Ak Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor non-finansial yang menjadi pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan pembukaan cabang baru pada Kedai Kopi SIASAT. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan industri kedai kopi yang mendorong pelaku usaha melakukan ekspansi bisnis, di mana keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek finansial, tetapi juga berbagai faktor strategis non-finansial. Faktor yang dikaji meliputi lokasi dan aksesibilitas, citra merek, kualitas layanan, sumber daya manusia, budaya dan preferensi konsumen lokal, serta lingkungan kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dengan bantuan perangkat lunak NVIVO, serta penarikan kesimpulan yang didukung triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor non-finansial berperan dalam proses pengambilan keputusan pembukaan cabang baru. Namun, citra merek menjadi faktor yang paling dominan karena dipandang sebagai aset strategis dalam membangun kepercayaan, loyalitas, dan persepsi positif pelanggan. Selain itu, kualitas layanan dan lokasi menjadi faktor pendukung utama, sedangkan kesiapan sumber daya manusia, pemahaman budaya konsumen lokal, dan kondisi lingkungan kompetitif berperan dalam meminimalkan risiko serta meningkatkan peluang keberhasilan ekspansi usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecurangan laporan keuangan (Financial Statement Fraud) merupakan masalah serius yang dapat merugikan investor dan pengguna laporan keuangan. Seiring perkembangan teknologi, metode konvensional dinilai belum optimal sehingga diperlukan pendekatan Machine Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Random Forest dalam mendeteksi Financial Statement Fraud serta mengidentifikasi variabel yang paling berkontribusi berdasarkan Fraud Triangle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri atas 73 perusahaan dengan 292 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Deteksi fraud dilakukan menggunakan Beneish M-Score dengan variabel Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, dan Change in Auditor. Data diolah melalui pre-processing, SMOTE, dan pemodelan Random Forest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest mampu mendeteksi fraud dengan nilai accuracy sebesar 0,7627. Variabel yang paling dominan adalah Nature of Industry, diikuti Financial Target dan External Pressure, sedangkan Change in Auditor memiliki kontribusi paling kecil. Kesimpulannya, Random Forest dapat digunakan sebagai metode dalam mendeteksi Financial Statement Fraud, meskipun masih perlu pengembangan lebih lanjut. Financial statement fraud is a serious issue that can harm investors and users of financial statements. By advancement of technology, conventional methods are considered suboptimal, necessitating a Machine Learning approach. This study aims to determine the ability of Random Forest to detect financial statement fraud and to identify the variables that contribute most significantly based on the Fraud Triangle. This study employed a quantitative approach on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2024. The research sample consisted of 73 companies with 292 observations selected using purposive sampling. Fraud detection was performed using the Beneish M-Score with the variables Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, and Change in Auditor. The data was processed through pre-processing, SMOTE, and Random Forest modeling. The results showed that Random Forest is capable of detecting fraud with an accuracy of 0.7627. The most dominant variable is Nature of Industry, followed by Financial Target and External Pressure, while Change in Auditor has the smallest contribution. In conclusion, Random Forest can be used as a method for detecting Financial Statement Fraud, although further development is still needed.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usahatani semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan menjadi salah satu wilayah pengembangan semangka, namun petani masih menghadapi kendala berupa tingginya biaya produksi, keterbatasan transportasi, dan ketergantungan pada pengepul. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetauhi Penerimaan dan pendapatan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah (2) Untuk Mengetahui kelayakan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian dilaksanakan pada Juli 2025 dengan metode survei terhadap 15 petani semangka yang dipilih secara purposive sampling. Data primer dan sekunder dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan indikator biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi usahatani semangka sebesar Rp19.164.357 per musim tanam, dengan total penerimaan Rp49.200.000 sehingga menghasilkan pendapatan Rp30.035.643. Nilai R/C Ratio sebesar 3,03 menunjukkan bahwa usahatani semangka layak dan menguntungkan. Analisis BEP menunjukkan BEP produksi sebesar 3.194 kg, BEP harga Rp2.275 per kg, dan BEP penerimaan Rp5.355.126. Nilai tersebut berada di bawah produksi aktual 8.200 kg, harga jual Rp6.000 per kg, dan penerimaan aktual, sehingga usahatani semangka telah melampaui titik impas dan memberikan keuntungan bagi petani.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan air yang efisien sangat penting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di tengah meningkatnya kelangkaan air akibat perubahan iklim. Praktik irigasi konvensional sering menyebabkan kehilangan air yang besar, sedangkan irigasi tetes memungkinkan penyaluran air secara presisi langsung ke zona perakaran sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas tanaman. Seledri (Apium graveolens L.), sebagai tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan sistem perakaran dangkal, sangat peka terhadap cekaman air dan membutuhkan kondisi kelembapan tanah yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh lama waktu irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri dan menentukan durasi irigasi tetes terbaik guna mendukung pertumbuhan tanaman seledri, (2) Membandingkan efisiensi penggunaan air antara sistem irigasi konvensional dan sistem irigasi tetes pada berbagai durasi waktu, (3) Melakukan analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan pada Desember 2024 hingga Desember 2025. Perlakuan yang diuji meliputi irigasi tetes dengan durasi penyiraman 10, 15, dan 20 menit yang dilakukan dua kali sehari, serta penyiraman konvensional sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi irigasi tetes 20 menit menghasilkan pertumbuhan dan produksi tertinggi, dengan tinggi tanaman 17,78 cm, jumlah daun 11,78 helai, jumlah anakan 4,33, berat segar 64,03 g, dan berat kering 11,17 g. sedangkan efisiensi penggunaan air terbaik diperoleh pada durasi 10 menit sebesar 0,0033 m3/s. Analisis kelayakan finansial terhadap penerapan irigasi tetes pada tanaman seledri dengan total biaya produksi sebesar Rp. 2.101.622, total penerimaan Rp.3.660.000, dan total pendapatan Rp. 1.558.378. Nilai R/C Ratio 1,74, nilai B/C Ratio sebesar 1,34, dan BEP 0,46.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial usaha budidaya usaha burung walet (Collocalia Fuchipahge) yang dikelola oleh bapak Gimarzuki di Desa Salan, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sarang burung walet Bapak Gimarzuki layak secara finansial untuk dijalankan dan dikembangkan. Ini dibuktikan dengan nilai NPV sebesar Rp 26.000.539,56 (>0), IRR sebesar 22% (>tingkat suku bunga 5,75%), Net B/C sebesar 1,52 (>1), Gross B/C sebesar 1,45 (>1), dan Payback Period selama 3,39 tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi finansial terhadap kinerja guru Yayasan Kristen Tunas Kasih Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan penyebaran kuesioner atau angket. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik penetapan sampel memakai sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 54 guru Yayasan Kristen Tunas Kasih. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan uji t. Hasil penelitian membuktikan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Artinya, seiring lingkungan kerja membaik, maka kinerja guru juga akan meningkat. Sementara itu, kompensasi finansial tidak berpengaruh terhadap kinerja guru. Ini berarti bahwa kinerja guru tetap meningkat tanpa adanya pengaruh dari besaran kompensasi finansial yang diberikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan, yang mencakup penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai sampel dengan jumlah sampel sebanyak 50 karyawan pada bagian produksi PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda serta uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Kompensasi Finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja, Kompensasi Finanasial dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Honorer Rumah Sakit Pratama Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Klimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode wawancara. Populasi penelitian ini adalah karyawan Honorer Rumah Sakit Pratama Sebatik yang berjumlah 102 karyawan dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pernyataan dari indikator variabel. Teknik analisis regresi linear berganda yang ada diolah menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial nilai t hitung variabel Lingkungan Kerja 2,498 > t tabel 1,983 dan nilai signifikansi 0,014 0,05. Nilai t hitung pada variebel Kompensasi Finansial (X2) adalah 2,364 > t tabel 1,983 dan nilai signifikansi 0,020 0,05. Nilai t hitung pada variabel Komitmen (X3) adalah 9,275 > lebih besar t tabel 1,983 dan nilai signifikan 0,01 0,05. Maka dapat disimpulkan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hambatan pengetahuan kewirausahaan, hambatan finansial, hambatan dukungan keluarga terhadap niat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan instrument berupa kuesioner dan metode pengambilan sampel yaitu metode Non-probality Sampling, jumlah responden sebanyak 300. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan analisis linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan: 1) hambatan pengetahuan kewirausahaan, 2) hambatan finansial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap niat berwirausaha. 3) hambatan dukungan keluaraga berpengaruh dan signifikan terhadap niat berwirausaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi Finansial dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan Teknik non-probability sampling dengan sampel jenuh. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau yang berjumlah 48 responden. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 5 sampai 1. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan variabel komitmen organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha Kecil Menengah (UKM) Lapis Tarakan merupakan salah satu UKM di kota Tarakan yang terkenal dengan produk olahan kue lapis dari buah terap. Olahan kue lapis dari buah terap ini merupakan inovasi baru dalam menghasilkan produk pangan olahan lokal khas dari kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis kelayakan finansial produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan, 2) Menganalisis nilai tambah produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi langsung, wawancara dengan pemilik UKM Lapis Tarakan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu, R/C Ratio, BEP (Break Even Point) dan metode Hayami, hal ini untuk menghitung kelayakan finansial dan nilai tambah dari UKM Lapis Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Adapun kelayakan finansial produk kue lapis terap yaitu R/C Ratio sebesar 1,41. BEP Harga produk kue lapis terap sebesar Rp. 71.043 yang dimana lebih dari harga jual, BEP Produksi sebesar 0,53 kg lebih dari hasil produksi dan BEP Penerimaan sebesar Rp. 52.667 lebih dari total penerimaan, maka dari hasil ini produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan layak untuk dijalankan. 2) Adapun nilai tambah bahan baku buah terap yang telah diolah menjadi kue lapis terap yaitu sebesar Rp. 1.927.790 per kg. Rasio nilai tambah 96% lebih > dari 40%, maka rasio ini tergolong tinggi. Dan margin keuntungan produk kue lapis terap yaitu sebesar Rp. 1.990.000 yang telah didistribusikan menjadi beberapa faktor seperti pendapatan tenaga kerja sebesar 4%, sumbangan input lain sebesar 3% dan keuntungan 93%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KOMPENSASI FINANSIAL DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi Finansial dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan yang berjumlah 173 responden dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pertanyaan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang di olah menggunakan SPSS versi 26. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kompensasi finansial yang diberikan terhadap karyawan maka akan dapat mempengaruhi tingkat kepuasan kerja diperusahaan sedangkan variabel stres kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan artinya tinggi rendahnya stres kerja, kepuasan kerja karyawan tetap baik. Hal ini tidak memberikan dampak buruk terhadap kepuasan kerja karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Para karyawan beranggapan bahwa stres kerja yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan tidak mengurangi rasa puas dalam mengemban tugasnya. Kata kunci: Kompensasi Finansial, Stres Kerja, Kepuasan Kerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan dan strategi pengembangan usaha industri papan ucapan di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pengrajin usaha industri papan ucapan di Kota Tarakan sebanyak 5 pengrajin dengan teknik penentuan sampel Snowball Sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih dari setiap usaha selama 1 tahun yaitu Karangan Bunga Tarakan sebesar Rp. 267.162.760, Gian Dekor Rp. 34.470.100, Sahabat Dekor Rp. 34.995.700, Anam Dekor sebesar Rp. 82.100.700 dan Pelangi Kaltara Rp. 68.077.305. Dari perhitungan analisis kelayakan, nilai R/C ratio Karangan Bunga Tarakan senilai 2,01 dan BCR 1,01. Gian Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,54 dan BCR 0,54. Sahabat Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,69 dan BCR 0,69. Anam Dekor memiliki R/C ratio senilai 1,57 dan BCR 0,57. Dan Pelangi Kaltara memiliki R/C ratio senilai 2,13 dan BCR 1,13. Berdasarkan kriteria uji kelayakan R/C ratio, kelima usaha tersebut layak dijalankan. Sementara itu, kriteria uji kelayakan BCR Karangan Bunga Tarakan dan Pelangi Kaltara juga layak dijalankan. Sedangkan, Gian Dekor, Dekor dan Anam Dekor tidak layak dijalankan karena nilai BCR 1. Dari analisis pengembangan usaha yang didapatkan bahwa, rata-rata strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha oleh setiap usaha papan ucapan di kota Tarakan adalah strategi SO (Strength-Opportunity) dengan penerapan strategi agresif yang berarti memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki guna memaksimalkan peluang yang ada.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi finansial dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Baradinamika Mudasukses Malinau. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan penyebaran kuesioner atau angket karyawan PT. Baradinamika Mudasukses Malinau. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Metode penarikan sampel yang dipakai yakni non probability sampling secara teknik penetapan sampel memakai sampling jenuh, sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 orang karyawan PT. Baradinamika Mudasukses Malinau. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Baradinamika Mudasukses Malinau, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Baradinamika Mudasukses Malinau Provinsi Kalimantan Utara
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha Sarang burung bapak Bogo dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak bogo di Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha 6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Bogo. dan usaha sarang burung walet Bapak Bogo memperoleh pendapatan sebesar Rp 154.687.000 dan penerimaan sebesar Rp 261.000.000 Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp 138.379.469 > 1, maka usaha layal dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar -29% >8%, maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Gross B/C yang diperoleh 2.12 >1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Payback Period (PP) yaitu selama 6 tahun jangka waktunya yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali.