ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
"PERAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA PETANI CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA" Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran gender dalam rumah tangga petani cabai rawit, menganalisis peran gender dalam proses pengambilan keputusan, serta mengidentifikasi dan menganalisis bentuk ketidaksetaraan gender dalam pembagian peran dan akses terhadap sumber daya di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 30 informan yang terdiri atas 15 pasangan suami istri petani cabai rawit. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan bantuan NVivo 12 Pro untuk mengorganisasi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami dan istri sama-sama terlibat dalam kegiatan usahatani cabai rawit, tetapi terdapat perbedaan dalam pembagian pekerjaan. Laki-laki lebih banyak terlibat dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik, seperti pengolahan lahan, pemupukan, dan penyemprotan, sedangkan perempuan lebih banyak terlibat dalam pembibitan, penanaman, penyiraman, penyiangan, pemetikan, pengemasan, dan pemasaran. Dalam pengambilan keputusan, 9 rumah tangga (60%) didominasi suami, 5 rumah tangga (33,3%) dilakukan secara bersama, dan 1 rumah tangga (6,7%) didominasi istri. Ketidaksetaraan gender terlihat pada akses terhadap lahan, modal, pelatihan, dan informasi. Akses lahan, pelatihan, dan informasi lebih banyak berada pada suami, sedangkan akses modal bervariasi antara suami, istri, dan bersama. Selain itu, terdapat norma budaya yang memandang perempuan sebagai pihak yang membantu serta belum meratanya pengakuan terhadap pekerjaan perempuan dalam usahatani.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS FAKTOR NON-FINANSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBUKAAN CABANG BARU (STUDI KASUS PADA KEDAI KOPI SIASAT) TRIA NATALI INANG ARIA ARIFIN, S.E., M.Ak Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor non-finansial yang menjadi pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan pembukaan cabang baru pada Kedai Kopi SIASAT. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan industri kedai kopi yang mendorong pelaku usaha melakukan ekspansi bisnis, di mana keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek finansial, tetapi juga berbagai faktor strategis non-finansial. Faktor yang dikaji meliputi lokasi dan aksesibilitas, citra merek, kualitas layanan, sumber daya manusia, budaya dan preferensi konsumen lokal, serta lingkungan kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dengan bantuan perangkat lunak NVIVO, serta penarikan kesimpulan yang didukung triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor non-finansial berperan dalam proses pengambilan keputusan pembukaan cabang baru. Namun, citra merek menjadi faktor yang paling dominan karena dipandang sebagai aset strategis dalam membangun kepercayaan, loyalitas, dan persepsi positif pelanggan. Selain itu, kualitas layanan dan lokasi menjadi faktor pendukung utama, sedangkan kesiapan sumber daya manusia, pemahaman budaya konsumen lokal, dan kondisi lingkungan kompetitif berperan dalam meminimalkan risiko serta meningkatkan peluang keberhasilan ekspansi usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desta Aulia Fazierah, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengambilan Keputusan Karier Terhadap Prospek Karier di SMK Negeri 1 Tanjung Palas. Pengambilan keputusan karier merupakan proses yang berkelanjutan serta dinamis, dimana aspek pemahaman yang meliputi pemahaman minat karier, kepribadian, nilai-nilai dan sikap, serta aspek pemahaman yang mencakup berbagai jenis karier, abilitas, peluang, dan prospek karier. Terdapat empat indikator dari pengambilan keputusan karier, yaitu: perencanaan, eksplorasi, pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan. Prospek karier dapat didefinisikan sebagai pandangan individu tentang perkembangan masa depannya dalam bidang karier. Terdapat lima indikator dalam prospek karier, yaitu: tujuan karier, aspirasi, kompensasi, sistem promosi dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala pengambilan keputusan karier dan skala prospek karier kepada 44 siswa kelas X menggunakan metode sampling total. Hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai korelasi (rhitung) antara Pengambilan Keputusan Karier dan Prospek Karier sebesar 0,758 dan (rtabel) sebesar 0,248, dengan demikian nilai rhitung > rtabel pada taraf signifikan 5% maka terdapat hubungan yang signifikan antara Pengambilan Keputusan Karier dengan Prospek Karier di SMK Negeri 1 Tanjung Palas. Dari hasil korelasi terlihat, bahwa korelasi yang terjadi antara dua variabel adalah korelasi postif, yaitu semakin tinggi Pengambilan Keputusan Karier Siswa, maka akan semakin baik pula Prospek Karier siswa. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah Pengambilan Keputusan Karier siswa, maka akan semakin rendah pula Prospek Karier siswa.