Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Budidaya sarang burung walet
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kelayakan Finansial Usaha Sarang Burung Walet diKelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan (Studi Kasus Sarang Burung Walet Milik Bapak Bogo)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha Sarang burung bapak Bogo dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak bogo di Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha 6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Bogo. dan usaha sarang burung walet Bapak Bogo memperoleh pendapatan sebesar Rp 154.687.000 dan penerimaan sebesar Rp 261.000.000 Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp 138.379.469 > 1, maka usaha layal dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar -29% >8%, maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Gross B/C yang diperoleh 2.12 >1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Payback Period (PP) yaitu selama 6 tahun jangka waktunya yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kelayakan Finansial Usaha Sarang Burung Walet (collacalia fuciphaga) di Desa Pelaju Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan (Study Kasus : Usaha Sarang Burung Walet Bapak Jamal)

2022•

Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kecamatan Sembakung Desa Pelaju, kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet bapak Jamal dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak Jamal di Desa Pelaju Kecamatan Sembakung. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha selama 5 tahun atau lebih. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Jamal yang didirikan tahun 2015 menggunakan modal pribadi dengan modal awal Rp. 75.585.000, dan usaha sarang burung walet bapak Jamal pada tahun 2015 sampai dengan 2020 memperoleh pendapatan yaitu sebesar Rp. 101.926.677. Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp. 133.287.572> 1, maka usaha layak dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar 21%>8%, maka usaha layak untuk melakukan peminjaman apabila membutuhkan modal dipertengahan menjalani usaha. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) yang di peroleh 2.68>1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Gross B/C yang di peroleh 1.65>1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan Payback Period (PP) yaitu selama 4 tahun jangka waktu yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali. Kata kunci : Budidaya sarang burung walet, pendapatan, kelayakan finansial.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis kelayakan finansial usaha sarang burung walet (collocalia fuchiphaga) (studi kasus pada usaha sarang burung walet bapak hamidan di desa bebatu kecamatan sesayap hilir kabupaten tana tidung)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA SARANG BURUNG WALET (Collocalia Fuciphaga) (Studi Kasus Pada Usaha Burung Walet Bapak Hamidan Di Desa Bebatu Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung) ABSTRAK Usaha sarang burung walet memiliki potensi yang cukup besar sehingga banyak diminati oleh masyarakat Desa Bebatu. dengan adanya harga sarang burung walet yang tidak stabil dan semakin banyaknya pesaing, maka berpengaruh pada finansial usaha. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui besar pendapatan usaha sarang walet milik Bapak Hamidan di Desa Bebatu Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. (2) Untuk mengetahui kelayakan finansial usaha sarang walet milik Bapak hamidan di Desa Bebatu Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Metode analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Payback Period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan key informan dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha sarang burung walet selama 5 tahun atau lebih. Hasil penelitian ini menunjukan usaha sarang burung walet milik bapak Hamidan yang didirikan pada tahun 2016 menggunakan modal pribadi dengan modal usaha Rp 217.741.000. Pada tahun 2016 – 2022 bapak Hamidan memperoleh pendapatan sebesar Rp 29.838.906. Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp 50.343.765 > 1, maka usaha layak dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar 9% > 8%, maka usaha layak untuk melakukan peminjaman apabila membutuhkan modal dipertengahan menjalani usaha. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) yang diperoleh sebesar 1,07 > 1 maka usaha sarang burung walet layak dijalankan. Payback Period (PP) yaitu selama 6 tahun 9 bulan jangka waktu yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail