ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Yakobus Vilkanova Tobi Kelen. 15201010044. 2019. Pengaruh Dosis Pupuk Limbah Tahu dan Kedalaman Pengolahan Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogea L). Dibimbing oleh Amarullah. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Produksi kacang tanah di Kalimantan Utara mengalami penurunan selama lima tahun terakhir, Tahun 2017 produksi kacang tanah 205 ton sedangkan tahun 2018 produksi kacang tanah mengalami penurunan yaitu 190 ton. Produksi tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan yang semakin meningkat. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi tanaman kacang tanah dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk yang tepat dan pengolahan tanah yang optimal sehingga dapat memacu pertumbuhan tanaman kacang tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis limbah tahu dan kedalaman pengolahan tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial 9 perlakuan, 3 ulangan dan 27 unit percobaan. Faktor pertama yaitu kedalaman olah tanah 10 cm (K1), 15 cm (K2), 20 cm (K3) dan dosis limbah tahu 60 ml/tanaman (L1), 120 ml/tanaman (L2) dan 180 ml/tanaman (L3). Hasil penelitian menunjukan bahwa Interaksi terbaik berada pada kedalaman 15 cm dan dosis limbah tahu 120 ml/tanaman (K2L2), dan berbeda nyata dengan perlakuan kedalaman 10 cm dan dosis limbah tahu 60 ml/tanaman (K1L1), serta kedalaman 20 cm dan dosis limbah tahu 180 ml/tanaman (K3L3) .Parameter berat basah tanaman kacang tanah pada perlakuan kedalaman olah tanah 10 cm (K1) dan 20 cm (K3). Sedangkan parameter tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, berat basah polong, berat kering polong, berat kering tanaman, jumlah polong pertanaman, jumlah biji pertanaman, panjang akar, jumlah akar dan berat 100 biji tidak pengaruh yang nyata.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang belum mampu menyelesaikan masalah matematika secara sistematis, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa cenderung menuliskan angka tanpa memahami langkah penyelesaian dan belum mampu menguraikan masalah menjadi bagian yang lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir komputasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi aritmatika sosial. Indikator berpikir komputasi yang dikaji meliputi abstraksi, generalisasi, dekomposisi, algoritma, dan debugging. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di kelas V-C SD Negeri Utama 1 Tarakan. Subjek penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu terdiri dari 27 siswa yang mengikuti tes, terpilih tiga siswa dengan skor tertinggi berdasarkan hasil diskusi dengan wali kelas, yang selanjutnya dikodekan sebagai S1, S2, dan S3. Instrument penelitian terdiri atas tes tertulis berbentuk soal cerita aritmatika sosial, pedoman wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan indikator abstraksi dikuasai secara konsisten oleh semua subjek pada setiap soal. Indikator generalisasi belum tampak secara tertulis, namun dua dari tiga subjek mampu menjelaskan secara lisan. Indikator dekomposisi dan algoritma umumnya terpenuhi pada soal pertama dan kedua, tetapi tidak muncul pada soal ketiga akibat tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Indikator debugging hampir tidak terlihat pada semua subjek, baik secara tertulis maupun lisan, karena siswa belum terbiasa memeriksa kembali hasil pekerjaannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang belum mampu menyelesaikan masalah matematika secara sistematis, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa cenderung menuliskan angka tanpa memahami langkah penyelesaian dan belum mampu menguraikan masalah menjadi bagian yang lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir komputasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi aritmatika sosial. Indikator berpikir komputasi yang dikaji meliputi abstraksi, generalisasi, dekomposisi, algoritma, dan debugging. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di kelas V-C SD Negeri Utama 1 Tarakan. Subjek penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu terdiri dari 27 siswa yang mengikuti tes, terpilih tiga siswa dengan skor tertinggi berdasarkan hasil diskusi dengan wali kelas, yang selanjutnya dikodekan sebagai S1, S2, dan S3. Instrument penelitian terdiri atas tes tertulis berbentuk soal cerita aritmatika sosial, pedoman wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan indikator abstraksi dikuasai secara konsisten oleh semua subjek pada setiap soal. Indikator generalisasi belum tampak secara tertulis, namun dua dari tiga subjek mampu menjelaskan secara lisan. Indikator dekomposisi dan algoritma umumnya terpenuhi pada soal pertama dan kedua, tetapi tidak muncul pada soal ketiga akibat tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Indikator debugging hampir tidak terlihat pada semua subjek, baik secara tertulis maupun lisan, karena siswa belum terbiasa memeriksa kembali hasil pekerjaannya.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Asuhan kebidanan komprehensif Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk memantau kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi dini komplikasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Laporan ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “I” usia 25 tahun di Puskesmas Karang Rejo menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP dengan metode studi kasus deskriptif. Asuhan dilakukan sejak usia kehamilan 34 minggu 2 hari hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan kontraksi palsu dan nyeri pinggang pada trimester III sebagai perubahan normal menjelang persalinan. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari tanpa komplikasi. Bayi lahir spontan berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2800 gram, panjang badan 50 cm, segera menangis kuat, bergerak aktif, dan dalam keadaan sehat. Masa nifas berlangsung normal dengan involusi uterus baik, lochea normal, serta proses menyusui yang lancar. Pada masa neonatal tidak ditemukan tanda bahaya dan pertumbuhan bayi sesuai usia. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi pil progestin yang sesuai untuk ibu menyusui. Kesimpulannya, seluruh rangkaian asuhan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan tanpa komplikasi bermakna, sehingga penerapan Continuity of Care mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan kebidanan komprehensif Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk memantau kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi dini komplikasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Laporan ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “I” usia 25 tahun di Puskesmas Karang Rejo menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP dengan metode studi kasus deskriptif. Asuhan dilakukan sejak usia kehamilan 34 minggu 2 hari hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan kontraksi palsu dan nyeri pinggang pada trimester III sebagai perubahan normal menjelang persalinan. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari tanpa komplikasi. Bayi lahir spontan berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2800 gram, panjang badan 50 cm, segera menangis kuat, bergerak aktif, dan dalam keadaan sehat. Masa nifas berlangsung normal dengan involusi uterus baik, lochea normal, serta proses menyusui yang lancar. Pada masa neonatal tidak ditemukan tanda bahaya dan pertumbuhan bayi sesuai usia. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi pil progestin yang sesuai untuk ibu menyusui. Kesimpulannya, seluruh rangkaian asuhan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan tanpa komplikasi bermakna, sehingga penerapan Continuity of Care mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Sendi Nova Kristiani, 2026. Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII Di SMPN 4 Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian Studi eksperimen ini mengkaji pengaruh bimbingan kelompok berbasis teknik diskusi terhadap tingkat kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan dengan menerapkan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian mencakup 10 siswa yang ditarik secara acak (random sampling) dari populasi sebanyak 310 siswa. Berdasarkan hasil uji persyaratan data, nilai signifikansi pretest (0,033) dan posttest (0,018) berada di bawah 0,05, sehingga asumsi normalitas tidak terpenuhi. Oleh karena itu, uji hipotesis beralih menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Output statistik menunjukkan seluruh sampel mengalami kenaikan skor kepercayaan diri (Positive Ranks = 10), dengan nilai Mean Rank 5,50 dan Sum of Ranks 55,00. Tidak adanya data yang turun atau stagnan (Negative Ranks = 0 Ties = 0) memperkuat kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi secara signifikan efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Polisi Perairan dan Udara (Polairud) dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah laut di Kalimantan Utara berdasarkan perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Wilayah perairan Kalimantan Utara memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara lain serta memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum seperti illegal fishing, penyelundupan, dan pelanggaran batas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peran optimal Polairud dalam penegakan hukum di wilayah perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Polairud. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menelaah norma-norma hukum yang mengatur kewenangan dan peran Polairud dalam menjaga keamanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Polairud memiliki kewenangan yang jelas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Peran tersebut meliputi patroli perairan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat di wilayah pesisir dan laut. Namun demikian, masih terdapat adanya tumpang tindih kewenangan dengan instansi lain serta belum optimalnya pengaturan koordinasi antar lembaga dalam pengelolaan keamanan laut. Kesimpulannya, secara normatif peran Polairud telah diatur secara komprehensif dalam sistem hukum Indonesia, namun diperlukan penguatan regulasi dan harmonisasi kewenangan antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh produktivitas tenaga kerja, ruang fiskal, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap partisipasi kerja di Provinsi Kalimantan Utara periode 2009–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara parsial, produktivitas tenaga kerja (p = 0,0028) dan UMK (p = 0,0080) berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja, sedangkan ruang fiskal tidak berpengaruh signifikan (p = 0,7656). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja (p = 0,0002). Nilai R-square sebesar 0,4102 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 41,02% variasi partisipasi kerja, sedangkan sisanya sebesar 58,98% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas tenaga kerja belum diikuti oleh peningkatan partisipasi kerja, sementara ruang fiskal belum memberikan pengaruh yang berarti terhadap partisipasi kerja di Kalimantan Utara.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Polisi Perairan dan Udara (Polairud) dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah laut di Kalimantan Utara berdasarkan perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Wilayah perairan Kalimantan Utara memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara lain serta memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum seperti illegal fishing, penyelundupan, dan pelanggaran batas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peran optimal Polairud dalam penegakan hukum di wilayah perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Polairud. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menelaah norma-norma hukum yang mengatur kewenangan dan peran Polairud dalam menjaga keamanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Polairud memiliki kewenangan yang jelas dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Peran tersebut meliputi patroli perairan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat di wilayah pesisir dan laut. Namun demikian, masih terdapat adanya tumpang tindih kewenangan dengan instansi lain serta belum optimalnya pengaturan koordinasi antar lembaga dalam pengelolaan keamanan laut. Kesimpulannya, secara normatif peran Polairud telah diatur secara komprehensif dalam sistem hukum Indonesia, namun diperlukan penguatan regulasi dan harmonisasi kewenangan antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Sendi Nova Kristiani, 2026. Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII Di SMPN 4 Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian Studi eksperimen ini mengkaji pengaruh bimbingan kelompok berbasis teknik diskusi terhadap tingkat kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan dengan menerapkan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian mencakup 10 siswa yang ditarik secara acak (random sampling) dari populasi sebanyak 310 siswa. Berdasarkan hasil uji persyaratan data, nilai signifikansi pretest (0,033) dan posttest (0,018) berada di bawah 0,05, sehingga asumsi normalitas tidak terpenuhi. Oleh karena itu, uji hipotesis beralih menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Output statistik menunjukkan seluruh sampel mengalami kenaikan skor kepercayaan diri (Positive Ranks = 10), dengan nilai Mean Rank 5,50 dan Sum of Ranks 55,00. Tidak adanya data yang turun atau stagnan (Negative Ranks = 0 Ties = 0) memperkuat kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi secara signifikan efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh produktivitas tenaga kerja, ruang fiskal, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap partisipasi kerja di Provinsi Kalimantan Utara periode 2009–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara parsial, produktivitas tenaga kerja (p = 0,0028) dan UMK (p = 0,0080) berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja, sedangkan ruang fiskal tidak berpengaruh signifikan (p = 0,7656). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja (p = 0,0002). Nilai R-square sebesar 0,4102 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 41,02% variasi partisipasi kerja, sedangkan sisanya sebesar 58,98% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas tenaga kerja belum diikuti oleh peningkatan partisipasi kerja, sementara ruang fiskal belum memberikan pengaruh yang berarti terhadap partisipasi kerja di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan media pembelajaran berbasis internet (Google Sites) terhadap hasil belajar siswa pada materi Keanekaragaman Hayati di kelas X SMA Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 2 kelas yang masing-masing terdiri dari 27 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest serta angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial (uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,819 ≥ 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 50, lebih rendah dibandingkan kelas kontrol sebesar 53. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media berbasis internet (Google Sites) tidak efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Frater Don Bosco Tarakan. Hal ini dikarenakan Google Sites sebagai media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian masih tergolong baru bagi siswa, menyebabkan beberapa diantaranya mengalami kesulitan dalam memahami materi.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Plankton berperan penting dalam ekosistem perairan sebagai pakan alami bagi berbagai organisme yang kelimpahannya dipengaruhi oleh kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas air dengan struktur komunitas plankton di tambak tradisional Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun, yaitu Desa Sambungan, Desa Tanah Merah dan Desa Bebatu. Parameter abiotik yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, DO, nitrat, dan fosfat. Parameter biotik mencakup kelimpahan, keanekaragaman (H'), keseragaman (E), dan dominansi plankton. Hasil menunjukkan kelimpahan tertinggi terdapat di Stasiun 3 dengan fitoplankton 360 sel/L dan zooplankton 5 ind/L, sedangkan kelimpahan terendah di Stasiun 2 (fitoplankton 250 sel/L; zooplankton 3 ind/L) dan Stasiun 1 (fitoplankton 163 sel/L; zooplankton 5 ind/L). Indeks keanekaragaman di Stasiun 1 (fitoplankton 1,121; zooplankton 1,442) dan Stasiun 2 (fitoplankton 1,108; zooplankton 1,009) tergolong sedang, sedangkan di Stasiun 3 lebih rendah (fitoplankton 0,993; zooplankton 0,714). Analisis regresi menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton sangat dipengaruhi oleh nitrat (R² = 99,9%), salinitas (R² = 93,5%), suhu (R² = 80,5%), dan fosfat (R² = 77,2%). Zooplankton dipengaruhi oleh DO (R² = 93,4%) dan suhu (R² = 84,2%). Kualitas air terbukti memengaruhi struktur komunitas plankton secara signifikan. Analisis menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton dan zooplankton dipengaruhi oleh berbagai parameter kualitas air, terutama nutrien, suhu, salinitas, dan oksigen terlarut. Setiap jenis plankton merespons faktor lingkungan secara berbeda, sehingga kualitas air berperan penting dalam membentuk struktur komunitas plankton. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kualitas air demi menjaga keseimbangan ekosistem tambak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Plankton berperan penting dalam ekosistem perairan sebagai pakan alami bagi berbagai organisme yang kelimpahannya dipengaruhi oleh kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas air dengan struktur komunitas plankton di tambak tradisional Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun, yaitu Desa Sambungan, Desa Tanah Merah dan Desa Bebatu. Parameter abiotik yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, DO, nitrat, dan fosfat. Parameter biotik mencakup kelimpahan, keanekaragaman (H'), keseragaman (E), dan dominansi plankton. Hasil menunjukkan kelimpahan tertinggi terdapat di Stasiun 3 dengan fitoplankton 360 sel/L dan zooplankton 5 ind/L, sedangkan kelimpahan terendah di Stasiun 2 (fitoplankton 250 sel/L; zooplankton 3 ind/L) dan Stasiun 1 (fitoplankton 163 sel/L; zooplankton 5 ind/L). Indeks keanekaragaman di Stasiun 1 (fitoplankton 1,121; zooplankton 1,442) dan Stasiun 2 (fitoplankton 1,108; zooplankton 1,009) tergolong sedang, sedangkan di Stasiun 3 lebih rendah (fitoplankton 0,993; zooplankton 0,714). Analisis regresi menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton sangat dipengaruhi oleh nitrat (R² = 99,9%), salinitas (R² = 93,5%), suhu (R² = 80,5%), dan fosfat (R² = 77,2%). Zooplankton dipengaruhi oleh DO (R² = 93,4%) dan suhu (R² = 84,2%). Kualitas air terbukti memengaruhi struktur komunitas plankton secara signifikan. Analisis menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton dan zooplankton dipengaruhi oleh berbagai parameter kualitas air, terutama nutrien, suhu, salinitas, dan oksigen terlarut. Setiap jenis plankton merespons faktor lingkungan secara berbeda, sehingga kualitas air berperan penting dalam membentuk struktur komunitas plankton. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kualitas air demi menjaga keseimbangan ekosistem tambak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan media pembelajaran berbasis internet (Google Sites) terhadap hasil belajar siswa pada materi Keanekaragaman Hayati di kelas X SMA Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 2 kelas yang masing-masing terdiri dari 27 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest serta angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial (uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,819 ≥ 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 50, lebih rendah dibandingkan kelas kontrol sebesar 53. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media berbasis internet (Google Sites) tidak efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Frater Don Bosco Tarakan. Hal ini dikarenakan Google Sites sebagai media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian masih tergolong baru bagi siswa, menyebabkan beberapa diantaranya mengalami kesulitan dalam memahami materi.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, memberikan dampak signifikan terhadap perilaku remaja, termasuk dalam aspek perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 siswa/i kelas X dan XI yang dipilih secara proporsional dengan pendekatan Probability Samping dengan metode Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai penggunaan media sosial dan perilaku seksual remaja. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji spearman rho untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja (p value = 0,00) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,838 yang berarti memlili hubunan yang sangat kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial memiliki hubungan dengan perilaku seksual remaja. Oleh karena itu diperlukan peran aktif dari orang tua, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi dalam mencegah perilaku seksual berisiko.