Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Oligotrofik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Struktur Komunitas Plankton dengan Kualitas Air pada perairan Tambak Tradisional Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara

2025•

Plankton berperan penting dalam ekosistem perairan sebagai pakan alami bagi berbagai organisme yang kelimpahannya dipengaruhi oleh kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas air dengan struktur komunitas plankton di tambak tradisional Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun, yaitu Desa Sambungan, Desa Tanah Merah dan Desa Bebatu. Parameter abiotik yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, DO, nitrat, dan fosfat. Parameter biotik mencakup kelimpahan, keanekaragaman (H'), keseragaman (E), dan dominansi plankton. Hasil menunjukkan kelimpahan tertinggi terdapat di Stasiun 3 dengan fitoplankton 360 sel/L dan zooplankton 5 ind/L, sedangkan kelimpahan terendah di Stasiun 2 (fitoplankton 250 sel/L; zooplankton 3 ind/L) dan Stasiun 1 (fitoplankton 163 sel/L; zooplankton 5 ind/L). Indeks keanekaragaman di Stasiun 1 (fitoplankton 1,121; zooplankton 1,442) dan Stasiun 2 (fitoplankton 1,108; zooplankton 1,009) tergolong sedang, sedangkan di Stasiun 3 lebih rendah (fitoplankton 0,993; zooplankton 0,714). Analisis regresi menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton sangat dipengaruhi oleh nitrat (R² = 99,9%), salinitas (R² = 93,5%), suhu (R² = 80,5%), dan fosfat (R² = 77,2%). Zooplankton dipengaruhi oleh DO (R² = 93,4%) dan suhu (R² = 84,2%). Kualitas air terbukti memengaruhi struktur komunitas plankton secara signifikan. Analisis menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton dan zooplankton dipengaruhi oleh berbagai parameter kualitas air, terutama nutrien, suhu, salinitas, dan oksigen terlarut. Setiap jenis plankton merespons faktor lingkungan secara berbeda, sehingga kualitas air berperan penting dalam membentuk struktur komunitas plankton. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kualitas air demi menjaga keseimbangan ekosistem tambak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LAJU PRODUKTIVITAS BIOMASSA DAUN Halodule uninervis PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KABUPATEN BERAU

2023•

Padang lamun di Perairan Pulau Balikukup memiliki kepadatan yang tinggi dan tersusun dari 6 jenis lamun, salah satunya adalah Halodule uninervis. Halodule uninervis merupakan jenis lamun yang memiliki pertumbuhan cukup cepat dan konsumsi bagi penyu hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju produktivitas biomassa daun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2023. Lokasi pengamatan pada 2 stasiun yang mewakili daerah dekat dan jauh dari aktivitas manusia. Eksperimen lapangan dengan metode pemangkasan menggunakan transek kuadran 50x50 cm2 dan pengamatan selama 16 hari dengan interval pengamatan setiap 4 hari. Kerapatan lamun yang didapatkan sebanyak 824 ind/m2 dan 1.436 ind/m2 termasuk dalam kategori sangat rapat. Tutupan lamun stasiun 1 termasuk kategori jarang dan stasiun 2 kategori sedang. Analisis kandungan nutrien menunjukkan kondisi perairan termasuk dalam keadaan oligotrofik. Rata-rata laju produktivitas biomassa pada stasiun 1 secara berurutan sebesar 0,073, 0,055, 0,038, dan 0,029 gBKm-2/hari, sedangkan pada stasiun 2 0,049, 0,048, 0,044, dan 0,044 gBKm-2/hari. Laju pertumbuhan biomassa di kedua stasiun menunjukkan kecepatan pertumbuhan menurun seiring bertambahnya waktu. Hasil uji t berpasangan tidak terdapat perbedaan laju produktivitas biomassa di kedua stasiun karena lokasi penelitian terletak dalam ekosistem yang sama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail